Jodoh Untuk Ku

Jodoh Untuk Ku
Akhirnya sah


__ADS_3

Happy Reading


setelah acara lamaran semalam, Citra terbangun jam dua pagi, iya duduk di ranjangnya sambil melamun, tiba-tiba air matanya mengalir dengan sendirinya, iya kembali mengingat kehidupan nya enam tahun yang lalu. Dimana iya di bully teman-teman dan dihina sebagai anak yang tak di anggap, sehingga iya pun berpikir bahwa hidupnya tidak ada artinya yang membuatnya lari dari keluarganya dan memilih tinggal sendiri.


Untung saja itu ada Angel dan keluarga nya yang menjadi tempat untuk nya mengadu nasib, hampir satu lamanya Citra mengurung diri di rumah nya iya hanya keluar saat sekolah dan pergi ke butik untuk membantu ibu Angel dan Angel hanya selama satu jam saja, setelah itu iya pun tidak keluar dari rumah mewahnya jika tidak di datangi ke rumah nya.


Ibu Angel sempat ingin Citra tinggal dirumahnya, namun Citra justru menangis dan tidak mau keluar dari kamarnya, sehingga mereka membiarka nya untuk tinggal sendiri.


Dua tahun Citra hidup dengan kesediha nya dan berusaha untuk bangkit dari apa yang iya alami, orang tua berpisah disaat hari ulang tahunnya dan setelah itu Ryan menghianatinya belum sampai satu bulan ayah menikah iya sudah di usir dari rumah.


Dan hari ini, mungkin beberapa jam lagi iya akan menjadi seorang istri, dan iya pun tidak sendiri lagi, namun apakah iya bisa mencintai laki-laki itu, dan apakah laki-laki itu akan setia karena sejujurnya Citra benci penghianatan.


"ayah Citra rindu, maaf kan Citra ya yah Citra sudah jadi anak pembangkang, Citra hari ini mau nikah yah, ayah restuin Citra ya, seharusnya ayah dan bunda hadir di hari pernikahan Citra" pesan Citra kepada ayah nya


pagi itu pria paruh baya itu pun terbangun dari tidurnya setelah mendengar notifikasi pesan dari ponselnya. Iya membaca pesan itu dan tersenyum.


"ada saja jaman sekarang pakai ngirim yang engak penting, mana ada Citra mau mengirim pesan seperti ini, jangan kan nikah pulang aja engak mau, apalagi minta restu" gumam nya sambil mengeleng


"ada apa yah" tanya Tania dengan suara khas bangun tidur


"ini ada orang ngirim pesan bilang dia Citra katanya mau nikah hari ini" kata nya sambil membalas pesan


"ayah percaya" tanya Tania kepikiran


"engak lah berapa hari lalu kita juga dapat pesan seperti itu, kamu belum lama juga pernah dapat tapi mana Gema datang bilang iya belum pernah nikah" kata nya mengingatkan Tania


"iya sih yah jaman sekarang banyak orang ngirim pesan yang begituan" jawab Tania kemudian setelah tadi iya mengira bahwa itu benaran Citra.


"iya Citra sayang, sayang silahkan saja kalau kamu mau menikah, ayah restuin kamu, maaf ayah tidak bisa datang" iya membalas pesan Citra

__ADS_1


Citra pun membaca pesan dari ayah nya, iya pun merasa lega karena ayah nya merestui nya, walau iya masih saja kecewa karena ayah nya masih saja memikirkan perkerjaan.


"terima kasih yah, semoga ayah sehat selalu" Citra membalas.


Indra sempat termenung iya pun akhirnya tetap di pemikira nya, karena beberapa kali iya di bohongi melewati pesan mengenai anak nya itu.


"jadilah istri yang baik untuk suami mu, kenalkan iya pada ayah nanti" iya membalas pesan nomor yang tidak iya kenal.


"iya yah nanti Citra kenalkan" balas Citra singkat.


Citra pun beranjak ke kamar mandi setelah iya mengirim pesan untuk ayahnya ada ayah nya merestui nya. iya pun berendam dalam bathub, mata nya pun tidak bisa tidur lagi. Setelah selesai membersihkan diri citra menuju lemari untuk mengambil baju nya, belum sempat iya mengenakan bajunya tiba-tiba pintu nya di ketuk, dan wanita muncul sambil tersenyum."


"hai tante" sapa Citra setelah mengetahui siapa yang mengetuk pintu kamarnya.


"kamu sudah mandi, baru saja tante mau bangunin kamu" kata Zahra yang sudah melihat Citra sudah mandi


"ya udah, kalau begitu tante panggilkan penghias untuk langsung saja ke kamar kamu" kata Zahra memberi tahu Citra bahwa team penghias sudah datang


"oh iya tante" jawab nya singkat


Citra pun mulai didandani, dan di aula hotel tempat iya akan mengucapkan janji suci sudah selesai di tata dan dekorasi.


pernikahan Citra dan Zio sebentar lagi akan dimulai, Zio pun sudah berdiri di tempat pelaminan menunggu kedatangan Citra, dan para tamu undangan pun sudah mulai datang untuk menjadi saksi pernikahan mereka, pernikahan itu memang pernikahan yang tertutup hanya orang tertentu yang mereka undang.


Citra pun datang dengan di dampingi oleh Alfa kakaknya iya terlihat begitu cantik Zio pun melihat ke arah nya setelah melihat para undangan bangkit berdiri untuk menyambut kedatang Citra.


Zio mengulurkan tangan nya dan Citra pun menyambutnya, mereka pun menghadap ke arah pendeta yang akan menikahkan nya, Setelah mengikuti setiap yang di katakan pendeta Zio dan Citra pun mengucapkan janji sucinya dihadapan keluarganya dan para tamu yang hadir.


Setelah selesai mengucapkan janji suci Zio menyematkan cincin dijari manis Citra dan begitu pun dengan Citra. setelah selesai dengan pernikaha nya, sorenya mereka mengadakan resepsi pernikahan mereka dan mengundang beberapa orang rekan bisnis keluarga Wijaya.

__ADS_1


Citra sudah nampak sangat lelah karena dari tadi iya hanya berkeliling menyapa para tamu nya iya merasa kakinya sudah tidak berpijak lagi.


"apa kamu lelah ci" tanya Zio yang sudah melihat Citra kelelahan


"iya, aku lelah sekali, kaki ku sangat pegal" kata nya lesu


"kita ke kamar saja, biar nanti ayah dan ibu saja yang menyambut mereka" kata Zio sambil menggengam tangan Citra


Mereka pun pamit ke kamar mereka, Citra pin langsung ke kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah selesai iya beranjak ke tempat tidur dan langsung memejamkan matanya, tanpa memperdulikan Zio lagi. Begitu pun dengan Zio setelah mandi iya pun menyusul Citra ke tempat tidur.


Mereka pun terlelap sampai Citra terbangun saat iya merasa tubuh nya terasa berat, iya pun membuka matanya iya melihat tangan Zio melingkar di perutnya, seketika iya ingin menurunkan tangan Zio tapi Zio malah mengeratkan tangan nya, Citra pun pasrah dan malah memdekat kan diri kedalam pelukan Zio. Iya pun melanjutkan tidurnya.


...****************...


Di dalam kamar kedua pasangan suami istri tengah asik menghabiskan malam panas mereka, dan berbeda dengan pasangan pengantin baru mereka malah asik di dunia mimpi.


"huh sayang apakah kamu capek" tanya Ryan sambil menghujani Chelsea dengan ciuman nya.


"iya sayang aku sangat capek, sudah hampir pagi" kata nya sambil mengatur nafas setelah tadi iya mereka bertempur habis habisan.


"ya udah tidur gih" kata Ryan sambil tersenyum.


"ehmm" gumam Chelsea dengan matanya terpejam.


keduanya pun tertidur dengan selimut yang menutupi tubuh polosnya.


**like, vote, dan komen ya


terima kasih😊**

__ADS_1


__ADS_2