Kesakitan Sang Gadis Malang

Kesakitan Sang Gadis Malang
KSGM 87


__ADS_3

...LIKE DULU DONG!!!!...


...~...


Di belah dunia, nan jauh disana. Saat ini waktu telah menunjukkan pukul 07.00 pagi waktu setempat.


Kini kedua orang tuanya si bos telah memasuki pesawat terbang milik keluarganya tanpa harus menggunakan pesawat terbang komersial, alias mereka menggunakan pesawat terbang pribadi. Supaya Papi si bos dapat bermesraan kepada sang istri tanpa ada orang lain yang akan mengganggunya.


"Sweetheart, makasih sudah mau menuruti semua kemauan ku. Aku tidak sabar ingin memberikan kejutan pada my son. Tapi, kamu sudah memberitahu my son kalau kita akan pulang hari ini, tidak??" Tanya istrinya yang tak lain Mami si bos.


"Tidak, aku hanya bilang kita akan pulang 7 hari atau bisa lebih. Memang ada apa? Aku salah lagi, hem?" Tanyanya sembari mengelus pipi sang istri yang masih saja cantik walau sudah memiliki umur yang banyak.


"Tidak, tidak. Malahan aku senang kalau kamu berbohong, hitung-hitung kita akan memberikan my son kejutan yang menyenangkan. Aku tidak sabar melihat wajah terkejutnya itu," Ucap sang istri yang sangat sangat bahagia akan rencana sang suami, tetapi ia tidak tahu saja kelak sang suami akan melakukan hal yang melewati akal fikirannya.

__ADS_1


"Sweetheart, kau ini masih saja polos. Aku sengaja membohongi your son, karena aku ingin melihat wajah pucat piasnya dan siapa wanita yang ia bawa ke mansion mewah milikku, tanpa meminta persetujuan diriku terlebih dahulu. Cecenguk itu akan mendapatkan sesuatu yang menyenangkan." Batin Papi si bos yang tersenyum menyeringai.


"Ah, Sweetheart. Kamu memang suami idaman. Cuup cuuup cuup" Sang istri memberikan ciuman di pipi kanan, pipi kiri dan berakhir di bibir sang suami. Di saat bibirnya hendak lepas, tetapi tengkuknya ditahan oleh sang suami dan berakhir lah ciuman lama dan panas tersebut. Sang istri memukul-mukul dada suami, karena ia sudah kehabisan nafas. Sang suami pun, ia lepaskan. Ia tidak mau wanita tercantik dan pujaan hatinya kehabisan nafas serta berakhir fatal, ia tidak mau.


"Kau ini, kalau aku cium malah kau tambah cium dalam dan lama. Mau buat aku mati, HAH!!!! Mau cari Mami baru untuk my son, GITU!!!!" Sang istri marah akan tindakan suaminya, yang mana dapat membuat dirinya kehabisan nafas.


"Bukan, mana ada aku akan mencari pengganti dirimu, Sweetheart. Kau saja terlalu sempurna, jika kau ku gantikan. Aku itu begitu kecanduan dengan bibir dan semua yang melekat di tubuhmu. Apalagi, apalagi, jika, jika kau tidak mengenakan sehelai benangpun di tubuh indahmu itu, Sweetheart." Ucap sang suami sedikit mengombal dan raut wajah yang menyeringai.


"Kau ini, pagi pagi sudah mesum. Ingat umur, aku tidak mau kemesuman dirimu kau tularkan kepada my son."


"Kenapa kau diam saja? Malu akan kemesuman mu yang tidak ingat waktu dan umur?"


"Tidak, aku lelah." Sang suami mengalah saja, biarkan sang istri melihat dengan mata kepalanya sendiri kelakuan putra semata wayangnya itu.

__ADS_1


"Astaga, maafkan aku, Sweetheart. Ayo kita tidur saja," Sang istri menawari tidur, ia tidak tahu jika kata-kata tersebut dianggap ambigu oleh sang suami dan suaminya sudah tersenyum menyeringai.


"Ayo, kita tidur didalam saja."


Tanpa menunggu lama sang suami menggendong sang istri, mau menolak tetapi ia hanya pasrah di gendong oleh suaminya.


Dan berakhir lah dengan tidur ala Papi si bos yang menyenangkan, hingga memakan waktu 1 jam lamanya.


Kini, Mami si bos lelah dan tertidur dengan keadaan telanjang polos tanpa mengenakan sehelai benang pun pada tubuhnya juga memeluk tubuh sang suami.


"Ahh, kau sangat nikmat, Sweetheart. Aku selalu puas dengan pelayanan mu ini, tidak pernah berubah dan berkurang. Tidurlah!!!!"


...~...

__ADS_1


...HEPİNİZİ SEVİYORUM😘😘...


__ADS_2