
...LIKE DULU DONG!!!!...
...~...
Beberapa menit setelah sarapan, si bos dan Gadis pun menuju garasi mobil. Hari ini si bos akan mengajak Gadis ke suatu tempat tanpa mau mengatakan kemana tujuan mereka akan pergi.
"Masuk lah dahulu kamu, Honey. Aku ingin menelpon asisten Roy terlebih dahulu, karena ia sudah beberapa hari tidak datang ke kantor. Aku sangat mengkhawatirkannya," Ucap si bos sembari membukakan pintu mobil bagian depan untuk sang wanitanya.
"Emm," Hanya deheman yang Gadis berikan pada si bos.
Si bos pun sedikit menjauh dari jangkauan wanitanya, karena terakhir kali asisten Roy menelponnya, ia mengatakan telah menabrak seorang pengendara sepeda motor beberapa hari lalu. Hal yang paling bos takutkan ia, asisten Roy di jebloskan kedalam sel tahanan penjara tanpa adanya perlawanan.
Si bos pun mendial nomor asisten Roy.
"SHI*T, kenapa tidak diangkat juga!" Ucap si bos murka karena tidak biasanya asisten yang sudah bekerja lama bersama dia akan lama mengangkat panggilan telponnya tersebut.
Terus dan terus ia mencoba mendial nomor asistennya tersebut, tetapi hasilnya sama. Terhubung, tetapi tidak diangkat sang empunya.
"Kemana kamu, Roy. Siaaaland, buat aku khawatir saja. Lebih baik aku segera mengajak wanitaku ke suatu tempat yang pasti ia akan suka dan sedikit menghirup udara di luaran sana. Tetapi, akan ku ajak duo FY yang akan menjadi pengawal wanitaku," Ucap si bos.
Si bos pun menghampiri Gadis, ia mengatakan akan masuk kedalam rumah utama, karena ada beberapa benda yang ia lupa bawa. Tanpa rasa curiga, Gadis pun mengiyakan saja. Ia tidak mau bertanya banyak hal.
Si bos pun segera berjalan menuju rumah utama, tujuan utamanya ialah dapur.
__ADS_1
...~...
DI DAPUR
Langkah kaki yang tidak terdengar oleh orang-orang yang tengah sibuk melakukan aktivitasnya di dapur pun membuat mereka terkejut.
"Duo FY, segera ganti pakaian kalian. Setelah itu masuk kedalam mobil yang di kendarai oleh Pak Githo dan ikut aku bersama nyonya kalian ke suatu tempat," Setelah mengucapkan beberapa kalimat si bos pun bergegas keluar dari dapur tanpa mendengarkan jawaban dari si Duo FY.
"Ganti baju!!!!" Ucap duo FY kompak.
"Ikut tuan dan nyonya muda ke suatu tempat?" Kembali si Duo FY berbeo layaknya burung beo.
Bibi Nam yang melihat kelakuan Duo FY itu langsung menghampiri mereka.
Duo FY pun mengangguk patuh dan segera menuju kamar untuk mengganti pakaian yang layak mereka kenakan saat pergi bersama tuan dan nyonya mudanya tersebut.
Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya DUO FY sudah masuk kedalam mobil yang dikendarai oleh pak Githo
...~...
HOTEL XX
Di kamar hotel, tepatnya kamar hotel nomor 260699 sepasang laki-laki juga perempuan tengah tertidur lelap setelah pertempuran yang entah untuk ke berapa kalinya sedari malam hingga bertemu pagi hari.
__ADS_1
Mereka tertidur dengan keadaan sama-sama polos tak mengenakan sehelai benang pun yang melekat di tubuh keduanya. Dengan posisi sang lelaki memeluk dengan erat wanitanya, seakan-akan tidak ingin lepas barang sedikit pun.
Laki-laki itu ialah asisten Roy dan sang wanita sahabat Gadis yang tak lain Shaybila.
Sudah beberapa hari ini mereka berada di dalam kamar hotel, layaknya pasangan suami-istri yang tengah berbulan madu. Selalu dan selalu melakukan penyatuan dan pertempuran intim yang seakan-akan menjadi candu keduanya, ralat. Melainkan candu untuk asisten Roy. Karena, yang selalu on fire ialah asisten Roy. Shaybila hanya diam tanpa mau menikmati itu semua.
Sebenarnya Shaybila sudah sangat capek untuk melakukan pertempuran itu, sudah menolak juga memberontak, tetap saja kekuatan yang ia milik berbanding terbalik dari asisten Roy yang notabenenya ialah laki-laki.
Sudah beberapa hari pula asisten Roy mangkir dari pekerjaannya, serta ia melupakan memberi kabar sang bosnya jika ia tidak bisa masuk kerja seperti sedia kala, karena ia lebih mementingkan bersama wanita yang sudah memberikan ia candu dan hal-hal yang sangat amat menyenangkan versi dirinya sendiri.
Asisten Roy sebenarnya tengah terjaga dikala ponselnya bergetar, ia sudah tahu jika bosnya tengah menghubunginya, tetapi ia enggan untuk menjawabnya, karena akan panjang urusannya jika ia mengangkat panggilan tersebut, ia tidak mau mengganggu tidur wanita kesayangannya saat ini.
"Maaf, Bos. Maaf, aku sengaja tidak mengangkat panggilan telpon darimu, aku tidak ingin my heart ku terbangun karena aku mengangkat panggilan telpon dari dirimu, Bos." Ucap asisten Roy dalam hatinya sembari mengelus-elus rambut wanitanya tersebut.
"Aku tengah membuat wanita yang beberapa waktu lalu, salah wanita yang sudah 6 bulan, ah, bukan bukan, yang benar adalah. Wanita yang sudah selama ini aku biarkan dan aku tinggalkan setelah 6 bulan lalu aku ambil kesuciannya tanpa ia ketahui sama sekali siapa laki-laki laknadd juga breng*sek tersebut," Ucap asisten Roy memberikan jeda pada ucapannya dalam hati dengan masih mengelus-elus rambut wanitanya tersebut.
"Tetapi, tetapi kali ini aku sudah bertekad dan menekatkan diri ini untuk meminang wanitaku ini untuk menjadi istri juga ibu dari anak-anakku kelak. Setuju atau pun ia tidak setuju, aku akan tetap memaksakan kehendak ku. Karena, karena aku tidak ingin dia jatuh di tangan laki-laki jahat juga laknadd," Sambung asisten Roy dalam batinnya.
Bukan tanpa alasan ia melakukan penyekapan atau pemerk*saan pada Shaybila, melainkan ia sudah benar-benar tidak tahan untuk menyapa kembali Goa yang sudah lama ia tidak kunjungi.
Setelahnya, asisten menciumi seluruh wajah Shaybila dengan tulus tanpa adanya naf*su. Asisten Roy benar-benar sudah jatuh hati serta jatuh cinta pada wanita yang bernama lengkap SHAYBILA AURORA RITZQ pada pandangan pertama.
...~...
__ADS_1
...HEPİNİZİ SEVİYORUM😘😘...