
Dua hari sudah berlalu. Kini kondisi Cia sudah semakin membaik, dan dokter juga sudah memperbolehkan Cia kembali ke rumah. Hal itu membuat Tamara merasa bahagia Begitu juga dengan Regen. Acara pernikahan Regen dan Tamara akan segera berlangsung.
Acara itu diadakan di sebuah hotel berbintang lima yang ditangani langsung oleh wedding organizer yang profesional. Regen dan Tamara mempercayakan segalanya kepada wedding organizer dibantu oleh Januar dan juga Evi.
Busana pengantin yang dipesan oleh Januar dan juga Tamara juga sudah tinggal pakai saja. karena tante Alina yang langsung menghandle gaun pengantin milik Tamara.
Tampak Cia masih merasa takut. Dia tidak ingin jauh-jauh dari Tamara dan juga Regen. bahkan terkadang Cia meminta kepada Tamara untuk segera menghantarkannya ke ALC COMPANY, guna agar Cia dapat bersama dengan Regen.
Sebelum hari H pernikahan Tamara diadakan, Tamara tidak membuka warung es Boba miliknya lagi, sesuai dengan permintaan Regen. Regen meminta kepada Tamara untuk melakukan perawatan. Mengingat pernikahan mereka tinggal tiga hari lagi.
Pak suyatno dan ibu Sumiati juga tidak kembali lagi ke kota Medan, sebelum pernikahan putri mereka berlangsung. mereka memilih untuk sementara waktu tinggal di rumah sederhana milik Tamara.
****
Tiga hari sudah berlalu, kini pesta pernikahan Tamara dan juga Regen akan segera dilaksanakan.
Di kamar, Tamara sudah terlihat cantik dan anggun, karena MUA yang ditugaskan oleh Regen untuk merias Tamara sudah menyelesaikan tugasnya dengan baik.
Tamara sudah tampak terlihat cantik dan mempesona. Membuat setiap orang yang melihatnya akan terpesona. Apalagi Tamara dibalut dengan kebaya wanita dan elegan, yang dirancang khusus oleh perancang terkenal, seperti Nyonya Alina adik dari ibu kandung Regen sendiri.
Ibu Sumiati dan Cia masuk ke dalam kamar untuk melihat persiapan putrinya. Ibu Sumiati meneteskan air matanya. Rasanya berat melepaskan Tamara setelah kegagalan Tamara menjalin hidup rumah tangga dengan Alven.
"Ya Allah, ternyata putriku sangat cantik. kamu harus baik-baik ya nak! jadilah istri yang baik buat anak Regen dan menantu yang baik untuk Tuan Aditama." ucap Ibu Sumiati sembari meneteskan air matanya.
"Mama cantik bangat."puji Cia
"Kamu juga cantik sayang." sahut Tamara
"Ibu kok nangis sih? kan Tamara tidak kemana-mana,Tamara masih stay di Jakarta kok, jadi masih bisa setiap saat jika Ibu merindukan Tamara toh kita masih bisa bertemu lagi."ucap Tamara sembari memeluk Ibu Sumiati. Sementara Pak suyatno yang baru masuk langsung memuji kecantikan Tamara.
"Wah, Putri Ayah cantik sekali."Puji Pak suyatno. Sebentar lagi kamu sudah sah menjadi istri dari Regen Aditama, dan menantu keluarga Aditama." Ucap pak suyatno sembari mengembangkan senyumnya.
__ADS_1
Tamara menatap Pak suyatno dengan tatapan penuh arti.
"Ayah, ibu, doain Tamara ya. Semoga Tamara dan Mas Regen menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah." ucap Tamara sambil memeluk Ibu Sumiati dan juga pak suyatno.
"Itu sudah pasti sayang." sahut pak Suyatno
"Iya nak, ibu pasti mendoakan Putri Ibu yang paling cantik ini." ucap Ibu Sumiati sembari mengecup kening Tamara.
Di tempat lain, Regen dan keluarga sudah bersiap berangkat ke rumah sederhana yang di tempati oleh Tamara selama ini. Karena akad nikah diadakan di kediaman Tamara.
"Nak, Kamu sudah siap?" tanya Tuan Aditama kepada putranya.
"Insya Allah, Regen sudah siap Pa." sahut Regen sambil tersenyum ke arah Tuan Aditama.
"Kalau begitu, kita berangkat sekarang. Karena Januar sudah bersiap di sana."ucap Tuan Aditama agar mereka segera berangkat ke rumah sederhana milik Tamara untuk melaksanakan akad nikah.
Regen tampak tidak sabaran ingin langsung bertemu dengan Tamara kekasih pujaan hatinya.
Pak suyatno sudah menyambut kedatangan keluarga besar Aditama.
"Selamat datang Tuan Aditama." ucap Pak suyatno sembari memberi salam dan peluk kepada Tuan Aditama. Semua anggota keluarga sudah bersiap untuk menyaksikan akad nikah Tamara dan juga Regen.
"Bagaimana pak, akad nikahnya sudah bisa kita mulai." tanya Pak penghulu kepada Pak suyatno dan juga Tuan Aditama.
"Sebentar ya Pak, saya lihat mempelai wanitanya dulu Sudah siap apa belum."Ucap pak suyatno sembari pergi ke kamar Tamara.
"Sayang, keluarga nak Regen dan penghulu sudah datang."Pak suyatno memberitahu kepada Tamara dan juga Ibu Sumiati yang berada di kamar itu.
Jantung tamaran langsung berdegup kencang. Ia sedikit gubuk Ketika pak suyatno memberitahu kalau keluarga Regen dan Tuan Aditama sudah tiba di rumah. Walaupun ini bukan yang pertama kali untuk Tamara.
Tapi tetap saja ia merasa nervous. Jika Pak penghulu dan juga mempelai prianya sudah datang. Itu artinya sebentar lagi Tamara akan sah menjadi istri dari Regen dan menantu keluarga Tuan Aditama.
__ADS_1
"Bagaimana Sayang? apakah kamu sudah siap? tanya Pak suyatno kepada Tamara.
"Insya Allah, Tamara siap Ayah."sahut Tamara sembari langsung memeluk Pak suyatno.
"Jadilah istri yang baik buat Nak Regen dan menantu yang baik buat keluarga Aditama ya, Nak." ujar Pak suyatno sembari mengajak Tamara keluar dari kamar karena akad nikah akan segera dimulai.
"Bagaimana, Sudah bisa kita mulai?"tanya Pak penghulu
"Sudah Pak!"sahut Pak suyatno dan Tuan Aditama.
"Saudara Regen bin Aditama, saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan putri saya Tamara binti suyatno dengan seperangkat alat sholat dan mas kawin sebesar lima ratus gram emas murni dibayar tunai.
"Saya terima nikah dan kawinnya Tamara binti suyatno dengan mas kawin tersebut dibayar tunai."
Dengan sekali tarikan nafas mengucapkan ijab Kabul.
"Bagaimana para saksi sah?
"Sah."
"Sah."sahut para kerabat dan tamu undangan yang hadir di acara akad nikah Tamara dan juga Regen.
Cia benar-benar bahagia, ternyata impiannya yang ingin mempersatukan Tamara dengan Regen berhasil. Itu artinya akan mendapat perlindungan penuh dari Regen dan Tamara. Mudah-mudahan rasa trauma yang dirasakan dia dapat hilang setelah pernikahan Tamara dengan Regen.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN
__ADS_1