
Hari ini tepat 1 Minggu setelah kejadian itu berlalu, Sandra, Satya dan semua rekan-rekan telah di sibukkan untuk menyelenggarakan resepsi pernikahan mereka yang tertunda, semalam Satya dan Sandra sudah mengadakan ijab qobul kembali, hanya disaksikan oleh keluarga terdekat.
"Wah mbak Sandra cantik sekali, tidak terlihat kalau sudah melahirkan" ucap Dewi melihat Sandra yang sedang di dandani memakai gaun pengantin rancangannya sendiri.
"Masa sih, kamu memang bisa saja membuatku senang" ucap Sandra tersenyum.
"Serius kak, kakak cantik sekali memakai gaun ini, kapan ya.. Aku bisa memakai gaun pernikahan, dan menikah dengan orang yang mencintaiku seperti mas Satya yang sangat mencintai mbak" ucap Dewi.
"Kamu akan segera menemukannya sayang, pasrahkan lah kepada Allah, Jodoh, Rejeki , Maut, sudah ada yang mengaturnya, kita hanya perlu berdoa dan berikhtiar" ucap Sandra.
"Iya kak, semoga kelak aku seperti kakak, mempunyai suami ganteng, mapan dan tanggung jawab hehe" ucap Dewi tertawa
"Hus.. kamu pikir Sandra mendapatkan semua ini dengan mudah, kamu kan gtau dia harus menghadapi berbagai tantangan di hidupnya" ucap Raya tiba-tiba masuk kedalam ruangan tempat Sandra make up.
"Raya..." ucap Sandra.
"Sand maafin gue ya..? Gue salah selama ini pisahin Lo sama Satya, maaf gue sudah termakan rayuan dari Arka" ucap Raya meneteskan air matanya.
"Raya.. kemarilah??" panggil Sandra.
"Tidak, aku malu, ternyata aku buka sahabat yang baik untukmu" ucap Raya
"Raya (menghampiri Raya) kamu sahabat ku yang paling baik jika tidak ada kamu, aku mungkin tidak akan bisa sekuat ini, kalian selalu ada untukku dan aku sangat bahagia karena di dunia ini aku sudah tidak memiliki tempat untuk mengadu lagi" ucap Sandra meneteskan air matanya.
"Maaf Sandra maaf" ucap Raya memeluk Sandra, Sandra menganggukkan kepalanya.
"Aku ikutann..." ucap Dewi ikut memeluk Raya dan Sandra, jadi sekarang posisi mereka sedang berpelukan bertiga.
Memang Allah tidak akan memberikan kita Sahabat atas dasar kita ingin, tapi Allah akan memberikan Sahabat yang kita butuhkan, Sahabat yang baik adalah Sahabat yang dipertemukan dengan cara baik pula.
"Ray apa aku boleh bertanya?" ucap Sandra
__ADS_1
"Tanyakan saja Sand?" ucap Raya
"Apa kak Arka baik-baik saja ? Aku khawatir dia kenapa-kenapa, aku juga khawatir jika suami ku akan terkena masalah" ucap Sandra
"Bang Arka sudah tidak apa, hanya saja masih belum pulih" ucap Dokter.
"Syukurlah, sepertinya kamu sangat menyukai bang Arka ya??" ucap Sandra.
"Iya aku sudah sangat menyukainya, tapi aku tidak mau menentang semesta, jika kami berjodoh kami akan semakin di dekatan, tapi jika sebaliknya, kita juga harus ikhlas, krena itu berarti mereka bukan di takdirkan untuk kita" ucap Raya
"Maaf Raya, aku jadi penghalang antara kalian" ucap Sandra menundukkan kepalanya.
"Hey..hey..hey.. Kamu bicara sembarangan apa sih Sandra, aku dan Arka juga baru saling mengenal, jika dia menyukaimu, itu bukan salah mu, itu memang karena kamu terlalu sempurna, lagi pula lelaki mana yang akan menolak, wanita secantik dan sebaik kamu" ucap Raya pada Sandra.
"Sejak kapan kamu pandai memujiku? biasanya kamu selalu mengejeku lemah" ucap Sandra.
"Sejak kapan ya.." ucap Raya mencolek hidung Sandra tertawa menjahili Sandra.
"Mbak waktunya sudah tiba, ayo turun" ucap Dewi setelah menerima pesan WA dari temannya di bawah.
"Tunggu dulu bagaimana dengan pangeran kecilku? dimana dia?" ucap Sandra
"Dia bersama Rajanya, sudah sang Ratu cepat turun" ucap Dewi.
Sandra keluar dari ruangan di dampingi oleh Dewi dan Raya, mereka mengadakan resepsi di hotel mewah, Disana sudah ada para kerabat, rekan bisnis, Karyawan dan saudara-saudara nya, kecuali orang tua Satya karena belum bisa kembali ke negara nya. semalam mereka hanya berkomunikasi lewat Videocall.
Satya sedang menggendong anak nya di dampingi oleh Andika, Dia sangat terpana melihat kedatangan Sandra, begitu juga Andika.
"Ekhem... siapa yang kau pandang, bola matamu hampir keluar?" bisik Satya.
"eh..em maaf Tuan" ucap Andika menundukkan kepalanya.
__ADS_1
Sandra dan Satya berjalan naik ke atas pelaminan yang sudah di dekor dengan bunga-bunga di atasnya.
"Sayang kamu cantik sekali" ucap Satya menghadap ke arah Sandra.
"Kamu juga tampan sekali mas, wah anak Ibu ikut di dandani rupanya" ucap Sandra
"Sama tampannya kan dengan papah nya" ucap Satya Mengedipkan sebelah matanya.
"Iya lah itukan anakmu" ucap Sandra meledek
Bersambung.
Babang Satya dengan Jas nya
Visual baby Satria imut kan??
Sandra dengan gaun pengantin nya .
Tempat Resepsi pernikahan Sandra dan Satya .
Maaf jika ada kesamaan tempat dan gambar, jangan lupa like comen dan votenya guyss terimakasih.
Salam manis
__ADS_1
Niandra.