
Udara dingin memeluk erat tubuh Banyu saat ia duduk santai di sebuah angkringan yang berada di kawasan Tugu Jogja. Seperti saran dari si supir travel, ia memilih angkringan yang berada di ujung selatan, di mana di tempat ini ia bisa menikmati sajian kereta api yang tengah melintas di stasiun Tugu Jogja. Di sebrang rel juga nampak jalanan panjang yang membentang. Jalan Malioboro, yang terkenal sebagai salah satu icon kota Jogja yang di sisi kanan kirinya terdapat berbagai macam pedagang kaki lima. Mereka berjualan batik, barang-barang kerajinan dan food street pun juga ada di sana, pastinya dengan harga yang begitu terjangkau.
Suasana seperti itu masa-masa yang telah lalu ya readers... karena saat ini kawasan Malioboro bebas dari para pedagang dan kendaraan bermotor. Para pedagang kaki lima yang sebelumnya berjajar di depan pusat-pusat pertokoan, kini semua dikumpul menjadi satu di sebuah tempat yang diberi nama Teras Malioboro. Teras Malioboro ada dua tempat. Teras Malioboro 1 berada di dekat Pasar Beringharjo (sisi selatan). Sedangkan Teras Malioboro 2 ada di sisi utara.
"Monggo Mas kopi joss nya. Selamat menikmati!"
Ucapan lembut seorang pelayan angkringan membuyarkan Banyu yang tengah termenung. Ia berpikir setelah ngopi di angkringan ini tidak ada ada salahnya jika ia menyebrang rel untuk kemudian menyusuri Jalan Malioboro. Dan mentok sampai ke Titik Nol Kilometer yang katanya, di sana juga ramai oleh kumpulan orang-orang yang berburu suasana malam kota Jogja.
Banyu menganggukkan kepala. "Terima kasih Mbak."
"Sami-sami Mas."
Secangkir kopi Joss tersaji di hadapan Banyu yang sedang duduk bersila di atas tikar yang terbentang. Kening Banyu sedikit mengernyit di kala melihat kopi Joss untuk pertama kalinya ini. Minuman yang terbuat dari kopi hitam yang tidak berbeda jauh dari kopi-kopi hitam lainnya. Namun yang membedakannya adalah keberadaan arang dengan bara api yang masih menyala. Arang itu dimasukkan ke dalam cangkir kopi sehingga menimbulkan bunyi 'Jossss'. Itulah kenapa kopi ini dinamakan dengan kopi Joss.
Banyu sedikit ragu untuk menikmati kopi hitam yang tersaji ini. Tidak dapat dipungkiri jika ia merasa khawatir kalau-kalau keracunan. Namun saat ia mengedarkan pandangannya ke arah orang-orang yang juga sedang menikmati kopi Joss ini, hati Banyu serasa sedikit tenang. Orang-orang yang duduk sambil menikmati kopi ini tidak ada satupun yang keracunan. Tanpa ragu, Banyu mulai menyesap kopi hitam ini.
"Hmmmm ... nikmat juga. Jogja ternyata syahdu sekali kalau malam hari seperti ini. Pantas saja setting yang dipakai oleh mbak Rasti selalu Jogja. Benar-benar tidak ada habisnya kalau bercerita tentang Jogja."
__ADS_1
"Yeeee .... kamu salah Nyu.. Mbak Rasti selalu bikin setting di Jogja karena yang dia tahu cuma itu. Dia kan gak pernah ke mana-mana."
Banyu terhenyak kala sayup-sayup terdengar suara seseorang yang mengajaknya berkomunikasi. Bahkan orang itu tahu namanya.
"Loh, Anda siapa? Kok bisa Anda mengetahui nama saya?" tanya Banyu kebingungan saat ada sosok lelaki yang tahu namanya.
Lelaki itu tersenyum simpul sambil menikmati nasi kucing yang berada di hadapannya. "Aku Andika. Dan semua yang ada di sini sengaja datang untuk memberikan semangat untukmu."
Banyu mengedarkan pandangannya. "Biyuuuhhhhh ... i-ini siapa saja Bang? Kok bisa ada di tempat ini?"
Banyu hanya bisa terperangah dengan mulut yang menganga kala melihat kumpulan wanita-wanita cantik yang berada di sekelilingnya. Mereka nampak begitu asing di dalam penglihatannya. Namun ia yakin bahwa orang-orang ini bukanlah orang sembarangan.
Banyu hanya menganggukkan kepala. "Bisa Bang."
"Ini ada kak Novi Aryani, ada kak Dyandra, ada kak Ningsih, ada kak Yuli Astutik, ada kak Susi, ada kak Na7wa, ada kak Princess Rindu, ada kak Chandra Rahma, ada kak Sri Waltiyah, ada kak Pice Korvina, ada kak Feni Moms Syahwa, ada kak Aisha, ada kak Rumini Parto Sentono, ada kak Azahra Azka Lestari, ada kak Vitrichan, ada kak Arthi, ada kak Kamila, ada kak Riyanti Riri, ada kak Rabiatul Adawiyah, ada kak Larmi Yes, ada kak Tsaniya Fitria, ada kak Ahmad Affa, ada kak Herculas, ada kak Ninuk Mamahe Fandy, ada kak Novi Hartati, ada kak bundane Syical, dan ada kak Luluk Farida, ada kak Sri Astuti Rusli, ada kak MamakeTa, kak Melisa dan masih banyak lagi."
"Waaooowwww ... ini sih keren banget. Tapi Abang dan kakak-kakak ini semua datang kemari untuk apa? Maksudku dalam rangka apa?"
"Ya jelas dalam rangka ngasih semangat ke kamu untuk menemukan Lingga toh Nyu. Piye toh? Kok gak mudeng-mudeng!" teriak kumpulan orang-orang ini bersamaan. Persis seperti grup paduan suara yang sedang membawakan sebuah lagu. Entah mengapa mereka mengucapkan kata-kata yang sama, padahal tidak ada teks-nya loh. Hahahahahaha.
__ADS_1
"Dasar bocah gemblung. Ya jelas untuk jadi tim hore kamu untuk menemukan Lingga toh Nyu! Kita loh secara khusus didatangkan oleh mbak Rasti untuk memberikan support untuk kamu. Dan karena didatangkan oleh mbak Rasti kita semua bisa menikmati kopi Joss, nasi kucing, dan sate usus," terang Bang Andika menggebu-gebu.
"Menemukan Lingga?" tanya Banyu dengan kernyitan di dahinya. "Memang Lingga ada di kota ini Bang?" sambungnya dengan penasaran.
"Ckkckkkk ... ckkckkkk ... kamu ini benar-benar telmi ya Nyu. Sekarang kamu pikir matang-matang, apa maksud dan tujuan Pak Pras dan bu Mar memberikan tiket ke Jogja untukmu?"
Banyu semakin terperangah tiada percaya. Entah mengapa ia tidak berpikir sampai ke arah sana bahwa dua paruh baya itu secara tidak langsung memberitahukan di mana Lingga berada.
Banyu bergegas bangun dari posisi duduknya dan memakai kembali sepatunya. Hal itulah yang membuat Bang Andika dan kakak-kakak yang lainnya bertanya-tanya. "Loh, loh, loh, kamu mau kemana Nyu?"
"Mencari Lingga Bang. Aku akan menyusuri jalan sepanjang jalan Malioboro ini. Barangkali saja aku bisa menemukan Lingga."
"Semoga berhasil Banyuuuu!!!!!" ujar para readers nupel ini bersamaan.
.
.
. bersambung...
__ADS_1
Part spesial untuk para pembaca semua, sebagai salah satu bentuk ucapan terima kasih saya kepada para pembaca semua... 😘😘 Jika ada nama yang terlewat bisa ditulis di kolam komentar ya.. Hihihihi hihihihi.... 🥰🥰🥰