Jodohku Seorang Presdir

Jodohku Seorang Presdir
Kehamilan Zahra


__ADS_3

"Membunuh nya pa"ujar Devil santai pria itu cemas dia mulai ketakutan menatap tangan Devil siap menarik pelatuk nya


"Dia berani memeluk istri ku"ujar Devil serius mereka tidak tau kepercayaan Devil pada Zhara sangat besar tentu dia akan percaya pada Istri nya meski hati nya di penuhi rasa cemburu melihat air mata Zahra membuat Devil tidak berdaya


"Kamu jangan gila Devil"ujar Firman


"Aku tetap akan membunuh nya"ujar Devil santai pria itu ketakutan menatap mama tiri Devil lalu dia memeluk kaki Devil


"Maaf kan aku maafkan aku tolong Jangan membunuh ku aku hanya orang bayaran"ujar nya meminta ampunan Devil memasukkan senjatanya lagi lalu menendang wajah pria itu


Bugh


Zahra mendongak merasakan tubuh nya sedikit bergerak menatap wajah Devil di penuhi amarah Devil tetap mengarah kan kepala Zhara bersembunyi di dada nya tidak mengizinkan Zahra melihat kekejaman nya pria itu tau kesalahan nya dia segera mendekati Devil melihat arahan tangan Devil lalu Devil dengan santai menginjak tangan pria itu membuat pria itu menjerit tertahan


"Siapa yg menyuruh mu"ucap Devil datar


"Maafkan aku dia yg memberi ku tugas memberi ku uang untuk hanya sekedar membuat kamu salah paham aku aku hanya menindihnya"ucap pria itu menahan sakit menunjuk mama tiri Devil


"Cih memalukan"ucap Devil menendang pria itu lagi


"Pergi sana"ujar Devil pria itu segera bergegas pergi


"Kalian tidak mampu membuat aku membenci nya"ucap Devil santai menatap keluarga nya


"Kamu akan merasakan nanti nya Devil jika wanita ini hanya menjadi beban dan aib untuk keluarga kita"ucap Firman lalu berlalu bersama istri dan anak nya . Devil menangkup wajah Zahra mengelus nya lembut


"Sudah jangan menangis"ucap Devil


"Aku benaran tidak ngapa ngapain sama pria itu dia yg memeluk ku"ucap Zahra masih menangis


"Hei Jangan cerita lagi aku mulai kesal"ujar Devil kesal Zhara menyeka air mata nya


"Mas Devil ngak marah kan sama aku"ucap Zhara menatap Devil


"Iya aku percaya"ucap Devil memeluk Zhara


"Aku kan ngak nakal"ucap Zhara tersenyum lalu mencium wajah Devil dan menyengir melihat ekspresi wajah Devil yg datar


"Kenapa wajahmu sangat lucu"ucap Zahra tersenyum Devil menahan senyumnya mendengar istri nya menyukai wajah nya


"Sudah kamu mulai membuat aku ingin menyentuh mu"ujar Devil santai lalu berlalu melepaskan jas nya badannya terasa lelah Devil duduk di sofa melepaskan sepatunya


"Mas boleh ngak bikinin aku nasi goreng"ujar Zhara mendekati Devil


"Baik lah karna itu permintaan mu"ujar Devil berdiri


"Benar mas Devil mau"ujar Zahra berbinar


"Iya"ujar Devil mengusap wajah Zhara


"Ye makasih mas ku"ucap Zhara memeluk Devil kegirangan


"Ayo mas"ucap Zhara menarik tangan Devil menuju dapur


"Emang mas bisa"tanya Zhara


"Siap kan saja bahan nya"ujar Devil santai dengan semangat Zhara menyiapkan bahan nya


"Aku pasti bisa"ujar Devil mengambil pisau ingin mengupas bawang nya Devil dengan serius pada bawang Zhara tersenyum lalu tiba tiba Zahra melingkar kan tangannya di perut Devil memegang tangan Devil kepala nya dia letakkan di bawa ketiak Devil karna besar nya tubuh Devil tidak mampu membuat Zhara melihat ke depan


"Jauh kan mas nanti mata nya perih"ucap Zahra tersenyum Devil menahan senyumnya melihat Zhara seperti itu


"Sekarang iris bawang nya"ujar Zhara masih memegang tangan Devil mengajar kan Devil


"Nona tuan kalian butuh sesuatu mau saya bantu"ujar pembantu itu


"Tidak usah Istri saya mau saya masak nasi goreng"ujar Devil tangannya terus mengikuti tangan Zhara


"Nona Zhara minta di Masakin"ujar nya mengerut kan keningnya


"Iya bik rasa nya pingin banget makan masakan mas Devil"ujar Zhara tersenyum


"Nona Zhara ngak lagi ngidam"ujar nya bertanya Zhara menghentikan irisan nya mendengar perkataan pembantu itu


"Aku ngak lagi hamil tapi"ujar Zhara mengingat


"Tapi aku telat datang bulan"gumam Zhara menyadari sesuatu lalu menarik tangan Devil untuk menghadap nya


"Mas beli kan aku tespek ya "ucap Zhara serius


"Iya nanti"ucap Devil


"Ngak bisa mas sekarang aja"ujar Zahra


"Tespek itu apa"tanya Devil akhirnya mengatakan ketidak tahuan nya


"Tespek itu untuk memeriksa apa wanita itu positif hamil atau tidak"jelas Zhara


"Saran saya nona mending langsung ke dokter aja untuk periksa"ujar nya


"Benar apa yg di katakan nya kita ke dokter aja aku akan bertanya pada Arka soal dokter kepercayaan nya"ujar Devil


"Ya udah aku ikut mas Devil aja"ujar Zahra

__ADS_1


"Kamu siap dulu aku telpon Arka dulu"ucap Devil berlalu Zhara segera pergi untuk bersiap


####


Zahra duduk bersama Devil di depan dokter yg di saran kan Arka karna itu dokter kepercayaan Arka,mereka menunggu hasil nya dokter itu menatap hasil nya dan menatap kedua nya


"Kalian sering berhubungan"tanya nya


"Berhubungan maksud dokter seperti apa"tanya Zhara


"Yg pasti hubungan suami istri"ujar nya tersenyum Devil hanya melipat kaki nya santai menanggapinya


"Ohh iya dok"ucap Zhara tersenyum


"Menurut analisa saya dan hasil nya benar jika nona Zhara hamil 2 minggu"ucap nya tersenyum mengulur kan tangannya


"Selamat nona tuan"ucap nya tersenyum


"Benarkah"ucap Zahra tersenyum menjabat tangan dokternya


"Mas benar aku akan menjadi seorang ibu"ucap Zhara kegirangan


"Hhmm"dehem Devil santai


"Kesehatan nona di jaga ya jangan capek istirahat secukupnya dan jangan melakukan aktivitas yg berat"ucap nya dan memberikan resep vitamin


"Iya dok terimakasih"ucap Zhara tersenyum lebar


🚘🚘🚘


Devil melirik Istri nya yang sangat bahagia terlihat dari wajah nya yg tersenyum sampai wajah nya berseri bahagia Devil mengusap tangan Zhara lembut


"Kamu sangat bahagia hamil anak ku padahal aku tau kamu ngak akan mau mempunyai suami yg depresi"ujar Devil serius


"Atau gugurkan saja anak itu"ucap Devil membuat Zhara dengan cepat menutup mulut Devil


"Jangan katakan mas"ucap Zahra mengeleng


"Setiap wanita yg sudah menikah bisa hamil adalah kesempurnaan untuk nya dan mas Devil adalah suami ku apa pun mas Devil tetap suami ku dan ayah dari anak ku"ucap Zhara


"Dan aku sangat bahagia bisa hamil menjadi wanita sempurna"ucap Zhara tersenyum melepaskan tangannya


"Mas jangan berfikir untuk membuang anak kita"ucap Zhara pelan menyentuh wajah Devil


"Jika kamu senang dengan anak itu maka aku sangat bahagia dan senang"ucap Devil mencium tangan Zhara membuat Zhara tersenyum


"Baik baik di sana karna kamu adalah kebahagiaan istti ku"ucap Devil mengelus perut Zhara


"Salah"ucap Zhara tersenyum


Cup


Devil kaget saat menerima kecupan Zahra sampai jantung Devil rasanya akan copot akibat kecupan mendadak yg Zhara berikan sedang kan Zhara hanya tersenyum dan memeluk Devil dengan erat


"Ehh kok kamu jadi manja"ucap Devil mengusap kepala Zhara


"Karna ini horman nya bayi mas aku akan sangat sensitif sering manja dan banyak makan"jelas Zhara


"Aku menyukai kamu hamil jika kamu sering manja pada ku"ucap Devil santai Zhara tersenyum dia sangat bahagia bisa hamil anak nya Devil bukan itu membuat nya bahagia yg membuat Zhara sangat bahagia adalah dia akan menjadi seseorang ibu Zhara akan menyayangi anak nya sepenuh hati dia tidak akan membiarkan anak nya kekuran kasih sayang seperti diri nya


Arka baru selesai dari kamar mandi lalu mengambil ponselnya ada beberapa pesan Arka membalas nya lalu ada pesan dari Devil yg mengirim foto mereka yg mana Zhara membaringkan kepalanya di pangkuan Devil sedangkan Devil memegang kepala Zhara yg mana di kening Zhara ada tespek Arka mengabaikan nya


"Kenapa Devil mengirim foto ini"gumam Arka duduk di samping Syifa yg berbaring


"Foto apa mas"ujar Syifa lalu mendekat Syifa memperhatikan nya dengan baik


"Zahra hamil"ucap Syifa terkejut


"Mana ku tau"ucap Arka santai


"Ini perhatikan di kening Zahra ada tespek seperti nya benar Zhara hamil"ucap Syifa tersenyum Arka kembali menatap foto nya


"Iya ya pantas tadi dia menanyakan dokter kepercayaan ku"ucap Arka manggut-manggut


"Ya Allah Zahra pasti sangat bahagia andai aku bisa hamil"batin Syifa tanpa sadar memegang perutnya


###


"Mas Devil"ucap Zahra menggoyang kan lengan Devil yg tertidur malam ini Devil tidak mengauli istri nya karna takut Istri nya kelelahan


"Apa"ucap Devil membuka mata nya


"Mas ini iss"kesal Zhara cemberut menatap Devil


"Apa sih aku ngak ngerti"ucap Devil heran


"Mas tidur tanpa mengecup anak kita"ucap Zahra cemberut


"Apa harus"ucap Devil melongo


"Iya"ucap Zhara mengangguk


"Selamat tidur anak ku"ujar Devil mengusap perut Zhara

__ADS_1


"Bukan kayak gitu mas"ucap Zahra


"Selamat tidur anak ku"ujar Devil mencium perut Zhara membuat Zhara tersenyum lalu mencium pipi Devil dengan semangat


"Mau tidur di atas tubuh mas Devil"ujar Zjara semangat lalu naik ke tubuh Devil memeluk Devil dengan erat


"Manja banget sih"ucap Devil lalu memeluk Zahra


☀️☀️☀️


Devil benar memanja kan Zhara karna dokter bilang Zhara perlu istirahat dan Zhara juga sering manja pada Devil dan Devil dengan senang hati merawat istrinya membuat Istrinya bahagia meski Devil terlihat datar dan kaku pada Zhara tapi tetap Zhara sangat senang jika Devil juga mau memenuhi keinginan calon anak mereka


"Harus banyak makan "ucap Devil mengambil kan Zhara makanan mereka tengah sarapan


"Istri itu jangan terlalu di manja Devil"tegur Firman karna memang dia tidak suka dengan Zhara


"Ya Devil nanti dia ngelunjak"ujar mama nya


"Ngak apa pa dokter bilang aku harus memenuhi semua permintaan Zhara dan juga makanan nya biar kandungan nya tumbuh dengan baik"ucap Devil meletakkan susu di samping Zahra


"Kandungan maksud kak Devil"ucap Karin memastikan


"Iya istri ku hamil dua minggu"ketus Devil dia benar kesal jika Karin sering ikut campur masalah nya


"Apa"ucap semua kaget


Brak


"Devil apaan kamu ini membiarkan istri mu hamil"geram Firman menggebrak meja


"Aku ngak tau pa"ucap Devil datar


"Papa ngak mau ya pewaris selanjutnya lahir dari wanita miskin ini "ujar Firman marah Zahra menunduk


"Maaf pa ini kesalahan ku tidak memakan pil pencegah kehamilan"ucap Zhara pelan


"Harus itu kamu harus sadar diri siapa kamu dan kamu tidak pantas melahirkan anak nya Devil mengerti"teriak Firman murka


"Cukup pa"ujar Devil


"Zhara istri ku dan hanya dia yg akan melahirkan anak-anak ku dan hanya dia yg akan menjadi ibu dari anak anak ku"ucap Devil


"Apa papa mau memukul ku lagi"ujar Devil melihat Firman mengakat tangannya


"Aku ini sudah berkeluarga pa"ucap Devil mulai emosi


"Dengar Devil kamu salah memperistri dia apa kamu sadar hah"ujar Firman menunjuk Zhara


"Aku ngak salah pa justru papa yg salah memberi kan aku ibu sambung seperti dia"teriak devil menunjuk mama tiri nya


"Apa papa tau saat papa pergi saat itu dia membuang kalung mama apa papa tau itu adalah kalung kesayangan mama meski aku memohon tapi tetap dia membuang nya"geram Devil


"Aku benar papa yg salah memperistri dia"ujar Devil emosi


"Harus nya kamu sadar diri Devil dia itu ibu mu"ujar Firman


"Ibu ngak salah pa saat aku sakit harus nya dia merawat ku sebagai ibu sambung ku tapi bukan dia yg merawat ku tapi mama Fatma jika papa juga sadar diri harus nya papa bisa menerima Zhara karna dia adalah istri ku"ujar Devil


"Pokoknya papa tidak mau Zhara melahirkan anak mu dia harus membuang anak itu"ucap Firman tegas


"Devil apa kamu yakin anak itu anak kamu"ucap mama nya serius


"Dia itu wanita murahan mama tidak yakin itu anak mu apa lagi pria itu kemarin sudah meniduri Istri mu"ujar nya


"Iya ngaku aja kamu"ujar Karin mendesak


"Ini memang benar anak mas Devil "ucap Zhara dia sedih kehadiran anak nya tidak diterima


"Jika papa ngak suka ngak papa aku bisa mempertahankan anak ku jika mas Devil tidak percaya juga ngak papa aku bisa sendiri merawat anak ini"ucap Zahra


"Jangan mengatakan itu"ujar Devil mengengam tangan Zhara


"Kita akan membesarkan anak itu aku selalu percaya pada mu"ujar Devil serius


"Sudah Devil"ujar Firman membuat Devil menunjuk papa nya


"Papa yg cukup kalian semua yg cukup sampai kapan pun aku akan tetap menjaga keluarga kecil ku"ujar Devil


"Dan papa jangan pernah menghilangkan kebahagiaan ku aku bahagia bersama Zhara papa dan yg lain tidak bisa memahami ku hanya mama Fatma yg bisa"ujar Devil serius


"Jika kalian tidak senang aku akan ajak Zhara pergi"ucap Devil lagi


"Ehh kak tunggu"ucap Karin


"Maafkan kami yg salah maafkan kami dan kami akan berusaha menerima Zhara"ucap Karin


"Karin"ucap mama nya tapi Karin memberi tatapan pada mama dan papa nya membuat mama nya terdiam


"Harus nya seperti itu"ujar Devil


"Aku merasa mereka merencanakan sesuatu"batin Zhara menatap mereka


"Maafkan papa"ucap Firman lalu pergi

__ADS_1


"Sekarang kita sarapan"ujar Zhara mencairkan hati Devil mengajak Devil melanjutkan makan nya bersama Zhara ,Karin dan mama nya pergi menemui Firman


__ADS_2