Istri Yang Tidak Di Anggap

Istri Yang Tidak Di Anggap
P2 Bab 13


__ADS_3

Bima sudah keluar dari Rumah sakit, Sebenarnya Dokter sempat melarang namun Bima tetep memaksa untuk pulang, Bima ingin disisa waktu nya dia habiskan untuk menebus segala kesalahannya. Tidak hanya terbaring di Ranjang rumah sakit.


Siang hari, Bima pergi ke Butik dia ingin bertemu dengan Dewi karena Dua hari ini Dewi seperti menjauhi Bima, Dewi tidak pergi menjemput Bima bahkan tidak membalas pesan dari Bima.


"Dewi" ucap Bima mereka bertemu di pintu keluar, karena jam istirahat Dewi pun akan pergi untuk mencari makan siang.


"Kak Bima, kenapa disini? Kenapa sudah keluar dari rumah sakit?" tanya Dewi dengan Nada khawatir


"Kenapa kamu tidak menemuiku? membalas Chat ku juga tidak? aku berbuat salah lagi ya?" Tanya Bima


"Tidak apa-apa kak" ucap Dewi menundukkan kepalanya.


"Kamu menghindariku?" tanya Bima


"Lalu aku harus bagaimana ka? Aku harus bertahan pada lelaki yang jelas-jelas tidak mau mempertahankan aku?" ucap Dewi mengangkat kepalanya menatap ke arah Bima.


"Maafkan aku Dewi tapi aku tidak bermaksud seperti itu, aku tidak.." ucapan Bima terpotong oleh Dewi.


"Sudah lah kak, tidak perlu di perpanjang lagi" ucap Dewi meninggal kan Bima , namun dengan cepat Bima menahan tangan Dewi.


"Dewi maafkan aku, aku hanya ingin melihat kamu bahagia" ucap Bima


"Memang nya kakak tau bahagianya aku apa?? Kakak Tau?" tanya Dewi menatap tajam ke arah Bima


"Aku hanya tidak mau saat nanti aku pergi kamu sendirian" ucap Bima.

__ADS_1


"Itu karena kakak sudah tidak mau memperjuangkan aku, kakak sudah tidak peduli sama aku kan?" ucap Dewi menaikan nada bicaranya


"Aku mau, Aku sangat Mau Dewi jika aku bisa, tapi aku tidak mau berharap lebih, aku tidak bisa berharap lebih lagi" ucap Bima menundukkan kepalanya.


"Umur Manusia tidak ada yang tau, hanya sang penciptalah yang tau, kakak tidak boleh melebihiNya" ucap Dewi.


"Maafkan aku Dewi, aku minta maaf aku tidak bisa berbuat lebih" ucap Bima.


"Asal kakak tau, untuk melupakan Kakak aku butuh waktu bertahun-tahun, kakak lelaki pertama yang mengisi hati aku, saat aku bertemu dengan ka Andika, aku mengaguminya, aku menemukan sosok yang berbeda, tapi hati aku masih tetap milik kakak, apa kakak tau yang aku rasakan?? tidak kan?? karena kakak tidak merasakan apa yang aku rasakan" ucap Dewi dengan nada sedikit berteriak.


"Dewi Aku mencintaimu, aku sangat-sangat mencintaimu, percayalah tidak ada wanita lain dihati aku selain kamu, tapi aku ingin ada yang menjagamu, tidak untuk sementara tapi untuk selamanya, Tapi tolong Izinkan aku untuk bersamamu di saat-saat terakhir ku, Izinkan aku menebus semua kesalahanku padamu" ucap Bima dengan wajah yang sendu.


Dewi menatap wajah Bima yang penuh ketulusan, dengan mata yang berbinar terpancar air mata.


"Jika aku boleh meminta, aku tidak ingin kata selamat tinggal kak" ucap Dewi dengan air mata yang berlinang di wajah nya.


Andika dari dalam mobil melihat semua hal yang dilakukan Dewi dengan Bima, Andika menatap nya dengan wajah yang sendu.


"Semoga kamu bahagia, dengan siapapun pilihanmu, aku doakan yang terbaik untukmu Dewi" ucap Andika menjalankan kembali mobilnya.


Tadinya Andika berniat untuk mengajak Dewi makan siang, Namun yang terjadi malah Dia melihat hal yang menyakitkan baginya.


...----------------...


"Bang apa Abang tau kalau Ka Bima sakti?" ucap Raya pada Arka memberikan segelas kopi pada Arka

__ADS_1


Arka sedang berada di butik, di dalam Ruangan Raya.


"Sakit? Sakit apa?" tanya Arka meminum kopinya sedikit demi sedikit.


"Yang aku dengar dari Sandra, bang Bima sakit gagal Jantung" ucap Raya


"Apa?? uhukk.... " Arka tersedak kopi nya.


"Pelan-pelan bang" ucap Raya mengambil gelas kopi dan menyimpan nya di meja.


"Kamu yakin? Apa separah itu?" tanya Arka khawatir


"Iya bang, Sandra sudah menjenguk nya dengan Satya" ucap Raya


"Kalau gitu aku juga harus menjenguk nya, karena bagaimanapun kita tumbuh Dewasa bersama" ucap Arka.


"Aku juga mau ikut, aku mau tau keadaan Bima" ucap Raya..


"Iya nanti kita jenguk Bima bersama" ucap Arka mengusap pundak Raya lembut.


Bersambung.


Haii..haii...haii... Kesibukan ku di RL lagi padat maaf yaa... Buk bisa Up setiap hari huhuhu tapi akan aku usahakan IYTDA hadir untuk menemani kalian walaupun tidak setiap hari.


Jika ada yang mau ditanyakan boleh masuk GC oke , jangan lupa sebutkan nama dan berasal dari novel mana , aku sayang kalian lopelope :*

__ADS_1


__ADS_2