
"Ayo Ling, kita jalan-Jalan malam. Mumpung malam Minggu. Kata kebanyakan orang suasana malam Jogja itu syahdu loh."
Ambar, sahabat Lingga selama mengikuti pelatihan di Jogja itu masih saja berkutat di depan cermin yang berada di dalam kamar. Wanita berusia dua puluh lima tahun itu mengaplikasikan bedak dan lipstick tipis di wajah dan bibirnya, persis seperti seorang gadis remaja yang sedang bersiap diri untuk bermalam mingguan bersama sang kekasih.
Sedari tadi Ambar juga tiada henti membujuk Lingga untuk keluar jalan-jalan. Enam hari mengikuti pelatihan, ia rasa tidak ada salahnya jika di akhir pekan seperti ini ia keluar untuk bermalam minggu.
"Haaahhh ... rasanya aku malas kemana-mana Am. Aku ingin tidur saja."
Lagi-lagi sebuah penolakan dilontarkan oleh Lingga. Sudah sejak pulang dari pabrik Lingga dibujuk oleh Ambar namun wanita itu seakan tidak tertarik dengan semua bujuk rayu yang ditawarkan oleh Ambar.
"Aduuhh Ling, satu bulan lebih kita berada di kota ini tapi kita sama sekali tidak pernah keluar untuk bermalam minggu loh. Ayolah sekali-kali kita jalan keluar. Kita nikmati kota Jogja di malam hari seperti ini."
Berkali-kali Lingga menolak maka sebanyak itu pulalah Ambar tidak berhenti untuk merayu Lingga. Ia pantang menyerah sampai Lingga menganggukkan kepala dan bersedia untuk berjalan-jalan malam.
"Aku benar-benar malas Am. Aku ingin tidur saja."
__ADS_1
Ambar hanya bisa menatap heran sosok Lingga yang nampak begitu tidak bersemangat ini. Kali ini Lingga terlihat tidak seperti biasanya. Sejak pulang dari pabrik, Lingga terlihat seperti orang yang kebingungan. Ambar mendekat ke arah Lingga yang tengah duduk di tepi ranjang dan mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan sahabatnya ini.
"Sebenarnya kamu ini kenapa Ling? Sejak pulang dari pabrik kamu terlihat seperti kebingungan? Apa ada sesuatu yang kamu alami?"
Sekilas, Lingga ikut menatap wajah Ambar. Ragu, antara ingin bercerita atau tidak tentang perbincangannya dengan kedua orang tua Sapto siang tadi. Namun, pada akhirnya Lingga memilih untuk menceritakannya kepada Ambar.
"Pak Broto dan bu Broto memintaku untuk menikah dengan Sapto."
"Hah! Apa? Kamu dilamar Pak Broto dan bu Broto untuk Sapto?"
Sama seperti ekspresi Lingga, Ambar pun juga terkejut mendengar cerita sahabatnya ini.
Meski ikut terkejut, Ambar mencoba untuk tersenyum. "Kenapa tidak kamu terima saja sih Ling? Itung-itung memperbaiki nasib. Aku yakin ketika kamu menjadi menantu Pak Broto dan bu Broto, status sosialmu langsung menanjak."
Bibir Lingga sedikit mengerucut. Bisa-bisanya Ambar membicarakan perihal status sosial. "Issshhhh ... aku sama sekali tidak mau Am. Aku loh tidak memiliki perasaan apapun sama Sapto. Mana bisa aku menikah dengan lelaki yang tidak aku cintai."
Ambar semakin tergelak. "Bukankah ada pepatah Jawa yang mengatakan bahwa witing tresno jalaran saka kulino? Siapa tahu semakin sering kamu berinteraksi dengan Mas Sapto, timbul benih-benih cinta di hatimu?"
__ADS_1
"Iihhh .. apaan sih kamu Am? Mending kamu saja yang jadi istrinya Sapto."
"Hahaha.... kamu ini." Ambar beranjak dari tepian ranjang. Ia tarik lengan tangan Lingga. "Sudah, daripada kamu galau karena lamaran dadakan itu, lebih baik kita sekarang jalan-jalan keluar. Itung-itung untuk refreshing. Masa iya setiap malam kita hanya di kamar saja."
Lingga hanya bisa berdecak kesal. Namun setelah ia pikir baik-baik tidak ada salahnya juga jika ia mengikuti saran dari Ambar.
"Baiklah. Ajak teman-teman yang lain gih. Jadi kita bisa pergi ramai-ramai," ujar Lingga sambil meraih sisir yang ada di atas meja rias. Ia rapikan rambut panjangnya dan ia ikat ke atas seperti kuncir kuda.
"Ckkcckkk ... kamu telat Ling, mereka sudah jalan dari tadi. Jadi, sekarang di rumah ini hanya ada kita berdua," terang Ambar seraya berdecak pelan.
Lingga terperangah. Tidak menyangka jika teman-temannya yang lain juga ikut menjadi salah satu penikmat malam minggu ini. Sama seperti muda-mudi yang sedang dimabuk asmara.
Lingga menyambar sweater rajut warna putih yang berada di pintu kamar. "Ayolah kita berangkat!"
.
.
__ADS_1
. bersambung...