Kesakitan Sang Gadis Malang

Kesakitan Sang Gadis Malang
KSGM 93


__ADS_3

...LIKE DULU DONG!!!!...


...~...


Dengan terpaksa Gadis segera mencium bibir si bos dengan intensitas dan lebih sangat panas kali ini.


Hendak melepaskan ciumannya, tengkuk Gadis sudah di tekan paksa oleh si bos dan berakhir lah ciuman yang sangat-sangat lama, hingga Gadis kehabisan nafasnya.


"Haah haah, tarik kembali ucapan mu," Ucap Gadis suara yang sedikit tersengal-sengal.


"Jawab dulu persyaratan dari ku, baru aku akan cabut kata-kata itu dan orang-orang yang kau sayang tidak akan ku binasakan!" Ucap si bos dengan senyum yang menyeringai sembari ibu jarinya mengelap sisa-sisa salivanya yang tersisa di ujung bibir Gadis.


"Tidaaaaaak!!!! Jika kau ingin bunuh mereka, bunuh saja!!!! Kau akan melihat tubuhku ini terbujur kaku juga bersimbah darah dan aku kan bebas dari jerat kasar manusia laknadd seperti dirimu, BAJIINGAAAN!!!!" Ucap Gadis dengan berani.


Gadis mengedarkan pandangannya untuk mencari sesuatu yang biasa ia gunakan untuk membunuh dirinya sendiri. Tetapi, tetapi hasilnya tidak ada.


Seharusnya ia terima saja makanan yang sudah disediakan para asisten rumah tangga itu, seperti adanya sendok, garpu dan juga air minum, yang mana gelasnya bisa ia pecahkan dan pecahan gelas tersebut bisa ia pakai untuk ia gunakan memotong urat nadinya.


"Arrrgghh, aku bo*doh bo*doh. Kenapa tadi aku marah-marah dan tidak menerima makanan dan minuman itu semua, alat-alat makan seperti sendok, garpu dan gelas bisa aku gunakan untuk membunuh diriku saat ini, arrrgghh....bo*doh bo*doh bo*doh kamu Gadis." Keluhnya dalam hati, karena kebo*dohannya dirinya yang tidak memikirkan itu semua.


Alhasil, tidak ada cara lain yang ia temukan. Seketika otaknya pun tidak bisa berfikir.

__ADS_1


Sedangkan si bos hanya diam, karena ia merasa menang.


"Cih, mau bunuh diri dengan cara apa wanitaku ini, tidak ada benda-benda berbahaya di dalam kamarku ini, huufft. Sungguh kau ini lucu sekali, Honey." Tak jauh berbeda dengan Gadis, si bos membatin dan merutuki kebodohan wanitanya yang ingin bunuh diri, tetapi tidak ada benda-benda yang bisa ia gunakan.


"Coba kau mau bunuh diri seperti apa? Aku ingin lihat?" Ucap si bos menantang sembari berdiri dan melipat kedua tangannya didepan dada.


"A...aku...a...aku...." Ucap Gadis terbata-bata.


"Ish, aku harus apa. Aha. itu dia," Ucapnya dalam hati yang mendapatkan ide untuk bunuh diri.


Gadis pun bangkit dari ranjang dan berjalan menuju balkon kamar yang tersedia disana.


Gadis sudah membuka pintu menghubungkan balkonnya kamarnya dan kini ia melihat jelas suasana balkon dan mata Gadis melotot serta ia menelan ludahnya pelan-pelan.


"Astaga, kenapa tinggi sekali. Aku mau loncat tapi kok aku takut, yah. Tapi, tapi kalo gak loncat si laki-laki laknadd itu akan meremehkan diriku yang selalu ia anggap lemah dan lemah. Tapi, tapi ini tinggi sekali. Padahal, padahal aku hanya menggertak dia saja, tapi nyatanya dia menantang diriku, aku harus berani." Ucap Gadis dalam hatinya berperang melawan ketakutannya.


"A...aku....a....aku, aku akan bunuh diri, melompat dari atas balkon ini." Ucap Gadis sedikit gemetaran seluruh tubuhnya.


"Cih, coba saja. Aku ingin lihat, bagaimana wanitaku yang lemah bisa melompat dari ketinggian, ah. Aku lupa memberitahukan kamu, ini kita berada di lantai 3, jika kamu ingin lompat, yah lompat saja. Aku tidak akan memberhentikan aksimu itu," Ucap si bos sembari berjalan menghampiri wanitanya dengan masih kedua tangannya bersidekap di depan dadanya.


"Ba...baik, aku benar-benar akan terjun dari lantai 3 ini dan otomatis tubuhku akan terjatuh serta ini yang aku mau," Ucap Gadis pasrah, sungguh Gadis masih belum siap mati konyol seperti saat ini.

__ADS_1


Gadis pun sudah memegang pagar besi pembatas balkon, dan sedikit demi sedikit salah satu kakinya ia julurkan keluar pagar besi pembatas tersebut dengan tubuh yang sudah bergetar hebat.


Si bos yang melihat itu hanya diam dan melihat keselanjutannya.


"Selamat tinggal dunia, selamat tinggal sahabatku Shaybila, kakek juga nenek. Ayah....ibu.... Gadis datang," Ucapnya dalam hati.


Hingga kedua kakinya ia turunkan dan hendak ia lompat dari balkon....


Haaaaap


"Gadiiiiiiiis.......


...~...


...AYO HUJAT GADIS☺️...


...AYO HUJAT SI BOS JUGA☺️...


...Yuk yuk siapa nih yang gregetan sama mereka berdua, atau jangan-jangan gregetan sama T4😱😲...


...HEPİNİZİ SEVİYORUM😘😘...

__ADS_1


__ADS_2