
Pagi itu di kamar nya Alena, termenung menatap langit-langit kamar nya, ia kembali ingat pada kenangan nya dengan Romi dan semua janji manis laki-laki itu, tapi janji hanya lah janji, yang ia rasakan sekarang bukan lah ke bahagian melainkan sakit hati.
sekarang masalah baru datang lagi, dimana ia harus segera mengambil keputusan yang begitu sulit baginya, niat Alfa untuk menikahinya tidak main-main, namun trauma nya akan cinta membuat Alena tidak mau kembali pada hal itu lagi.
dering telepon nya membuat lamunan nya buyar, Alena pun mengangkat telpon dari bos nya dan sahabat nya itu.
("ada apa ci?") tanya Alena malas.
("kamu dimana?") tanya Citra.
("di rumah") sahut Alena.
("Al, ada niat kerja tidak sih?") tanya Citra jengkel.
("iya, ada apa?") tanya Alena lagi.
("ada masalah dengan restoran, masa kamu tidak tau sih, mikirin apa sih kamu?)tanya Citra.
(" iya, gue ke sana sekarang") sahut Alena malas.
dengan langkah gontai ia berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Di Jakarta Alfa pulang ke rumah ayah nya dengan wajah yang begitu senang, ia masuk dan berjalan menuju kamar adiknya.
Citra yang sedang memeriksa laporan keuangan restoran nya di Bali pun kaget saat Alfa mendorong pintu kamar dengan sekuat tenaga.
"mas, bisa pelan tidak buka pintunya, gimana jika pintunya lepas" ujur Citra pada kakaknya.
"maaf mas lagi senang" sahut Alfa tanpa salah.
"senang, pergi sana, aku lagi kerja" usir Citra.
Alfa langsung duduk dan menatap wajah adik nya yang terlihat kesal itu.
"dek, mas minta alamat rumah Alena dong" ujur Alfa kemudian.
"buat apa?" tanya Citra tanpa menatap wajah kakaknya.
"mas mau melamar dia secara resmi" sahut Alfa.
"apa, mas mau melamar Alena?" tanya Citra kaget.
"iya, kenapa?" tanya Alfa pada adiknya.
"tidak, sejak kapan mas menyukainya?" tanya Citra.
"sejak pertama mas melihatnya" sahut Alfa.
__ADS_1
"oh" sahut Citra kembali pada ponsel nya.
"dek, mas minta alamatnya nya dong, semalam mas sama bapak udah kerumahnya, dan ini mas mau mau ke Bali menemui nya, dan Minggu depan kita ke sana buat melamar dia" kata Alfa.
"mas serius?, tidak bohong kan?" tanya Citra lagi.
"tidak ci, mas cinta pada nya" sahut Alfa pada adiknya.
"tapi maaf mas, aku tidak bisa memberikan alamat Alena pada siapa pun, termasuk orang tuanya" sahut Citra pada kakaknya.
"kenapa, kamu tidak setuju mas menikahi sahabat kamu itu?" tanya Alfa menatap wajah adik nya.
"setuju kok mas, asal mas bisa jaga Alena, dan tidak menyakiti nya, jika sampai itu terjadi aku yang akan membuat Alena semakin jauh, tapi aku punya janji pada nya, untuk tidak memberi tau siapa pun dimana alamat nya" kata Citra.
"dek, mas mohon bantu mas, mas janji deh, akan kabulkan apa yang kamu mau" kata Alfa mulai merayu.
"tidak bisa" sahut Citra beranjak dari tempat duduknya.
"kalau begitu, mas beli kan kamu mobil mau" ujur Alfa masih merayu adiknya
"maaf mas, jika mas cinta pada Alena, mas berusahalah sendiri cari alamatnya" sahut Citra.
"setia banget sih kamu sama itu janji" kata Alfa kesal.
"iya mas, aku tidak mau seperti Romi" sahut Citra.
Alfa pergi dari kamar adiknya dengan hati yang kesal karena Citra merupakan orang yang sulit untuk di rayu dan tidak mudah baginya untuk mengingkari janji pada orang lain.
"ngapain kesini lagi, mau bujuk aku supaya mau kasi alamat tempat tinggal Alena" ujur Citra pada kakaknya.
"tidak, mas hanya ingin ngeteh bersama kamu" sahut Alfa duduk di sofa kamar Citra.
Citra pun tidak curiga sama sekali pada kakaknya itu, ia pun meminum teh manis buatan Alfa memakan cemilan yang dibawa oleh Alfa.
tidak lama mata Citra pun mulai mengantuk ia pun memejamkan mata di samping Alfa, Alfa yang sedang asik nonton drama di televisi itu pun kaget saat adik nya jatuh di pangkuannya.
senyuman Alfa pun terpancar di wajah nya, dengan hati-hati ia mengangkat tubuh Citra dan memindahkan nya ke ranjang. Alfa mulai mengotak Atik ponsel milik Citra untuk mencari alamat tempat Alena tinggal sekarang di Bali.
Setelah lima belas menit memainkan ponsel adiknya ia pun berhasil menemukan alamat itu dari chatting Alena dan Citra waktu pertama kali Citra memberitahu Alena dimana dia tinggal.
karena saking senangnya Alfa pun merebahkan tubuhnya di samping adiknya yang tertidur sangat pulas karena efek dari obat yang ia berikan tadi.
sore itu Nancy dan Jonas pun datang kerumahnya Indra untuk membicarakan masalah Alfa yang ingin melamar Alena sahabat adiknya sendiri.
"Citra mana Tan?" tanya Nancy pada Tania.
"ada di kamar nya, tidur mungkin" sahut Tania yang lagi sedang mengendong Zia.
__ADS_1
"aku ke kamar Citra dulu ya mas" kata Nancy pada Jonas suaminya.
"iya, mas tunggu di belakang mau liat ikan" sahut Jonas pergi ke belakang rumah Indra, karena dia merasa tidak enak berduaan dengan Tania sendirian.
sampai di kamar Nancy menatap kedua anak nya yang lagi tidur dengan berhadapan di kamar Citra.
"tumben tidur bareng" ujur Nancy mendekat pada mereka.
karena keduanya tidur sangat nyenyak,. Nancy pun memutuskan untuk kembali ke bawah dan bermain bersama cucunya nya yang tampan itu.
"lagi ngapain si Citra?" tanya Tania pada Nancy.
"tidur sama Alfa" sahut Nancy.
"pantas saja, Alfa tidak ada di kamar nya". sahut Tania.
"iya" ujur Nancy.
tidak lama Indra pun datang dari kantor nya dan langsung bergabung dengan Jonas di belakang sambil menikmati secangkir kopi.
Nancy pun bicara pada mantan suaminya setelah minta ijin pada Tania.
"ada apa nan?" tanya Indra menatap ke arah kolam
"mas, semalam Alfa dan mas Jonas pergi ke rumah Alena untuk mengutarakan niatnya melamar Alena" kata Nancy.
"melamar, kenapa dia tidak bilang pada ku" kata Indra.
"dia takut pada mu mas" sahut Nancy.
"terus" kata Indra.
"bagaimana dengan kamu, apa kamu merestui nya atau tidak" ujur Nancy.
"terserah dia saja, jika itu pilihan nya itu juga pilihan ku" sahut Indra.
"tapi Alfa minta kita berdua yang menemaninya dari lamaran sampai menikah nanti, dan ia mau lamarannya Minggu depan" kata Nancy.
"tidak masalah bagi ku, aku siap" sahut Indra.
"bagaimana dengan Tania?" tanya Nancy takut
"dia tidak keberatan kok, nanti aku yang bicara, bagaimana pun Alfa buah cinta kita" kata Indra.
"iya mas" sahut Nancy.
**Happy reading guys
__ADS_1
maaf baru update sekarang, banyak kerjaan.
Like vote dan komen ya terima kasih dukungnya**