Jodoh Ke Dua

Jodoh Ke Dua
BAB 48. PENYESALAN SELALU DATANG TERLAMBAT


__ADS_3

Saat Alven sudah mengucapkan kata talak terhadap Soraya, Alven langsung menuju ke rumah kedua orang tuanya.


"Loh, kok kamu sendirian? dimana istri kamu Nak? tanya ibu Rima kepada Alven.


Alven tidak menjawab, Ia Malah menerobos masuk ke kamarnya.


"Ada apa dengan anak itu? tanya ibu Rima kepada sang suami.


"Mana Ayah tahu, kita sama-sama berada di rumah." sahut Johan.


Selama ini Pak Johan dan ibu Rima selalu mendukung keputusan yang diambil oleh Putra mereka. Sekalipun Apa yang dilakukan Alven salah, Pak Johan dan ibu Rima mendukungnya selalu.


Ibu Rima meninggalkan Pak Johan duduk di ruang tamu. Kemudian ia berlalu menuju kamar Alven. Ia melihat pintu kamarnya tertutup rapat. Ibu Rima mengetuk pintu hingga beberapa kali.


Sampai yang punya kamar menjadi bosan dan akhirnya membuka pintu kamarnya.


"Ceklek!"


Pintu kamar terbuka lebar.


"Ada apa Ma? Tolong Alven Jangan diganggu dulu." ujar Alven.

__ADS_1


"Ada apa nak? apa kamu ada masalah? tanya ibu Rima penuh selidik.


Alven terdiam, kemudian ibu Rima kembali bertanya keberadaan Soraya ada dimana.


"Kenapa kamu sendiri kesini? dimana Soraya? Ibu Rima kembali bertanya keberadaan Soraya kepada putranya.


"Tidak perlu bertanya dimana keberadaan perempuan murahan itu! hardik Alven


"Loh Memangnya kenapa sayang? kamu ribut sama dia?


"Tidak hanya ribut, tapi mulai hari ini Soraya tidak istri Alven lagi!"sahut Alven dengan wajah memerah


"Apa maksud kamu, nak? Kalau ada masalah kan bisa dibicarakan baik-baik. Dulu kamu juga menceraikan Tamara, padahal Tamara wanita yang baik seperti yang orang-orang bilang. Walaupun dulunya Mama Kurang menyukai Tamara." ucap Ibu Rima


"Anak yang ada di dalam kandungan Soraya itu bukan anak aku Ma!"


"Apa maksudmu? jangan sembarangan bicara kalau itu tidak pasti.


"Aku sudah tahu semua Ma, semua ada bukti-bukti sama aku. Ternyata wanita itu murahan. Ternyata dia sudah hamil, sehingga dia berusaha mendekatiku dan memintaku segera menceraikan Tamara dulu. Karena dia sudah hamil anak dari pria lain."sahut Alven sembari berusaha menahan amarahnya, memberitahu apa yang ia ketahui tentang Soraya.


Bagai petir di siang bolong, Ibu Rima tidak percaya apa yang dikatakan oleh putranya. Ternyata wanita yang selama ini dibanggakan oleh ibu Rima, tak lebih dari wanita murahan di luaran sana.

__ADS_1


"Apa kamu serius? tanya ibu Rima


Alven memberikan bukti foto dan juga video kebersamaan Soraya dengan Tuan Kim Liu yang merupakan rekan bisnis dari Tuan Regen.


"Astaga! Mama nggak nyangka Soraya wanita semurahan ini. Baguslah kamu ceraikan dia. masih banyak perempuan lain yang mau sama kamu. Daripada mempertahankan seorang wanita yang hamil dari pria lain.


Mama akan mengenalkan kamu nanti sama Putri teman Mama, kamu jangan khawatir kalau masalah perempuan banyak bertabur."ucap Ibu Rima. Bukan malah menyesali perbuatan mereka telah menghianati Tamara. Ibu Rima justru mendukung putranya untuk mencari perempuan lain.


Alven tidak menjawab. Tiba-tiba Dia teringat saat kebersamaannya dengan Tamara Begitu juga dengan Cia. Dia juga teringat pengorbanan Tamara melahirkan Cia darah dagingnya sendiri. Sementara ia menyia-nyiakan wanita yang sudah menghadirkan seorang princess untuknya demi wanita yang mengandung benih orang lain.


Penyesalan Alven sudah datang terlambat. sudah menceraikan Tamara. Meninggalkan permata hanya demi imitasi."Ma aku Ingin Kembali lagi bersama Tamara. Sebenarnya dia itu wanita yang baik, dia wanita yang solehah, dan juga penurut. Alven saja yang kurang bersyukur memiliki istri sebaik Tamara Mungkin ini dosa-dosa Alven. Sehingga Allah mengirimkan wanita seperti Soraya untuk Alven karena selama ini Alven tidak pernah setia kepada Tamara."ucap Alven merasa dirinya sudah keterlaluan menyakiti hati Tamara.


"Ma, Apa mungkin Tamara ingin kembali lagi kepadaku? tanya Alven kepada Ibu Rima.


"Kenapa tidak? Tamara itu kan cinta banget sama, kamu. Lagian kalau dia tidak ingin kembali sama kamu, buktinya sampai sekarang Dia belum menikah." ucap Ibu Rima menyombongkan diri.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

__ADS_1


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA BARU EMAK "Aku Ibu Mu, Nak"


__ADS_2