Istri Yang Tidak Di Anggap

Istri Yang Tidak Di Anggap
P2 Bab 26


__ADS_3

#Flashback on


Raya sedang duduk di teras rumahnya, dia mencoba menghubungi Arka berkali-kali karena hari ini, mereka ada janji temu dengan orang catering.


"Kemana sih, kok telpon ku engga diangkat dari tadi" ucap Raya sambil terus memegang handphone nya.


"Ini sudah hampir siang, apa kamu lupa, kebiasaan kan" ucap Raya dengan wajah cemberutnya.


Karena terus-menerus tidak ada jawaban dari Arka, Raya pun memutuskan untuk menelpon rumah Arka.


"Hallo Assalamualaikum" ucap Seorang perempuan dari kediaman Arka


"Waalaikumusalam, maaf Bi arka nya ada?" tanya Raya, Raya sudah mengenali kalau suara itu adalah suara Bibik yang ada dirumah Arka.


"Maaf non, den Arka nya pergi katanya mau kerumah nona Sandra" ucap Bibik


"Apa.. Kerumah Sandra??" ucap Raya dengan nada terkejut.


"Iya.. Non den Arka ke rumah nona Sandra dengan non... tutt..tut..tut.. (telpon berakhir) Ko dimatikan saya kan belum selesai bicara" ucap Bibik, menyimpan kembali telponnya.


"Untuk apalagi dia pergi kerumah Sandra, Pantas saja telpon ku dari tadi tidak di jawab, kenapa selalu Sandra, Sandra dan Sandra yang kamu pentingkan bang.. Sampai kamu melupakan persiapan pernikahan kita" ucap Raya dengan nada kesalnya.

__ADS_1


"Aku harus menyusul kalian" Sandra beranjak dari duduknya, mengambil tasnya untuk pergi kerumah Sandra.


#Flashback off


Arka menarik Raya untuk bicara diluar


"Lepasin.. ngapain kamu bawa aku kesini, aku belum selesai bicara sama Sandra" ucap Raya.


"Raya.. Dengar aku, Aku kesini menemani Meira untuk bertemu dengan Satria, kenapa kamu harus marah-marah seperti ini sih?" tanya Arka


"Kenapa?? Kamu tanya aku kenapa?? Aku CEMBURU, aku cemburu saat kamu lebih mementingkan Sandra dari pada aku!!" Teriak Raya.


"Oh ternyata kamu ingat kalau kita akan menikah, lalu kenapa kamu melupakan waktu janji temu kita dengan orang catering? Lalu kenapa selalu aku yang mempersiapkan semua nya tapi kamu tidak??" ucap Raya


"Aku membebaskan kamu memilih apapun yang kamu mau, karena aku ingin menjadikan pesta itu pesta impianmu, karena kamu yang akan menjadi ratunya, Raya tolong percayalah, aku sudah mencintaimu, Sandra hanya masa lalu ku, dia adikku sekarang, apa pantas kamu curigai dia lagi? Apa kamu lupa kalau kalian itu bersahabat?" ucap Arka mencoba menenangkan Raya.


"Ak.. Aku.." ucap Raya.


"Raya.. Kita akan menjadi keluarga, jangan jadikan pikiran negatif mu sebagai pemecah, Sandra apa kamu lupa siapa dia, dan Dewi?? Aku tidak mau hanya karena aku kalian jadi mempunyai jarak, aku tidak suka itu" ucap Arka..


"Aku menjauhi mereka, Aku memang sahabat yang tidak berguna, aku selalu memikirkan diriku sendiri, aku tidak mau ada yang merebut kamu dari aku" ucap Raya menangis tersedu-sedu.

__ADS_1


"Lebih baik kita pulang saja dulu, tenangkan dirimu, baru kalian bertemu lagi" ucap Arka membukakan pintu mobil untuk Raya Masuk


**


"Kakak tidak apa-apa?" tanya Meira


"Aku tidak apa-apa dek" menghapus air matanya dan tersenyum.


Meira mendekati Sandra yang sedang duduk di meja Riasnya.


"Kak.. Jika kakak ingin menangis kakak boleh menangis, jangan tahan air mata kakak" ucap meira memegang pundak Sandra dari belakang.


"Kakak hanya Sedih.. Bahkan sahabat kakak saja tidak percaya pada kakak, dia menjauhi kakak karena takut kakak merebut cintanya, segitunya kah kakak dimata dia" ucap Sandra kembali meneteskan air matanya.


"Sabar kak, ini hanya salah paham saja, Meira percaya cepat atau lambat kak Raya akan sadar atas perlakuannya" ucap Meira memeluk Sandra dari belakang.


"Semoga.. Karena kakak tidak mau menghalangi kebahagiaan Raya, kakak orang yang pertama bahagia jika melihat orang yang kakak sayang bahagia juga" ucap Sandra tersenyum.


Bersambung.


Terimakasih untuk para penggemar IYTDA makasih atas dukungannya. Maaf jika Aku belum bisa membuat kalian nyaman dengan ceritaku, tapi aku yakin Para penggemar IYTDA adalah penggemar yang BIJAK. love love guyss..

__ADS_1


__ADS_2