KEKASIH PALSU

KEKASIH PALSU
Pertunangan


__ADS_3

" Gila kali ya, mo dia nikah sekalian kek ngapain sih harus kasih undangan sama lo,bener-bener ga waras tu orang !" umpat Rindi setelah memukul meja dengan tangannya.


" Udah May, biarin aja ga usah dateng, ga usah lagi lo peduliin dia May." bujuknya pada Mayra seraya menepuk-nepuk pelan punggungnya.


Mayra menghela nafas panjang lalu membuangnya kasar, mungkin memang ini saatnya ia memberi tahu Aldo bahkan dunia bahwa dia bisa tegar, dan sudah menghapus Aldo sepenuhnya dalam hatinya.


" Gpp ko Rin, kalo dia udah undang berarti gue harus dateng kan?"


" Astaga May, lo yakin? lo ga bakalan ambruk disana kan nanti ?"


" Ya ga mungkin lah, ngapain juga ambruk, gue udah gpp Rin sekarang gue bahkan udah ga terlalu inget Aldo tuh." ucapnya dengan raut penuh keyakinan.


" Huhh... lo beneran yakin mau dateng May ? trus sama siapa mau gue temenin ?"


" Masa kondangan ama sesama cewe sih, ama gue aja May,tenang bakalan ganteng ntar gue. Ntar lo bakal terpesonahh.... Hahahaa" Anton menimpali.


" Jangan May jangan mau sama Anton perginya, yang bener aja, bikin ribet dia mah bukannya jagain elo."


" Yaakk ... Ada yang cemburu ngaku ayo ngaku. "


" PD banget lo gue cemburuin, najong dah."


" Cemburu mah ngaku aja, hahaa..."


" Lo tu yaa..." Rindi mengepalkan tangan ke arah Anton.


Mayra berfikir sejenak, dan setelah menimbang-nimbang tidak ada salahnya juga mengajak Anton kan di undangannya tertulis Mayra&partner. Dan teman laki-laki disekeliling Mayra hanya ada Anton.


" Ya udah ton,gue pergi sama lo hari minggu ini, jangan sampe lupa."


" Ciiee ngajakin ngedate, padahalmah katanya najong tralala." goda Anton.


Mayra hanya membiarkannya saja, dan kembali pada pekerjaanya, mengingat si Anton memang rada sengklek orangnya.


🌱🌱🌱

__ADS_1


Hari pertunanganpun tiba, acara yang di gelar di Hotel Bintang Lima dengan sangat megah dan meriah ya walaupun hanya pertunangan tapi yang namanya sultan kan bebas.


Terlihat tatanan bunga yang didominasi mawar merah muda mengelilingi tempat acara pertunangan tersebut.


Tamupun sudah mulai berdatangan karena acara akan segera di mulai pada jam 10:00 dan kini waktu menunjukkan 9:10.


Aldo dan Kalista sedang bersiap-siap di salah satu kamar hotel. " Al, aku seneng banget deh akhirnya kita bakalan tunangan, aku bahagiaa banget sayang..." sambil bergelendot manja pada tangan kanan Aldo yang terlihat nampak bercermin.


Sebenarnya bukan ini yang Aldo harapkan, tapi toh hanya tunangan pikirnya, sebenarnya hatinya sedikit meragu tapi ia menguatkan tekadnya bahwa ia telah sampai di tengah jalan untuk mencapai tujuannya, jadi ia harus bersabar sedikit lagi saja.


" Iya ... sayangku.." ucap Aldo seraya mengelus lembut pipi sang kekasih.


Dan kita lihat nanti, akan ada kejutan besar untuk acara kita sayang


Yang mengundang Mayra adalah Kalista, setelah ia mencari informasi dari para bodyguardnya tentang Mayra yang ternyata adalah mantan kekasih Aldo yang kini menjadi calon tunangannya, dan Mayralah yang kadang membantu biaya kuliyah Aldo. Hingga Aldo bisa lulus dan bekerja di perusahaan Ayahnya kini.


Rencananya dia akan memberi tahu Mayra setelah selesai acara pertunangannya bahwa Aldo telah bahagia menemukan pasangan hidup yang begitu sempurna seperti dirinya, lalu melemparkan segepok uang yang telah ia siapkan untuk Mayra agar tak di anggap berhutang budi dengan Aldo.


Haha... acara yang begitu sempurna batin Kalista yang di iringi senyuman jahat di wajah cantiknya.


Lihatlah dia begitu tampan dan sempurna tidak pantas untuk gadis rendahan seperti dirimu Mayra, dia hanya pantas untukku yang sempurna ini. Batin Kalista dengan menatap dirinya dan juga Aldo di cermin lalu merapikan kerah kemeja panjang batik Aldo, yang berwarna hitam dengan kombinasi gold serasi dengan kebaya gold dan rok hitam batik yang dipakainya kini.


Mayra telah selesai didandani oleh Tika sahabatnya, nampak cantik elegan dengan sapuan make up tipis yang menambah kecantikan alami Mayra. Mayra memakai kebaya warna merah muda dengan lengan di bawah siku dan rok lilit batik menambah kesan cantik dalam dirinya kini. Dan Anton memakai kemeja batik lengan pendek senada dengan rok Mayra. Ya, itu adalah baju couple yang tersedia di butik Tika.


" Inget ya May jangan nangis,kalo ga kuat lambaikan tangan ke Anton ya, Ton lo jagain Mayra baek-baek awas aja kalo pulang ga utuh nih, gue bejek-bejek lu jadi perkedel." cerewet Tika.


" Siap bos ." jawab Anton dengan tangan di dahinya tanda hormat, yang di iringi semuman manis Mayra.


" Duhhh,,, bidadari jatuh dari langit beneran ini mah,cantik banget euiii..." puji Anton yang melihat senyman Mayra.


" Apaan sih lo ?" Mayra menoyor tangan Anton.


" pegang-pegang lagi, duh ga kuat abang dekk."


" Jangan macem-macem ya lo, aduh May ko gue ga yakin ya nih si cunguk bisa jadi partner yang bener buat lo."

__ADS_1


" Dih apaan sih, udah yuk May kita berangkat ntar telat." dengan menggandeng tangan Mayra menuju taxi online yang telah menunggu di pelataran butik.


" Daa May ati-atii yaaa...." ucap Tika sambil melambai-lambaikan tangannya,.dengan perasaan entah kenapa seperti mengganjal dalam hatinya.


Ishh...udahlah ga bakalan kenapa-napa kan ada Anton. Batinnya menenangkan seraya masuk karena taxi telah terlihat menjauh dari butiknya kini.


.........


Aldo dan Mayra telah sampai di hotel tempat pertunangan tersebut, seketika dibuat terpana dengan dekorasi mewah dan begitu mempesona disana. Serta hidangan yang membuat perut Anton seketika keroncongan karena terlihat lezat dan begitu menggoda, ia nampak mengambil langkah untuk menghampiri namun acara telah di mulai saat ini.


" Ya para undangan sekalian hari ini kita berada di acara pertunangan nona Kalista dan tuan Aldo, semoga hubungan mereka bisa langgeng hingga hari H pernikahan dan langgeng hingga menua bersama, mari kita dengar kata sambutan dari perwakilan Orang Tua Kalista bapak BENI HANDOEKO."


" Terima kasih atas kedatangan saudara sekalian di acara pertunangan anak saya Kalista, dia selalu seperti anak kecil bagi saya hingga kemarin saat ia meminta untuk bertunangan dengan kekasihnya saya merasa bahwa akan kehilangan gadis kecilku, namun saya selalu berharap dia bisa berbahagia dengan pasangannya."


" Oke ,dan mari kita dengar ohh puisi katanya dari calon pria,silahkan tuan Aldo, hadirin sekalian di mohon untuk berdiri."


" Kalista,entah berapa ribu kata yang mampu menggambarkan sosok dirimu yang begitu indahnya


yang mampu membuatku jatuh cinta pada pandangan pertama


kau adalah sebagian hatiku yang hilang, dan kini telah kutemukan


aku mencintaimu kalista, maukah kau menjadi calon istriku ?" ucap Aldo dengan bersimpuh dengan satu kakinya lalu menyodorkan cincin untuk Kalista.


" Tentu..." jawab Kalista dengan air mata yang mengenang,begitu bahagianya ia.


Lalu Aldo memakaikan cincin di jari manis Kalista dan


suara tepuk tangan pun memenuhi tempat pesta tersebut, tanpa memperdulikan seseorang yang menangis sesenggukan di barisan belakang sambil memeluk seseorang dan memekul-mukul dada bidangnya.


" kenapa do, salah apa aku sampe kamu tega giniin aku ,jahat , brengsek heuu....heeuu" dan seketika Mayra pingsan di pelukan seoarang laki-laki misterius tersebut, karena dari kemarin malam dia tidak makan dengan benar dan rasa sakit hati yang merasukinya, seketika meruntuhkan pertahanan Mayra yang awalnya sekuat tembok beton tersebut.


,,,,,,,,,


siapa yaaa? ada yang bisa tebak?

__ADS_1


Aldo punya rencana apakah itu?


ikuti terus ya perjalanan Mayra menemukan cinta sejati 💚💚


__ADS_2