Jodohku Seorang Presdir

Jodohku Seorang Presdir
Ternodai


__ADS_3

Devil gelisah jika tidak bertemu dengan Zahra dia mulai menunjukkan kegilaan nya lagi tidak tahan lagi jadi Devil menuju rumah Zahra dia berdiri di depan rumah Zahra ragu untuk masuk Devil masih berfikir mau masuk apa tidak lama terdiam di depan rumah itu akhirnya Devil mendekati pintu itu ingin mengetuk pintu itu tapi sebelum tangannya menyentuh pintu itu Zahra sudah membuka nya dia melotot melihat Devil dengan cepat menoleh kebelakang


"Pak Devil kenapa di sini"ucap Zahra panik menutup pintunya Devil menilai Zahra


"Kamu sendiri mau kemana"tanya Devil datar ada rasa damai di hati nya melihat wajah Zhara yg ayu


"Saya mau kerja pak"ucap Zahra pelan


"Kerja bukan nya tokoh di buka jam 8 pagi"tanya Devil serius


"Iya tapi aku berkerja sampingan pagi aku jadi klining servis saat siang gantian aku jaga tokoh Syifa"jelas Zahra


"Emm mau saya temani"ucap Devil


"Tidak takut merepotkan bapak saya bisa sendiri"ucap Zahra tersenyum


"Tidak saya juga tidak ada kerjaan"ucap Devil


"Baik lah makasih pak"ucap Zajra tersenyum lalu mereka berjalan menuju mobil Devil


🚘🚘🚘


"Kamu kerja buat bayar hutang Syifa"tanya Devil tanpa melirik Zhara


"Iya pak"ucap Zahra pelan Devil diam lalu dia menoleh


"Alamat tempat kamu kerja"ucap Devil


"Dari sini lurus setelah itu belok kiri lurus lagi tempat nya di kantor Wikran Grub"jelas Zahra membuat Devil menatap nya


"Kamu melamar pekerjaan di sana"tanya Devil


"Iya pak karna saya melamar ngak di terima kebetulan saya lewat melihat ada lowongan di perusahaan ini jadi saya coba dan akhirnya di terima"jelas Zahra


"Emm Zahra papa saya akan segera sampai ke sini nanti saat saya jemput kamu harus siap"ucap Devil


"Iya pak"ucap Zhara sebenarnya dia gugup untuk bertemu dengan papa nya Devil tapi Zhara tidak bisa menolak karna sekarang ini mereka tengah melakukan proses lamaran meski baru pendekatan


"Makasih pak"ucap Zahra tersenyum keluar dari mobil Devil lalu melangkah pergi , Devil terkikik menahan perut nya karna tertawa


"Kamu berada di genggaman ku"ucap Devil tersenyum lalu keluar dari mobilnya mengikuti Zahra


"Pak Devil kok malah ngikutin saya"ucap Zhara heran Devil duduk dengan santai


"Saya hanya ingin mengawasi mu"ucap Devil santai Zhara hanya acuh dia mulai mengambil peralatan nya mulai bekerja Devil memperhatikan Zahra yg sibuk


####


"Pak Devil pak Devil"seseorang menepuk bahu Devil yg tertidur di kursi


"Hah"Devil tersadar melebarkan pandangan nya sudah banyak karyawan berdatangan lalu dia berdiri


"Pak Devil kok tidur di sini"tanya nya tapi Devil melangkah pergi mencari Zahra


"Zahra"pangil Devil


"Zahra"panggil nya lagi terus melangkah lalu dia terhenti saat melihat sosok Zhara melangkah di ruangan CEO lalu dia mendekati Zhara


"Kamu membiarkan saya tertidur"ucap Devil serius


"Pak Devil tidur nya pules"ucap Zhara lalu masuk dia melirik jam di dinding lalu menoleh pada Devil yg duduk di kursi utama itu tidak lama ada yg masuk


"Permisi pak saya mau memberikan laporan perusahaan kita"ucap nya menyerah kan berkas setumpuk Zhara melongo melihat nya


"Sean apa kamu bisa mengangkat wanita ini menjadi asisten pribadi saya"ucap Devil memijit pangkal hidung nya


"Sean"ucap Devil dingin sedang kan Zahra hanya membeku


"Bisa pak tapi pak dia hanya "ucap Sean ragu mengatakan nya apa lagi melihat Devil mengankat tangan nya sebagai tanda tidak ada bantahan


"Bisa pak"ucap nya serius


"Persiapkan semua nya"ucap Devil


"Baik pak"ucap nya lalu pergi


"Pak Devil saya tidak mau"ucap Zahra serius Devil berdiri melepaskan jaketnya


"Kenapa"tanya Devil lalu duduk di meja dengan menatap Zahra


"Saya hanya lulusan SMP pak"ucap Zahra


"Kamu akan menjadi Istri saya kenapa tidak belajar dari sekarang saja"ucap Devil serius


"Maaf pak saya benar tidak bisa jika saya tau ini perusahaan pak Devil saya tidak akan di sini"ucap Zahra


"Baik lah kamu boleh melakukan apa saja"ucap Devil kembali duduk lalu ponselnya berdering


"Zahra ambil kan ponsel saya"perintah Devil ,Zahra berjalan mendekati Devil lalu merogoh ponsel yg di jaket Devil yg tergeletak Devil menunjuk telinga nya tanda untuk meletakkan ponsel itu Zahra mengerti dia menempelkan ponsel itu tapi Devil malah menatap nya


"Jawab dulu telpon nya Zahra bagaimana saya mau bicara"ucap Devil


"Ohh iya ya"ucap Zahra tersenyum lalu mengangkat telpon nya dan menempel kan di telinga Devil


"Sekarang papa sudah sampai kamu pulang nanti malam ada yg mau papa bicara kan"ucap papa nya serius Devil membuka mata nya dan mengambil telpon itu


"Jika hanya membahas apa yg papa ingin kan aku tidak akan datang karna buat apa jika hanya membuat aku hilang kendali mending papa bicara kan saja pada mama Fatma dia akan bicara pada ku"jelas Devil lalu mematikan sambungan telpon nya Devil menatap Zahra sebentar setelah itu dia melangkah pergi tanpa bicara


"Emm apa papa pak Devil sudah sampai"gumam Zahra lalu kembali bekerja


###


Sesuai perkataan papa nya mau tidak mau Devil harus datang ke rumah mereka lama apa lagi dia akan memperkenalkan Zahra tapi Devil belum mengajak Zahra dia akan memperkenalkan Zahra saja, Devil duduk di ruang tamu dia hanya diam jemari nya mengetuk paha nya mata nya menatap ayah nya yg juga menatapnya ada juga ibu tiri dan adik tiri nya


"Lihat ini"ucap nya melempar benda lonjong itu ke muka Devil dan terjatuh tepat di kaki Devil


"Ulah kamu adik mu hamil "ucap papa nya


"Heh apa Karin mengikuti rencana seperti yg lagi viral saat ini"ucap Devil sinis

__ADS_1


"Kamu menikmati adik tiri mu Devil di mana otak mu"uap pepaya


"Aku emang suka meniduri wanita tapi aku ngak suka meniduri nya aku jijik pada nya"ucap Devil


"Papa ngak mau tau harus nya kamu menikah dengan Karin"ucap nya tegas


"Cih"Devil berdecih sudah dia tebak akan jadi seperti ini


"Aku tidak mau karna aku punya calon sendiri"ucap Devil serius


"Nama nya Zahra dia cantik baik "ucap Devil


"Dari keluarga mana"tanya papa nya Devil terdiam


"Dari keluarga miskin orang tua nya sudah meninggal dia tinggal dengan paman nya"jelas Devil


"Pekerjaan paman nya"ujar nya bertanya


"Suka berjudi"jawab Devil pelan


Plak


"Sudah gila kamu Devil mau menikahi wanita tidak jelas itu papa tetap menentang lebih baik kamu nikah dengan adik tiri mu"ucap nya menampar Devil


"Aku tidak peduli pa"terial Devil


"Sampai kapan pun papa tidak akan merestui kalian dan papa akan tetap menikah kan kamu dengan Karin"tegas nya


"Kak aku rela menyerahkan diri ku"ujar Karin memeluk Devil


"Benar apa yg di katakan papa kamu menikahi wanita itu tidak ada untungnya jika kamu tidak mau menikahi adik mu setidaknya cari wanita setara dengan kita"ucap mama nya


"Aku tetap menikahi Zahra papa bisa menghalangi Aleksa tapi tidak dengan Zhara karna dia adalah jiwa ku"tegas Devil


Plak


"Sadar Devil itu hanya kebodohan"teriak nya menampar Devil


"Ya aku bodoh aku gila"teriak Devil tertawa


"Aku akan tetap membuat Zhara menjadi menantu keluarga ini"ucap Devil menyeringai


"Sampai kapan pun papa ngak akan merestui kamu dan meski kamu tidak mau menikah dengan adik mu papa akan tetap menikah kan kamu dengan anak teman papa"tegas nya


"Besok papa akan menyusun rencana itu keputusan mu hanya dua menikahi adik mu atau anak teman papa"ucap nya lagi


Brak


"Aghh"teriak Devil menendang meja lalu berlalu dengan kaki lebar dia masuk mobil membanting pintu mobil


"Hihihi aku tau harus melakukan apa"ucap Devil tertawa mengeluarkan senyuman mematikan lalu melajukan mobilnya


"Zahra"panggil bibik membangun kan Zhara


"Ehhh ada apa bik aku sangat capek dan ngantuk"ucap Zahra serak


"Hhmm ya udah nanti aku ke sana"ucap Zahra mengucek matanya dia sangat capek dan mengantuk karna jadwalnya penuh


"Cepat dia tidak sabaran"ucap nya lalu pergi


"Pak Devil ada apa lagi ke sini"gumam Zahra mengambil hijab nya lalu keluar


"Saya mau mengajak Zhara keluar sebentar"ucap Devil serius lalu menatap Zhara


"Ini udah malam jangan larut pulang nya"ucap paman


"Ayo Zahra"ucap Devil berdiri


"Paman aku pergi dulu assalamualaikum"ucap Zahra berdiri


"Waalaikum salam"ucap nya lalu mereka segera pamit


"Pak Devil mau ajak saya ke mana"tanya Zahra pelan karna masih malas mereka menuju mobil


"Papa saya sudah pulang jadi saya mau memperkenalkan kamu"ucap Devil


"Maaf ya pak tapi jangan lama saya sangat capek dan lelah karna kerja hari ini"ucap Zhara di angguki Devil mereka segera masuk mobil


"Pak apa yg harus saya katakan dengan papa pak Devil"tanya Zahra bingung


"Cukup kamu katakan kamu mencintai saya dan ingin hidup bersama saya"ucap Devil melaju kan mobil Zhara mangut mangut


"Kamu terlihat ngantuk minum dulu biar mata mu segar"ujar Devil menyerah kan botol air mineral


"Makasih pak"ucap Zahra tersenyum mengambil nya lalu meneguk nya beberapa kali apa lagi tenggorokan nya terasa kering.Devil melirik Zahra yg meletakkan minuman nya Zahra tidak tau jika Devil sudah memasukkan obat tidur di dalam minuman itu


"Pak saya kok sangat mengantuk"ucap Zhara pelan


"Kamu tidur saja setelah sampai nanti saya akan membangun kan kamu"ujar Devil


"Iya pak"ucap Zhara tidak bisa menahan mengantuk nya tidak butuh waktu lama Zhara sudah tertidur melihat itu Devil segera mempercepat kendaraan nya


Setelah sampai Devil mengendong Zhara membawa nya menuju Apartemen nya membaringkan Zahra ke kasur nya Devil melihat mengunci Apartemen nya karna Fatma sering berkunjung Devil juga mematikan ponselnya meneguk air yg membuat nya gelisah Devil mundar mandir gelisah dengan keputusan nya


"Tidak ini harus terjadi "gumam Devil lalu menoleh pada Zahra menatap Zhara


"Aku harus pada tujuan ku"gumam Devil lalu membuka baju kaos nya Devil merangkak ke tubuh Zahra mendekat kan bibir nya


"Maaf kan aku"bisik Devil mengepal kan tangan nya lalu menatap Zhara perlahan Devil melepaskan jilban Zahra membuat Devil melihat dengan jelas rambut Zahra


"Kamu sangat cantik"ucap Devil membelai wajah Zhara Devil menciumi aroma rambut Zahra lalu mencium bibir Zhara untuk membuat mulut Zhara terbuka Devil memegang dagu Zahra dan menjamah bibir wanita tidak berdaya itu Devil meninggalkan beberapa jejak dileher Zahra lalu Devil menarik gamis Zhara melempar nya Devil mulai mencumbu Zahra dengan lembut menciumi semua lekuk tubuh Zahra sampai tidak ada yg tertinggal Devil melepaskan celana nya siap bertempur. Devil menatap Zahra yg polos mencium tangan Zahra dengan penuh kelembutan Devil memposisikan dirinya mencium bibir Zahra lagi pinggul nya mulai bergerak untuk memasuki Zhara, Devil memaksa masuk sampai dia mengigit leher Zhara karna sangat sulit masuk Devil terus usaha sampai tubuh mereka menyatu Devil mulai melakukan aktifitas nya yg tidak harustis dia lakukan bersama Zahra


"Kamu akan selalu jadi milik ku sekarang ini"ucap Devil tersenyum lalu mengecupi keringat Zhara tidak tanggung Devil menodai Zajra sampai 7 kali tanpa ada rasa cukup


☀️☀️☀️☀️


Sinar pagi ini sangat menyengat Devil tidak tidur menunggu Zhara tidur karna masih pengaruh obat nya Zahra mulai menunjukkan kesadaran nya menyentuh kepala nya yg berdenyut pusing Zahra memijit nya lalu perlahan mata indah itu terbuka sempurna mata itu bersitatap dengan Devil lalu Zahra tersadar dia segera bangkit


"Aghh sakit"ucap Zhara kesakitan area nya lalu selimut itu terjatuh melihat kan dirinya nya Zahra dengan rasa gemetar mengintip ke bawah selimut

__ADS_1


"Astaghfirullah "ucap Zhara dia merasa tidak beres lalu melirik Devil yg polos


"Apa yg pak Devil lakukan"ucap Zahra gemetar Devil berdiri memakai handuknya


"Saya akan menikahi mu"ucap Devil santai


"Pak Devil kira saya wanita hina saya emang miskin tapi yg bapak lakukan ini keterlaluan"ucap Zahra meneteskan air mata nya


"Pak Devil menghancurkan kehidupan saya pak Devil menodai kesucian saya hiks hiks hiks"ucap Zahra terisak


"Saya ngak bisa apa apa ini harus terjadi"ucap Devil


"Kanapa pak harus melakukan nya hiks hiks bapak menodai saya dan melakukan zina badan"ucap Zahra terisak lalu dia mengusap air mata nya mengibaskan selimut dia ingin pergi tapi malah dia terjatuh karna rasa sakit Zhara memungut baju nya dengan sesegukan dia tidak tau apa yg harus dia lakukan sekarang


"Kamu mau kemana"ucap Devil


"Saya mau pergi saya ngak mau bertemu dengan orang seperti pak Devil saya benci pak Devil menodai kehormatan saya tanpa seizin dan tanpa ikatan pernikahan"ucap Zhara terus menangis Devil segera memeluk Zhara


"Saya mohon maaf kan saya tolong Jangan pergi"ucap Devil memohon Zahra berbalik


Plak


"Saya bukan wanita murahan yg seenak nya bapak tiduran tanpa hubungan pernikahan bapak sudah menghancurkan hidup saya dan bapak sudah melakukan Zina badan bersama saya melakukan dosa besar"ucap Zahra memapar Devil lalu dengan tertatih Zhara pergi Devil terdiam saja merasakan tamparan Zahra


Zahra mengadukan apa yg terjadi pada nya pada paman nya dengan menangis sesenggukan apa lagi dengan sakit dia rasa tubuhnya sangat sakit apa lagi area pribadi nya dan paman nya hanya menanggapi dengan datar lalu berdiri di depan pintu


"Jadi semalam kamu tidur bersama nya"ucap paman nya datar


"I....iya paman maaf kan aku"ujar Zhara menangis memeluk kaki paman nya


"Wanita murahan"ucap paman nya lalu menendang Zhara keluar


"Kamu sama saja seperti ibu mu Zhara wanita murahan"teriak paman nya


"Maafkan aku paman"Isak Zahra memeluk kaki paman nya tapi lagi lagi dia di tendang paman nya keluar


"Pergi dari sini wanita murahan kamu tidak berhak tinggal di sini dasar wanita murahan"teriak paman nya semua orang mulai berkumpul berbisik bergosip


"Zahra"ucap Zenap datang dengan teman nya mereka ingin membantu Zahra tapi di hentikan paman nya


"Berhenti wanita itu sudah ternoda sudah kotor dia tidak berhak di kasihani"ucap paman nya


"Hentikan paman"ucap Asma lalu membantu Zhara berdiri


"Paman ini bagaimana bukan nya jika punya masalah itu ditutup bukan malah di umbar"ucap Zenap kesal


"Aku tidak sudih tinggal bersama wanita kotor ini"ucap nya lalu menutup pintu


"Maaf kan aku"ucap Zhara menangis memeluk Zenap dengan erat


Mereka tidak tega melihat Zhara sangat rapuh mereka membawa Zhara ke masjid setelah membersihkan tubuh dan dipinjam kan pakaian Zahra tidak henti sholat dari sholat taubat sholat Dhuha dan berzikir dengan menangis tidak henti meminta ampun


"Umi bagaimana ini"ucap Zenap cemas


"Sebenarnya apa yg terjadi"tanya nya


"Zahra di jebak dia di beri obat tidur lalu dia di nodai umi"jelas Asma merasakan kesedihan Zahra


"Astaghfirullah"ucap umi


"Kalian tenang saja biar saya yg bicara pada Zhara kalian harus mengatakan ini pada pihak pelaku biar dia bisa bertanggung jawab"ucap nya lagi


"Tapi umi bagaimana caranya kami bicara pelaku yg sepupu Syifa kami merasa tidak enak"ucap Aulia


"Kalian harus katakan ini semua biar masalah nya selesai kasihan Zhara"ucap nya


"Baik lah umi biar aku yg bicara umi dan yg lain jaga Zhara nya"ucap Zenap


"Iya Nap kamu bicara pada Syifa minta bantuan nya biar pak Devil bertanggung jawab"ucap Asma di iyakan Zenap dia segera pergi


"Assalamualaikum Zhara"salam umi duduk di samping Zahra


"Waalaikum salam"ucap Zharara lirih tapi dia terus berzikir


"Zahra umi sudah mendengar keluh kesah mu"ucap umi itu menepuk bahu Zahra dan mengusap nya


"Insyaallah kamu akan di ampuni Allah karna itu bukan di sengaja kamu di jebak dan kamu hanya korban"ucap nya membuat Zhara makin menangis


"Aku sudah kotor umi"lirih Zhara memeluk nya erat


"Sstt jangan katakan itu Zenap akan bicara pada pihak pelaku dan dia akan bertanggung jawab dengan menikahi mu"ucap umi


"Aku tidak mau menikah dengan nya aku benci dia"lirih Zhara sesegukan


"Sstt tidak boleh seperti itu Zhara"ucap Umi mencium kepala Zhara


"Jika seseorang berzina lalu dia menikahi lawan Zina nya maka dosa nya akan berguguran apa lagi kamu yg habya korban itu akan menjadi ibadah nikah itu ikaran suci dan jika kamu menikah dengan nya maka dosa nya akan berguguran"ucap nya


"Hiks hiks kenapa ini terjadi aku takut di laknat Allah dan di benci oleh Allah"Isak Zahra semakin menangis


"Zahra"suara itu tidak asing Zahra mendongak mendapat kan Devil berdiri di depan nya dengan rambut acak acakan


"Aku sangat benci dia kenapa dia ke sini*


"ucap Zahra memalingkan wajahnya Devil berlutut di depan Zhara


"Maaf kan saya Zahra kamu harus mengerti saya terpaksa melakukan nya"ucap Devil meneteskan air mata nya


"Saya tidak bermaksud mengotori kesucian kamu saya benar ingin menikah dengan mu Zahra saya akan menikahi mu"ucap Devil laku merogoh saku celananya


"Menikah lah dengan saya"ujar Devil dengan menunduk


"Setelah itu kamu akan mendapat semua kebenaran nya saya mohon maafkan saya"lirih Devil penuh harap


"Zahraa aku rasa kamu sudah mendapat kan keputusan nya"ujar umi tersenyum


"Apa pak Devil mau menikahi saya karna Syifa memaksa karna dia mengetahui yg terjadi"tanya Zhara serius


"Tidak ini keputusan saya yg ingin kamu menjadi Istri saya dan juga maafkan saya jika membuat kamu menderita karna perbuatan saya"jelas Devil tulus sungguh Devil sangat mencintai Zhara sekarang ini dia bisa gila jika Zhara membenci nya dan tidak mau menikah dengan nya

__ADS_1


__ADS_2