Jodoh Ke Dua

Jodoh Ke Dua
BAB 70. WAWANCARA AWAK MEDIA


__ADS_3

"Bagaimana perasaan nyonya Tamara setelah bersanding dengan Tuan Regen Aditama apa anda merasa bahagia?"pertanyaan itu langsung dilontarkan wartawan kepada Tamara. Hal itu membuat Tamara sedikit gugup menjawab pertanyaan salah satu wartawan. Tamara sekilas melirik ke arah Regen. Tetapi Regen seolah tidak mengetahui lirikan Tamara kepadanya.


"Alhamdulillah saya sangat bahagia menikah dengan suami saya Regen Aditama. Karena saya sangat mencintainya dan suami saya juga mencintai saya."ucap Tamara dengan lantang di hadapan para wartawan tanpa rasa malu sedikitpun mengakui cintanya di hadapan awak media.


"Tetapi Mengapa anda menangis? wartawan itu kembali bertanya kepada Tamara.


"Saya menangis karena saya sangat bahagia dapat bersanding dengan suami saya Regen Aditama, lelaki yang telah mampu mengobati luka hati saya."ucap Tamara di hadapan para wartawan dan para tamu undangan yang hadir di sana.


Tuan Aditama merasa bahagia mendengar jawaban dari Tamara dihadapan para tamu undangan Dan wartawan.


"Alhamdulillah, Saya bangga kepada menantu saya Tamara."ucap Tuan Aditama kepada Pak suyatno dan ibu Sumiati yang berada di sana. ikut menyaksikan pernyataan Tamara di hadapan para awak media.


Regen mengembangkan senyumnya mendengar kata-kata yang terucap dari mulut manis Tamara, kepada para wartawan yang hadir di sana. Walaupun dirinya tidak mengetahui isi hati Tamara saat ini sebenarnya. Apakah Tamara benar-benar mencintainya atau tidak.


Yang pasti Tamara saat ini sudah membuat dirinya bahagia. Dengan mengatakan kepada para wartawan yang hadir di sana kalau tak merasa sangat mencintai Regen Aditama.


"Bagaimana perasaan Tuan Regen Aditama yang terhormat, menikah dengan Nyonya Tamara yang sangat cantik ini? apakah Tuan Regen sangat bahagia bersama wanita cantik yang ada di sebelah Tuan Regen?"gini giliran Regen yang mendapatkan pertanyaan dari para wartawan yang meliput acara pernikahan mereka..


"Saya pasti sangat bahagia menikah dengan wanita yang sangat saya cintai. Walaupun para wartawan mengetahui kalau ini bukan yang pertama sekali buat saya, begitu juga dengan istri saya. Kalau pernikahan ini bukan yang pertama buat istri saya dan istri saya memiliki seorang anak. Yang begitu menyayangi saya. Saya sangat sangat bahagia menikah dengan istri saya, "


"Sekalipun istri saya tidak dari berasal dari kalangan pebisnis seperti keluarga Aditama. Tetapi bagi saya, cinta dan kasih sayang yang tulus yang ia berikan kepada saya, membuat saya semakin sayang dan cinta kepadanya, Dan saya tidak pernah melihat wanita itu dari segi ekonomi, statusnya sebelumnya, ras dan golongan. Yang pasti, istri saya sangat mencintai saya dan peduli kepada saya dan juga keluarga,"


"Saya tidak peduli istri saya berasal dari mana dan terlahir dari mana. Yang penting bagi saya, Saya sangat mencintai istri saya apa adanya. Dan istri saya juga mencintai saya apa adanya." ucap Regen Aditama di balas Tepuk tangan dari para tamu undangan yang hadir di sana. Itu berarti para tamu undangan yang sangat takjub dan salut kepada Regen Aditama, yang tidak memandang orang dari segi ekonomi, status, ras dan golongan.


Terlihat para wartawan sudah sibuk meliput segala acara resepsi pernikahan dan juga Tamara. Evi yang melihat pesta pernikahan Tamara yang sangat mewah, Ia sangat bahagia melihat acara itu yang dihadiri oleh para keluarga bisnis dan kalangan atas.


Acara pernikahan mewah itu juga dihadiri para artis papan atas, untuk menghibur para tamu undangan. Tentunya itu sudah diatur oleh Januar dan Evi, Begitu juga dengan Tuan Aditama yang ingin menyelenggarakan pesta pernikahan Regen Aditama dengan mewah.

__ADS_1


Sejujurnya Evi tidak menyangka kalau mereka berhasil mempersatukan Regen dengan Tamara. Apalagi keduanya sama-sama pernah dikhianati oleh pasangan masing-masing. Ia pun langsung menghampiri keduanya. "Selamat ya Kak, Tamara Tuan Regen Semoga kalian menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah." ucap Evi sambil memeluk Tamara.


Sementara Cia hanya tersenyum berdiri di samping Regen. Cia yang berada di sana mencuri perhatian para awak media. Bahkan ia juga beberapa kali mendapat pertanyaan dari para awak media. Cia menjawab pertanyaan para wartawan dengan jujur, kalau dirinyalah memang benar-benar menginginkan Regen menjadi ayah sambungnya.


Cia juga mengakui selama ini tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari ayah kandungnya sendiri. Bahkan ia mendapatkan kasih sayang dari seorang ayah dari Regen Aditama sehingga ia menyetujui pernikahan Regen dengan Tamara.


Para awak media begitu terhenyak mendengar jawaban Jujur dari bocah kecil itu.


Sehingga mereka pun penasaran siapa sosok Ayah kandungnya Cia yang sebenarnya, yang selama ini menyia-nyiakan Cia dan juga Tamara.


Cia juga mengakui pada para wartawan kalau dirinya sangat bahagia hari ini, dapat menyaksikan pernikahan Tamara ibu kandungnya sendiri dengan Regen Aditama.


Kini kembali pertanyaan dilontarkan para wartawan kepada Regen Aditama tentang masa lalunya yang sama-sama mendapatkan penghianatan sama seperti Tamara.


Nama Bianca pun dipertanyakan oleh wartawan kepada Regen Aditama. Selama ini Regen bungkam mempertanyakan tentang mantan istrinya itu. Tetapi untuk saat ini, dia buka bicara. Dan dia juga membongkar Mengapa dirinya akhirnya bercerai dengan Bianca.


Kini para tamu undangan ingin mengucapkan selamat kepada kedua mempelai. Sehingga para wartawan memutuskan untuk menyudahi pertanyaan demi pertanyaan yang mereka lontarkan.


Tak lupa Evi memberikan kado terindah kepada Kakak angkatnya itu.


"Terima kasih Evi, kamu sudah hadir di acara pernikahan kami, kakak tahu kamu yang berperan banyak dalam acara ini. Bahkan kamu juga yang berusaha untuk mempersatukan Kakak dengan mas Regen."ucap Tamara kepada Evi yang mampu membuat Evi langsung tertawa cengengesan.


"Kakak bisa saja. Jujur itu sangat bahagia, karena akhirnya Kakak mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya." ucap Devi sambil memeluk Tamara kembali dan memberi salam kepada mereka berdua dan memberikan kecupan hangat kepada bocah kecil Cia, yang sama-sama memiliki misi dengannya.


Karena ia tidak ingin Para undangan yang lain terlalu lama menunggu untuk mengucapkan selamat kepada kedua mempelai. Ia pun akhirnya berlalu meninggalkan pelaminan itu setelah selesai memberikan selamat kepada Tamara dan juga Regen.


****

__ADS_1


Resepsi pernikahan Tamara dan juga Regen selesai. Tampak seluruh kerabat, kolega bisnis dan juga Tamu undangan yang ada di sana sudah banyak meninggalkan lokasi resepsi pernikahan dan Tamara. Tetapi beberapa wartawan masih setia menunggu untuk mewawancarai Regen dan juga Tamara


Tuan Aditama menghampiri Regen dan Tamara untuk memberitahu kepada Regen dan Tamara agar mereka tetap stay di hotel dan menginap di sana.


Karena sebelumnya Regen sudah meminta kepada Januari dan Evi, mempersiapkan kamar untuk mereka menginap di hotel itu, satu malam saja, mengingat acara pernikahan mereka hari itu sangat melelahkan.


Pak suyatno dan ibu Sumiati dan keluarga lainnya sudah berpamitan pulang ke kediaman masing-masing. Termasuk dengan Evi dan juga Januar. Mereka sudah bertemu kembali.


"Bos, kami pamit dulu ya, soalnya ini sudah malam." ucap Evi kepada Regen dan juga Tamara.diikuti oleh para karyawan karyawati lainnya yang bekerja di ALC COMPANY.


"Ya sudah, kalian hati-hati ya. Ingat jangan kemana-mana, langsung pulang! jangan malah kelayapan, sudah malam!" ujar Tamara kepada Evi agar Evi tidak kelayapan malam seperti itu, dan Tamara juga meminta kepada Evi untuk tetap menjaga dirinya.


"Ya sudah, kami pamit duluan." ucap Evi


"Terima kasih, ya. Kalian sudah hadir di pesta pernikahan kami." ucap Tamara kepada Evi dan para tetangga Tamara yang hadir di acara resepsi pernikahannya.


"Sama-sama! ingat Bos, jangan terlalu ganas." ucap Evi membuat Regen menggelengkan kepala. Seolah Evi tidak ada rasa segan terhadap Regen saat ini. Hal itu membuat Regen menoyor kepala Evi, karena sudah jahil terhadap Regen.


"Dasar otakmu ngerasa aja." ucap Regen kepada Evi. Membuat Tamara tertawa ngakak melihat Evi berdebat dengan Regen.


"Ah, sudah ah. Kami cabut aja, nanti takut ganggu kalian. Maklum pengantin baru." ucap Evi sambil langsung berlalu dari hadapan Tamara dan juga Regen.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

__ADS_1


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN


__ADS_2