
Mayra nampak begitu girangnya, melihat seorang Ziovano sang Wakil CEO mau mengikuti acara yang bisa di bilang remeh baginya ini. Ia terlihat begitu antusiasnya, bertepuk tangan ria memberi semangat untuk Zio.
Dasar gadis kampungan ! ternyata selain kampungan kamu itu juga m******* bisa-bisanya menjerat ka Zio. Tapi aku yakin, tidak mungkin selera ka Zio gadis kampungan sepertimu ! berbahagialah sekarang, jika sudah di tinggal. Jangan lupa menangis sejadi-jadinya. Hehhh ... Batinnya dengan menyeringai jahat, lalu segera bertepuk tangan dan menampakkan senyum penuh pesona setelah melihat kedatangan Aldo," Ayoo sayaang ..
Kamu pasti bisa !" serunya kemudian.
Mayra yang mendengarnya hanya mendengus dalam hati, Lalu segera bertepuk tangan heboh setelah melihat kedatangan Zio, " Ayooo sayangg ... Semangatt !! masak yang enak buat akuuu !!" pekik Mayra tak mau kalah dari Kalista, dan di balas anggukan dan senyum menawan oleh Zio. Sontak saja membuat acara tersebut semakin riuh dengan tepuk tangan dan kebisingan entah apa yang mereka bicarakan. Mungkin pesona Zio yang tiada tanding. Hihii
Zio dan para peserta nampak serius sekali dengan aksi memasak mereka, ada yang bertujuan untuk menang, ada yang hanya untuk seru-seruan, bahkan ada juga untuk membuktikan pada pasangan tentang besarnya rasa untuk mereka termasuk yang di lakukan Zio,tujuannya untuk meyakinkan Mayra bahwa ia benar-benar menyukainya. Dan bisa mengikis keraguan Mayra untuk menerimanya, sungguh rencana yang sempurna fikirnya.
Ada sudut hati yang begitu geram mendengar Mayra memberi semangat untuk Zio dengan cerianya, hingga ia asal saja memotong sayur mayur di hadapannya kini. Sungguh kesalnya Aldo.
" Oke ... Waktu tinggal lima belas menit lagi .... Semangat untuk para peserta." ucap MC mengingatkan.
Nampak para peserta mempercepat gerak seluruh tubuh mereka, untuk segera menyelesaikan masakan dengan judul rasa penuh cinta tersebut. Hingga menit demi menitpun berlalu.
" Yakk... Waktu akan segera habiss tigaa .... Duaa ... Satuuu ... Stopp !!" pekik MC diiringi tepuk tangan nan meriah dari para penonton.
Semua peserta mengangkat tangan, melihat peluh Zio yang bertebaran membuat seluruh penonton menjerit dengan hebohnya melihat pemandangan yang begitu menggugah selera mata tersebut.
Tibalah waktu untuk penilaian, mereka saling bergandengan dengan pasangan untuk saling memberi dukungan.
Ada berbagai hidangan di meja penjurian kini dari steak, ayam teriyaki, udang asam manis hanya milik Zio dan Aldo yang berbeda. Hingga mengundang tanya para juri, " Apa ini ?" tanya salah satu juri laki-laki.
__ADS_1
" Kue " Jawab Zio dengan datar namun tetap mempesona,Mayra yang mendengarnya menelan saliva kasar. Ampun bisa-bisanya tu wajah ala manekin nongol di saat genting kaya gini.
Juri terlihat mengerutkan kening, lalu seketika tertawa di iringi gelak tawa para juri lainnya. " HAHAHA..."
Mayra menarik-narik tangan Zio lalu menggerakkan mimik wajah seolah bertanya pada Zio kenapa juri tertawa seperti itu, dasar Zio bukannya mengerti malah mengira Mayra sedang bertingkah imut padanya hingga membalasnya dengan senyum penuh pesonanya.
Astaga ... Kenapa malah senyum gitu si ? mana ganteng banget lagi ... Haduhh . Batin Mayra dengan menepuk jidat dengan tangan kirinya.
" Kenapa ada nama pupuk di sini ? ahahhahh.... " tanya salah satu juri dengan suara menahan tawa, lalu tergelak juga pada akhirnya, melihat kue Zio yang berbentuk melingkar dengan hiasan es krim yang tergulung indahnya lalu terdapat tulisan 'ZA' dengan potongan strawberry disana.
Apa ? pupuk ? . Batin Mayra lalu melongok melihat hiasan kue Zio yang benar adanya menggunakan nama pupuk ZA.
Astaga Zioo .... Ngapain segala di taro nama pupuk di situ ? padahal kayanya enak banget loh ... Huhh dasarrr. Batinnya dengan mata melotot mengarah pada Zio.
Siall, iya juga ? kenapa aku tak bisa mengingatnya dan jadi bodoh seperti ini ! rutuk Zio dalam hati. Begitu semangatnya ia saat membuat inisial itu tanpa mengingat apapun, fikirannya hanya bertumpu pada Mayra. Niat hati agar Mayra semakin mengaguminya malah berakhir dengan tawa renyah para juri dan penonton.
Zio yang tak terima hasil karyanya malah di bilang pupuk pun berseloroh, " Ini inisial nama chef, Zio Almayra. Bukan pupuk. Kekasih saya ini sangat menyukai es krim dan strawberry, karenanya saya memberi hiasan itu di sana."
Mayra dengan cepat tanggap menimpali, " Iya chef seperti itu ..." ucapnya dengan senyum penuh profesionalitasnya. " Sayangg ... kamu so sweet banget siiih ?" ucap Mayra dengan menggerakkan wajah Zio ke kanan dan kiri dengan kedua tangannya yang memegangi pipi Zio.
" Romantisnyaaa ... Memang cinta masa muda itu begitu menggelora ... Hahaha " ucap salah satu juri wanita, diiringi gelak tawa juri lainnya dan para penonton.
Lalu para juri beralih pada masakan Aldo yang berupa salad sayur dengan potongan tak karuannya, " Satu jam tadi kamu hanya membuat ini ?" tanya juri tak percaya dengan hasil masakan Aldo. " Iiya chef, kekasih saya begitu menyukainya, iya kan sayang ?" dengan beralih menatap Kalista, hingga kalista menampilkan senyum penuh paksanya , " Ehmm iya chef ..." ucapnya kemudian. Dan di iringi gelengan kepala dari para juri.
__ADS_1
Tentu saja yang di lakukan Aldo hanyalah berfikir segala hal tentang Mayra yang bisa mengenal Zio, bahkan dengan mudahnya mengucap sayang padanya. Sungguh membuatnya begitu geram. Benaknya hanya berisikan Mayra, hingga tak konsen dalam membuat masakan untuk tunangannya itu. Hingga berbentuk compang camping tak karuan.
" Ya pemenangnya adalah ..... Rayhan dengan masakan steak. Tepuk tangannn untuk Rayhann. Selamat anda mendapatkan voucher belanja sebesar satu juta rupiahh." ucap MC dengan iringan tepuk tangan meriah dari para penonton yang begitu memenuhi area toserba.
" Dann ... Ada reward untuk pasangan teromantis dalam event ini, silahkan pasangan ZA untuk menaiki panggung !!" seru sang MC .
Ampuun ..!! Bisa-bisanya pasangan ZA. Pupuk dong ?! Iii aneh banget deh ... dengan berjalan beriringan dengan menggandeng tangan Zio menaiki tangga.
Setelah di atas mereka di pasangi mahkota,dan di beri boneka sebesar setengah badan orang dewasa sebagai reward.
" Foto dulu ya... " ucap seorang Fotografer. " Agak dekat dong,yang sedikit mesra ..." ucapnya kemudian yang melihat Zio dan Mayra berjauhan walaupun masih bergandengan tangan. Hingga Zio menarik pinggang Mayra untuk mendekat padanya, " Yaa ... Baguss ! senyuuum ... Yaak !" ucap Fotografer menemukan angel yang begitu pas untuk keduanya.
Dasar ini bibir,ga bisa banget liat kamera langsung aja senyum gitu. Bisa GR parah ni si manekin. Batin Mayra dengan mencuri pandang pada Zio.
Lalu MC menyerahkan foto yang tadi langsung jadi untuk pasangan tersebut, " Mari tepuk tangan untuk pasangan ZA kitaa .... Semoga langgeng ya kaka ...." ucap MC diiringi senyum menawan dari keduanya dan tepuk tangan riuh para penonton.
Sedang Aldo dan Kalista terlihat begitu geramnya, tenggelam dalam pikiran mereka masing-masing.
Kenapa May ? aku hanya memintamu untuk sedikit bersabar menungguku ? kenapa kamu malah bersama Ziovano ! Hahh ... Astaga !!! Batin Aldo merutuki dirinya yang melepas Mayra yang kini malah bersanding dengan seorang Ziovano seseorang dengan eksistensi yang begitu menjulang tinggi di seluruh penjuru negeri, bahkan dirinya hanya terlihat seperti debu oleh seorang Ziovano.
Dasar cewek sialan, sebenarnya apa dari dirinya yang bisa di gunakan untuk menjerat ka Zio. Hahh ... Tenanglah Kalista ... Pasti ia akan terbuang jika ka Zio bosan. Seperti Aldo yang membuangnya setelah menyadari pesonaku. Batin Kalista dengan seringai jahat yang menghiasi wajah cantiknya.
Ciihh ... Menyedihkan !
__ADS_1
》》》》》
jangan lupa dukungannya 💚💚