Jodohku Seorang Presdir

Jodohku Seorang Presdir
Marah istri nya mencintai pria lain


__ADS_3

"Alah ngak usah ngeles deh bilang aja perasaan mu masih ada untuk Bara apa lagi Bara terus mengejar mu sudah pasti hubungan kalian berlanjut"geram Arka


"Mas"ucap Syifa terpotong


"Jika kamu berani kembali pada nya aku benar akan melenyapkan kalian berdua mengerti"ucap Arka dinding lalu mengambil ponselnya dan berlalu Syifa hanya menghembus kan nafasnya kasar melihat kemarahan suami nya


Arka benar kesal dengan Bara memuji istri nya tidak bisa Arka biarkan begitu aja Bara akan tidak menyerah mendapat kan Istri nya karna memang Bara masih sangat mencintai Syifa apa lagi mengira jika Syifa masih mencintai Bara entah kenapa membuat Arka ingin marah.Arka mencuci wajah nya lalu duduk di ruang kerja nya membuka laptopnya dari pada dia marah marah mending dia menyelesaikan pekerjaannya.Syifa masuk ke kamar tidak mendapatkan kehadiran suaminya sudah pasti Arka di ruang kerja lalu Syifa masuk ke kamar mandi untuk melaksanakan sholat karna dia belum sholat


🌙🌙🌙


Arka masih sibuk bekerja sampai dia tidak sadar sudah tiba makan malam tapi aneh nya kenapa Syifa tidak memanggil nya Arka menyenderkan tubuhnya ke kursi mengusap wajahnya dengan kasar membayangkan perkataan dia tadi yg mungkin menyakiti Syifa


"Huh mungkin aku salah aku akan meminta maaf"ucap Arka menghembuskan nafasnya kasar menutup laptopnya siap akan keluar Arka akan mengajak Syifa makan di luar saja mereka belum pernah melakukan itu Arka berjalan menuju kamar


Ting ting ting


Arka melihat ponselnya ada notifikasi Arka membuka nya wajahnya berubah jadi datar melihat itu dia melihat postingan Bara yg memposting foto Syifa yg lagi tidur memeluk nya dan ada caption terimakasih untuk semua nya Arka mengepalkan tangannya mata nya mulai dipenuhi amara


Brak


"Syifa"teriak Arka membuka pintu kamar dengan kasar Syifa yg berada ruang ganti segera keluar karna tadi dia ketiduran jadi dia mandi akan melakukan sholat setelah itu dia ingin memakai baju nya tapi mendengar teriakkan Arka membuat Syifa dengan cepat memakai baju tidur nya


"Iya mas kenapa"ucap Syifa dengan langkah lebar Arka memegang bahu Syifa


"Kamu benar benar berani ya"sentak Arka emosi


"Maksud mas Arka apa aku tidak mengerti"ucap Syifa


"Ngak usah bohong kamu"teriak Arka lalu menunjuk kan foto Syifa dan Nara


"Kamu masih berhubungan dengan Nara padahal kamu tau kamu itu sudah bersuami istri macam apa kamu hah"bentak Arka marah Syifa terdiam melihat postingan Bara bukan tuduhan Arka yg membuat Syifa terdiam tapi foto itu kenapa Bara memposting nya apa lagi foto lama


"Kenapa diam karna semua nya terbongkar"bentak Arka membuyar kan lamunan Syifa


"Ngak mas"ujar Syifa cepat


"Kamu benar-benar ya aku sudah berusaha baik pada mu dan aku berusaha menerima mu lalu apa yg kamu lakukan kamu malah kembali menjalin hubungan pada nya apa karna aku emang selalu menyakiti mu hah"teriak Arka mulai tidak bisa mengendalikan emosi nya


"Mas tenang dulu semua nya hanya salah paham"ucap Syifa merasakan Arka mulai emosi


"Salah paham apa"teriak Arka lalu melempar ponselnya


Brak


"Kamu"ucap Arka menunjuk Syifa tangannya terkepal ingin menonjok Syifa


"Aghhh"teriak Arka melampiaskan amara nya memukul dinding itu


"Mas dengar semua itu tidak benar Bara hanya ingin membuat mas marah itu hanya foto lama"jelas Syifa tapi karna Arka tersulut amara dia tidak menerima penjelasan Syifa


"Kamu membuat aku benar akan membunuh mu"ucap Arka mengcengkram dagu Syifa


"Mas hanya salah paham"ucap Syifa memegang tangan Arka


"Apa kamu emang mau kembali pada nya"ujar Arka dingin Syifa hanya mengeleng dengan cepat


"Kamumi hanya milik ku"ucap Arka datar lalu memegang dagu Syifa dengan kuat mencium nya dengan kasar tentu Syifa tidak menerima dia mendorong Arka pelan


"Mas hanya emosi sekarang ini coba lah mengerti perkataan ku mas semua nya hanya salah paham"ujar Syifa menjelaskan


"Ohh sekarang kamu berani menolak ku apa kamu lupa aku ini suami kamu"ucap Arka tertawa sinis

__ADS_1


"Ngak mas"ucap Syifa menunduk


"Diam"bentak Arka


"Tutup mulut mu yg tidak berguna itu"bentak Arka


"Apa kamu lupa kamu itu hanya milik ku dan kamu tidak akan pernah aku lepas apa lagi mau kembali pada kekasih sialan mu itu"bentak Arka lalu mendorong dengan kasar tubuh Syifa ke kasur tentu Syifa meringis kesakitan tapi belum sempat Syifa bereaksi Arka sudah menindihnya


"Akan ku buktikan jika kamu hanya milik ku"ucap Arka di depan wajah Syifa lalu mencium Syifa dengan kasar


"Mas hentikan"ujar Syifa merasakan bibirnya berdarah karna ciuman Arka yg kasar


"Kenapa kamu tidak suka"ujar Arka menyeringai lalu mencium Syifa lagi dengan kasar dan lebih kasar


"Mas sakit"ringis Syifa merasakan ciuman amara Arka tapi Arka tidak bergeming mengigit bibir Stifa dengan ciumannya mengigit kasar tubuh Syifa yg hanya mempu menahan sakit


####


Tubuh Arka di penuhi keringat sekarang rasanya Syifa sangat lelah dan rasanya ingin pingsan bagaimana tidak sudah terdengar azan subuh tapi Arka belum berhenti ,Arka mengecup leher Syifa membuat Syifa meringis lalu Arka berbaring di samping Syifa menyudahi nya mengatur nafasnya tidak lama nafas Arka terdengar pelan seperti nya tertidur Syifa melirik ke samping menatap Arka yg sudah tertidur


"Mas hanya salah paham aku ngak mungkin mengkhianati mas Arka"lirih Syifa mencium kening Arka lalu dengan pelan menurunkan kaki nya


"Aww sstt kenapa setiap kali mas Arka menyentuh ku terasa sakit padahal ini sudah sekian kali"gumam Syifa meringis merasa kan kepunyaan nya sakit dengan pelan Syifa ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dan sholat subuh


####


☀️☀️☀️


Syifa terbangun dia ketiduran di atas sajadah nya karna tidak bisa menahan rasa lelah sampai saat dia berzikir tidak sadar ketiduran Syifa mengucek matanya melirik ternyata Arka masih tidur Syifa berdiri melipat mukenanya dan saat itu juga Arka terbangun menatap Syifa dingin Syifa yg di tatap hanya mampu diam membisu lalu Arka berdiri dengan polos rasanya Syifa ingin berteriak melihat tubuh polos Arka dengan cepat Syifa menunduk


"M....mas"Syifa tercekat untuk bicara saat merasakan pelukan Arka


"Kalian tidak akan bisa bersama"bisik Arka datar lalu melepaskan mukenanya Syifa dan mencium langsung bibir Syifa dengan kasar Syifa rasanya ingin menolak tapi jika dia menolak Arka akan salah paham lagi dan marah marah.Arka mulai mendorong Syifa ke kasur mulai mencumbu istri nya lagi Syifa ingin menolak tubuh nya terasa lelah dan seperti nya akan sakit karna ketiduran di lantai tapi Syifa tidak bisa apa apa jika akan membuat Arka marah lagi


###


"Syifa"Arka menepuk pelan wajah Syifa yg terlihat sangat lelah


"Iya mas"ucap Syifa membuka mata nya lalu memeluk tubuh Arka yg polos


"Aku mau kerja kamu di rumah saja"ujar Arka datar menarik selimut menyelimuti tubuh Syifa yg polos Syifa tidak merespon lagi dia malah tertidur Arka mengacak rambutnya frutasi lalu melirik jam 11 siang Arka segera menuju kamar mandi untuk mandi membersihkan tubuhnya


####


Syifa membuka mata nya kepalanya rasanya berdeyut dan pusing Syifa melirik ke samping tidak ada kehadiran Arka karna sudah pasti Arka bekerja Syifa melirik jam sudah pukul satu siang Syifa dengan lemas ke kamar mandi untuk mandi dan sholat


"Aku harus menemui Bara kenapa dia melakukan ini semua"gumam Syifa saat sudah selesai sholat Syifa memakai baju nya setelah selesai bersiap Syifa menyentuh perut nya ke sangat lapar tapi Syifa mengabaikan nya


"Rindi bisa antar saya"ucap Syifa mendekati Rindi


"Baik nona"ucap Rindi patuh membukakan pintu mobil untuk Syifa


"Rindi bisa kamu cari keberadaan Bara"ujar Syifa karna dia tidak mempunyai ponsel Rindi mengeluarkan ponselnya


"Memang nya ada apa nona"tanya Rindi


"Hanya salah paham membuat mas Arka marah Bara udah berani mengumbar aurat ku ke sosial media aku tidak terima itu"ucap Syifa pelan menyender kan tubuhnya ke jog mobil


"Aku akan memarahinya berani sekali dia memposting foto lama dengan tidak memikirkan aku apa iklas aurat ku di lihat apa tidak apa lagi aku sudah mempunyai suami sampai membuat suamiku salah paham"ucap Syifa nada bicaranya tersimpan amara


"Syifa akan datang dengan sendirinya"ucap Bara tersenyum berdiri dari duduknya melihat Syifa mendekati nya dia segera mengirim pesan pada Arka mengatakan jika istri nya akan datang menemuinya

__ADS_1


"Sialan Bara karna dia aku sampai menyakiti Syifa"geram Arka menerima pesan Bara


"Benar kata Syifa foto itu foto lama kenapa aku harus terbawa amara aku harus minta maaf nanti nya telah menyakiti nya"gumam Arka pelan tapi dia gelisah jika belum tau keadaan Syifa jadi dia bertanya pada Rindi untuk mengecek keadaan Syifa


"Bara apa maksud mu memposting foto itu"kesal Syifa


"Kenapa apa yg salah sayang"ucap Bara santai


"Stop Bara"kesal Syifa


"Mau kamu ini apa sih aku benar tidak iklas kamu mengumbar aurat ku kamu membuat aku kesal dengan apa yg kamu lakukan tidak pernah kah kamu berfikir jika aku tidak iklas ada yg melihat aurat ku"omel Syifa


"Sayang kenapa kamu marah ayo duduk dulu"ujar Bara santai


"Hentikan Bara omong kosong mu ini sekarang berinkan ponsel mu"ucap Syifa kesal Bara dengan santai memberi kan ponselnya Syifa melihat nya banyak sekali foto nya yg masih Bara simpan


"Jika sekali lagi kamu memposting foto ku aku tidak segan melaporkan mu ke polisi"ketus Syifa mengosongkan album foto Bara


"Kamu pikir aku akan melepaskan mu begitu saja"ujar Bara santai


"Kamu bisa menghapus foto mu di ponsel ku nyatakan kamu tidak bisa menghilangkan nama mu di hati ku"ujar Bara tersenyum


"Kamu benar tidak sopan Bara aku ini sudah bersuami aku sudah tidak mempunyai perasaan terhadap kamu"ujar Syifa meletakkan ponsel Bara


"Sekali lagi aku melihat mu memposting foto ku aku benar akan melaporkan mu"ujar Syifa tegas ingin melangkah


"Ehh tunggu"ucap Bara menahan Syifa


"Apa sih"ketus Syifa kesal dia benar kesal dengan Bara dan mau pulang mau istirahat karna badan nya sedang tidak sehat


"Ya ya aku tau itu semua"ucap Bara tersenyum


"Aku tau kita masih saling mencintai tapi kita perlu bersabar"ucap Bara meraih tangan Syifa lalu mencium nya belum sempat Syifa bereaksi Syifa mendengar teriakkan yg tidak asing


"Syifa"teriak Arka murka Syifa menarik tangannya menoleh ke belakang


"Kamu berani bertemu pria tanpa seizin ku ho ho aku lupa kenapa kamu mau izin pada ku kamu kan mau ketemu dengan kekasih mu"ejak Arka


"Mas selah paham"lirih Syifa dia bukannya menyelesaikan masalah malah menambah masalah nya


"Tidak perlu penjelasan"ketus Arka


"Aku akan memberi mu pelajaran"ucap Arka pada Bara lalu menyeret Syifa untuk pulang


"Apa mau mu hah"teriak Arka saat mereka sampai di rumah


"Mas salah paham aku ketemu Bara hanya ingin dia menghapus semua foto ku aku tidak terima dia memposting foto yg menunjuk kan aurat ku"ucap Syifa


"Jangan bohong kalian masih saling mencintai dan kamu masih bertemu dengan nya di belakang ku"teriak Bara kepala Syifa kembali berdenyut dia jadi pusing dengan masalah nya bukan akan segera selesai tapi semakin membuat mereka bertengkar lagi


"Mas percaya lah aku tidak mungkin bohong apa lagi mengkhianati mas Arka"ucap Syifa pelan Arka tertawa getir


"Seperti nya kamu belum menyadari jika sudah punya suami "ucap Arka sinis


"Ck baik lah aku akan memberi mu sentuhan lagi"ucap Arka membuka jas nya


"M...mas mau apa"ucap Syifa bukan dia tidak ingin di sentuh Arka tapi saat ini badan nya tidak sehat dia yakin dia akan segera sakit jika melayi Arka lagi apa lagi Arka lagi marah


"Kamu takut Istri ku"ucap Arka terkekeh


"Mas ngak ngak jangan"ujar Syifa saat Arka mendekat semakin dekat

__ADS_1


Bruk


Arka mendorong Syifa dan segera menciumi istri nya itu Syifa tidak bisa melawan dia hanya mampu pasta atas apa yg di lakukan Arka pada nya jika dia memberontak Arka mungkin semakin salah paham pada nya jadi dia akan menerima semua amara yg Arka berikan pada nya bahkan melayani Arka dengan melampiaskan ke marahan nya meski Syifa merasa tidak sanggup karna badan nya sudah terasa letih sedang kan Arka karna telanjur marah karna berfikir Syifa benar menjalin hubungan dengan Bara dia menyentuh Syifa tanpa perasaan sama sekali benar menghukum istri nya itu tanpa membiarkan Syifa bisa bernafas dengan lega


__ADS_2