Jodohku Seorang Presdir

Jodohku Seorang Presdir
Menikmati kebahagiaan


__ADS_3

Syifa menatap Arka yg lagi main wahana kuda bersama anak anak nya Syifa hanya berdiri menatap Arka yg tertawa menatap mereka ingatan Syifa melintas pertama kali dia menikah dengan Arka betapa sulit nya menggapai hati Arka betapa sulit nya bahagia bersama Arka tapi karna doa dan kesabaran Syifa bisa bahagia sekarang ini karna tekat dan cinta nya Syifa bisa merasa sangat bahagia bertahan dengan Arka meski sakit itu adalah pilihan yg tepat meski awal nya dia sangat menderita tapi itu semua telah berlalu kini dia menikmati kebahagiaan yg dia peroleh dari kesabaran nya menanti hari bahagia . Tidak lah muda menjadi istri Presdir banyak sekali cobaan yg Syifa lalui tapi karna Syifa ingin hidup bersama Arka dia bisa melalui masa sulit bersama Arka


"Bunda ayo ikut"panggil Nur dengan semangat


"Ngak bunda ngak mau bunda takut jatuh"ucap Syifa tersenyum pelengkap kebahagiaan nya adalah mempunyai 2 buah hati yg melengkapi kebahagiaan mereka sekarang ini


"Bunda ngak seru tuh Arysif main sama ayah masak Nur sendiri"ujar Nur meracuk


"Ayo lah bun si manja telah ngambek"ujar Arka terkekeh


"Hhmm seperti nya manja ku dulu menurun pada Nur dia sangat manja"gumam Syifa lalu mendekati mereka


"Bunda naik ya"ujar Syifa lalu duduk di belakang Nur memeluk Nur


"Siap"ujar Arka tersenyum memeluk Arsyif dengan erat


"Siap"ujar mereka semua lalu wahana itu berputar


"Ayah ini tidak seru bagaimana kita main balap mobil ayah sama Arysif dan bunda sama kak Nur"ujar Arysif


"Nur setuju"seru Nur kegirangan


"Baik lah kita cari tempat"ujar Arka tersenyum lalu turun bersama Syifa


"Ayo"ujar Arka mengandeng Arysif begitu pun Nur mengengam tangan Syifa mereka menuju tempat bermain lain nya.Arka menemukan balap mobil nya dia segera menyewa tempat itu tidak butuh lama Arka bisa mendapatkan tempat itu bagi seorang Arka Karten mencari tempat seperti itu sangat lah gampang apa lagi untuk kebahagiaan anak dan istri nya


"Naik nya yg pelan"ujar Syifa membantu Nur masuk ke dalam mobil kecil itu setelah itu Syifa ikut masuk begitu pun dengan Arka dan Arsyif


"Siap"ujar Arka mengambil ancang-ancang


"Tentu siap"ujar semua lalu mereka melaju kan mobil nya saling menabrak satu sama lain Nur dan Arysif kegirangan main bersama orang tua mereka apa lagi jarang sekali mereka menghabiskan waktu bersama seperti sekarang ini tawa lepas dan kebahagiaan terpancar di wajah keluarga Syifa dan Arka yg menikmati hari libur nya


###


"Apa kamu sangat bahagia"tanya Arka masuk mobil menoleh anak anak mereka tertidur karna lelah nya bermain


"Sangat mas terimakasih memberi kebahagiaan tiada tara ini"ujar Syifa tersenyum


"Apa pun untuk kamu dan anak anak akan ku lakukan agar kalian tetap bahagia"ujar Arka tersenyum mengusap wajah Syifa

__ADS_1


"Pulang mas capek"ujar Syifa


"Baik lah karna istri ku yg minta kita akan segera pulang"ujar Arka tersenyum lalu melajukan mobilnya menuju pulang


####


Untuk merayakan kepulangan Zahra dari rumah sakit Zea mengadakan acara kecil untuk sahabat dan keluarga besar mereka apa lagi Zhara semakin membaik tentu mereka menyambut kepulangan Zhara dengan bahagia meski belum sehat seperti dulu tapi mereka bersyukur Zhara bisa melalui masa sulit nya . Mereka datang mengajak keluarga masing-masing tentu kebahagiaan itu harus di libatkan keluarga


"Mas semua mama undang"tanya Zhara yg masih memakai kursi roda Devil yg mendorong kursi roda nya


"Iya sayang "ujar Devil mencium kepala Zahra dengan lembut


"Alhamdulillah Zahra bisa sembuh"ujar Fatma tersenyum lebar


"Ini juga berkat doa kalian ma"ucap Zahra tersenyum


"Jadi kayak nostalgia ya"ujar Arka tersenyum


"Wah lihat kak suami kakak mau nostalgia sama mantannya kali"ujar Arkan


"Iya juga ya Arkan dan kebanyakan masa lalu nya itu bersama mantan nya aku jadi meragu kan cinta nya"ujar Syifa curiga


"Ngak Syifa percaya lah cinta ku hanya untuk mu"ujar Arka memeluk Syifa meletakkan dagu nya di bahu Syifa


"Ala itu hanya rayuan saja kak"ujar Arkan


"Bisa diam ngak sih nanti jatah ku ngak di beri nanti malam"kesal Arka membuat semua tersenyum


"Takut banget kayak nya jatah nya ngak di beri"kekeh Syifa memeluk lengan Arka yg di bahu nya


"Kita sangat bersyukur sampai di titik ini"ujar Maya


"Iya benar tidak mudah bagi kita sampai ke titik sekarang ini banyak perselisihan yg kita lalui tapi kita tetap teguh"ujar Fikram tersenyum


"Jadi untuk mensyukuri kebahagiaan kita ini saya akan menyumbang kan 2 milyar untuk orang membutuhkan "ujar Zea


"Jika begitu kami juga akan ikut menyumbang kan 5 milyar untuk orang yg membutuhkan"ujar Maya


"Tentu kami juga akan ikut "ujar Fikram tersenyum

__ADS_1


"Kami juga"ujar Gio tersenyum


"Bagus ini semua akan kebagian kita akan memberi kan ke seluruh tempat yg kurang mampu apa lagi dana nya tidak lah sedikit ini akan kebagian sama rata"ujar Zea senang


"Alhamdulillah jika masih ada kebaikan dari dalam diri kita aku berharap hubungan kita tetap seperti ini sampai akhir hayat kita dan tetap memberi kebaikan"ujar Zhara mengengam tangan Devil


Amiin


"Aku juga berterima kasih pada mama memilih kan aku jodoh yg tepat"ujar Arka tersenyum mencium pipi Syifa


"Bukan nya dulu nggak mau ya"sindir Arkan


"Kenapa kamu cerewet sekali sih"kesal Arka


"Ya benar yg di kata kan Arkan jika dulu kamu itu sangat menentang berjodohan ini"ujar Maya


"Iya dulu tapi sekarang udah sadar jika wanita ini emang untuk ku"ujar Arka tersenyum semakin erat memeluk Arka


"Aku juga berterimakasih pada ayah menjodohkan aku dengan mas Arka meski awal nya sangat menyakiti tapi akhirnya sangat bahagia"ujar Syifa tersenyum


"Semua kehidupan seperti itu awal menderita pasti akan ada masa kebahagiaan"ujar Fatma


"Jika begitu aku juga bersyukur pada tuan Presdir ini karna meniduri ku pada akhirnya memang kami berjodoh"ujar Zhara tersenyum


"Ya benar aku juga sangat bahagia menikah dengan orang gay"kekeh Zenap


"Apa pun yg kita alami ini semua tidak luput dari takdir yg Allah berikan "ujar Firkam tersenyum


"Iya kita harus banyak bersyukur atas ini semua"ujar Gio


"Iya benar yg pertama kadang bukan lah untuk kita pasti ada pengganti yg Allah siap kan untuk kita mungkin awal pernikahan ku sangat penuh kegagalan tapi Allah menganti kan kebahagiaan bersama pernikahan kedua aku sangat bahagia menjadi istri nya bang Gio"ujar Asma tersenyum lebar


"Wah kayaknya kebahagiaan kita udah lengkap sempurna ya"ujar Arka tersenyum menatap semua bersama keluarga


"Iya benar"ujar Zea tersenyum lebar menatap Zahra dan Devil


"Karna hari ini sangat bersejarah mari kita abadi kan untuk mengenang nya"ujar Maya


"Benar ini semua akhir dari penderita dan menyambut kebahagiaan"ujar Arka tersenyum semua tersenyum mengingat masa lalu mereka yg tidak lah muda tapi akhirnya mereka merasakan kebahagiaan yg berlipat ganda berkat kesabaran mereka

__ADS_1


__ADS_2