Jodoh Ke Dua

Jodoh Ke Dua
BAB 134. MERASA IRI


__ADS_3

Hal itu membuat Ronald langsung bergidik ngeri, melihat tatapan Rosa seolah ingin menelannya hidup-hidup. Ronald langsung berlalu masuk ke kamar mandi dan membersihkan diri. Agar tidak di amuk kedua wanita yang ia tuduh ngerumpi


Selesai melakukan ritual mandinya, Ronald pun kembali menghampiri kedua wanita yang sangat ia sayangi.


"Kalau Mas sudah selesai mandi lebih baik kita langsung sarapan. Marissa sudah masak sarapan pagi untuk kita. Dan sepertinya itu cukup untuk kita bertiga."ucap Marissa sembari menari tangan Rossa berlalu meninggalkan ruang tamu menuju meja makan sederhana yang ada di apartemen milik Ronald.


Ronald sudah melihat nasi goreng yang tersedia di atas meja tertata rapi. membuat Ronald sangat bingung melihat sesudah tersedia menu sarapan pagi di atas meja. Padahal yang ia tahu kalau persediaan bahan makanan di apartemen miliknya sudah habis.


"Loh, sayang. Memangnya kamu kapan masak ini? bukankah persediaan makanan di apartemen ini sudah habis? tanya Ronald merasa keheranan.


"Marisa tadi berniat belanja ke supermarket. tetapi supermarketnya belum buka, karena masih terlalu pagi. jadi Marisa memutuskan untuk belanja di grosir depan."Marisa memberitahu sambil mengembangkan senyumnya.


Kemudian Marisa pun menyendok nasi goreng ke piring dan juga Rosa. agar mereka sama-sama mencicipi nasi goreng buatan Marissa. Ronald mencicipi nasi goreng buatan Marissa Begitu juga dengan Rossa. Terus kamu makan dengan lahap karena masakan Marisa benar-benar cocok di lidahnya.


Rossa bersyukur karena Rosa belum sarapan dari rumah dan dapat menikmati makanan masakan calon kakak iparnya.


"Jujur nasi goreng ini enak sekali pas di lidah Rossa."Puji Rossa setelah menghabiskan nasi goreng miliknya.


"Iya, nasi gorengnya enak sekali."sahut Ronan sembari kembali menyendok nasi goreng milik Marissa yang belum habis ke mulutnya


"Mas, masih kurang? tanya Marissa kepada Ronald kemudian Ronald menganggukkan kepalanya sehingga Marisa pun memberikan sebagian jatahnya kepada Ronald.


"Habisnya, masakan kamu sangat enak jadi masih merasa pengen nambah dan nambah lagi."ucap Ronald sambil terkekeh. meja makan sederhana milik Ronald dipenuhi dengan canda dan tawa pagi itu. Karena pujian Ronald kepada Marissa Begitu juga dengan Rossa


Setelah selesai sarapan pagi, Rossa kembali membicarakan perihal rencana pernikahan Ronald dan Marissa. Dia meminta Ronald dan Marissa mempercayakan Rosa untuk menangani pesta pernikahan kakaknya itu. Rossa benar-benar Ingin turun tangan langsung menangani pesta pernikahan Ronal.

__ADS_1


Ronald pun memberikan izin dan mempercayakan Rossa untuk mengurus segala keperluan pesta pernikahan mereka. membuat Rossa merasa bahagia mendapat kepercayaan dari sang kakak.


Setelah selesai berbicara mengenai rencana pernikahan Ronald dan Marissa, Rossa pun berpamitan kepada Ronald dan calon kakak iparnya itu untuk segera kembali ke kantor WO miliknya.


Sepeninggalan Rossa, Ronald kembali menghubungi Regen Aditama dan memberitahu kalau Rossa menawarkan diri untuk mengurus segala keperluan pernikahannya dengan Marissa.


Regen pun bernafas lega. Ronald mempercayakan adiknya mengurus segala keperluan pernikahannya. Karena sebelumnya, Rossa juga sudah meminta izin kepada Regen agar dirinya diizinkan untuk mengurus segala keperluan pernikahan kakaknya. Rossa ingin melakukan yang terbaik buat kakaknya.


"Bagus kalau kamu mempercayakan itu semua kepada Rossa. karena sebelumnya sudah menghubungi saya untuk meminta izin kalau Rossa benar-benar ingin mengurus pernikahan kalian. Rossa merasa bahagia dapat mengurus pernikahan kakak kandungnya sendiri."ucap Regen Aditama kepada Ronald.


"Jadi kapan kira-kira bos akan kembali ke tanah air?"tanya Ronald kepada Regen Aditama pewaris dari ALC COMPANY.


"Mungkin dua atau tiga hari lagi, kami akan kembali ke tanah air. Kebetulan operasi yang dijalani istri saya sudah berhasil. Dan istri saya sudah tidak sabar lagi ingin segera kembali ke tanah air."Regen memberitahu


"Alhamdulillah, kalau begitu Tuan. saya senang mendengar kabar bahagia ini. Bagaimana dengan kabar cia dan juga baby Andika? apa mereka baik-baik juga di sana?"tanya Ronald.


Setelah selesai berbicara dengan Regen Aditama melalui sambungan telepon seluler, Ronald memutuskan sambungan telepon selulernya. Kemudian dia duduk kembali di dekat calon sang istri.


"Apa kata Kak, Regen Mas? tanya Marisa kepada calon suaminya.


"Operasi yang dijalani oleh kak Tamara berjalan dengan lancar. dan mungkin dalam dua atau tiga hari kedepan mereka akan kembali ke tanah air.


"Syukurlah, kalau operasi kata marah berhasil dilakukan. Sejujurnya Marissa sangat mengkhawatirkannya beberapa hari belakangan ini. Tapi alhamdulillah, kalau semuanya berjalan dengan lancar."ucap Marissa sambil mengembangkan senyumnya.


Sementara di sebuah hotel ternama yang ada di kota Seoul tepatnya di negara Korea Selatan, Tamara yang Mendengar pembicaraan antara Regen Aditama dengan Ronald dalam sambungan telepon seluler, Tamara menghampiri Regen.

__ADS_1


"Mas, Apa benar Rossa yang akan menangani semua urusan pesta pernikahan Ronald dan Marissa?"tanya Tamara kepada sang suami.


"Iya, sayang. karena sebelumnya Rossa sudah menghubungi Mas dan dia memohon agar dirinya yang menangani pesta pernikahan kakaknya. Rossa ingin sekali kalau pernikahan Ronald dan Marissa dia tangannya sendiri."regency sembari mengembangkan senyumnya dan meraih tubuh Tamara kepelukannya.


"Alhamdulillah kalau begitu Mas, setidaknya beban pikiran Ronald sedikit berkurang. dia akan dapat melanjutkan pekerjaannya dengan tenang. Tapi rasa sayang diantara mereka, benar-benar membuatku iri Mas."ucap Tamara.


"Kenapa harus iri, sayang?


"Karena Tamara tidak memiliki saudara kandung."sahut Tamara sambil memeluk sang suami dengan erat.


"Tapi kamu memiliki,Cia, dan Andika. putra-putri kita yang membuat kita akan tersenyum melihat canda dan tawa mereka sayang."ucap Regen Aditama sambil mengembangkan senyumnya dan memberikan kecupan hangat di bibir mungil sang istri.


"Iya, Mas benar. Tamara sangat bahagia Allah mempertemukan Tamara dengan Mas. Tamara benar-benar bahagia menjadi istri seorang Regen Aditama. di samping suamiku orang kaya raya, tampan, baik dan perhatian kepada Tamara binti suyatno dan anak-anaknya."ucap Tamara sambil langsung memeluk dan mengecup bibir ranum sang suami.


Membuat reagen Aditama merasa mendapat sinyal lampu hijau, kalau Regen mendapat jatah saat itu dari Tamara istrinya. Regen kembali mengecup bibir mungil Tamara dan mulai Me*u*atnya. membuat Tamara mulai mende$@h. Hal itu membuat reagen semakin melancarkan aksinya dan kembali memainkan lidahnya disana.


Tamara yang tak mau kalah dari Regen ia langsung membalas permainan itu hingga mereka beradu di dalamnya. tangan Regen sudah mulai menjalar ke bagian gunung Himalaya milik Tamara. membuat Tamara semakin mengeluarkan suara merdunya yang dapat membuat Regen semakin mempercepat iramanya.


Tamara berusaha mengimbangi irama permainan sang suami. hingga benar-benar menikmati permainan mereka saat itu. setelah satu jam beradu permainan, Regen mencapai puncaknya hingga dia benar-benar terkulai lemas. Dia memberikan kecupan hangat di kening Tamara.


"Thanks my wife , and I love you forever."ucap Regen Aditama yang dibalas anggukan dari Tamara.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏

__ADS_1


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN


__ADS_2