Jodoh Untuk Ku

Jodoh Untuk Ku
Salad buah


__ADS_3

Happy Reading


Di villa Citra baru saja membuka ponsel lamanya, banyak sekali pesan yang masuk, salah satunya pesan dari Angga yang bilang kalau suaminya sekarang lgi mencarinya, dan tentang Chelsea yang menginginkan salad buatan nya, iya tidak mau makan jikalau salad itu belum bisa di dapatkan nya. ponsel itu sudah tiga tahun tidak iya gunakan, dan banyak sekali panggilan tak terjawab, pesan, dan chat di whatsApp nya.


Citra pun membaca pesan dari Angga yang baru saja masuk, karena Angga masih selalu mengirim chat ke ponse lamanya. jika ponsel yang iya gunakan sekarang tidak aktif.


"apa aku harus membuat salad untuk nya" gumam Citra


"ada apa non?" tanya bi Ina yang mendengar kata Citra


"ini bi, kakak saya ingin salad buah butan saya, katanya lagi ngidam" ujur Citra


"buatkan aja non, nanti biar bodyguard yang mengantarnya ke sana non" kata bi Ina


"ya udah bi bantu saya, siapkan bahannya" ucap Citra


iya sebenarnya tidak mau mengikuti kemauan kakaknya, sandainya kakaknya tidak ngidam, setelah selesai membuat salad pun menulis surat sebagai permintaan maaf iya tidak bisa mengantarnya ke rumah dengan alasan sibuk kerja.


setelah memerintahkan Billy mengantarkan salad itu, iya kembali mematikan ponsel lamanya, karena Angga masih menghubunginya ke ponsel itu.


karena jarak dari pulau tidak terlalu jauh hanya lima belas menit mengunakan pesawat, setelah menempuh perjalanan tiga puluh menit, akhirnya Billy pun sampai di kediaman Pramana.


iya memberikan kotak salad itu ke pada petugas yang berjaga, dan bergegas pergi meninggalkan rumah itu.


"permisi buk pak, ada salad buat non Chelsea" kata penjaga


"salad dari siapa?" tanya Tania, iya baru saja ingin membuat salad.


"dari non Citra buk" jawan penjaga


"dari Citra dia kesini?" tanya nenek Rita


"tidak nyonya" jawab penjaga


"terus siapa yang membawakan salad itu, kenapa di bisa Chelsea menginginkan salad buatanya" ujur nenek Rita


" tadi ada orang yang mengantar salad itu kesini, iya bilang untuk non Chelsea dari non Citra" kata penjaga lagi


"baiklah ini Ryan, salad nya kasi ke istri kamu" ujur nenek


"baik nek" ucap Ryan kembali bersemangat iya berharap itu salad memang dari Citra.


Ryan pun berlari ke kamar istrinya dengan semangat dan menghampiri istrinya.


"sayang ini salad permintaan kamu buatan Citra" kata Ryan


sambil menarik selimut dari tubuh istrinya

__ADS_1


"benaran kamu tidak bohong" ujur Chelsea cemberut


"engak tadi ada yang mengantarnya kesini" jawab Ryan percaya


"ya udah aku coba dulu, aku tau ini buatan Citra atau bukan" ujur Chelsea


yang membuat Ryan takut jika itu bukan buatan Citra


Chelsea pun memasukan salad itu kedalam mulutnya, seketika iya pun teriak histeris.


"ini benaran dari Citra" katanya histeris


"Citra mau menuruti kemauan ku" teriaknya lagi


"iya sayang" Ryan tersenyum lega


setelah salat itu tandas iya pun, membaca surat yang di tempel di bawah kotak itu, iya pun tersenyum saat melihat surat dari Citra walau tidak secara langsung tapi dia dapat melihat bahwa Citra masih peduli dengan keluarganya.


"hai kak, apa kabar, semoga baik ya, selamat ya kak untuk ke hamilan nya. ini salad nya semoga suka ya. lewat surat ini aku secara pribadi mau meminta maaf karena aku telah mencelakai kakak. aku bukan orang baik kak, aku kejam, licik, penculik, pemarah, dan pembangkang itu aku. aku sadar aku salah, aku terlalu egois kak, semuanya ingin aku miliki. semoga bahagia bersama Ryan. maaf hanya lewat surat, semoga kau memaafkan aku seorang pengecut ini


Chelsea pun menyimpan surat itu, dulu iya sangat menyukai Citra, setelah ibunya menikah dengan ayah Citra iya merasa senang punya teman bermain. ada rasa benci nya terhadap Citra waktu itu, tapi iya tau apa yang membuat citra menjadi marah, dan sekarang iya akan berusaha mencari cara supaya Citra dapat kembali pulang. karena selama enam tahun iya melihat ayah nya selalu kelelahan jika sampai ke rumah, karena iya tau pasti ayahnya habis mencari Citra.


"semoga engkau selalu bahagia dek, cepat atau lambat, aku akan membawa mu pulang, apa kamu tidak merindukan ayah" kata Chelsea dalam hati.


"bagaimana yan apa Chelsea mau makan saladnya" tanya nenek Rita


"mau nek, dia langsung senang" ujur Ryan


"nenek masih heran, apa benar Citra yang buat itu salad, terus dari mana iya tau kalau Chelsea ngidam salad butannya" kata nenek Rita


"Ryan juga tidak tau nek" jawab Ryan yang duduk di depan nenek


"apa kata Chelsea tadi saat iya memakan salad itu" tanya Tania


"dia bilang, ini salad Citra, dia buatkan untuk ku, sambil teriak senang" ujur Ryan mengikuti kata Chelsea


"sudahlah yang penting Citra mau membuatkan salad untuk Chelsea, masalah siapa yang kasi tau biarin aja" ujur Indra


di pulau Citra duduk ditepi pantai sambil memainkan gitar nya


"hai bos" sapa Billy


"iya bil, bagaimana?" tanya nya


"sudah diterima bos, mbak Chelsea sangat senang" ucap Billy


"bagus kalau dia senang, besok kamu antar saya pulang" katanya

__ADS_1


"oke bos, semuanya sudah beres" ujur Billy


"terima kasih bil" ucapnya


Chelsea menutup bukanya, saat Ryan masuk ke kamar, tadi iya sedang menulis surat balasan untuk Citra.


"lagi apa sayang" tanya Ryan


"engak" jawabnya singkat


"yok turun makan malam dulu" ujur Ryan


"iya sayang, aku sudah lapar bangat ni" ujur nya sambil nyengir


mereka pun makan malam bersama, dan bertepatan dengan kedatangan Alfa yang membawa salad buah dari Korea


"ini salad nya tadi aku pesan langsung dari korea" katanya seketika membuat semua bengong


"kapan kamu pergi ke Korea" tanya Tania


"oh tidak, aku tidak pergi ke sana, tapi beli didekat makanan khas Korea" jawannya nyengir


"sama aja bohong fa" ujur Indra


"tadi aku sudah makan salad kak buatan Citra" ujur Chelsea


"emang Citra kesini" tanya nya


"engak" ujur Chelsea


"pasti kamu kena bohong tu, itu bukan dari Citra, kan kamu engak liat" ujur nya


"benaran kok ada surat nya" kata Chelsea lagi


"itu akal akalan mereka aja supaya kamu mau makan" ujur nya


"udah deh kak, engak usah banyak tanya yang penting salad nya enak, siapa saja yang buat tidak masalah" jawab Chelsea santai,


yang seketika membuat mereka saling tatap karena sudah satu minggu urusan salad belum juga usai, bahkan semua salad dari berbagai penjual sudah Ryan beli.


"hahahaha, pintar juga anak lo ngerjain kita" ujur Alfa tertawa


"ah sudah, aku ke kamar dulu" kata Alfa lagi


"makan dulu fa" kata Tania


"nanti aja ma, mau mandi dulu" ujur Alfa sambil melangkah kan kakinya menuju kamarnya.

__ADS_1


selamat membaca


jangan lupa like, vote, dan komen ya☺️


__ADS_2