
...LIKE DULU DONG!!!!...
...~...
Hingga sayup sayup si bos dan Gadis mendengar suara tawa yang renyah dari arah ruang keluarga.
"Honey, siapa yang tertawa seperti itu? Buat aku ikut tertawa juga, hehehe." Tanya Gadis pada si bos.
Si bos yang mendapat pertanyaan itu pun bingung untuk menjawabnya.
"Setau aku tidak ada orang selain bibi Nam juga asisten rumah tangga yang lainnya, tapi kenapa mereka berani-beraninya masuk ke ruang keluarga selagi aku tidak ada di rumah. Buat aku marah saja," Ujar si bos dengan wajahnya yang sudah mengeraskan rahangnya.
"Sabar, mungkin mereka sedang bebersih, Honey." Gadis hanya bisa menenangkan si bos dikala ia pun takut akan kemurkaan yang ditimbulkan oleh si bos.
"Emm," Hanya bisa deheman yang si bos berikan.
Mereka pun berjalan dengan perlahan menuju ruang keluarga.
Si bos pun dengan perlahan-lahan membuka pintu ruang keluarga.
CEKLEK
Suara pintu terbuka pun membuat atensi seseorang yang tengah tertawa pun mengalihkan pandangannya menuju pintu ruang keluarga yang dibuka oleh seseorang.
"Siapa kamu? Berani-beraninya masuk kedalam rumah ku, siapa kamu, HAH!!!!" Ucap seseorang yang sedari tadi tertawa.
"Gawat," Ucap si bos lirih yang hanya ia yang mendengarkan ucapannya.
__ADS_1
"Honey, Tante itu siapa? Kenapa dia bisa masuk ke rumah ah salah ke ruang keluarga?" Tanya Gadis polos.
Seseorang yang tertawa renyah itu ialah Mami si bos yang tengah duduk di sofa dengan tangannya sibuk menonton kartun lewat ponselnya tersebut.
"Mami," Ucap si bos sembari berjalan menghampiri maminya.
"Siapa kamu? Jangan mendekat!!!!" Suara teriakan Mami si bos pun menggelegar seantero ruang keluarga dan membuat bibi Nam dan juga asisten rumah tangga lainnya menghampiri sang nyonya besar di ruang keluarga.
"Ada apa, Nyonya besar?" Tanya bibi Nam dengan nafas yang naik turun karena berlari dari dapur menuju ruang keluarga.
"Bibi, usir laki-laki jelek itu dari mansion milik suamiku, siapa dia sampai bisa masuk kedalam ruangan ini. Usir, bibi Nam!!!!" Ucap Mami si bos dengan ia sudah berada dalam pelukan bibi Nam, karena ia sangat takut dengan laki-laki yang ia sebut 'jelek' tersebut.
Bibi Nam pun memandang tuan mudanya dan memberikan kode dengan isyarat mata 'apa yang harus saya lakukan, Tuan muda?'.
Si bos hanya bisa menghela nafas dan berjalan menghampiri maminya juga melepaskan pelukan sang Mami dari bibi Nam.
"Tidak! Kamu bukan my son, dasar laki-laki jelek, Pergi!!!!!" Sekali lagi Mami si bos berteriak dan enggan untuk melepaskan pelukannya dari bibi Nam.
"Huuuufffftttt, bibi Nam duduk dulu di sofa." Bibi Nam menganggukkan kepalanya dan segera menuntun nyonya besarnya duduk di sofa yang tersedia di ruangan tersebut, sedangkan Ratih, Wati, Susi dan Retno kembali ke dapur untuk melanjutkan pekerjaannya yang tertunda.
Kini bibi Nam juga Mami si bos sudah duduk di sofa dengan si bos yang sudah duduk disebelah kanan sang Mami.
"Mi, ini your son. Lihatlah!" Dengan perlahan Mami si bos mengangkat wajahnya untuk memastikan ucapan laki-laki yang ia sebut 'jelek' itu.
"Tidak! Kamu bukan my son. Pergi!!!!!" Sekali lagi teriakan sang Mami membuat sang Papi yang baru saja menuruni anak tangga menuju ruang keluarga pun berlari cepat.
"Ada apa, Mi?" Tanya sang suami, yang tak lain Papi si bos.
__ADS_1
Secepat kilat Mami si bos berlari menuju sang suami, lalu ia pun memeluk sang suami sangatlah erat.
"Papi, hiks hiks hiks. Ada orang asing yang masuk ke mansion milikmu, dia sangat jelek, usir dia sekarang juga, Pi." Ucap sang istri yang sudah dalam pelukan sang suami.
Papi si bos pun perlahan menajamkan pandangan matanya pada sosok laki-laki yang disebut sang istri 'jelek'. Ya dia jelek dengan wajah penuh dengan coretan-coretan abstrak yang tak layak berada di wajah manusia tersebut.
"Siapa kamu, Hah!!!! Jawab!!!!" Sarkas Papi si bos.
Si bos pun, mau tak mau harus membongkar semua penyamarannya selama ini
"Papi, ak...." Ucapan si bos pun terhenti dikala sang Papi memotongnya dengan seenaknya jidat.
"Papi Papi Papi, aku bukan Papi mu, pergi dari mansion ini sekarang juga. Pergi!!!!"
"Tapi, Pi......
...~...
...Hallo T4 update👋👋...
...Apakah masih ada yang setia menunggu atau sudah pada bosan😔...
...Maaf ya T4 buat novel ini bertele-tele😔...
...T4 berharap masih ada yang mau mampir, membaca novel ini juga meninggalkan jejak berupa like dan juga komentar yang positif🙏...
...HEPİNİZİ SEVİYORUM😘😘...
__ADS_1