
...LIKE DULU DONG!!!!...
...~...
Kini malam berganti pagi, bulan yang indah pun sudah digantikan oleh sang surya.
Tetapi dua orang anak manusia masih bergulung dalam selimut tebal yang membungkus tubuh mereka.
Tubuh keduanya nampak masih berkeringat, walau pendingin ruangan sudah menyala dari sedari malam.
Seorang laki-laki yang tak lain adalah si bos terusik oleh cahaya matahari yang masuk di sela-sela gorden si bos juga Gadis yang masih tertidur sangat pulas setelah kegiatan senang-senang mereka yang menguras tenaga.
Ya, kedua anak manusia itu adalah si bos juga Gadis yang masih betah berlama-lama di dalam selimut.
Gadis yang tampak nyenyak dalam tidurnya yang menyamping memunggungi si bos.
Si bos sudah lebih dahulu bangun dari pada Gadis pasangan wanitanya tersebut.
Ia nikmati wajah yang terlelap itu juga tangannya sudah bergerilya dimana-mana.
Ya, si bos tengah memandangi kecantikan Gadis. Wanita yang sudah benar-benar mencuri hatinya juga mengalihkan semua fikirannya.
Kini posisi mereka tengah bertatapan, tetapi Gadis masih dalam mimpi indahnya.
__ADS_1
Si bos sudah memasukkan lagi si lontong kedalam Goa Gadis. Lontong seakan tahu itu adalah tempat ternyaman miliknya, kini sedikit beraksi.
"Astaga, kau ini nakal sekali lontong. Baru saja aku masuki kau di dalam Goa milik wanitaku, memang Goa milik wanitaku ini sangat legit dan membuat aku ketagihan," Si bos bermonolog dengan si lontong yang sudah mulai beraksi, walau hanya dengan masuk kedalam Goa milik Gadis.
"Kau tertidur seperti ini sangat cantik, Honey! Wajah polos mu membuat aku semakin dalam mencintai dirimu, tidak ingin jauh darimu. Aku berharap kau segera membuka hatimu untuk diriku, dan memenuhi ruang hati juga fikiranmu hanya untuk diriku seorang." Gumam si bos dalam hati sembari tangannya masih bergerilya di ceruk leher Gadis juga mengelus-elus bibir Gadis yang masih nampak bengkak karena ciuman panas yang semalam ia torehkan.
Jangan lupakan bercak-bercak merah yang ditinggalkannya di seluruh tubuh Gadis putih mulus tersebut.
"Indah, bukan!" Si bos bermonolog sendiri dengan tangannya menyentuh setiap bercak merah yang ia tinggalkan di tubuh Gadis, "Hahaha, kau seperti macan tutul. Seluruh tubuhmu, tak lepas dari tanda yang aku tinggalkan. Ah, rasanya aku ingin memasuki si lontong lagi. Hanya melihat tubuhmu ini, Honey!"
Cuuuup
Si bos pun memberikan ciuman singkat di bibir merah yang masih nampak bengkak tersebut.
Tak butuh lama, si bos sudah keluar dengan masih menggunakan bathrobe dengan rambut yang basah.
Senyum di bibirnya tak pernah luntur, seakan-akan ia sangat-sangat bahagia di pagi ini.
Berjalan hingga sampai di walk in closet, si bos pun memilih setelan jas abu-abu dengan kemeja berwarna sedikit keabu-abuan, tak lupa juga dasi yang tak jauh berbeda yakni berwarna abu-abu dengan sedikit terdapat garis-garis.
Terus dan terus menyunggingkan senyum sumringahnya, yang nampak di depan kaca.
"Huuuufffftttt, kalau saja aku tak ingat ada pertemuan pagi ini sudah ku gempur kembali dia. Tapi, sayangnya aku sudah sangat lama mengatur waktu pertemuan dengan client ini. Semoga pertemuan ini cepat selesai, jadi aku bisa berlama-lama kembali dengan wanitaku," Ucapnya sendiri tepat di depan cermin di hadapannya.
__ADS_1
Tak lupa jam tangan berkilau melekat di pergelangan tangannya, memberikan sedikit minyak rambut dan menata rapi rambutnya.
Kini tampilannya sudah sangat tampan, bak eksekutif muda. Bagi kaum perempuan yang melihat akan terpesona juga pandangan mata mereka tak ayal lepas darinya.
"Sudah, tampan. Tapi sepertinya ada yang kurang?" Masih berpikir dan akhirnya ia ingat kembali apa yang kurang tersebut, "Ah, iya. Aku belum menyemprotkan parfum juga sepatu. Astaga, ini akibat aku terlalu bahagia. Lebih baik aku memikirkan ucapan Bibi Nam yang lalu, aku akan ajak wanitaku membeli hewan kesukaan untuk ia pelihara."
Kini tampan si bos sudah tampak tampan, setelah ia menyemprotkan parfum di seluruh tubuhnya serta alas kaki berupa kaos kaki juga sepatu pantofel yang berwarna hitam mengkilat.
Si bos pun segera menghampiri Gadis untuk berpamitan juga memberikan kecupan pada wanitanya tersebut.
Hingga tepat di depan ranjang, ia segera duduk di tepian ranjang itu.
Tak sengaja kedua matanya menangkap sesuatu yang membuat hasratnya bergejolak kembali.
"Shi******t," Umpatnya saat mendapati sesuatu tersebut.
Langsung saja salah satu tangannya memegang dan melancarkan aksinya, hingga Gadis merasa terganggu tidurnya, tetapi tak ayal ia terbangun.
Terus dan terus melancarkan aksinya......
...~...
...HEPİNİZİ SEVİYORUM😘😘...
__ADS_1