KEKASIH PALSU

KEKASIH PALSU
DINNER


__ADS_3

Tak ada satupun di antara mereka yang membuka suara,hanya terdengar dentuman pisau dan garpu yang beradu dengan piring berisikan steak dengan daging kualitas nomor satu di sana.


Restoran F adalah restoran kualitas elite yang dipilih Radit untuk mendukung dinner nan romantis untuk sang atasan.


Hingga akhirnya sesi makan berakhir,dan dari sinilah drama Mayra dan Zio di mulai.


Emmm.....Ini enak bangeet,astaga...Kemana aja gue 26 tahun baru ngerasain yang beginian sekarang... Batin Mayra dengan mata penuh binar,lalu meminum jus jambu miliknya.


"Terima kasih ya... Pak,karena anda sudah mau menolong saya di acara pertunangan itu,kalau tidak ada anda,saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada saya.Dan terima kasih juga untuk Dinner malam ini." akhirnya suara Mayra memecah keheningan,dengan senyum penuh profesionalitasnya yang begitu menawan.


Pak aja dehh... masa baru ketemu mau panggil Zio sih.


"It's okey "


Melihat binar bahagia dari Mayra,membuat Zio semakin menggelora untuk melancarkan aksinya.


Saat akan memulai kata,Zio terngiang ucapan Radit yang harus mengatakan dengan hati dan menatap Mayra dengan penuh kasih saat mengungkapkan perasaan.Walaupun Radit sendiri tak yakin sang atasan bisa melakukannya atau tidak,yahh...yang penting ia sudah memberi tahu.


"Al..mayra..." Zio mulai mengatakan dengan hatinya dengan memandang manik jernih Mayra.


"Ii..ya " jawab Mayra agak gugup,karena tatapan Zio yang makin intens kepadanya.


"Aku.. menyukaimu, bisakah kau menjadi kekasihku ?" ucap Zio dengan wajah datarnya.Tak bisa,Zio sama sekali tak kuasa menatap mata jernih Mayra yang penuh kebahagiaan dan ketulusan di sana. Seperti tatapan sang mama yang selalu ia rindukan. Ia berkata dengan beralih dari mata Mayra,mencoba menyembunyikan rasa bersalah pada gadis polos di depannya,karena akan membuatnya menjadi kelinci percobaan untuk jalan kesembuhan trauma yang ia miliki.


Mayra mencoba mencari ketulusan atau kesungguhan dari perkataan Zio,namun tak bisa,wajah datarnya sama sekali tak bisa tertebak oleh Mayra.


"Ppffttt..... saya baru tahu ternyata anda itu sangat humoris sekali Pak CEO." ucap Mayra pada akhirnya.


Apa... Dia tertawa..Humoris katanya ... Cihh


"Sayangnya saya masih Wakil CEO nona."


Astagaaa... minta di telen ni orang.


"Ohh...Iya saya salah. Maafkan saya Pak Wakil CEO." dengan senyum paksa penuh profesionalitasnya.


"Jadi,jawabannya YA atau TIDAK Mayraa ?"


Apa dia seriuss!? astaga...gimana nih ??


Tenang..Tenang Mayra ...Tarik nafass...Buang...Tarik nafas Buang...Fyuhh... Kok nyatain perasaan pake muka datar kaya gitu siih.. Sebenernya dia tulus ato nggak ?? astagaa... Rin Tik,Rin Tik bunyi hujan tolongin gueee...

__ADS_1


"Haii ...Nona... Apa kau baik-baik saja ?" ucap Zio dengan mengibaskan tangan di depan wajah Mayra yang terlihat melamun dengan ekspresi bimbangnya.


"Oohh...Ahhh maafkan saya Pak Wakil CEO,saya sangat terkejut sekali dengan ucapan anda barusan,saya fikir anda sedang bercanda." kilah Mayra sekenanya


"Sama sekali tidak,tuh ." masih dengan wajah datar nan seriusnya.


Mayra menelan salivanya kasar,ia sama sekali tak memperkirakan hal ini,ia hanya berfikir Zio adalah orang kaya yang sangat baik hati karena mau menolongnya dan mengajaknya makan malam kini.Dia sedang mencari jawaban yang tepat untuk situasi yang dihadapinya kini.


Kata ibu harus dari hati... Hey hati bekerjalah ...


dag...dig..dug... astogee,ampun dah guua.


"Fyuhhhh... Sebenarnya apa yang membuat anda menyukai saya pak ?" tanya Mayra akhirnya.


"Yaa... Karena aku tertarik denganmu."


Jawaban Zio malah semakin membuat dentuman dalam dada Mayra kian menggema.


Kamu hanya perlu menjawab ya,kenapa bertele-tele sekali,sangat tak penting.


Mayra selalu memperhatikan ekspresi Zio,dan wajah jengahnya kini tertangkap oleh mata Mayra.membuat Mayra semakin mantap dengan jawabannya.


"Kenapa ? kamu tahu,walaupun aku Wakil CEO,aku bisa melakukan segala ke inginanmu.Harta,kuasa,kehormatan semua bisa kau dapatkan jika mau menjadi kekasihku.Bahkan mengakusisi JS Group pun bisa ku lakukan untukmu." sesumbar Zio,agar Mayra masuk dalam perangkapnya.


Tak apa,jika memang kau bisa menyembuhkan traumaku.


Masuklah kelinci yang manis.


Apa katanya ?! JS Group tempat kerja gue?! wahh perasaan mulai ga enak nih...Pasti ada sesuatu kan...Tapii apa ?? batin Mayra berseteru tak bisa menerima segala ke konyolan yang Zio tawarkan.


" Saya malah semakin tidak bisa kalau seperti itu,sebenarnya apa yang anda inginkan dari saya yang bukan apa-apa ini Pak ?"


Hening,Zio tak tahu alasan apa lagi yang harus ia katakan.


"Ya sudah,kalau anda tidak berkenan untuk menjawab, saya akan menganggap semua yang anda katakan tadi hanyalah sebuah candaan saja,saya permisi." ucap Mayra se sopan yang ia bisa,seraya bangkit dari duduknya.


"Tunggu ...."


"Kenapa ? apa karena aku bukan bocah ingusan seperti berondong seleramu, yang bahkan menelingkuhimu itu ?" tanya Zio dengan sebelah alis yang di tarik ke atas lalu memiringkan wajahnya.


Astagaaa...Dia tau semuanya...

__ADS_1


"Kau lihat baik-baik diriku.Aku bahkan lebih baik 1000% darinya. Mayra ...."


Dasar gadis bodoh.


Braakkkkk


Habis sudah kesabaran Mayra. Hingga kini ia menggebrak meja yang ada di hadapannya.


" Cukup ! Bapak Wakil CEO yang terhormat. Mungkin anda memang lebih baik darinya, tapi dia yang tidak lebih baik dari anda itu, bisa menggoyahkan hati saya dengan semua ketulusan yang dia punya. Menyukai seseorang itu dengan perasaan Pak, bukan harta. Anda itu menyedihkan sekali, SEPERTI MANEKIN HIDUP YANG BERNYAWA TAPI TAK BERPERASAAN." ucap Mayra dengan gaya lugasnya.


"Huhh... " seraya mengambil langkah penuh kemenangan.


Jlebbb


Perkataan Mayra sudah seperti panah yang menancap tepat di hati Zio.


Yaa,perasaanku telah tiada,terbawa oleh kepergian mamaku, nona. Hati Zio terasa perih sekali mengingatnya,bahkan kini ia sedang menguasai diri dari kesedihannya agar tak terlihat oleh Mayra.


Bruukkk


Naas sekali,inginnya pergi dengan membawa kemenangannya,kini Mayra malah terjatuh tepat di pangkuan Zio,karena heells sebelah kanan kaki Mayra yang terlepas tanpa tahu suasana.


Seketika mata mereka bertemu,hingga berakhir saling pandang.


Zio meresapi mata jernih Mayra yang penuh cinta kasih dan kejujuran disana.Sangat berbanding terbalik dengan mata yang di pandang Mayra kini penuh kehampaan dan kekosongan di dalamnya.


Hingga Mayra tersadar,ada suatu gejolak hasrat yang kian mencuat.Seketika ia berdiri dan mengambil langkah seribu setelah melepas semua heellsnya.


Meninggalkan Zio yang terpaku dengan berbagai rasa dalam dirinya sedih,senang,tegang,bahagia,desiran tak karuan,bahkan rasa seperti tersengat listrik pun juga ada .Bahkan ia sendiri sama sekali tak mengerti,apa yang sedang terjadi dengan dirinya kini.


Giilaa,apa itu tadi....Hiiii... Mayra bergidik ,sambil menggelengkan kepalanya kasar.


Mayrapun tak bisa menyangkal dentuman yang kian mengeras dalam dadanya,seakan si jantung terasa akan melompat dari tempatnya.


♤♤♤♤♤♤


haii-haiiii ....


Makasih ya buat yang udah baca ...


jangan lupa dukungannya yaa 💚💚💚

__ADS_1


__ADS_2