Istri Yang Tidak Di Anggap

Istri Yang Tidak Di Anggap
Bab 66


__ADS_3

"Tunggu dulu... " ucap Seseorang dari arah belakang


Satya dan lainnya sontak langsung menghadap ke arah belakang.


"Lo bisa aja biarkan dia pergi, tapi gue atas nama keluarga Sandra tidak terima, darah harus dibalas dengan darah, kalau penjahat lo lepas begitu saja, suatu saat nanti siapa yang tau kalau dia akan mengulanginya lagi!! " ucap Raya mendekat ke arah Satya.


Dan beberapa saat kemudian dua orang berpakaian polisi berjalan ke arah mereka.


"Dia orang yang mencelakai sahabat saya pak, tangkap saja. " ucap Raya pada dua orang polisi.


"Baik Bu " ucap salah satu dari polisi tersebut.


"Jangan!! Kamu jangan mendekat, bang Satya Bella engga mau masuk penjara bang!! Bella mau kalau harus belajar agama tapi jangan masukkan Bella kedalam penjara" ucap Bella memohon pada Satya.

__ADS_1


"Raya apa keputusan mu sudah bulat, kalau saya di beri kesempatan, bisakah saya minta untuk tidak memasukkan Bella kedalam penjara? Karena bagaimanapun juga saya mengenalnya dari kecil, bisakah beri dia satu kesempatan lagi? Sebenarnya dia orang yang baik" ucap Satya pada Raya.


"Jika dia orang baik, dia tidak akan mencelakai orang lain!! Apalagi sampai membahayakan nyawa seorang ibu dan bayi yang sedang di kandung nya!! gue heran sama lo, gue saja yang sahabat nya tidak terima sahabat gue dan bayi nya di celakai orang, bahkan jika tidak ada hukum bisa saja saya membalas perbuatannya sama percis!! Tapi lo, lo suami dan ayah dari korban penjahat ini masih mau membebaskannya bahkan lo memohon sama gue untuk membebaskan dia (menunjuk ke arah Bella) gue pastikan itu tidak akan terjadi" ucap Raya sinis.


"Bukan seperti itu, saya hanya merasa tidak tega, dia sudah saya anggap seperti adik saya sendiri, saya hanya ingin memberinya didikan agama yang kuat, saya membebaskan dia tapi bukan berarti saya memaafkannya, biarkan Allah yang menghukum atas segala dosanya, karena Hukuman dari Allah pasti hukuman yang setimpal. " ucap Satya


"Gue lebih senang jika dia mendapatkan didikan mental yang kuat, dia sana juga dia akan mendapatkan didikan agama, lo tenang aja!! " ucap Raya.


"Tapi Ray" ucap Satya terpotong. Oleh kata-kata dari Raya.


Kedua polisi itu pun langsung menghampiri Bella dan memegang kedua tangan Bella. Namun Bella berusaha melepaskannya.


"Jangan, tolong maafin aku, aku menyesal atas perbuatan ku, jangan masukkan aku kedalam penjara, jangan bang Satya tolongin Bella " ucap Bella meronta-ronta

__ADS_1


"Kenapa lo engga pikirkan dari awal konsekuensi dari perbuatan lo, kali ini menyesal juga tidak ada gunanya biarkan hukum yang berbicara! " ucap Raya.


"Bang Satya, Bella engga mau, lakukan sesuatu bang?? " ucap Bella menangis


"Belajarlah dengan baik di sana Bella, kamu memang harus bertanggung jawab" ucap Satya.


"Bang Satya jahat sama Bella, Bella benci sama bang Satya" Teriak Bella sambil menangis.


"Bawa saja dia pak" ucap Satya kepada kedua polisi itu.


Kedua polisi itu pun langsung membawa Bella, walaupun Bella meronta-ronta dan menangis.


"Kadang terlalu baik kepada orang juga salah Satya, dan itu yang selalu di lakukan Sandra, lo masih ingat kata-kata gue kan?? Jika lo menyakiti Sandra , gue akan bawa Sandra dan Anak lo pergi jauh dari lo, bahkan lo juga tidak akan bisa dengan mudah menemui mereka, gue jamin itu!!! " ucap Raya dan pergi meninggalkan Satya.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2