Jodoh Ke Dua

Jodoh Ke Dua
BAB 105. AKAD NIKAH JANUAR DAN EVITA


__ADS_3

Satu bulan kemudian, kini kondisi kesehatan Januar sudah benar-benar pulih kembali. Dan dia sudah dapat melakukan aktivitasnya seperti semula. Januar sudah bekerja di ALC COMPANY,Begitu juga dengan Evi yang saat ini masih aktif bekerja di sana.


Tuan Baskoro dan nyonya Raina berniat untuk segera melamar Evi. Robinson yang merupakan sepupu dari Evi yang tinggal di kota Medan saat ini bersama kedua orang tuanya. Sudah mendapatkan telepon seluler dari Januar. Kalau kedua orang tua Januar akan segera melamar Evi.


Rencananya pakde dan bude Evi yang merupakan kedua orang tua kandung Robinson, yang akan menjadi wali nikah Evi. sehingga Januar meminta kepada kedua orang tua Robinson untuk segera datang ke ibukota.


Tapi sepertinya kedua orang tua Robinson tidak dapat menghadiri acara pernikahan itu, karena kondisi kesehatan kedua orang tua Robinson saat ini tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan jauh. Sehingga Robinson yang mewakili kedua orang tuanya untuk menjadi wali nikah Evi.


Persiapan pernikahan Januar dan juga Evi juga sudah disiapkan oleh Tuan Baskoro, Nyonya Raina, Tamara dan juga Regen. mereka tidak main-main. Apalagi dengan Tamara, dia ingin acara pernikahan Evi dilakukan sama seperti kemewahan pernikahannya dengan Regen.


***


Dua minggu sudah berlalu, pernikahan Evi dan Januar akan segera dilaksanakan di salah satu Hotel ternama yang ada di ibukota. Terlihat Evi sudah berada di kamar hotel, menunggu sang MUA datang untuk meriasnya. Karena acara akad nikah diadakan di hotel yang sama tempat acara resepsi pernikahan diadakan.


"Gaun pengantin yang dipesan khusus dari desainer ternama, sudah melekat di tubuh Evi. Dua orang MUA sudah masuk ke kamar hotel yang Evi tempati saat ini.


"Halo besty ku, Apa kamu sudah siap untuk dirias saat ini?"tanya MUA yang terlihat cantik dan anggun. Siapa sangka sang MUA itu merupakan seorang lelaki, tetapi penampilan persis seperti seorang wanita cantik.


Hal itu membuat Evi tertipu akan kecantikan yang dimiliki oleh MUA. "Wow kamu cantik banget." ucap MUA membuat Evi tersipu malu dan mengembangkan senyumnya.


"Kukunya sudah bersih dan cantik, wajahnya tampak cantik sekali, rambut sudah tertata rapi.Tinggal memakai sepatu high heels nya."ucap sang MUA setelah menyelesaikan tugasnya merias Evi.


Tiba-tiba Tamara yang sudah dibalut kebaya dan riasan yang natural sudah terlihat cantik. Walaupun usianya tidak semudah Evi, tapi Tamara tidak kalah cantik dari Evi. "Apa kamu sudah siap?"tanya Tamara menghampiri Evi yang masih duduk di kursi rias, Sambil memandangi penampilannya setelah dirias oleh MUA.


"Kak, coba lihat penampilanku, bagaimana? sepertinya sangat berbeda dari sebelumnya Ya."ucap Evi sambil memperhatikan pantulan tubuhnya di depan cermin.

__ADS_1


"Ya iya dong Sayang, pasti agak lain. penampilan kamu saat ini cetar membahana, Siapa dulu dong yang rias, Eke gitu loh."Puji sang MUA memuji riasnya sendiri terhadap Evi. Membuat Tamara tertawa ngakak melihat tingkah lelaki tetapi persis seperti wanita anggun nan cantik.


Di tempat lain terlihat Januar gelisah. "Kamu kenapa gelisah seperti itu?"


"Entahlah, aku nervous sekali."sahut Januar membuat Regen tertawa ngakak melihat dan mendengar kalau Januar gugup ketika acara akad nikah akan segera dimulai.


Terlihat Tuan Baskoro, Tuan Aditama dan nyonya Raina sudah hadir di lokasi diadakannya akad nikah, sekaligus resepsi pernikahan.


"Bagaimana, Apa sudah bisa kita mulai?"tanya Pak penghulu sudah terlebih dahulu hadir di lokasi acara akad.


Tamara yang melihat persiapan Evi berada di kamar hotel, langsung meminta Evi untuk segera keluar dari kamarnya, Setelah memastikan penampilan Evi sudah terlihat cantik dan anggun, dengan menggunakan gaun kebaya berwarna silver senada dengan sepatu high heels yang ia gunakan.


Tamara dan juga Evi keluar dari kamar dan menuju, dimana Pak penghulu dan keluarga besar Tuan Baskoro sudah berada di ballroom, tempat diadakan akad nikah dan juga resepsi pernikahan Januar dan Evi.


Terlihat lokasi pernikahan begitu megah dan mewah, hingga membuat tamu undangan yang hadir di sana menatapnya, dengan penuh kekaguman pada pasangan Januar dan Evi, yang sudah terlihat cantik dan anggun.


"Wow...., yang satu cantik dan yang satunya tampan, benar-benar pasangan yang serasi." ucap seorang tamu undangan yang hadir di sana.Ketika melihat Evi keluar dan duduk di samping Januar. Berhubung karena akad nikah akan segera dimulai, apalagi Pak penghulu sudah menunggu beberapa menit yang lalu.


"Kamu cantik sekali sayang. Mas Jadi tidak sabaran nih ingin cepat-cepat...."Carlos tidak melanjutkan ucapannya ketika melihat Evi yang sudah dirias oleh MUA yang didatangkan khusus oleh Tamara untuk merias Adik angkatnya itu.


"Cepat-cepat apa Mas?"tanya Evi yang belum paham. Januar memilih tidak menjawab karena takut nanti pak penghulu akan mendengar ucapannya.


"Mas, jangan cari masalah deh. Ini bukan waktu yang tepat." ucap Evi sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah Januar, tidak sabaran acara akad nikah dan resepsi selesai dilaksanakan.


Beberapa menit kemudian, Acara akad nikah dilaksanakan "Saudara Januar bin Baskoro saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan Evita binti Zainuddin dengan seperangkat alat sholat dan emas murni 250 gram dibayar tunai."

__ADS_1


"Saya terima nikah dan kawinnya Evita binti Zainuddin dengan mas kawin tersebut tunai."dengan sekali tarikan nafas Januar mengucapkan ijab kabul di hadapan para saksi dan penghulu.


"Bagaimana para saksi? Sah?


"Sah!


"Sah."


Acara akad nikah berjalan dengan lancar dan dilanjutkan dengan acara resepsi pernikahan di tempat yang sama.


Tamara langsung memeluk Adik angkatnya itu,sebelum pasangan pengantin itu duduk di pelaminan. "Selamat ya Evi, sekarang kamu sudah menjadi seorang istri. Semoga keluarga kalian menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warohmah."ucap Tamara sembari terus memeluk Adik angkatnya itu.


Kemudian Januar dan Evi duduk di pelaminan. Karena para tamu undangan sudah banyak yang berdatangan untuk menghadiri acara resepsi pernikahan Evi dan juga Januar.


"Mas, jujur Tamara sangat bahagia melihat acara akad nikah pernikahan Evi dan Januar berjalan dengan lancar, dan tempatnya juga begitu megah dan mewah."ucap Tamara kepada suaminya Regen sambil terus memperhatikan adik angkatnya yang menikah dengan adik sepupu suaminya sendiri.


Tuan Baskoro, Tuan Aditama dan Nyonya Raina sudah berada di dekat Januar dan Evi. Karena para tamu undangan dan kolega bisnis sudah banyak berdatangan untuk memberikan ucapan selamat kepada Evi dan juga Januar.


"Tante Evi, Selamat ya, Tante. Selamat juga ya Om"ucap Evi sambil langsung memeluk Evi dan juga Januari secara bergantian. Regen sengaja menggendong tubuh mungil bocah kecil itu agar dirinya dapat memberikan kecupan hangat di wajah cantik Evi, dan juga di wajah tampan Januar. Dia tahu putrinya itu pasti sangat bahagia melihat penampilan Evi dan Januar terlihat tampan dan cantik di hari bahagia mereka.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

__ADS_1


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN


__ADS_2