Istri Yang Tidak Di Anggap

Istri Yang Tidak Di Anggap
Bab 56


__ADS_3

Sore hari, Sandra dan Satya sedang berada di Mall Xy mereka berencana akan membeli beberapa peralatan untuk calon bayi mereka.


"Duh yang mau beli peralatan bayi seneng banget kaya nya?? " ucap Satya.


"Iya dong.. Aku sudah tidak sabar ingin beli baju-baju bayi yang lucu-lucu" ucap Sandra dengan tawa gembiranya..


"Iya.. Deh kamu boleh pilih sepuasnya nanti" ucap Satya tersenyum.


Sepanjang perjalanan Satya selalu menggandeng tangan Sandra, bahkan sesekali merangkul nya, membuat semua orang menatap mereka iri.


Hampir di setiap toko dan perjalanan banyak orang yang mengenali mereka bahkan ada yang meminta untuk foto bareng.


"Aku kan sudah bilang, aku bisa menutup semua toko ini dan biarkan kamu masuk sendiri tanpa ada yang menganggu seperti ini, kamu pasti capek kan? " ucap Satya mengajak Sandra untuk duduk dahulu.


"Apa enak nya kita belanja sendiri?? Lebih baik seperti ini rame-rame lebih seru" ucap Sandra.


"Tapi kamu tidak akan kecapaian seperti ini untuk meladeni mereka berfoto" ucap Satya, mengeluarkan handphone nya.


"Kamu mau hubungi siapa? " tanya Sandra

__ADS_1


"Pengawal, agar kamu bisa belanja dengan tenang " ucap Satya.


Sandra mengambil handphone Satya dan menyimpan di dalam tasnya.


"Ko handphone nya di ambil?? " ucap Satya


"Kamu engga usah telpon pengawal, justru aku senang meladeni mereka berfoto, aku juga senang hanya belanja berdua dengan kamu, kita jadi bisa merasakan proses berbelanja selayak nya pasangan muda" ucap Sandra.


"Kita bahkan bisa menyewa desainer membuatkan pakaian untuk bayi kita, jadi tidak perlu muter-muter membuat kamu capek seperti ini, kamu tinggal minta apa yang kamu mau, mereka akan membuatkan nya. " ucap Satya sambil membantu memijat kaki Sandra.


"Iya.. Aku tau suami ku siapa.. Tapi ijinkan aku untuk menjadi ibu selayaknya orang biasa, aku ingin merasakan prosesnya " ucap Sandra menatap Satya.


"Jangan menatap ku seperti itu, iya.. Semua terserah kamu saja.. " ucap Satya kembali memijat kaki Sandra.


Sandra dan Satya masuk ke dalam toko khusus perlengkapan bayi, terlihat raut wajah bahagia dari Sandra.


"Pelan-pelan sayang jalannya, kamu kan sedang hamil " teriak Satya dari belakang karena melihat Sandra yang berlari-lari memilih-milih pakaian bayi.


"Ini lucu Mas" ucap Sandra menunjukkan celana bergambar binatang.

__ADS_1


"Ambil saja semua yang kamu suka sayang... " ucap Satya


"Kamu pikir aku mau jualan, harus beli sebanyak ini?? " ucap Sandra memalingkan wajah nya menatap Satya


Sandra pun kembali mengambil barang-barang yang dia suka, sampai 3troli penuh dengan semua pilihan Sandra, Satya yang melihat nya hanya tersenyum saja sambil sesekali berteriak karena melihat Sandra yang selalu berlari-lari memilih barang-barang yang dia suka.


"Aws... " Sandra meringis memegang perutnya.


"Sayang.. Kamu kenapa?? Perut nya sakit?? Kita ke dokter sekarang ya?? " ucap Satya khawatir


"Engga apa-apa Mas, cuma ngilu sedikit aja " ucap Sandra menahan perutnya.


"Yaudah kamu istirahat dulu, kita duduk dulu " Satya memapah tubuh Sandra untuk duduk di kursi yang berada di dalam toko tersebut.


"Kan aku sudah bilang kamu hati-hati perut kamu sudah besar sayang.. " ucap Satya sambil mengelus-elus perut Sandra.


"Iya maaf mas, abisnya aku senang sekali melihat barang-barang bayi, aku sudah tidak sabar bertemu dengan baby" ucap Sandra


"Aku juga seperti itu, tapi kamu juga harus menyesuaikan dengan keadaan kamu" ucap Satya.

__ADS_1


"Iya Mas.. Maaf ya.. Aku janji engga akan seperti itu lagi" ucap Sandra tersenyum.


Bersambung..


__ADS_2