
Zahra menyelesaikan semua pekerjaan nya dengan cepat dia membereskan pekerjaan rumah sampai dia terlihat lelah pembantu rumah itu ingin sekali mengadu pada Devil merasa kasihan dengan Zhara yg di perlakukan seperti pembantu tapi dia tidak berani karna takut akan di pecat
"Minum nona"ujar nya melihat Zhara kelelahan
"Terimakasih bu"ujar Zhara tersenyum meneguk air putih itu
"Zahra kemari bawa kan minuman"teriak Karin
"Zahra"teriak Karin ,Zahra segera buru buru datang yg ternyata teman mertua nya sudah datang Zhara menunduk kan pandangan saat seorang lelaki tidak sengaja menatapnya
"Dasar dekil bawakan minuman"ujar Karin kesal Zhara segera pergi membawa minuman
"Ayo silakan duduk"ujar Firman ramah mereka mulai berbincang-bincang
"Ngomong-ngomong Devil belum juga menikah"tanya nya
"Ohh iya belum"ujar Firman tersenyum
"Jika Firman setuju sih aku mau jodoh kan Devil dan Karin mereka sudah lama kenal nya "ucap mama tersenyum Zahra yg meletakkan minuman sekarang mengerti kenapa adik dan mama nya tidak setuju Zhara jadi istrinya devil sekarang Zahra mengerti kenapa Karin sering berlebihan terhadap suami nya
"Wah bagus juga itu"ujar yg lain
"Siapa dia kami tidak pernah melihat nya"tanya seseorang menunjuk Zhara
"Aku"ucap Zhara terpotong
"Bukan siapa-siapa dia hanya membantu di sini"ujar Firman cepat
"Ngak kok aku istri nya mas Devil"ucap Zhara menunduk semua terkejut membuat Firman marah
"Dasar tidak tau malu mengaku ngaku kamu itu sadar diri kamu hanya pembantu di sini ngak usah sok mau jadi nyonya di sini apa lagi dengan kamu seperti ini sudah kumu jelek kamu itu seperti kuman ngak pantas bersama kak Devil"ujar Karin
"Tidak tau diri mengaku sebagai istri nya Devil"ujar Firman menyilang kan kaki nya
"Apa benar dia Istri nya Devil"tanya nya
"Ya enggak lah mana mungkin Devil bisa menikah dengan wanita miskin ini"ucap mama nya
"Emang benar kok mas Devil sendiri yg menikahi ku kok papa bohong"ujar Zahra
"Diam"bentak Firman marah
"Firman apa benar"ujar nya penasaran
"Firman kamu ngak boleh kayak gitu meski Devil menikahi wanita ini setidaknya dia wanita ya meski miskin"ucap nya lalu tertawa
"Dia cantik sih ya meski seperti gembel jika di bandingkan dengan Devil"ujar nya lagi lalu tertawa Firman sangat marah sampai dia menyiram Zhara dengan air di depan nya
"Kamu membuat saya malu apa kamu pernah sadar diri kamu itu hanya membuat aib di keluarga ini"teriak Firman marah
"Maafkan aku"ucap Zhara menyeka air di wajahnya
"Firman kamu apaan kami hanya becanda"ucap nya tidak percaya
"Wanita ini benar-benar"ujar Karin lalu memegang kepala Zhara dan menekankan di dalam es buah yg di buat Zahra
"Ehh Karin "ucap nya mencegah
"Jika dia wanita pilihan Devil apa kamu ngak takut dengan Devil yg ada kamu akan mati jika tau perlakuan mu terhadap wanita pilihan Devil"ucap nya dia tau banget Devil seperti apa
"Aku pergi dulu"ucap Zhara ingin pergi
"Tunggu"ucap mama nya
"Jangan kamu pikir kami takut jika kamu melaporkan semua nya pada Devil lihat kamu membuat keluarga ini malu"ujar mama nya dan mendorong Zhara
"Kamu itu hanya wanita miskin yg tidak ada pilihan lain untuk di nikahi Devil"ucap nya menyiram Zhara dengan serup membuat semua melongo
"Kamu hanya wanita murahan yg melempar tubuhnya pada Devil kamu pikir kamu bisa menguasai semua nya kamu hanya debu tidak bisa memiliki semua nya"ucap mama nya menumpahkan semua sirup nya ke tubuh Zahra
"Di banding kan anak saya kamu seperti kuman"ucap nya dia sengaja mengundang teman suami nya membuat suaminya marah terhadap Zhara dan mereka bisa mempermalukan Zahra
Devil berada di markas nya dan menaikkan kaki nya di meja menggoyang kan kaki nya memejamkan mata nya di otak Devil hanya ada Zahra Zahra Zahra dan Zahra , Devil sudah di gilakan oleh Zhara dunia Devil sudah di penuhi oleh Zhara,Devil merasakan usapan di dadanya dan menaik pangkuannya dan mencium Devil
"Hei kamu siapa"teriak Devil mendorong wanita itu
"Kenapa marah"ucap nya tersenyum
"Aril"teriak Devil membuat Aril segera masuk
"Kenapa banyak wanita di sini"geram Devil
"Hah tapi tuan bukan kah anda sangat menyukai banyak wanita kenapa anda jadi aneh setelah lama menghilang"ucap Aril bingung
__ADS_1
"Hehe iya ya tapi beda sekarang aku punya istri yg sangat cantik jadi aku ngak suka sama wanita ini singkirkan mereka dari markas ini"ucap Devil tersenyum
"Ya ampun pantas dia gila"gumam Aril menggeleng lalu memerintah kan wanita panggilan itu untuk pergi
"Tuan saya tidak tau jika sudah menikah"tanya Aril
"Ngapain aku memberi tau mu"ketus Devil kembali duduk
"Tuan kenal kan saya pada istri anda"bujuk Aril
"Mau mati ya kamu"kesal Devil kesal berfikir jika Aril menyukai Zhara dengan gerakan cepat mengambil senjata nya dan
Dor
"Aghhh tuan kenapa menembak saya"teriak Aril menahan kaki nya karna di tembak bos nya
"Ya ampun kenapa aku menembak nya"ujar Devil mendekati Aril
"Makan nya kamu jangan bertanya mengenai Istri ku membuat aku marah"ujar Devil
"Tuan aku hanya ingin tau sosok istri nya nya bos aghh sakit aku ngak mau tuan lumpuh"ujar Aril mengeluh
"Dasar lebay kamu itu anak buah nya mafia terkejam ayo aku antar ke rumah sakit"ujar Devil lalu mengajak Aril ke rumah sakit
####
Devil mencibir Aril yg lebay tembakannya meleset tapi Aril seperti akan mati saja ,kaki nya di perban mereka berjalan keluar dari rumah skait Devil hanya memasukkan tangannya di saku celana nya mendengar ocehan Aril yg membuat Devil jengah Aril sudah sangat dekat dengan nya karna Aril tidak hanya kaki tangannya tapi juga sahabat Devil satu satu nya Aril juga sangat setia dengan Devil termasuk anak buah Devil yg lain
Brak
Tidak sengaja ada yg menabrak Devil membuat tubuh Devil sedikit mundur karna keras nya orang itu menabraknya Devil kesal siapa pelakunya tapi dia terdiam dan membeku melihat siapa yg menabrak nya
"Maa..... Devil"ucap nya melotot menyembunyikan anak nya
"Aleksa"ujar Devil tidak kala terkejut
"Tidak mungkin"gumam Devil mengigat kejadian masa lalu nya bukan nya Aleksa mantan kekasihnya ini sudah meninggal semenjak kecelakaan itu
"Bedebah kamu menipu ku"teriak Devil marah
"Siapa bos"tanya Aril penasaran
"Wanita ini yg membuat aku gila"teriak Devil frutasi
"Cih kamu pura pura mati biar aku terburuk dan kamu biyada menguasai apa yg aku punya "ucap Devil ,Aleksa hanya tersenyum getir
"Tidak Devil dulu aku emang mencintai mu bahkan aku menerima hinaan papa mu tidak memasukan di hati karna aku mencintaimu"ujar Aleksa santai
"Apa kamu tau aku sampai gila apa yg kamu lakukan pada ku kamu menjanjikan kebahagiaan tapi kamu mengabaikan janji itu apa kamu tau aku sampai gila hah"teriak Devil frutasi
"Mama"ujar anak kecil itu memeluk kaki Aleksa
"Devil kamu membuat anak ku takut"ujar Aleksa geram
"Bahkan kamu sudah menikah"ujar Devil tertawa getir
"Tidak apa aku sudah menemukan belahan jiwa ku yg mampu membuat aku bernafas tanpa ada nya jiwa"ujar Devil santai mengacuhkan Aleksa karna Zhara dia bisa berdamai dengan masa lalu nya
"Devil tunggu"ujar Aleksa melihat Devil melangkah Devil menghentikan langkah nya
"Apa kamu sudah nikah"ujar Aleksa serius
"Ya dan istri ku jauh lebih baik dan jauh lebih cantik dari kamu kita hanya masa lalu saja itu tidak penting bagi ku"ujar Devil tanpa berbalik kembali melangkah
"Apa kamu tidak ingin tau alasan ku pergi dan membuat drama ini"ucap Aleksa
"Tidak penting"ucap Devil mengibas kan tangan nya acuh melangkah
"Aku hanya tidak ingin apa yg terjadi pada ku terjadi pada istri mu"teriak Aleksa cepat
"Berani kamu menyakiti istri ku aku akan membunuhmu dan memberi mu hukuman neraka"tajam Devil berbalik Aleksa tidak gentar dia hanya santai
"Bukan aku perlu kamu waspadai Devil tapi keluarga mu aku hanya bertanya apa kalian tinggal dengan keluarga mu jika iya jaga istri mu dengan baik"ucap Aleksa
"Apa maksudmu"ucap Devil
"Apa kamu menikah dari keluarga kaya seperti keinginan papa mu"ujar Aleksa santai
"Tidak dia bahkan lebih miskin dari mu tapi bukan itu aku mencintai nya karna hati dan kebaikannya"ujar Devil serius
"Aku hanya kasihan Devil pada mu musuh mu itu keluarga mu jika memang belahan jiwa mu adalah Istri mu perlu kamu cegah kehilangan wanita itu"ujar Aleska santai
"Jangan membuat aku semakin murka Aleksa"ujar Devil geram
__ADS_1
"Aku benar Devil istri mu dalam bahaya ada bahaya yg mengintai nya yg tidak kamu ketahui"ujar Aleksa santai
"Maksud mu"ujar Devil bingung
"Aku akan ceritakan penyebab aku pergi tapi kamu harus bersabar menunggu ku di sini karna aku akan memeriksa kan anak ku sebentar"ujar Aleksa
"Jika kamu tidak ingin bahaya mengenai istri mu kamu bisa menunggu ku di sini tapi jika tidak kamu boleh pergi"ujar Aleksa lalu berlalu
"Tidak aku ngak boleh kehilangan Zhara"gumam Devil
"Aril kamu kembali saja jika ada apa-apa kamu telpon aku"ucap Devil serius
"Baik tuan"ujar Aril patuh lalu pergi
Devil tetap berdiri di tempat pikiran nya sudah jauh mengigat masa lalu nya tanpa sadar Devil berdiri sudah satu jam lewat sampai dia di kaget kan suara Aleksa yg kembali menyapa nya
"Aku baru yakin kamu benar mencintai wanita itu sampai kamu rela menunggu apa yg aku ucapkan nanti"ujar Aleksa tersenyum
"Katakan saja apa yg akan kamu katakan"ujar Devil serius lalu ada pria dengan motor nya mendekati mereka memakai baju ojol
"Maaf aku tidak bisa cerita lebih banyak aku akan cerita hal singkat saja karna suami ku sudah datang anak ku butuh istirahat"ucap Aleksa
"Suami kamu"ujar Devil menunjuk pria itu di angguki Aleksa
"Aku bahagia hidup bersama nya meski kami hidup tidak bergelimang harta"ucap Aleksa
"Katakan pada ku"ujar Devil tidak sabaran
"Saat papa mu menghina ku dulu tidak ku anggap serius tapi saat itu dia pernah menemui ayah ku bahkan menghina keluarga kami tapi aku tidak gentar karna apa aku dulu benar mencintai mu dan mama dan adik mu sering ingin membuat aku celaka karna aku ingin menikah dengan mu mereka ingin hanya Karin yg ingin jadi istri mu sampai pada kejadian papa mu menculik ayah ku kamu tau hanya ayah ku yg aku punya dan aku lebih mencintai ayah ku dari pada kamu papa mu dia mengancam ku harus pergi dari kehidupan mu jika ingin ayah ku selamat dan juga memberi aku uang kau tidak bisa kehilangan ayah ku jika sebelumnya papa mu memberi aku uang aku tidak mau tapi saat itu nyawa ayah ku di pertaruhkan sampai aku berniat ingin memberi tau mu tapi saat itu kita benar kecelakaan saat itu kamu teluka sangat parah dan aku hanya terluka goresan sampai aku di kabar kan ayah ku meninggal karna papa mu membunuh nya karna aku tidak mau mendengar kan nya aku sangat hancur kehilangan ayah ku belum cukup sampai di situ papa mu memberi aku uang dan mengirim ku pergi jauh sebelum kecelakaan itu mama dan Karin sudah berberapa kali ingin mencelakakan aku "jelas Aleksa mengingat ayah nya
"Aku tidak berdaya dengan kekuasaan papa sampai aku menemukan sosok ini meski kami hidup apa ada nya tapi kami bahagia"ujar Aleksa
"Aku hanya tidak mau kamu kehilangan lagi wanita yg amat kamu cintai saat ini Devil aku minta maaf atas apa yg aku lakukan dulu aku berharap kamu bahagia bersama istri mu dan jaga baik baik Istri mu"ucap Aleksa lalu naik sepeda motor suaminya
"Aku tidak percaya ucapan penipu seperti mu"ucap Devil kesal
"Aku tidak butuh kepercayaan mu Devil karna tidak ada untungnya aku hanya ingin kamu hidup bahagia dan wanita sekarang ada di samping mu tidak mengalami apa yg aku rasakan aku berharap istri mu baik baik saja"ucap Aleksa lalu menyuruh suami nya pergi Devil terdiam dia bingung harus percaya atau tidak perkataan Aleksa tapi sejauh Devil mengenal Aleksa dia perempuan baik tidak mungkin menipu nya
"Aku harus pulang untuk memeriksa Zhara"gumam Devil lalu melangkah menuju mobil nya
Saat sampai rumah Devil segera turun melangkahkan kaki nya menuju kamar nya Devil merasa heran melihat pembantu itu menatap nya tidak biasa Devil segera bergegas menuju kamarnya saat Devil masuk semua menatap nya termasuk Zhara yg hanya menunduk
"Kalian ngapain di sini"ujar Devil
"Lihat apa yg Istri mu lakukan Devil"ujar mama nya menunjuk kan foto saat Zahra berciuman dengan pria di kamarnya
"Dia selingkuh dengan pria ini"tunjuk mama nya pada pria di samping Zhara yg hanya mengeleng
"Kamu harus segera mencerai kan nya Devil"ujar Firman
"Zahra"ucap Devil melangkah mendekati Zhara
"Semuaya tidak benar"ucap Zahra menatap Devil penuh air mata
"Zhara kamu jangan munafik bagaimana dengan hubungan kita"ucap Pria itu
"Semua nya tidak benar"ucap Zhara mengeleng
"Ada apa"ucap Devil menyeka air mata Zhara
"Aku tidak tau saat aku selesai sholat tiba tiba pria ini mendorong ku dan menindih ku lalu mereka datang menuduhku"jelas Zahra pelan dengan menunduk
"Aku tidak mengkhianati mu mas maafkan aku"ucap Zhara
"Apa dia memeluk mu"ucap Devil tajam Zhara terdiam meski tidak sengaja tapi tadi pria itu memang memeluk nya
"Maafkan aku membiarkan pria lain memeluk ku"lirih Zhara memeluk Devil dengan erat
"Alah ngak usah bohong kalian punya hubungan kan"ucap Karin
"Tidak mas"ucap Zhara memeluk Debik6 dengan erat Devil melingkar kan tangannya di bahu Zhara memeluk istrinya dengan erat
"Sstt sudah aku percaya pada mu"bisik Devil lalu menatap pria itu
"Tutup telinga mu"bisik Devil membuat Zhara mendongak
"Tutup telinga mu"bisik Devil lagi dengan keadaan binggun Zahra menutup telinganya lalu Devil melingkar kan tangannya memeluk Zhara mengeluarkan senjata itu balik punggungnya menodong kan pada pria itu.
"Devil apa yg kamu lakukan"ujar Firman kesal
"Membunuh nya pa"ujar Devil santai pria itu cemas dia mulai ketakutan menatap tangan Devil siap menarik pelatuk nya
"Dia berani memeluk istri ku"ujar Devil serius mereka tidak tau kepercayaan Devil pada Zhara sangat besar tentu dia akan percaya pada Istri nya meski hati nya di penuhi rasa cemburu melihat air mata Zahra membuat Devil tidak berdaya
__ADS_1