Kembar Nakal Sang Pewaris

Kembar Nakal Sang Pewaris
11. Mencari Ayah


__ADS_3

Entahlah. Sejujurnya, Yujerian tidak suka jika benar bahwa ayahnya adalah pria buruk. Karena itu berarti di dalam darahnya terdapat darah orang yang menyakiti Hestia sampai seperti ini.


Tapi entah kenapa, jauh di hatinya, Yujerian tidak merasa Hestia terluka karena ayah mereka.


Walau itu hanya dugaan semata, Yujerian hanya berpikir begitu.


"Yuje-nii."


"Hm?"


"Kore." [Ini.]


Yuveria menyodorkan sebuah benda keras transparan yang pipih, melindungi sebuah kartu nama bertuliskan nama seorang pria asing.


"Apa itu Chichi-ue?" tanya adiknya lirih.


"Entahlah. Lagipula Haha-ue menyimpan banyak kartu nama temannya."


Yujerian mengamati kartu nama yang berulang kali sudah ia lihat sejak kecil itu.


Sebenarnya ia juga berpikir bahwa kartu ini spesial. Karena Hestia repot-repot melindunginya, lalu kadang-kadang membawa ini dalam tas seolah penting.


Mereka berdua tidak tahu siapa itu Eros Prajapati. Namanya asing dan tidak pernah sekalipun mereka dengar dari mulut seseorang.


"Kamu berpikir ini milik Chichi-ue?"


Yuveria mengangguk. "Sebab ada tulisannya."


...Aku harus kembali lebih dulu....


...Hubungi aku....


Itu tulisannya.

__ADS_1


Hestia itu wanita yang cuek terhadap orang lain. Dia bisa semudah itu lupa pada seseorang yang sudah tiga kali dia temui. Makanya menyimpan benda ini sangat lama rasanya mencurigakan.


"Nii." [Kakak.]


"Nani?" [Apa?]


"Suterareta no, atashi tachi?" [Apa kita ditelantarkan?]


Yujerian menghela napas. Mengusap-usap kepala adiknya. "Sonna wake nakaro." [Tentu saja tidak.]


"Ja Chichi-ue to Haha-ue wa nande issho ni shinai no?" [Kalau begitu kenapa Ayah dan Ibu tidak bersama?]


Yujerian tersenyum tipis. "Karena Haha-ue sudah cukup membuat kita berdua bahagia."


Meski diam-diam Yujerian juga bertanya. Kenapa yah kedua orang tuanya tidak bersama? Apa pria itu sudah mati?


...*...


Kebetulan, ia memang punya urusan dengan Shinichi.


Pemuda itu sering mewakili Yujerian entah dalam memasang nama taruhan atau muncul di kompetisi yang bisa diatur dari jarak jauh.


Karena Yujerian juga sering membantunya dalam mengerjakan soal-soal aritmatika, Shin memperlakukannya seperti adik sungguhan.


Dia tak pernah memandang Yujerian sebagai anak biasa. Mungkin bisa dibilang orang pertama yang mengetahui kemampuan Yujerian secara tidak sengaja saat ia bermain catur sendirian.


Kini, di dalam kamar Shin, Yujerian melihat adiknya tertidur lelap sebelum bicara.


"Bisakah aku menggunakan komputermu, Aniki?"


"Tentu saja. Tapi ada apa? Komputer di rumahmu bermasalah?"


Tidak. Hanya ia mau mencari lewat komputer lain karena ragu jika ibunya akan tahu jejak pencarian meski sudah dihapus.

__ADS_1


"Sebenarnya ada yang ingin aku cari."


Shin mulai menyalakan komputer untuknya karena jika Yujerian beranjak, Yuveria bisa seketika terbangun. "Naniga?" [Apa itu?]


"Oyaji." [Ayahku.]


Sekilas, Shin tersentak kaget.


Yujerian tahu orang desa diam-diam sering membicarakanya. Entah baik atau buruk, pada intinya mereka juga penasaran siapa sebenarnya Yujerian dan Yuveria, anak dari pendatang yang telah menjadi bos di pelabuhan pulau mereka.


Wanita cantik yang single, tidak punya teman dekat pria, punya dua anak mandiri dan cantik.


Mereka jadi perhatian bahkan jika mereka hanya bernapas.


"Kamu mencari ayahmu?"


Yujerian sempat diam memandangi adiknya. "Jitsu wa, arewa, oyaji ni aitaku nai ... kamoshirenai." [Sejujurnya aku tidak ingin menemui ayahku ... mungkin.]


"Ja nande? Kiraii nano, omae no oyaji?" [Kalau begitu kenapa? Kamu membencinya, ayahmu?]


"Bagaimana caranya membenci orang yang tidak kuketahui?"


"Setidaknya kamu membayangkan."


Iya, sih.


"Kiraii na wake de wa nai, kedo .... Mungkin aku hanya merasa asing dan agak sedikit menyalahkan dia." [Mungkin bukan benci tapi ....]


"Atas hidupmu?"


Atas kondisi Hestia, lebih tepatnya. "Adikku juga terlihat sangat penasaran dengannya. Jadi kurasa setidaknya aku harus sedikit mencari tahu. Jika yang kutemukan tidak memuaskan, aku akan berhenti."


*

__ADS_1


__ADS_2