Kembar Nakal Sang Pewaris

Kembar Nakal Sang Pewaris
57. Dengan Cara Yang Lebih Baik


__ADS_3

Yuveria yang lebih dulu menoleh. "Tentu saja! Yuve sangat ahli menghajar seseorang sampai mereka mati!"


"Tentu, Nona. Dan saat melakukan itu risiko darinya juga akan mengikuti. Anda tinggal berkata bunuh dia, dan saya sedikitpun tidak akan bertanya kenapa. Tugas saya adalah mengikuti perintah Anda berdua."


Yujerian merasa sedikit aneh dengan sikap Mandala.


Bukan dalam arti negatif. Tapi dia sepertinya benar-benar tidak akan menutupi apa pun termasuk kata-kata berbahaya meski mereka anak kecil.


"Jika aku berkata bunuh Chichi-ue?"


"Saya tidak mengatakan omong kosong."


Dia akan melakukannya, begitu maksud dia?


Yujerian kembali tersenyum. Ketika ia menoleh, matanya tak sengaja bertemu dengan seorang wanita cantik yang baru saja keluar dari mobil.


Orang itu menatapnya, lekat dan penuh pengamatan.


"Namanya Melia, adik Nona Hestia."


"Kenapa adik Haha-ue mengikuti kita?"


"Kepergian Nona Hestia ke Jepang memberi luka pada Melia, Nona. Untuk sekarang bisa dikatakan dia sangat membenci Nona Hestia."


Yujerian tertegun.


Kepergian yang meninggalkan kebencian adalah apa yang ia dan Yuveria rasakan. Tapi Hestia pasti tidak berbuat salah. Masalahnya, kalau begitu Eros ....


Tidak. Eros berbeda. Dia salah. Hestia tidak.


Ketika pikiran itu menguasainya, Melia mendekati pagar di mana mereka mengintip.


Mandala menyadari dari belakang Ririana berlari memberitahu orang tuanya, namun Mandala diam saja karena merasa itu tidak masalah.

__ADS_1


"Siapa namamu?" Melia berjongkok di balik pagar.


Yujerian dan Yuveria sempat diam, tapi ia memutuskan menjawab, "Yujerian. Yuveria."


"Kalian ... anaknya Eros, kan?"


"Ya."


"Apa di dalam ada seorang wanita bernama Hestia?"


"Dia—"


"Yujerian! Yuveria!"


Hestia tergopoh-gopoh menghampiri mereka dengan ekspresi pucat. Tubuh keduanya ditarik mundur, sementara Melia berdiri menatap dingin pada mereka.


"Ternyata begitu. Sekarang aku mengerti kenapa kamu kabur. Anak Eros adalah anakmu."


Yujerian menepuk halus pipi ibunya. "Haha-ue, tenanglah."


Lalu ia maju, memegang pagar agar bisa lebih dekat pada wanita itu.


"Bibi, beritahukan pada seluruh dunia bahwa Haha-ue adalah ibuku. Beritahukan juga bahwa kami sangat menyayanginya."


Yuveria ikut memegang pagar. "Beritahu juga bahwa Haha-ue adalah wanita hebat!"


"Bibi." Yujerian menunjuk Eros, tanpa melihatnya. "Orang itu meninggalkan kami bertahun-tahun dan aku membencinya. Jadi aku tidak akan marah pada Bibi jika membenci Haha-ue. Hanya, jika Bibi membencinya, lakukan di depan, bukan di belakang. Aku tidak suka melawan pengecut."


Melia sempat tertegun. Jelas tidak menyangka bahwa bocah ingusan mengatakan itu padanya. Namun sejurus kemudian dia kembali berjongkok, mensejajarkan diri pada mereka berdua.


"Aku berharap aku punya hati untuk kasihan pada kalian."


Setelah mengatakan itu, dia beranjak pergi, masuk ke mobilnya dan meninggalkan rasa frustrasi di wajah para orang tua.

__ADS_1


...*...


"Mereka anak Hestia?"


Jelas memang sulit dipercaya, jadi tak heran Tamara syok mendengarnya.


Salah satu kemarahan terbesar Darius dulu adalah proyek yang direbut Eros dari tangan mereka. Gara-gara itu, Hestia benar-benar disalahkan karena tingkahnya yang dianggap lamban sampai Eros lebih dulu meraup keuntungan yang seharusnya milik mereka.


Normalnya dia dan Hestia pasti saling membenci. Tapi itu jadi masuk akal kenapa Hestia sampai kabur selama enam tahun.


Jika Darius tahu dia punya anak dari Eros, entah akan diinjak seperti apa lagi dia.


"Kamu ingin mengadukan ini pada ayahmu?"


"Tadinya." Melia menatap datar pemandangan jalanan macet di depan mobil mereka. "Tapi itu akan membuat bocah itu puas dan berkata aku bodoh jika sekarang kulakukan."


"Apa maksud kamu?"


Hal yang tidak akan Tamara mengerti, mungkin.


Mata anak itu, Melia mengenainya.


Lagipula ia adalah orang pertama yang dididik oleh Hestia. Ia yang paling tahu sebaik apa kakaknya dalam mengajari seseorang tumbuh.


Makanya ....


Akan kuhancurkan dengan cara yang lebih baik.


Melia tersenyum dingin.


Sampai dia tahu apa arti kebencian sebenarnya.


...*...

__ADS_1


__ADS_2