
"Kak Devil jelas kan apa yg kalian lihat"ucap Syifa memegang lengan Devil
"Ada sesuatu seperti biji dan dokter bilang itu benih yg akan tumbuh benar Nara sekarang sedang hamil"jelas Devil menepuk tangan Syifa
"Ini tidak mungkin"gumam Arka tidak percaya karna dia tidak sama sekali merasa berhubungan dengan Nara apa lagi dengan jarak 2 minggu atau lebih Arka tercengang dengan hasil nya Maya dan keluarga lain menatap penuh amara dengan Arka hanya keluarga Adirata yg terlihat senang
"Bagaimana sudah percaya kan jika aku benar hamil"ucap Nara tersenyum mengusap perut nya
"Kamu"ucap Arka merah padam wajah nya datar
"Harus tenang kak"bisik Arkan
"Apa kamu lupa Arka setiap malam kita melakukan nya betapa kamu menikmati nya kamu sendiri yg bilang jika Syifa tidak bisa memuaskan mu kamu ada di samping nya sekarang ini karna kamu merasa bersalah karna dia buta"ucap Nara serius
"Mas apa semua itu benar"ucap Syifa menggeleng pelan merasa tidak sanggup mendengar nya lagi
"Syifa percaya lah semua itu tidak benar dia berusaha menjebak ku"ucap Arka serius
"Nara kamu kali ini keterlaluan kamu melupakan jika aku tidak suka di tuduh"ucap Arka datar
"Masih menyangkal udah jelas dia hamil anak nya kamu"ucap Bara mengcengkram baju Arka
"Sudah dengar Arka "ucap Maya geram
Bugh
"Kamu benar buat mama mau mati"ucap Maya memukul Arka
Bugh
"Kamu mengabaikan ajaran mama"ucap Maya terus memukul Arka
"Ma aku bukan anak kecil itu bukan anak ku"ucap Arka sebal
"Belajar lah menjadi pria pertanggung jawab Arka"ucap Maya tajam
"Itu bukan anak ku"ucap Arka frutasi
"Arka kamu benar tega dengan ku kamu pria breksek sudah menikmati tubuh ku kamu malah mencampakkan aku"ucap Nara menangis Bara memeluk adik nya
"Syifa percaya lah pada ku"ucap Arka mendekati Syifa
"Semua itu tidak benar"ucap Arka menghapus air mata Syifa yg menetes
"Ta..pi"ucap Syifa gemetar
"Aku hanya di jebak"ucap Arka pelan sekarang tidak ada yg percaya pada nya Syifa tersadar dia harus apa sekarang dia harus berada di samping suami nya dan percaya dengan suaminya
"Iya mas aku percaya maaf aku meragu kan mas Arka"ucap Syifa memeluk Arka dengan erat Arka melingkar kan tangannya di pinggang Syifa memeluk istrinya itu dia bingung harus apa
"Aku hanya butuh itu aku janji akan membuktikan pada semua jika kali ini aku benar"ucap Arka mencium tangan Syifa
"Sudah drama nya"ujar Devil menepis tangan Arka
"Buat keputusan Arka"ucap Maya datar
"Heh Nara katakan dengan benar "kesal Arka
"Baik lah Arka kamu yg meminta"ucap Nara serius
"Malam itu kamu sangat menginginkan aku melucu semua pakaian ku dan mengatakan sangat mencintai ku sampai kita melakukan nya"jelas Nara
"Kamu benar-benar ya kamu kira aku tidak bisa berbuat kejam terhadap mu"tajam Arka datar
"Apa kamu akan membunuh ku dan anak kita"ucap Nara bersedih
"Tidak sayang"ucap Arka tersenyum mematikan
"Tapi aku akan membuat kamu menyesali membuat semua menunduh ku dan aku akan membuat kamu membayar air mata istri ku"tajam Arka
"Cukup Arka kamu emang pria bajingan mengancam adik ku padahal itu semua anak kamu"ujar Bara geram Arka berusaha tenang dia harus berfikir bukan banyak bicara saat ini
"Arka kamu sudah tau kan apa yg harus kamu lakukan"ucap Maya serius
"Aku ini sudah beristri ma aku mana bisa adil membagi cinta ku dulu saat aku mencintai Nara apa pernah aku baik pada Syifa tidak ma karna aku tidak bisa membagi perasaan ku sama seperti sekarang saat aku menerima Syifa aku tidak bisa menghadirkan wanita lain di dalam pernikahan ku"ucap Arka
"Kamu sangat bersalah kan Arka pada Syifa"ucap Fikram serius
"Semua itu tidak benar ayah"ucap Arka
"Sekarang ayah akan mengatakan hal yg penting jika kamu sudah kehilangan kesempatan bersama Syifa"tegas Fikram
__ADS_1
"Ayah fikir aku tidak bisa berbuat nekat aku menghormati ayah karna ayah mertua ku aku memberi kan Syifa bukan melepaskan nya dia istriku ayah atau yg lain tidak berhak mengambil nya dari ku"ucap Arka serius
"Maya aku kira Arka harus tau kebenaran Syifa sekarang"ucap Fikram menatap Maya
"Kamu benar Fikram sudah cukup ini semua aku juga merasa Arka memang tidak pantas untuk Syifa"ucap Maya serius
"Maksud kalian"ucap Arka binggun
"Kamu lihat Syifa"ujar Fikram menunjuk Syifa yg memeluk lengan Devil
"Dia buta selama nya kan akibat kecelakaan itu"ucap Fikram serius Arka masih menunggu ucapan Fikram
"Sebenarnya yg terjadi adalah Syifa hanya buta kami sengaja mengatakan pada mu jika mata nya tidak bisa sembuh lagi nyata nya tidak dia bisa melihat lagi dengan cara operasi mata"jelas Fikram membuat Arka tercengang begitu pun yg lain
Flashback
Saat dokter bicara pada keluarga tentang keadaan Syifa di sana ada Arkan ,Devil Fikram Maya dan Fatma mereka ingin tau keadaan Syifa yg sesungguhnya dokter itu menjelaskan bagian tubuh Syifa yg terluka tidak ada yg serius kecuali bagian kepala dam mata itu pun tidak harus di khawatir kan keadaan nya
"Apa anak saya baik baik saja dok"tanya Fatma cemas
"Kami akan mengeluarkan peluru itu semampu akan ada dokter spesialis saraf nanti yg membantu soal mata nona Syifa"jelas nya terpotong
"Kenapa dengan mata menantu saya dok"ucap Maya
"Mata nona Syifa terkena serpihan kaca nyonya membuat dia buta tapi jangan khawatir pihak rumah sakit sudah menyediakan donor mata dan Alhamdulillah ada yg cocok"ucap nya
"Tidak"ucap Fikram serius
"Saya mau dokter jangan mengoperasi mata anak saya"ucap Fikram tiba-tiba
"Apa yg ayah katakan Syifa sangat takut dengan gelap ayah"ucap Fatma tidak mengerti
"Ma Syifa perlu mengorbankan itu sementara waktu untuk pernikahan nya ayah ngak mau Syifa bersedih seumur hidup kehilangan semua nya"ucap Fikram
"Maksud kamu apa Fikram"ucap Maya tidak mengerti
"May kita perlu memberi Arka kesempatan lagi aku mau lihat Arka benar akan berubah dengan keadaan Syifa apa tidak aku yakin Arka akan menerima keadaan Syifa hanya itu jalan mereka biar menjadi suami istri yg sesungguhnya mereka akan semakin dekat"jelas Fikram
"Om korban kan penglihatan Syifa demi Arka itu tidak adil untuk Syifa"ucap Devil tidak setuju
"Dengar dengan Syifa buta jika Arka merasa bersalah mereka akan semakin dekat dengan Arka menerima Syifa dan menjaga nya rasa bersalah itu akan mengikuti nya kebersamaan mereka akan tumbuh rasa cinta hanya itu jalan satu satu nya"ucap Fikram
"Aku tidak mau melihat Syifa bersedih terus menerus"jelas Fikram
"Kita juga akan melakukan sebuah rencana dengan seakan menghalangi Arka bertemu dengan Syifa biar kita melihat kesungguhan Arka"ucap Fikram tersenyum
"Baik aku juga ikut setuju"ucap Fatma akhirnya menyetujui
Flashback and
"Kalian menipu ku"teriak Arka tidak terima
"Kami tidak menipu mu hanya ingin kamu menyadari kesalahan mu Arka tapi kami salah kamu tetap sama"ucap Maya
"Mama akan menyiapkan pernikahan kamu dan Nara"ucap Maya
"Ayo Syifa"ujar Devil melangkah bersama Syifa dan yg lain
"Tunggu kalian tidak bisa melakukan ini"ujar Arka mencegah
"Apa nya tidak bisa, urus anak dan istri mu itu Syifa ayah akan ajak menjalankan operasi di luar negri"ujar Fikram menghalangi Arka
"Syifa"panggil Arka tapi Syifa sudah di ajak Devil pergi
"Mama tidak bisa melakukan ini semua"kesal Arka
"Arka beban mu sudah hilang kan Syifa akan bisa melihat lagi jadi kamu bisa leluasan bersama Nara"ujar Maya serius
"Mama pikir Syifa buta karna aku itu bukan kesalahan ku apa aku yg memukul nya tidak ma itu bukan kesalahan ku aku mau kembali pada Syifa karna aku benar serius aku ingin bersama nya bukan karna dia buta tapi karna dia istriku"ucap Arka
"Sekarang mama tanya apa kamu sudah mencintai Syifa"ucap Maya serius Arka terdiam dia belum mencintai Syifa sama sekali
"Kamu masih mencintai Nara kan jika begitu bagus kamu menikah lah bersama nya hidup bahagia bersama Nara" ucap Maya lalu pergi Arka terdiam dengan apa yg terjadi
"Aghhh"teriak Arka geram lalu berbalik menghadap Nara
"Aku tidak akan pernah kembali pada mu Nara lihat aku akan membuktikan jika aku tidak bersalah setelah itu Syifa akan kembali lagi pada ku"ucap Arka lalu berlalu
"Kakak akan ada melindungi mu jangan cemas Arka tidak akan bisa menyakiti mu"ucap Bara memeluk Nara
🌙🌙🌙
__ADS_1
Arka tidak percaya yg di dengar nya hari ini terlalu banyak kejutan untuk nya meski begitu ada rasa senang di hati Arka jika Syifa bisa melihat lagi setidaknya Arka bisa marah karna merasa di bohongin masalah nya adalah bagaimana dia ingin menyelesaikan masalah nya dengan Nara dan mencari bukti jika anak itu bukan lah anak nya.Dengan bantuan Arkan akhirnya Arka bisa menemukan Devil untuk di ajak kerja sama
"Itu dia kak"ucap Arkan menunjuk Devil yg lagi bersama wanita
"Waw ikut dong"ucap Arka duduk lalu menarik wanita nya Devil
"Cih dasar ngak bisa puas dengan satu wanita"sindir Devil sinis
"Bukan nya itu kamu"ucap Arka
"Ohh Syifa kemari goda diri ku"ucap Arka lalu tertawa mengejek Devil
"Sialan"kesal Devil menendang kaki Arka lalu memberi kode untuk para wanita itu pergi mereka segera pergi
"Ngapain ke sini"ketus Devil
"Bantu aku "ucap Arka serius
"Buat apa aku bantuin pria yg memberi penderitaan untuk adik ku"ucap Devil meneguk soda nya
"Aku ngak salah aku serius meski aku tau Syifa akan bisa melihat tapi aku tetap mempertahankan nya "ujar Arka serius
"Apa aku bisa percaya jika itu bukan anak mu"ucap Devil serius
"Ya tentu aku serius kali ini untuk apa aku berbohong jika itu anak ku sudah pasti aku menikahi nya apa lagi dia wanita yg aku cinta cuman masalah nya itu bukan anak ku mana sudih aku membesar yg bukan hasil kerja keras ku"jelas Arka
"Oke baik aku akan membantu mu"ucap Devil serius
"Tapi aku tidak suka jika di bohongin"ujar Devil lagi
"Ya tentu"ucap Arka serius
"Usia kandungan Nara 2 minggu berarti dalam jangka waktu itu ada yg tidur bersama nya karna aku tidak merasa menidurinya setelah aku memutuskan bersama Syifa"ucap Arka
"Jika kamu melakukan nya sebelum memutuskan bersama Syifa bagaimana"ucap Devil serius
"Menurut ilmu kedokteran gen kita yg harus menyebar ke rahim baru akan membuat kehamilan pada wanita memang pernah aku pernah melakukan nya tapi tidak sampai menyebar kan gen karna saat itu saat tubuh kami menyatu saat menyadari dia pernah di tiduri pria lain aku menyudahi nya dan itu juga sudah lama jika pun karna itu Nara hamil mungkin usia kehamilan nya 2 bulan atau 3 bulan"jelas Arka
"Berarti antara kecelakaan itu terjadi Nara melakukan nya tapi siapa orang nya sedangkan Nara sangat mencintai kak Arka"ucap Arkan binggun
"Ehh tapi tunggu jika itu anak nya John bagaimana bukan kah hanya dia pria yg mampu membuat Nara berpaling sampai hamil beberapa kali"ucap Arkan mengingat
"Ya kamu benar kita harus mencari bukti itu"ucap Arka
"Aku ingat saat itu aku pernah kayak mencium aroma tubuh pria saat ingin menjemput Nara tapi di mana aku lupa tempat nya"ucap Arka mengingat
"Kejadian nya sudah lama apa bisa kita menemukan bukti nya"ucap Devil ragu
"Tentu saja bisa "ucap Arka sangat yakin
"Jika begitu kamu ingat dulu tempat nya di mana biar kita mulai penyelidikan nya jangan lama jika tidak pernikahan itu terjadi"ujar Devil serius
"Pernikahan itu tidak akan terjadi jika pun kita belum punya bukti aku akan melakukan sesuatu"ujar Arka serius
"Oke aku akan berusaha percaya"ucap Devil serius
"Tapi bantu aku lagi untuk ketemu Syifa"ujar Arka tersenyum
"Itu yg sulit bodoh jika dulu aku bisa karna itu rencana om Fikram juga tapi kali ini berbeda Syifa benar di jaga sangat ketat"ucap Devil sinis
"Pokoknya aku harus bicara pada Syifa"ucap Arka ngotot
"Bagaimana kita melakukan rencana saja"ucap Devil tersenyum
"Rencana apa ini sudah malam pasti om Fikram tidak mengizinkan"ujar Arkan
"Tenang aku punya ide"ucap Devil tersenyum mereka segera pergi untuk melancarkan rencana mereka
"Zahra"panggil paman nya
"Zahra"teriak nya Zahra yg sudah tertidur mendengar nya segera bergegas memakai jilbab nya
"Ya paman"ucap Zahra buru buru keluar dan dia terkejut melihat Arka dan paman nya memegang uang yg banyak
"Tuan Arka"ucap Zahra mengucek mata nya
"Ayo ikut dengan saya"ujar Arka berdiri
"Ini sudah malam tuan anda mau membawa saya ke mana"ujar Zahra bingung
"Ikut saja tuan Arka sudah memberi banyak uang"ucap nya bahagia lalu mendorong Zahra tidak peduli dengan Zahra
__ADS_1
"Nanti saya jelaskan"ucap Arka mereka segera keluar dan masuk ke mobil yg ternyata sudah ada Arkan dan Devil membuat Zahra makin bingung apa yg terjadi