Jodoh Untuk Ku

Jodoh Untuk Ku
Di kerjain Citra


__ADS_3

...Happy Reading...


Di mobil, Zio melihat ke arah istrinya yang tersenyum bahagia, hingga Citra meminta berhenti di sebuah toko obat.


"kok berhenti di sini sayang, kamu sakit?" tanya Zio.


"tidak, ada titipan Vito yang harus aku beli" sahut Citra.


Citra pun keluar dari mobil dan berjalan masuk ke toko obat. setelah membeli apa yang dia cari Citra pun kembali ke mobil.


"bil, nanti berikan ini pada Vito ya, jangan sampai Vina tau" ujur Citra.


"baik bos" sahut Billy.


"apa sih itu?" tanya Zio penasaran.


"obat perangsang" sahut Citra.


"kamu mau ngerjain Vina?" tanya Zio menyelidik.


"iya, biar cepat kasi adik buat Al" kata Citra senyum.


"kamu ya" ujur Zio.


Citra pun chat pada Vito mengenai obat itu, dan dia juga meminta Vito untuk mengambil obat itu tanpa pengetahuan Vina.


sampai di rumah Citra langsung masuk ke kamar dan Zio pun langsung ke kantor di antar Billy yang sekalian akan kembali ke pulau.


"udah pulang?, dari mana saja si?" tanya Chelsea.


"dari villa kak, liburan sejenak, melepas penat" sahut Citra duduk di ranjangnya


"oh, udah makan?" tanya Chelsea.


"udah, tapi lapar lagi" sahut Citra senyum


"ya udah kita makan ya, kakak nunggu kamu dari tadi" kata Chelsea mengajak Citra.


"oke, kita turun sekarang" sahut Citra mengandeng kakaknya.


...****************...


Billy pun sudah sampai di pulau, dan Vito sudah menunggu bodyguard Citra itu datang, dia tidak sabar lagi untuk bercinta dengan istrinya meski masih siang bolong.


"ini pak obatnya, selamat bersenang senang, jangan terlalu banyak pak, pakainya" kata Billy senyum.


"terima kasih" sahut Vito pergi.


sampai di villa, Vito minta pada pengasuh anaknya untuk mengajak Al bermain dan tidak menganggu dia yang ingin berdua dengan istrinya.


Vito berjalan ke dapur dan membuatkan minuman jus mangga pada Vina, tidak lupa dia menaruh obat perangsang pada minuman itu, setelah selesai dia minta pelayan untuk mengantarkan ke kamar.


Vina yang lagi sibuk di depan laptop nya pun beranjak dari tempat duduknya untuk membuka pintu.

__ADS_1


"maaf non, ini jus mangga kesukaan non" ujur pelayan.


"iya, terima kasih bik" sahut Vina menerima minuman itu.


Vina kembali duduk di depan laptop, dan meminum jus itu, sedangkan Vito dia lagi sedang asik nonton, sambil menunggu istrinya mencari nya.


tidak lama kemudian Vina merasakan panas di tubuhnya, sehingga dia menghidupkan semua AC, namun rasa itu sangat menyiksa, hingga ia menelpon suaminya minta untuk ke kamar.


"ada apa sayang?" tanya Vito pura-pura tidak tau.


"mas, aku menginginkan kamu" ujur Vina tanpa malu.


"benarkah?, tapi aku tidak percaya" kata Vito.


"tidak mas, aku sudah tidak tahan lagi, ayo lah" ujur Vina melepaskan pakainya.


"sayang jangan" ujur Vito.


tanpa aba Vina mendorong Vito keranjang mereka, dan mulai melucuti pakaian suaminya hingga polos seperti dirinya.


ia mulai ******* bibir Vito, dan Vito sangat bahagia, akhirnya dia bisa menuntaskan hasranya selama ini dengan istrinya. Vina begitu agresif, ia bermain di tubuh kekar suaminya. karena tidak tahan lagi Vito pun membalikan tubuh mereka hingga Vina di bawahnya.


Vito pun mengikuti apa yang Vina lakukan pada nya tadi hingga Vina lemas tak berdaya.


Vito menyudahi permainan nya dan mulai ke permainan inti. Vina yang sudah terpengaruh oleh obat perangsang itu pun sangat menikmati aktivitasnya.


"maasss, aku mau pipis," ucap Vina


"keluarkan sayang" ujur Vito terus memompa tubuhnya.


"aaah, mau keluar lagi" ucap Vina.


"bersama lah sayang" kata Vito.


"aaaaakh" teriak keduanya.


Vito ambruk di atas tubuh Vina, dan mencium wajah Vina. ia pun membaringkan tubuhnya di samping Vina yang sudah terlelap karena lelah.


hari pun sudah sore Vito membuka matanya dan melihat sosok cantik yang terlelap dengan berbantalkan tangan nya.


merasa ada pergerakan Vina membuka matanya dan melihat senyum Vito di sore hari. Vina yang sadar apa yang mereka lakukan tadi menjadi sangat malu.


"kenapa sayang?" tanya Vito melihat Vina menyembunyikan wajahnya di dadanya.


"aku malu mas, kenapa kita tidak melakukanya malam saja" ujur Vina.


"iya, nanti malam lagi ya" sahut Vito.


"tidak mau, aku capek, itu lagi sakit" jawab Vina.


"mana yang sakit?" tanya Vito pura-pura tidak tau.


"itu lubang mu" sahut Vina.

__ADS_1


"maaf sayang, kalau adik ku menyakiti mu" ujur Vito mengusap wajah Vina.


"mas, siapa yang memasukan obat perangsang di minuman aku?" tanya Vina menatap Vito.


"maaf sayang, aku terpaksa melakukanya, karena kamu selalu menghindari ku, aku takut kamu menolak" kata Vito jujur.


"kalau kamu ingin kan bisa bilang mas, kenapa harus pakai cara curang" kata Vina kesal.


"itu ide Citra" sahut Vito.


"apa Citra?" tanya Vina.


"iya, dia lagi ngidam ingin mendengar ******* mu saat lagi bercinta" ujur Vito membuat Vina bangun dan menatap seluruh ruang kamar mereka.


"apa disini ada kamera mas?" tanya Vina.


"tidak ada sayang, mas hanya merekam nya saja" sahut Vito.


"bagus lah jika disini tidak ada kamere, aku tidak mau adik mu di lihat orang lain, udah kamu kirim?" tanya Vina membuat Vito senyum.


"udah" sahut Vito santai dan Vina langsung mencubit perut suaminya.


"kenapa kamu kirim mas, aku malu, kenapa ngidam nya harus aneh sih" kata Vina cemberut.


"namanya juga ngidam" sahut Vito.


kedua nya pun mandi bersama setelah lelah bertempur, dan Vito dengan setia membantu Vina mandi dan mengunakan bajunya karena bagian bawahnya masih sakit.


...****************...


di Jakarta Citra tertawa bahagia mendengar suara ******* Vina bersama dengan Zio yang sudah menengok anaknya tadi.


"sayang, bagaimana jika Vina marah?" tanya Zio.


"dia tidak akan marah mas, orang dia sangat menginginkanya" sahut Citra.


"dari mana kamu tau, kalau dia menginginkan nya?" tanya Zio.


"kemarin aku dengar, dia main sendiri dengan alat di kamar" sahut Citra.


"serius?" tanya Zio lagi.


"iya, Vina itu malu mas, mintanya sama Vito, makanya aku kerjain deh, supaya dia tidak malu minta pada Vito" kata Citra membuat Zio tertawa.


"ternyata istri mas jahil juga ya" ujur Zio.


"iya dong mas, lagian siapa suruh pura-pura cuek, untung saja otak Vito bisa aku cuci" kata Citra.


"iya, itu lah Vito, yang dulu kejam, sekarang berubah setelah melihat foto copy nya" ujur Zio.


"iya mas, kalau udah berbuat salah baru bisa berubah" sahut Citra.


"semoga saja dia selalu seperti itu, dan tidak berbuat yang aneh lagi" kata Zio.

__ADS_1


"amin" sahut Citra.


Terima kasih sudah membaca


__ADS_2