
Minggu pagi Nancy datang ke rumah Indra untuk menjemput ke dua anaknya melihat gedung yang akan mereka gunakan untuk resepsi pernikahan mereka.
"ngapain pagi-pagi ke sini? tanya Indra.
"kita mau jemput Citra dan Alfa" sahut Jonas duduk di samping Indra.
"mau kemana?" tanya Indra penasaran.
"puncak, cek gedung" sahut Jonas.
"puncak, cek gedung, buat apa?" tanya Indra lagi, karena. Jonas menjawab hanya setengah setengah saja.
"buat resepsi pernikahan anak kamu lah, masa kamu tidak tau" ujur Jonas kesal dengan pertanyaan Indra.
"lagian jawabnya hanya setengah saja, orang itu kalau ditanya jawabnya yang benar jangan sebiji saja" kata Indra. yang juga kesal.
"iya maaf, mau ikut tidak, sambil liburan" ujur Jonas.
"tanya Tania sana, mau atau tidak" kata Indra.
"masa aku yang disuruh" ujur Jonas.
"masalah nya apa?, jika aku suruh kamu" tanya Indra.
"tidak sih, sekalian minta bikin kopi" kata Jonas pergi.
Indra pun kembali pada koran nya yang begitu menarik baginya. sedangkan Jonas sudah mengajak bicara Tania yang seperti orang ketakutan selingkuh.
"mau ikut tidak" ujur Jonas pada Tania karena dia belum menjawab.
"ayah gimana?" tanya Tania.
"dia mau jika kamu mau" kata Jonas.
"ya sudah aku mau" sahut Tania menyerahkan kopi pada Jonas
"oke, aku kasi tau Indra dulu" sahut Jonas pergi ke ruang keluarga.
Citra pun sudah siap dengan pakaian yang sudah rapi, ia keluar untuk menemui Zio yang sudah menunggu nya sejak tadi.
"mas ayo" ujur Citra.
"kita ikut di mobil bunda dan bapak, untuk Alfa dan Alena mereka pergi sama ibu dan ayah Alena" kata Zio pada istrinya.
"oh, aku kira kita pakai mobil sendiri" sahut Citra.
"makanya mas kasi tau kamu, Lala gimana" kata Zio.
__ADS_1
"kita turun dulu, nanti kita bahas" ujur Citra bingung.
mereka berdua pun turun dan melihat ayah dan ibu juga pasangan Chelsea Ryan, sudah siap di bawah.
"kalian juga ikut?" tanya Citra menatap semua nya.
"iya kita ikut, sambil liburan" sahut Tania.
"kita berdua gimana, kan bawa Lala" ujur Citra.
"kalian berdua ikut, Frans dan Rianti" kata Nancy.
"Lala sama siapa?" tanya Citra.
"kita" sahut Chelsea.
setelah mengatur semuanya mereka pun berangkat menuju Bogor tempat dimana resepsi pernikahan mereka akan di laksanakan.
di jalan mereka pun bertemu dengan mobil yang di bawa Alfa sedang menunggu di sebuah halte, Alfa pun melajukan mobilnya mengikuti tiga buah mobil keluarga nya menuju puncak Bogor.
sudah satu Minggu ini Alfa tinggal di rumah Samy dan satu Minggu lagi ia kan pindah ke rumah bundanya, karena itu permintaan Nancy pada Indra yang meminta salah satu anaknya tinggal bersama dengan nya.
setelah beberapa jam di jalan yang agak macet, mereka pun sampai walau waktu juga sudah hampir siang. Nancy dan Jonas sudah menyiapkan tempat istirahat dan penginapan untuk mereka.
"Jam berapa mau cek gedung nya?" tanya Zio berbaring di samping putranya.
"tidak tau, habis makan siang mungkin, kan nanti mau jalan-jalan di puncak" ujur Citra.
Nancy pun meminta kunci cadangan pada pemilik Villa tempat mereka menginap, karena dari tadi Zio dan Citra tidak juga menjawab dan telpon mereka juga tidak aktif.
pintu pun terbuka dengan semua anggota keluarga masuk ke dalam dengan wajah paniknya, mereka takut terjadi apa-apa pada Zio dan Citra.
karena lelah Cita pun terlelap dalam tidurnya sambil memberikan asi pada Zia begitu juga dengan Zio yang kurang tidur karena membantu papa nya mengurus perusahaan cabang yang di kembangkan ke Indonesia saru Minggu ini.
"ternyata mereka tidur" kata Nancy senyum.
"aku sudah takut tadi,takut terjadi apa-apa sama mereka" ujur Tania.
"capek Bu kayaknya, mana tidurnya pulas banget lagi" kata Indra menatap mereka yang tidur dengan pulas.
"gimana di bangunkan tidak?" tanya Nancy.
"biar kan saja, nanti kalian aja yang pergi ke gedung nya, biar Frans yang menyampaikan pada Citra" kata Indra.
jam dua Zio pun bangun dan menatap wajah istrinya yang lagi tertidur di sampingnya, ia pun mencuci muka dan keluar dari kamar.
"mana yang lain?" tanya Zio pada Lala.
__ADS_1
"ada di kolam renang" sahut Lala.
"oh, terima kasih kopi" kata Zio kembali ke kamar mereka.
sampai di kamar, Citra sudah duduk di ranjang sambil Menganti popok Zia yang penuh.
"penuh yang?" tanya Zio.
"iya mas" sahut Citra.
Sore nya mereka pun berjalan di sekitar puncak sambil menikmati pemandangan yang begitu indah.
"ada kolam yang, renang yok" ajak Zio saat melihat kolam renang di sana.
"iya, ajak Zia juga" kata Citra.
mereka pun berenang setelah lelah mengelilingi tempat sekitar Villa. Zia pun tampak senang bermain dengan air yang agak panas, tangan mungil nya itu pun menepuk nepuk air hingga kena wajah.
Citra pun tertawa saat melihat wajah lucu Zia saat terkena air hasil perbuatannya.
"lucu sayang, ekspresi wajah nya saat terkena picikkan air" kata Citra tertawa.
"iya, lucu ganteng nya aku" sahut Zio mencium perut Zia hingga Bayi itu pun. tertawa.
Zio pun mengajak Zia berenang, tidak ada dinginnya di wajah Zia ia sangat senang bermain bersama mami dan papi nya.
rombongan yang lain pun sampai di kolam tempat Citra dan Zio mengajak bermain Zia. Alfa pun ikut turun ke kolam dan mengambil keponakanya dari Zio.
setelah Zia bersama Alfa, Citra dan Zio malah asik pacaran di sudut kolam renang, hingga berkali-kali mereka berciuman mesra Tampa malu di lihat oleh orang tuanya.
"pacaran jangan di depan orang banyak" teriak Rama.
"iri bilang bos" sahut Zio.
"jomblo ya begitu" sambung Citra.
"dasar kalian, nanti aku tidak akan mau memberi uang jajan lagi" kata Rama yang kadang suka di minta uang oleh Citra saat ia kuliah.
"kan masih ada mas ganteng ini, yang bakal kasi aku uang jajan lagi" kata Citra dan kembali menyatukan bibir mereka.
"jangan di lihat entar pengen lagi" kata Chelsea menutup mata Rama.
"kamu ya" kata Rama menjewer telinga Chelsea.
"jangan sakiti istrinya ku" ujur Ryan pada Rama dan mengusap telinga Chelsea, setelah itu ia pun mencium bibir istrinya hingga kedua pasangan itu pun lupa mereka ada dimana.
sedangkan keenam orang tua mereka hanya menatap sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku anak mereka.
__ADS_1
sedangkan mereka yang belum menikah hanya menatap pasangan itu sambil menghayal jika nanti mereka sudah menikah pasti seperti mereka ini..
Happy reading