Kembar Nakal Sang Pewaris

Kembar Nakal Sang Pewaris
84. Kalau Begitu Diam


__ADS_3

Bagaimana caranya kalian berhenti menatap belatung sebagai belatung? Bagaimana caranya belatung berhenti menjadi belatung?


Hestia tidak dapat memahami apa maksud Yohannes, tapi ia menerimanya dan berterima kasih.


Pukul dua pagi ia tiba di rumah hitam Narendra, Hestia memasuki kamar kedua anaknya tidur.


Melihat mereka begitu nyenyak dan nyaman, Hestia hanya ingin membawa mereka pergi sejauh mungkin dari jangkauan semua orang.


"Hestia."


Wanita itu tak berpaling. Hanya diam ketika Eros datang memeluknya, menatap perban di wajah dan bawah telinga Hestia.


"Apa Darius lagi?" Eros menunduk ke wajahnya. "Maaf. Maaf membuatmu mengalami ini lagi."


Bukan Darius, tapi sepertinya tidak penting siapa.


Hestia hanya balas memeluk Eros, berusaha meresapi detak jantungnya yang keras.


Apa orang ini akan menjaganya? Tidak. Hestia tidak butuh dijaga.


Apa orang ini akan membuatnya bahagia? Tidak. Hestia bisa membuat kebahagiaannya sendiri.


Apa orang ini ... akan melengkapi kepingan kosong di hatinya?


Hestia tidak tahu hal itu.


"Aku akan tetap bersama Melia sementara waktu." Hestia mengusap belakang rambut Eros. "Jadi tetap bersama mereka."

__ADS_1


"Aku tidak mau kamu mengalami hal ini lagi." Eros berbisik di wajahnya. "Aku menahannya, Hestia, tidak mengajak ayahmu bertengkar karena kamu tidak ingin. Tapi setelah pernikahan, aku berhak atas dirimu dan tidak akan kubiarkan Darius menyentuhmu."


Hestia mendongak. "Apa menurutmu Darius yang memukuliku akan membiarkan aku menikahimu?"


Mungkin Darius memang sudah berubah.


Tapi seperti Hestia yang pergi meninggalkan keluarganya untuk pergi ke Jepang, berubah dan bahagia, menyisakan Melia terluka sendirian, Hestia pun masih terluka di belakang Darius meski Darius telah berubah.


"Aku lelah." Ia melepaskan diri dari Eros. "Ingin tidur bersama?"


Eros melihat kedua anaknya masih lelap berdampingan.


Kalau boleh memilih, ia lebih suka membawa Hestia ke kamarnya lalu kedua anaknya terlelap berdua juga, tapi jelas Hestia akan menyikut rusuknya sampai patah.


"Baiklah." Eros berbaring di sisi Yuveria sementara Hestia berbaring di sisi Yujerian.


...*...


Ternyata Eros juga di sana.


Anak yang telah memasuki usia enam tahun itu duduk memandangi ketiganya, masing-masing masih terlena oleh dunia mimpi.


Dulu pria itu tidak ada. Dan sampai saat ini ia masih benci setiap kali memikirkan dia tiba-tiba datang, minta maaf, mau bergabung. Tapi ....


"Aku akan menyuruh Mandala membunuhmu jika menyakiti Haha-ue atau Yuve," bisik Yujerian.


Yujerian turun. Berputar ke sisi kasur di mana Eros tidur dengan lengannya jadi bantal Yuveria.

__ADS_1


"Jiji."


Karena dia tidak bangun, Yujerian menarik rambut di dekat talinganya.


"Akh!"


"Bangun," katanya ketika Eros tersentak, menahan diri karena Yuveria ikut tersentak.


Eros berdecak melihat satu kembaran wajahnya plus kembaran sifat Hestia ini. Terpaksa ia bangun, pelan-pelan menjauh dari anak perempuannya yang langsung berguling memeluk Hestia.


"Yujerian, Ayah tidak suka kamu bersikap kasar setiap saat." Eros merasa harus tegas. "Jangan berpikir Ayah akan selalu diam dengan sikap kamu ini. Ayah mengerti kamu marah—"


"Kalau begitu diam. Kamu mengerti, kan? Aku marah." Yujerian memalingkan muka. "Sudahlah. Bangun dan siapkan sarapan untuk Haha-ue."


Dia harus berterima kasih dia anak Eros. Karena kalau bukan, Eros dengan senang hati memecatnya jadi manusia.


Anak ketigaku harus perempuan, dumel Eros dalam hati, tapi mengikuti Yujerian turun.


Tadinya Eros kesal, dan kekesalan itu surut melihat Yujerian berkutat di dapur tinggi tanpa rasa canggung yang mungkin Eros tidak bisa lakukan.


Wajar dia marah.


Dia harus melakukan sesuatu yang mungkin bisa dia ganti sesuatu yang lain sesuai umurnya, karena Hestia sering lelah bekerja dan Yuveria sedikit lebih kekanakan daripada Yujerian sendiri.


Eros datang ke belakangnya. Mengusap-usap kepala anak itu tanpa bersuara.


Dia melakukannya dengan baik.

__ADS_1


Tak apa mungkin kalau dia melampiaskan kesal pada Eros beberapa saat.


...*...


__ADS_2