Jodohku Seorang Presdir

Jodohku Seorang Presdir
Kebenaran pelaku kedua


__ADS_3

"Fikram aku harap kamu mengerti keadaan nya bagaimana aku mohon biarkan mereka bersama "ucap Maya


"Baik kali ini aku akan memaafkan Arka"ucap Fikram


"Manfaat kan kesempatan ini"ucap Devil santai


"Mas Arka"ucap Syifa serius mengengam tangan Arka dia ingin kebenaran nya


"Saat mas Arka menusuk ku dan aku kabur sampai aku di tabrak bisa tidak mas Arka katakan wanita itu siapa karna aku kira wanita itu Nara itu kenapa aku tidak mengungkit itu lagi tapi mas sendiri tau jika bukan Nara teman mas Arka saat itu aku hanya ingin tau wanita itu siapa"ucap Syifa Jujur dia tidak tenang memikirkan itu semua


"Aku tidak tau"ketus Arka dia kasihan dengan Syifa jika tau wanita itu siapa


"Hei katakan sudah salah juga"ucap Devil


"Baik lah aku katakan"ucap Arka ketus


"Dulu saat aku menceritakan kekesalan ku pada teman ku soal Syifa menghina mama saat itu ada seseorang menghampiri ku dia bilang bisa membantu ku membunuh Syifa jadi aku memutuskan untuk memberi nya pelajaran dengan membunuh nya jadi aku menusuk nya dia bilang nanti saat kelihatan Syifa dia akan menabrak Syifa sampai mati dia tidak menyerah"cerita Arka


"Betela banget sih ya katakan dong orang itu siapa"ucap Devil jadi sebal


"Sabar napa wajah ku sakit banyak bicara"ketus Arka memijit wajah nya yg sakit semua menunggu cerita Arka


"Wanita itu bernama nanti aku haus"ucap Arka mengelus tenggorokan nya


"Mas Arka"ucap Syifa jadi jengkel padahal sudah menunggu ucapan nya


"Ya ya wanita itu bernama Shopi kamu puas"cibir Arka dan Syifa terdiam dia meneguk minuman Arka


"Ohh masih ada lagi pelaku nya"ucap Devil memiring kan bibirnya


"Ehm buat apa sih kak ngak ada gunanya balas dendam lagian sekarang aku udah baik baik saja"ucap Syifa terlihat santai


"Shopi kayak pernah dengar nama nya"ucap Fikram mengingat


"Teman kamu dulu ya Syifa"ucap Fatma


"Ma bisa ngak usah di bahas aku dan mas Arka mau istirahat lagian ini udah malam"ucap Syifa berdiri mengajak Arka naik ke lantai atas mereka jadi akan menutup kasus nya melihat Syifa seperti tidak mau memperpanjang masalah ini


"Aneh banget tuh anak tapi sudah lah"ucap Devil mengangkat bahu nya acuh saja lalu mereka pulang


"Aku tau kok itu teman mu dulu karna sebelum aku melakukan rencana itu aku sudah menyelidiki nya"ucap Arka saat sampai kamar


"Aku ambilin mas makan ya kata nya tadi lapar"ucap Syifa lalu pergi meski terlihat jalan Syifa tidak normal tapi Syifa tetap jalan ke dapur Arka hanya acuh saja


"Apa karna merasa cemburu Shopi tega melakukan itu pada ku kenapa meski hubungan aku dan Bara udah berakhir terasa menyakiti mendengar Shopi melakukan itu hanya gara gara seorang pria padahal aku baik pada nya"batin Syifa mengambil kan Arka makanan dan untuk nya


Setelah makan malam yg telat selesai Syifa bersiap akan tidur dan ternyata Arka sudah tidur Syifa naik ke ranjang menatap wajah Arka yg sedikit bengkak karna pukulan Devil tapi Syifa mengusap kepala Arka lalu mencium kening Arka dengan lembut


"Aku akan selalu melindungi mu mas aku tau hubungan kita ini tidak mudah tapi aku tidak akan menyerah"ucap Syifa tersenyum lalu memejamkan matanya


###


☀️☀️☀️


Syifa pagi tadi mendapat kan kabar jika tokoh sudah di buka dan resmi karna itu semua ulah Arka yg minta membuka nya jadi Syifa datang ke tokoh yg ternyata sudah ada beberapa pembeli Syifa senang melihat nya lalu Syifa melihat wajah yg tidak lagi asing siapa lagi jika bukan Gio tapi wajah ini tidak terlalu membuat Syifa sebal berbeda dengan Bara yg selalu mengusik Syifa


"Syifa tuh Gio udah lama menunggu mu"ucap Aulia menghampiri Syifa


"Kenapa menunggu ku apa ada hal yg penting"ucap Syifa mendekati Gio


"Iya"ucap Gio


"Bisa bicara berdua"ucap Gio lagi


"Jika berdua aku ngak bisa tapi jika kamu mau bicara hal yg penting mari"ucap Syifa mengajak Gio naik ke lantai atas tempat ruang nya lalu Syifa menarik tirai nya membuat kaca bening itu terbuka bisa di lihat semua orang


"Silahkan duduk"ucap Syifa duduk lalu Gio duduk


"Emm Syifa aku ingin bicara hal serius"ucap Gio


"Iya ada apa bicara saja"ucap Syifa tersenyum


"Aku tau hubungan mu dengan tuan Arka tidak lah bagus aku udah dengar cerita dari Bara soal hubungan mu dengan tuan Arka aku juga mengerti jika perempuan bersuami itu bagaimana bukan maksud ku ingin menghancurkan rumah tangga mu"ucap Gio menjeda ucapan nya


"Syifa aku mencintaimu saat pertama kita bertemu sebelum kamu menikah dengan tuan Arka"ucap Gio serius lalu meletakkan kotak merah yg ada cincin

__ADS_1


"Aku bisa melawan tuan Arka jika kamu mau menerima lamaran ku aku bisa membantu mu lepas dengan tuan Arka dan kita akan menikah"ucap Gio serius


"Apa kamu lagi membuat lelucuan"kekeh Syifa tersenyum Gio selalu ingin membuat nya tertawa dengan tingkah nya


"Aku serius Syifa "ucap Gio membuat wajah Syifa berubah


"Hah lihat ini"ucap Syifa menunjukkan cincin nikah nya


"Aku tidak bisa karna aku sudah punya suami kamu tau kan hukum nya bagaimana dengan melamar istri orang padahal kamu tau dia sudah bersuami itu hukum nya apa"ucap Syifa


"Gio setiap umat nya Allah sudah menciptakan pasangan untuk nya kamu jangan berkecil hati mungkin orang yg kamu sukai bukan jodoh mu tapi suatu saat kamu akan menemukan jodoh mu "ucap Syifa melihat wajah Gio nampak frustasi


"Apa karna kamu sudah menikah kamu menolak ku aku ingin tau perasaan mu bagaimana"ujar Gio bersedih


"Aku ingin di nikah kan orang tua ku jadi jika kamu juga menyukai ku aku bisa membuat kamu pisah dari suami kamu dan kita bisa menikah"ucap Gio lagi


"Mungkin hubungan aku dan mas Arka itu terlihat sulit tapi bagi ku menjadi bagian jiwa mas Arka adalah hal terindah tidak hanya ikatan pernikahan yg mengikatku tapi hati aku menolak mu bukan hanya aku seorang istri tapi karna aku mencintai mas Arka "ucap Syifa tersenyum


"Aku hanya menganggap mu seorang teman tidak lebih jika kamu melebihkan perasaan mu terhadap ku itu urusanmu dan sebaiknya cepat lupa kan perasaan mu karna itu bisa menjadi dosa untuk mu tidak hanya aku wanita terbaik yg pernah kamu kenal dengan kamu mengenal banyak orang kamu akan banyak tau banyak yg lebih baik dari pada aku seperti orang bilang di atas langit masih ada langit setiap orang baik masih ada banyak orang yg lebih baik "ucap Syifa


"Baik lah maafkan aku Syifa tapi maaf jangan paksa aku melupakan mu meski aku tau mencintaimu adalah hal kesalahan nama mu tetap terukir di hati ku"ucap Gio lalu mengambil cincin itu dan pergi Syifa hanya menatap tidak percaya dengan ucapan Gio tadi kali ini ujian nya semakin sulit Syifa berdoa dia akan bisa melewati ujian cinta nya kali ini


Arka di telpon Nara mengajaknya ke temuan di sebuah bar karna itu mereka akan lepas dari sorotan kamera Arka masuk ke bar itu melihat banyak orang lalu Arka melihat Nara yg minum Arka hanya santai lalu duduk


Cup


"Aku tau kamu akan datang"bisik Nara setelah mencium pipi Arka


"Mau apa"ucap Arka santai menegang kan minuman itu


"Aku mau membicarakan hubungan kita lagi"ucap Nara serius Arka memijit pangkal hidung nya


"Nara aku mengerti keinginan mu tapi Nara kita tidak bisa menyakiti Syifa dia hanya korban mama ku yg memaksa nya ada di hubungan kita ini"ujar Arka


"Kamu ngak mau nikah sama aku"kesal Nara


"Bukan ngak mau bahkan itu udah keinginan aku sejak dulu tapi aku butuh waktu memikirkan bagaimana Syifa bisa lepas dari ku karna aku ngak mau lagi menyakitinya aku udah menyakiti fisiknya aku ngak mau menyakiti batin nya lagi"jelas Arka


"Buktikan Arka dengan kamu mengulur waktu setiap waktu aku mengira kamu hanya ingin mempermainkan aku saja"ucap Nara sinis


"Kamu yg selalu membuat aku kesal Arka"bentak Nara kesal


"Jangan berteriak ya mungkin aku terima kamu berteriak pada ku jika kita hanya berdua ini banyak orang"ucap Arka sebal


"Baik lah jika begitu"ucap Nara tersenyum mendekati Arka lalu duduk di pangkuan Arka


"Aku merindukan mu"ucap Nara mengalungkan tangannya di leher Arka lalu mencium bibir Arka


"Ck seperti nya Syifa masih marah dia ngak mau angkat telpon ku"kesal Devil menatap ponselnya


"Baik lah ini waktunya istirahat aku yakin tokoh nya udah sepi aku jenguk aja dia "gumam Devil lalu bersiap karna dia sudah menyelidiki semua perubahan Syifa ,sebelum itu Devil menenteng eskrim dan cemilan untuk Syifa tanda minta maaf nya


"Tuh kan sepi"ujar Devil turun dari mobil melihat tokoh Syifa sepi dia sengaja tidak membawa bodyguard nya karna akan menemui Syifa .Devil masuk melihat wanita mencatat beberapa baju poster tubuh dan cara berpakaian nya sama seperti Syifa Devil tersenyum lalu meletakkan keresek nya di meja memeluk wanita itu mencium pipinya


"Sayang kamu ngambek ya"ucap Devil mencium pipi nya


"Astaghfirullah cabul"teriak nya berbalik


"Hah"Devil kaget wanita itu bukan Syifa


"Tolong tolong"teriak nya dan kebetulan ada beberapa ibu ibu yg masuk


"Ada apa mbak"ucap mereka


"Bu tolong saya pria ini hiks memeluk saya dia benar cabul"ucap nya ingin menangis


"Wah penampilan aja elegan seperti orang kaya tapi otak nya kotor"ucap ibu itu


"Gebukin saja bu"ucap yg lain


"Iya benar"ucap mereka


"Ehh tunggu"ucap Devil tapi wanita itu memukul Devil bersama ibu ibu yg lain


"Ehh ada apa ini"ucap Syifa datang dengan yg lain karna mereka tadi habis makan

__ADS_1


"Syifa hiks lihat ada yg tidak sopan pada ku dia mencium ku"ucap nya memeluk Syifa


"Memang nya siapa yg berbuat seperti itu Zahra"ucap Zenap penasaran


"Pria ini"ujar Zahra kesal menarik baju pria itu dan seketika Zenap mengingat pria yg memberi mereka peringatan dan Syifa hanya menutup mulut melihat wajah kakak sepupu nya di pukul


"Z....Zahra bukan kah udah di peringkat kan pria ini juga membuat kesalahan pada nya kamu ngak akan lepas kenapa kamu membuat masalah lagi dengan nya"ucap Zenap


"Pria ini ahh dia benar tidak tau diri jangan jangan saat di jalan itu dia udah menukar pria dengan wanita biar ngak di pukul"ucap Zahra


"Dasar cabul"ucap Zahra menarik telinga Devil


"SYIFA"ucap Devil mengeretat kan gigi nya kesal


"Aduh Zahra lepaskan jangan bermain dengan pria gila ini"ucap Syifa jadi panik


"Emang dia siapa Syifa"tanya Zenap penasaran


"Ahh apa jangan jangan dia suami kamu karna dia tadi mencium ku"ucap Zahra menutup mulutnya


"Bukan dia kak Devil kakak sepupu ku"ucap Syifa menarik Devil


"Bu maaf ya ini hanya salah paham jika mau belanja silahkan"ucap Syifa tidak enak


"Hati hati lain kali"ucap mereka lalu melanjutkan melihat baju


"Aduk kak ngapain sih kesini dan Zahra maafkan kakak ku ya dia mungkin mengira tadi aku"ucap Syifa


"Lain kali teman mu ini di pecat saja dia sudah membuat aku dalam masalah dia memang ngak tau aku ini siapa"kesal Devil


"Iya iya bawel banget sih"ketus Syifa


"Tidak seharusnya dia yg minta maaf Syifa karna udah berbuat tidak baik aku juga tidak terima yg dia lakukan"ucap Zahra


"Uang lagi kan"cibir Devil merogoh jas nya


"Tulis angka nya wanita berdebu ingin uang kan"ucap Devil sinis


"Wah di kira aku apaan gebukan saja dia"ujar Zahra merasa terhina Syifa mengaruk kepalanya


"Kak Devil ku yg tampan minta maaf ya sama teman ku Zahra biar semua nya cepat selesai lagian ini juga salah kak Devil meluk dan cium orang sembarangan ngak boleh lho dosa"tutur Syifa tersenyum manis


"Adik ku yg cantik kita ini sepupu kandung jadi boleh cium kan"ucap Devil tersenyum mengecup kening Syifa


"Ihh kak Devil lagian aku ini udah nikah tau"kesal Syifa sebal


"Oke memang aku akui kali ini aku salah maafkan aku"ujar Devil santai


"Kayak ngak sungguh-sungguh "ucap Zahra curiga


"Lihat wanita ini buat aku geram"kesal Devil


"Sudah selesai sekarang katakan kak Devil kesini mau apa"ucap Syifa menarik Devil untuk duduk Devil tersenyum manis lalu mengambil kresek mengeluarkan eskrim


"Maafkan aku ya mukulin suami kamu jangan ngambek ya aku mau pulang aku ngak bisa pulang jika kamu marah sama aku "ucap Devil tersenyum membujuk


"Hanya satu"ucap Syifa melipat tangannya


"Ngak dong"ucap Devil dan mengeluarkan eskrim yg tadi dia beli


"Ehh ayo mumpung ada eskrim gratis enak lho"ucap Syifa menawarkan para teman nya


"Emang boleh kami minta"ucap Zenap


"Boleh dong"ujar Syifa tersenyum


"Wah aku mau dong"ujar Zahra duduk dengan yg lain mereka mulai mengambil eskrim nya Devil hanya melongo Syifa membagi eskrim pemberian nya


"Kak Devil mau pulang"ujar Syifa memakan eskrim nya


"Iya kan aku ke sini nya hanya sebentar tapi sepertinya aku mau tinggal di sini lagi"ujar Devil mengambil cemilan mulai makan


"Kak Devil jangan sedih kok kami selalu ada di samping kak Devil"ujar Syifa tersenyum manis Devil tersenyum mencubit pipi Syifa


"Iya sayang "ucap Devil tersenyum Syifa tau derita yg di alami Devil semenjak dia lahir ibu nya meninggal saat usia remaja ayah nya nikah lagi tapi mama tiri nya sangat tidak suka dengan Devil sampai saat itu Devil tinggal memisah dengan ayah nya tapi ayahnya sering mengunjungi Devil dan Devil saat merindukan sosok ibu dia menemui Fatma yg sudah di anggapnya seperti ibu sendiri Devil pria gila menurut Syifa ya memang dia pernah gila karna saat itu Devil dan calon istri nya kecelakaan membuat calon istrinya mati sejak itu Devil mengalami trauma kehilangan orang yg amat dia cintai tapi gila dalam arti berbeda Devil seorang pria yg berbahaya

__ADS_1


__ADS_2