Istri Yang Tidak Di Anggap

Istri Yang Tidak Di Anggap
Bab 69


__ADS_3

Lanjut....


"Apa ini ulah Raya.. Apa dia menepati kata-katanya?? Tidak... Jangan.. Sandra, Satria kalian dimana sayang" ucap Satya meneteskan air matanya.


"Maaf mengganggu Tuan ada yang ingin bertemu" ucap pengawal Satya.


"Dimana Sandra? Kenapa Sandra masuk rumah sakit kamu tidak mengabari aku? " ucap Arka, Arka baru saja datang dari luar negri setelah mendapat kabar Sandra kecelakaan dari Raya 1hari yang lalu diapun langsung meninggalkan pekerjaannya dan pulang kembali.


"Jawab aku dimana Sandra?? Aku dengar dari perawat di luar kalau Sandra dan bayinya menghilang, apa itu benar? " menarik jas yang di pakai Satya.


"Kenapa kamu begitu bodoh Satya, kenapa kamu sangat lalai menjaga anak dan istrimu sendiri hah!!! " mendorong Satya dengan keras.


"Diamm!!! (Satya beranjak berdiri) kalau kamu engga tau masalah sebenarnya jangan asal ngomong!! Saya juga bingung nyari Sandra dan anak saya kemana " ucap Satya.


"Aku sudah bilang jika kamu tidak bisa menjaga Sandra biar aku saja yang menjaganya, aku siap jadi ayah dari anak itu!! " ucap Arka.


"Apa kamu bilang (menarik kerah baju Arka) jangan sebegitu tidak tahu malu nya kamu sebagai laki-laki!! Dia Istri dari adik ipar mu dan adik mu masih hidup! Kamu tidak pantas berbicara seperti itu" ucap Satya dengan teriak.


"Aku tidak peduli (menepis tangan Satya) aku akan menemukan Sandra dan aku akan menjaganya, tidak seperti kamu bodoh!! " ucap Arka.


"Jika begitu ingin mu, maka langkahi dulu mayat ku!! " ucap Satya meninggalkan Arka.


"Arghhh!! Aku akan mencari Sandra dan anaknya. " teriak Arka kesal.

__ADS_1


Sedangkan Bima dia berada di kantor polisi sedang menjenguk Bella.


"Bang Bima.. Huhuhu.. Bella engga mau masuk penjara bang, tolong keluar kan Bella dari sini bang" ucap Bella menangis.


"Maaf kan abang, Bell abang belum bisa mengeluarkan mu, abang tidak bisa melawan kuasa hukum dari Sandra! " ucap Bima.


"Apa?? Kenapa tidak bisa bang, abang cepat cari pengacara terkenal, abang harus mengeluarkan akau secepatnya. " ucap Bella.


"Abang akan mengeluarkan kamu tapi tunggu abang punya uang, karena perusahaan kita sekarang sudah bangkrut!! " ucap Bima menunduk.


"Apa kata abang? Bangkrut kenapa bisa bangkrut sih bang! " ucap Bella terkejut.


"Satya menstop semua aliran dana, dan membuat semua pemilik saham juga menstop dana ke perusahaan kita, Dan perusahaan kita Jadi seperti sekarang. " ucap Bima


"Bella engga mau disini bang, Bella mau pulang, tolongin Bella" ucap Bella menangis


"Maafin Bella bang, Bella engga bermaksud seperti ini" ucap Bella.


"Sudah lah, mau kau nangis darah juga tidak akan mengembalikan perusahaan kita balik seperti normal lagi" ucap Bima.


"Aku tidak menyangka bang Satya bisa setega ini pada kita bang? " ucap Bella.


"Dia sudah berubah" ucap Bima

__ADS_1


"Ini semua juga salah nya Raya dia yang memasukkan aku kedalam penjara bang! Satu lagi si Dewi itu dia juga malah ikut-ikutan, aku baru tau kalau Dewi itu wanita yang dulu dekat dengan abang. " ucap Bella.


"Sudah lah yang lalu biarlah berlalu" ucap Bima.


"Tapi Bella dengar dia mau menikah, Bella dengar dari awal dia memang tidak suka sama abang dia hanya ingin memanfaatkan abang saja" ucap Bella menghasut kakaknya


"Apa?? Kamu bicara dengan benar atau tidak? " tanya Bima.


"Masa Bella bohong sama abang" ucap Bella sinis.


"Apa!! Ternyata Dewi perempuan seperti itu " ucap Bima lesu.


"Padahal Bella sudah ceritakan kalau abang bertunangan dengan kak Via juga demi menyelamatkannya, agar dia bisa kembali ke negaranya. Tapi dia tidak peduli dengan itu, dia wanita yang kejam sama seperti Sandra dan Raya" ucap Bella pura-pura sedih


"Tapi abang tenang aja Bella sudah punya Ide bagaimana cara menaklukan mereka, selain itu abang juga bisa balas dendam dengan Dewi" ucap Bella. Licik


"Ide apa? " ucap Bima


Bella pun membisikkan rencana yang sudah dia buat.


"Tapi apa ini bisa berhasil? " tanya Bima.


"Tenang saja, mereka kan orang-orang munafik, pasti berhasil, setidaknya kita bisa membalaskan rasa sakit hati kita" ucap Bella.

__ADS_1


"Akan ku coba" ucap Bima


Bersambung.


__ADS_2