Kesakitan Sang Gadis Malang

Kesakitan Sang Gadis Malang
KSGM 132


__ADS_3

Di waktu bersamaan Gadis masih berada di dalam kamar mandi. Ia masih menangisi semua yang terjadi di hidupnya saat ini.


"Ibu.... Ibu.... Gadis kangen sama ibu, sama bapak juga, hiks hiks hiks hiks hiks."


"Aku harus kuat, iya, aku harus kuat." Sedikit demi sedikit Gadis menyusutkan air mata yang seakan-akan ingin terus dan terus mengalir.


Segera ia membersihkan tubuhnya, karena di pastikan mami Deon akan segera mengetuk pintu kamarnya, yang mana akan mengajak dirinya pergi entah kemana tujuannya.


Karena, ia sama sekali tidak menanyakannya.


Gadis pun sudah rapi, segera ia duduk di sofa dengan amplop cokelat yang ia bawa, segera ia buka dan membacanya dengan teliti.


Gadis menahan segala kesesakan yang terus mendera di da danya tersebut.


...SURAT PERJANJIAN NIKAH...


Pada hari xxxxxx bulan xxxxxx tahun xxxxxx di kota xxxxxx telah dibuat surat perjanjian perkawinan dari dan antara:



Nama :Gydeon Altan Bahari Beklerken


Alamat : xxxxxxxxxxxxxx


Tempat/tanggal lahir: xxxxxxx, 03 Oktober xxxx

__ADS_1



Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama pribadi, yang untuk selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama.



Nama : Anindyta Gadis Putri


Alamat : xxxxxxxxxxxxxx


Tempat/tanggal lahir : xxxxxxx, 17 Juni xxxx



Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama pribadi, yang untuk selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua.


PRINSIP DASAR


...Pasal 1...


Pihak kedua tidak diperbolehkan untuk menerima, menggunakan bahkan meminta sesuatu berupa materil ataupun non materil dari saudara GYDEON ALTAN BAHARI BEKLERKEN


...Pasal 2...


Pihak kedua tidak diperbolehkan untuk menerima, menggunakan bahkan meminta sesuatu berupa materil ataupun non materil saudari ANGGIYA JELIA HASAN

__ADS_1


...Pasal 3...


Pihak kedua jika terlihat, dan kedapatan meminta, menggunakan bahkan menerima sesuatu berupa materil ataupun non materil dari saudara GHAZAM BAHARI BEKLERKEN dan juga WULAN PRAKOSO akan segera pergi meninggalkan kediaman BEKLERKEN tanpa membawa sepersen pun uang atau pun benda-benda berharga lainnya.


...Pasal 4...


Pihak kedua jika terlihat, dan kedapatan meminta, menggunakan bahkan menerima sesuatu berupa materil ataupun non materil dari nama-nama yang tertera di pasal 1, pasal 2 dan pasal 3. Maka Pihak Kedua akan segera pergi meninggalkan kediaman BEKLERKEN tanpa membawa anak (jika dalam pernikahan sudah dikaruniai seorang anak).


Demikian Surat Perjanjian Nikah ini dibuat dengan sebenar-benarnya.


...Pihak Pertama...


...GYDEON ALTAN BAHARI BEKLERKEN...


...Pihak Kedua...


...ANINDYTA GADIS PUTRI...


...~~~...


Gadis dengan segala daya dan upayanya, ia harus menahan sesak di da danya kembali. Mendapati kenyataan pahit dengan adanya surat perjanjian perkawinan yang dibuat oleh papi Berto. Yang mana, tertuang beberapa pasal, keseluruhan pasal-pasalnya memberatkan kepada Gadis seorang.


Tetapi, ia akan menyetujui dan membubuhkan tanda tangannya, tanpa berfikir.


"Aku akan menandatangani ini. Aku tidak butuh segala yang ada di rumah kediaman ini. Aku hanya ingin bebas. Aku pun berfikir cepat atau lambat, Deon pun akan bosan dan ia akan mencari sosok wanita yang lebih daripada aku ini. Apa yang diharapkan dari aku yang hanya wanita dari kalangan rendahan, pendidikan pun masih bersyukur sampai lulus. Huuft, aku harus sabar, dan extra extra sabar dengan kenyataan hidup yang aku alami. Aku sadar diri. Papi Berto, ah, salah, maksudnya tuan Gilberto Bahari Beklerken yang terhormat, saya Anindyta Gadis Putri, tidak akan menerima, mengambil, menggunakan, bahkan meminta uang sepeser pun kepada putra tercinta anda, bahkan dari Mom Anggiya."

__ADS_1


Sungguh Gadis sudah bertekad untuk tidak silau akan harta yang bukan miliknya. Ia tidak mau dicap sebagai wanita yang hanya harta seorang pria kaya raya, serta menguras habis harta yang dimiliki suami, ataupun mertuanya kelak di masa depan.


__ADS_2