
Arka senang mendengar kabar Syifa sudah sadar dia akan mengunjungi Syifa dan bicara soal hubungan mereka Arka menyelesaikan pekerjaan nya karna masih ada beberapa pekerjaan nya setelah selesai Arka menuju rumah sakit saat Arka melihat di depan kamar Syifa dia terdiam ada dua bodyguard dia heran kenapa dua pria itu berjaga di depan kamar Syifa tapi sudah lah dia sudah tidak sabar bertemu dengan Syifa
"Maaf tuan anda di larang masuk"ujar bodyguard itu menahan Arka
"Apa- apaan saya mau masuk menemui istri saya"kesal Arka saat dia di tahan
"Maaf tuan kami hanya menjalan kan perintah tuan Fikram anda di larang masuk"ucap nya
"Saya tidak peduli tugas kalian apa yg pasti saya mau masuk"kesal Arka
"Tidak bisa tuan kami di tugas kan untuk menjaga nona Syifa dan tidak mengizinkan anda masuk"ucap nya
"Apa"Arka sangat kesal dia rasa nya ingin mengamuk tapi di sini rumah sakit yg ada dia di usir
"Saya ini suami nona kalian jadi menyingkir jangan menghalangi saya"kesal Arka menahan amara nya
"Tidak tuan kami tidak bisa mengizinkan anda masuk"ucap nya tegas pada pendirian
"Oke oke jika kalian tidak izinkan tapi biarkan saya melihat istri saya meski dari pintu"ucap Arka
"Mari"ujar nya menahan Arka dan membuka sedikit pintu kamar Syifa
"Apa Devil sudah lama menemani nya"tanya Arka melihat Syifa mengengam tangan Devil mereka mengobrol
"Iya tuan tadi juga ada tuan Bara"ujar nya
"Apa , kalian melarang saya masuk dan Bara kalian izinkan"ucap Arka kesal menerobos masuk
Brak
Arka masuk secara paksa membuat Syifa dan Devil menoleh ke arah sumber suara Devil geram dia sampai berdiri menatap Arka
"Siapa kak"ujar Syifa penasaran
"Hanya orang gila"ketus Devil sinis pada Arka
"Yg benar dong kak jawab nya"ucap Syifa mempertajam pendengaran nya
"Aku hanya ingin ketemu sama Syifa apa salah"kesal Arka
"Mas Arka"ucap Syifa tersenyum
"Dia itu ke sini hanya ingin melihat kamu dan apa kamu tau dia kesini dengan kekasihnya kamu masih ingin menganggap nya suami"kesal Devil mendekati Arka
"Kamu jangan pernah menemui Syifa lagi"ucap Devil mencekram baju Arka
"Mas Arka jika mas Arka mau menikah dengan Nara tidak apa nikah saja mama Maya juga sudah bilang jika mama izinin mas Arka menikah dengan Nara"ucap Syifa meski terlihat tersenyum nyatanya tidak
"Syifa aku ......"ucap Arka terpotong
"Jika mau menikah ya silahkan ngak usah mengumbar pada Syifa"sindir Devil rasanya Arka mau memukul mulut Devil yg bicara ngelantur
"Mas Arka ngak papa kok aku emm aku rela jika mas Arka mau menceraikan aku"ucap Syifa
"Aku mengerti mas Arka ngak mau punya istri buta aku akan menerima apa pun keputusan mas Arka"ucap Syifa lagi
"Tunggu apa ayo pergi"ucap Devil mendorong Arka keluar
"Sialan apa sih mau nya Devil"kesal Arka tapi saat dia ingin masuk lagi bodyguard menghalangi nya
"Tuan tolong lah jangan menganggu tugas kami"pinta nya dengan sopan Arka segera pergi karna jika dia maksa Devil pasti menghalangi nya juga
"Kak Apa benar mas Arka akan menikahi Nara"ucap Syifa bersedih
"Tentu saja mereka tidak menikah karna tante Maya jika tante Maya sudah setuju menunggu apa lagi"ucap Devil
"Benar ayah mau cerai kan aku dan mas Arka"tanya Syifa
"Iya benar "ucap Devil
"Kita lihat saja jika Arka menemui mu berarti dia tidak setuju dengan perceraian itu tapi jika dia tidak menjenguk mu lagi maka dia setuju bercerai dengan kamu"ucap Devil mencium tangan Syifa
"Kamu jangan memikirkan nya lagi ya"ucap Devil mengusap kepala Syifa
"Kak aku sangat mencintai mas Arka bisa kah kakak jangan membuat aku pisah dengan mas Arka"ucap Syifa memelas
"Syifa aku ngak bisa melawan ayah kamu"ucap Devil membuat Syifa menghela nafasnya
Arka kesal Devil berbuat seperti itu pada nya Arka tidak terima jadi dia menelpon mama nya untuk ketemu dan mama nya dengan cepat menyetujuinya mereka bertemu di rumah Karten ,Arka setuju dia meluncur ke rumah Karten untuk menemui mama nya Arka ingin membicarakan soal Syifa jika Fikram jangan lagi menghalangi nya bertemu dengan Syifa.Arka keluar dari mobil ada beberapa mobil membuat Arka merasa heran lalu Arka masuk yg ternyata ada Fikram dan Fatma
"Itu kak Arka sudah datang"ucap Arkan melihat Arka mendekat
"Kenapa ada mereka"ucap Arka heran lalu dia duduk
__ADS_1
"Kenapa apa kamu merasa keberatan"ucap Fikram ketus
"Tidak"ucap Arka cepat
"Jadi kehadiran mereka itu ini"ucap Maya mengambil berkas di depan Fikram lalu menyerahkan pada Arka dan Arka membaca nya
"Apa ini"ucap Arka bingung
"Ya itu surat perceraian kamu dan Syifa"ucap Fikram santai
"Apa aku meminta nya"kesal Arka melempar berkas itu
"Meski kamu tidak meminta nya tapi dengan perlakuan kamu terhadap Syifa itu sudah menunjukkan jika kamu tidak bisa menjadi suami nya Syifa lalu tunggu apa lagi mending kamu cerai saja"ucap Fikram
"Aku tidak mau"ucap Arka
"Harus mau dong Arka kamu kan mau menikah dengan Nara ayo tanda tangani"ucap Maya menyerah kan berkas itu lagi
"Aku tidak mau ma cerai sama Syifa"kesal Arka dia mulai tidak sabaran
"Kenapa apa kamu merasa bersalah karna membuat Syifa buta itu tidak perlu Arka "ucap Maya
"Dari pada kamu menyiksa nya mending kamu lepaskan Syifa"ucap Maya lagi
"Mama kenapa ngak bisa mengerti aku"kesal Arka
"Nah itu calon istri mu sudah datang"ucap Maya tersenyum melihat Nara datang karna Maya yg mengundang nya
"Arka"ucap Nara tersenyum
"Sekarang kalian urus saja pernikahan kalian mama tidak mau ambil pusing"ucap Maya menyatukan tangan Arka dan Nara
"Iya Tante aku akan ajak Arka segera menikah makasi ya tante"ucap Nara tersenyum senang
"Aku tidak mau"ucap Arka menghempas kan tangan Nara
"Kamu mencintai Nara kan"ucap Maya menatap Arka
"Ya iya tapi"ucap Arka melirik Fikram
"Lalu tunggu apa lagi "ujar Maya
"Tapi sebelum menikah dengan Nara tanda tangani surat perceraian ini "ucap Fikram
"Iya Arka ayo tanda tangani"ucap Nara senang
"Ma bukan ini yg aku mau ketemu sama mama "kesal Arka
"Lalu"ucap Maya santai
"Aku ingin bicara bilangin sama ayah jangan menghalangi aku ketemu sama Syifa lagi"ucap Arka
"Buat apa mama bicara hal seperti itu lagian sebentar lagi Syifa sudah tidak memiliki hubungan apa apa lagi dengan mu atau mama akan nikahkan Arkan dan Syifa"ucap Maya santai
"Iya benar saya tidak akan merubah keputusan saya"tegas Fikram
"Ma ayo lah kenapa kayak gini sih aku tau aku salah izinkan aku bersama Syifa lagi bujuk ayah"ujar Arka jadi sebal
"Hei Arka kamu lupa perjanjian kita jika mama tidak akan ikut campur masalah kamu lagi"ucap Maya
"Ini kesempatan kita Arka jangan sia sia kan"ucap Nara
"Kamu diam"kesal Arka
"Mama kok ngomong kayak gitu aku ini anak mama apa bukan sih"ucap Arka makin kesal
"Oke jika kamu memohon hubungan mu dengan Syifa tetap berlanjut cepat berlutut di depan Fikram dan bilang apa yg kamu mau"ucap Maya serius
"May"ucap Fatma tidak percaya apa yg di ucapkan Maya tentu itu sangat berat bagi Arka karna apa Arka adalah seorang Presdir dari perusahaan besar itu akan menjadi hal memalu kan bagi Arka
"Mama kok kayak gitu"ucap Arka kecewa
"Harus nya ucapan itu milik mama kamu kok kayak gitu memperlakukan Syifa"ucap Maya sinis
"Jika tidak mau ya ngak papa cuman tanda tangani surat cerai nya"ucap Maya santai Arka tidak percaya menatap mama nya
"Aku sudah bertekad untuk memulai semua nya dengan Syifa tapi masak iya aku harus berlutut"gumam Arka ,Maya ingin melihat keseriusan Arka karna apa dulu juga Maya pernah menyuruh Arka berlutut di kaki mama nya di depan banyak orang meminta restu nya tapi Arka tidak mau itu karna dia bilang meski Maya mama nya akan melukai harga dirinya tapi kali ini bukan hanya harga diri tapi semua yg Arka miliki akan dia buang untuk meminta hubungan nya dengan Syifa
"Mama rasa itu tidak akan terjadi"ejek Maya tapi Maya salah mengira anak nya tidak melakukan itu Arka sudah bertekad tentu dia akan lakukan perlahan Arka melepaskan jas nya mengepalkan tangannya memejamkan mata nya dan berlutut di depan Fikram maju menggunakan lutut nya Arka menyentuh kaki Fikram
"Ayah maafkan aku tolong izinkan aku bersama Syifa lagi"mohon Arka memeluk kaki Fikram
"Ako mohon"ucap Arka lagi Maya menatap Fikram dan menggangguk kan kepala
__ADS_1
"Sampai kapan pun saya tidak akan menyerahkan Syifa kepada pria seperti kamu"ucap Fikram lalu menendang Arka sampai Arka sedikit menjauh dari Fikram
"Aku juga setuju dengan mu Fikram jika Arka memang tidak pantas untuk Syifa"ucap Maya sinis
"Arka buat apa sih"ucap Nara membantu Arka berdiri tapi Arka menepis nya dia merasa terhina
"Aku tidak terima"teriak Arka berdiri
"Dengar kan aku tuan Fikram aku akan membunuh Syifa karna anda berani menghina saya dan semua tidak akan bisa menghalangi nya oke baik jika kalian tidak mau berpihak aku bisa sendiri"teriak Arka lalu berlalu Maya hanya menyungging kan senyum nya dan melihat Arka kembali
"Kenapa kembali kak"tanya Arkan heran
"Masih ada yg lupa"kesal Arka dan mengambil berkas itu merobek nya dengan emosi dan kembali pergi Nara mengejar Arka
"Maya aku jadi cemas dengan Syifa jika Arka nekat bagaimana ayah juga kenapa memperlakukan Arka kayak gitu"ucap Fatma
"Ya ayah hanya mengikuti Maya saja"ucap Fikram santai
"Jika benar Arka mau membunuh Syifa lalu buat apa dia kembali dan merobek surat cerai itu dia hanya meluapkan kekesalan dan amara nya saja percaya"ucap Maya
"Semoga saja"ucap Fatma dia benar cemas dengan Syifa
"Arka kamu kenapa sih padahal ini kesempatan kita untuk menikah"ucap Nara kesal dengan Arka
"Dengar aku ngak mau nikah sama kamu lagi apa kamu lupa apa yg aku katakan saat itu"kesal Arka
"Hubungi kita sudah berakhir dan aku serius pada Syifa"kesal Arka lalu masuk mobil membanting pintu mobil dan melaju kan mobilnya
"Arka tungguin aku Arka"teriak Nara mengedor pintu mobil tapi Arka tidak peduli mengacuhkan panggilan Nara
####
Setelah di periksa tidak ada cederah di otak Syifa di nyatakan sudah sembuh Syifa di perbolehkan pulang hari ini karna sudah 3 hari setelah dia sadar ,Bara selalu menemui Syifa begitu pun Arka berbeda nya dia tidak bisa menjenguk Syifa karna selalu di halangi tapi itu tidak membuat Arka menyerah dia terus berusaha
"Kak Devil kok sendiri jemput aku"ucap Syifa mengeluarkan tongkat nya
"Iya mereka semua menunggu di rumah"ucap Devil mengengam tangan Syifa mereka segera pergi
"Kak Devil apa mas Arka memang tidak lagi menjenguk ku"tanya Syifa
"Ngapain lagi kamu nanya kan hal itu udah tau jawabannya kan"ucap Devil memeluk bahu Syifa karna ada beberapa wartawan di luar
"Nona boleh kami meminta informasi mengenai hubungan anda dan tuan Arka"ucap nya
"Tidak ada"ucap Devil dan memasukkan Syifa ke mobil
"Dengar apa pun hubungan Arka dan Syifa itu bukan urusan kalian"tegas Devil
"Devil apaan sih Bara juga yg menjemput Syifa sedang kan aku di larang"kesal Arka melihat Bara membuka kan pintu mobil Arka tidak tinggal diam dia mendekati Devil
"Mau apa"ucap Devil
"Ya mau nemanin Syifa lah"ucap Arka
"Jangan harap"ketus Devil menahan dada Arka
"Lepasin ngak"kesal Arka tapi Devil mendorong nya sampai Arka terjatuh Devil segera masuk ke mobil
"Ayo kita jalan"ucap Devil mobil segera di laju kan Bara
"Hei Devil tunggu harus nya Syifa bersama ku kenapa kalian mengambil nya tanpa izin ku"teriak Arka dengan berlari mengejar mobil nya
"Syifa Syifa"teriak Arka terus berlari
"Kak aku dengar suara mas Arka apa ngak berhenti saja"ucap Syifa meraba pintu mobil ingin membuka nya
"Mana ada Arka kamu halu mungkin kamu merindu kan Arka itu kenapa bisa mendengar suara nya"ucap Devil santai
"Iya mungkin benar apa yg kak Devil kata kan"ucap Syifa lalu memeluk lengan Devil menghilangkan gelisah di hati nya
"Syifa"ucap Bara membuat Syifa menegang kan kepala nya
"Biarkan Bara mengantar kita pulang"ucap Devil
"Iss kak Devil"ucap Syifa cemberut
"Kan udah ku bilang aku akan selalu ada untuk mu"ucap Bara tersenyum pokus dengan jalanan
"Aku ngak butuh itu"ketus Syifa kembali menyenderkan kepalanya di bahu Devil
"Meski begitu aku akan tetap ingin mengambil hati mu kembali"ucap Bara tersenyum
"Bagaimana pun kamu ngak bisa mengambil hati ku karna apa karna hati ku selalu untuk mas Arka"ucap Syifa
__ADS_1
"Tapi sayang nya Arka akan menceraikan mu"ucap Bara santai Syifa sangat kesal dengan Bara dia selalu menjelekkan Arka padahal Syifa tidak suka sama sekali mendengar suami nya di jelek kan,