
...LIKE DULU DONG!!!!...
...~...
ROOFTOP
Asisten Roy kini tengah berada di rooftop di lantai paling atas, dari sini ia bisa melihat gedung-gedung disekitarnya.
Ia tengah duduk di salah satu kursi yang tersedia disana, ia tengah melamunkan ucapan sekretaris Robin beberapa menit lalu.
"Kenapa aku harus diingatkan lagi ke masa-masa aku terjebak itu, dan wanita itu." Ucapnya sembari mengacak-acak rambutnya dengan kasar, "Dan, pertemuan yang tak terduga membuat ku mengingat kejadian itu dan menikmati semua rasa sentuhannya. Diperparah ucapan sekretaris Robin yang membuatku mengingat-ingat itu semua, Shi****t, rasanya aku ingin mengecap lagi manis tubuhnya. Dan menjadikannya istriku seorang. Jika bukan karena jebakan dari pesaing bisnis si bos aku tidak akan bisa merasakan itu, walau harus merasakannya dengan tidak normal."
FLASH BACK ON
Disebuah pesta privat yang diadakan di salah satu hotel mewah berbintang 5 itu juga serta jamuan yang menyiapkan adalah salah satu rekan bisnis si bos.
Kini si bos juga asisten Roy tengah menghadirinya.
Si bos tengah bercengkrama dengan beberapa rekan bisnis lainnya, sedangkan asisten Roy tengah mengangkat panggilan telpon dari ibunya.
Beberapa menit ia berbicara dalam panggilan itu, akhirnya selesai juga ia melobi sang ibu untuk tidak pulang kembali ke rumah.
Saat ia hendak menghampiri kembali bosnya, tiba-tiba saja ia merasa harus mengeluarkan yang harus ia keluarkan yakni buang air kecil.
Ia memilih memasuki kamar mandi dari pada bilik yang tersedia.
Tanpa diduga beberapa laki-laki sedang berbicara.
Laki-laki A : Kau sudah bawa obat laknadd itu? Dan sudah pesan kamar hotel?
Laki-laki B : Sudah, Tuan. Ini dan kamar hotel nomor 1193,"
__ADS_1
Laki-laki A : Bagus, aku mau kali ini tidak boleh gagal. Aku ingin si tuan muda BB Group malu semalu-malunya karena kedapatan sedang melakukan me**sum dengan wanita penghibur. Dan buat seakan-akan itu tidak kau sengajai, sudah pasti banyak yang akan tahu informasi ini. Dan seketika perusahaannya akan bangkrut seketika.
Laki-laki B : Baik, Tuan. Segera saya kerjakan tanpa adanya kesalahan. Aku akan meminta waiters mengantarkan minuman kepada si tuan muda BB Group itu seolah-olah menawarinya minuman dan ku pastikan juga obat laknadd ini akan larut dengan cepat. Juga tidak berbau, berwarna, Tuan.
Laki-laki A : Good, cepat kerjakan sekarang juga. Aku ingin melihat kehancuran perusahaan BB Group yang dipimpin olehnya. Sudah lama sekali aku membenci sikap arogansinya itu dan sombongnya itu.
Laki-laki B : Baik, Tuan.
Kedua laki-laki itu pun keluar dari toilet dan melakukan aksinya.
Kedua laki-laki itu adalah salah satu rekan bisnis bosnya, ralat pesaing bisnis bosnya dan laki-laki satunya lagi adalah asistennya.
Entah siapa pesaing bisnis bosnya itu.
Asisten Roy pun segera keluar dari toiley dan segera menghampiri bosnya untuk melindungi dari jebakan yang akan menghancurkan bosnya juga perusahaan yang memiliki banyaknya karyawan.
Asisten Roy pun melihat keberadaan bosnya dan tepat di arah jarum jam pukul 9 itu, ia pun berjalan dengan langkah lebar dan matanya tak luput dari waiters yang membawa nampan yang berisikan minuman beralkohol, tetapi asisten Roy menjadi ragu yang mana laki-laki pesaing bisnis bosnya meletakkan obat laknadd itu.
Tapi, sayang rencana mereka akan gagal.
Asisten Roy segera mengambil minuman yang persis yang akan diberikan waiters itu pada bosnya.
Si waiters itu pun datang dan menawari si bos minuman itu, tanpa rasa curiga si bos mengambilnya. Waiters itu pergi begitu saja dan si bos hendak meminum.
Tetapi sudah lebih dahulu asisten Roy mengunci arah pandangan pesaing bisnis bosnya itu dengan sengaja menutup badannya supaya mereka berdua tidak melihat jika ia sudah menukar minuman itu dengan minumannya.
"Bos, maaf. Minum yang ini saja."
Si bos pun mengernyitkan dahinya, tetapi beberapa detik ia paham dan meminumnya dan asisten Roy sengaja tidak mengalihkan lagi pandangan kedua orang bi**d**p itu.
Dari arah jauh kedua laki-laki itu tersenyum puas karena ia fikir minuman yang sudah di campurkan dengan obat laknadd itu berhasil diminum oleh tuan muda dari BB Group.
__ADS_1
Seketika gelas yang ada di tangannya direbut seseorang, tetapi asisten Roy lebih dulu meminumnya.
Biarlah ia yang menanggungnya, ia tidak mau orang lain menjadi rusak namanya.
Ia pun berbisik kepada bosnya, mengatakan ia akan menginap di salah satu kamar hotel disini, karena pesta privat itu terletak di salah satu hotel terbesar untuk mengadakan pesta dan juga para rekan bisnis bisa menempati kamar hotel yang mereka sukai.
Ia ingat jika wanita penghibur itu berada di kamar nomor 1193.
Asisten Roy pun pergi setelah mendapat persetujuan dari bosnya, karena obat laknadd itu sudah beraksi dan tubuhnya sudah memanas. Juga si lontong sudah mendesaknya untuk masuk kedalam Goa seorang wanita.
Dengan susah payah asisten Roy pun, akhirnya sampai di nomor yang ia ingat itu tanpa mengetuk terlebih dahulu ia langsung masuk dan pintu kamar hotel itu pun tidak dikunci.
Ia lihat kamar tersebut gelap dan melihat siluet wanita tengah duduk di ranjang dengan menggunakan pakaian seksi dan itu membuatnya panas.
Sebelumnya ia kunci terlebih dahulu kamar itu dan ia langsung melepaskan jas dan semua yang ada pada dirinya dan menerjang wanita itu.
Kini tubuhnya sudah telanjang polos, tanpa berlama-lama asisten Roy pun langsung menerjang wanita tersebut.
Akhirnya pergulatan itu pun terjadi, hanya terdengar suara-suara laknadd yang terdengar juga decitan ranjang yang saling beradu.
Layaknya tak ada waktu yang lolos dari pergulatan tersebut.
FLASH BACK OFF
Setelah mengingat kejadian beberapa bulan lalu, si lontong tiba-tiba mengeras dan mendesaknya untuk segera masuk kedalam Goa wanita itu.
"CK, kau ini baru aku memikirkannya hal dulu, kenapa kau sudah bangun juga sudah tegak. Sabar, aku pun masih ingin merasakannya. Aku harus menuntaskan sekarang juga."
Akhirnya asisten Roy turun untuk mencari toilet dan menuntaskan si lontong supaya tidur kembali.
...~...
__ADS_1
...HEPİNİZİ SEVİYORUM😘😘...