Kesakitan Sang Gadis Malang

Kesakitan Sang Gadis Malang
KSGM 65


__ADS_3

...LIKE DULU DONG!!!!...


...~...


Tanpa diduga si bos kembali melancarkan aksinya, yakni mencium Gadis dengan sangat tak sabaran.


Hingga bunyi cecapan pun terdengar, hingga beberapa menit lamanya si bos mencium habis bibir Gadis seakan candu.


Ia gendong Gadis dengan bibir mereka masih saling mencecap.


Secara refleks Gadis mengalungkan kedua tangannya di leher si bos.


Kini secara perlahan si bos menggendong Gadis hingga menuju lantai 3, yaitu kamar utama mereka. Tanpa melepaskan ciuman mereka.


Dengan perlahan si bos membuka pintu kamar mereka dan menutup juga tak lupa menguncinya.


Si bos mendudukkan dirinya tepat diatas ranjang mereka, dengan Gadis sekarang berada di pangkuannya.


"Sayang, sudah yah! Aku...."


Mulut Gadis hendak melontarkan beberapa kata Tetapi, hanya dengan satu gerakan saja, si bos telah berhasil menghentikan semuanya.


Si bos menciumnya.


Kembali si bos menciumi Gadis penuh gairah dan seakan kerinduan menggebu, walau mereka tidak bertemu selama beberapa jam saja.


Di detik kemudian Gadis memejamkan mata, ia menyerahkan dirinya dengan pasrah pada si bos.

__ADS_1


Si bos akhirnya menghentikan ciumannya dan mengangkat kepalanya, tatapan mata si bos tampak berkabut seolah ingin memiliki Gadis


Ia baringkan Gadis di ranjang dengan perlahan-lahan.


Ciuman itu ia lepaskan, ia lihat wajah Gadis sudah memerah karena ia rasa sudah kehabisan nafas.


"Nikmati saja, Honey!" Ucapnya masih dengan suaranya yang masih tersengal-sengal.


Kini ia melancarkan aksinya dari mencium kening, kedua mata, hidung, pipi dan berakhir di bibir Gadis.


Ia lepaskan bathrobe yang melekat ditubuhnya juga membuangnya secara serampangan, kemudian tampak jelas si lontong sudah bangun dan hendak masuk kedalam Goa milik Gadis.


Tanpa ba-bi-bu si bos melepaskan pakaian yang melekat ditubuh Gadis dan membuang baju tersebut dengan serampangan.


Kini keduanya sudah tak memakai sehelai benang pun di tubuh mereka.


Hingga tak terasa sudah beberapa kali Gadis mendapatkan kenikmatan juga mengeluarkan cairan kesenangannya tak lupa de**sa**h**an yang menjadi alunan didalam kamar tersebut.


Hingga akhirnya terjadilah penyatuan dari keduanya.


...~...


Keheningan yang membentang di kamar itu ternodai oleh desah nafas dua anak manusia yang saling berkejaran. Apa yang tadi bergelora, sudah usai. Berganti dengan kepuasan luar biasa yang memberikan pemenuhan terhadap raga sekaligus kepuasan bagi jiwa


Setelah percintaan mereka yang panas dan lama itu, si bos membiarkan Gadis berbaring memunggunginya, sementara itu si bos memeluknya dari belakang, menyusupkan tangan di bawah lengan Gadis untuk merengkuh pinggangnya dengan posesif. Dan merapatkan punggung Gadis di dadanya yang bidang untuk berbagi kehangatan dari kulit telanjang mereka yang berpadu menjadi di bawah selimut. Kali ini si lontong tidak ia masukki ke dalam Goa milik Gadis.


Si bos sendiri masih dipenuhi oleh sisa-sisa kenikmatan yang membanjiri dirinya, keringat yang membanjiri tubuh keduanya, bertanda percintaan mereka sangatlah nikmat.

__ADS_1


Ia memejamkan mata sambil membiarkan tubuh Gadis lunglai bersandar kepadanya.


Percintaan mereka kali ini sungguh berbeda dengan yang sudah-sudah. Seakan kali ini Gadis hanyut dalam percintaan mereka juga menjadi lebih aktif, walau terbayangi oleh ancaman yang dilayangkan si bos padanya.


Tangannya bergerak untuk mengelus punggung telanjang Gadis yang lembab akibat keringat setelah kegiatan senang-senang percintaan mereka.


Sesungguhnya si bos masih berhasrat, pelukan saja tak cukup. Ia ingin menyatu dengan wanitanya, menunjukkan kepemilikannya, menandai Gadis sampai di titik dimana Gadis tak akan bisa menghapus jejak dirinya di dalam tubuh Gadis. Tetapi, kali ini si bos menahannya ia ingin memberikan kesan 'baik' berubah supaya Gadis segera membuka hatinya dan menerima cinta yang selama ini ia berikan.


Walau, cara yang si bos tunjukkan sangat-sangat extrim dan di luar nalar.


Perlahan si bos mencoba memejamkan mata, ia ingin ikut tidur bersama wanitanya. Seluruh indranya menyadari keberadaan Gadis, aroma yang menyenangkan setiap kali ia mengendus leher juga bau tubuh Gadis, hembusan nafas yang naik turun diiringi suara dengkuran halus.


Gadis sudah berada dalam pelukannya, tetapi hati Gadis belum sepenuhnya menjadi miliknya.


Si bos akan menggunakan segala cara supaya Gadis tidak lagi mengucapkan kata ingin pergi darinya.


Ya, si bos bertekad akan menggunakan segala caranya, walau dengan ancaman sekali pun.


...~...


...Maaf jika mengecewakan dalam up yang sedikit ini, jujur T4 saat ini tengah mengalami yang namanya mual muntah yang berlebihan...


...T4 usahakan untuk bisa tetap up tiap hari, jika memungkinkan...


...Sekali lagi terima kasih sudah masih mau mampir, membaca juga meninggalkan jejak like koment...


...HEPİNİZİ SEVİYORUM😘😘...

__ADS_1


__ADS_2