
...LIKE DULU DONG!!!!...
...~...
Gadis hanya bisa mencebikkan bibirnya, mau tak mau ia mengganti cidinya di hadapan laki-laki laknadd yang ada di hadapannya dengan sangat terpaksa itu.
"Aaaargggghhhh, kenapah kamu mainin lagih, aku mau pakai cidi." Ucap Gadis tanpa sadar mendesaah.
"Aku baru sadar, jika kamu membohongi ku. Semalam kamu bilang masih kedatangan 'tamu bulanan', CK. Ternyata sudah selesai. Aku pun baru sadar saat memainkan jariku didalam Goa mu, aku mau main sekarang juga!" Si bos yang baru sadar jika wanitanya itu sudah selesai dari kedatangan 'tamu bulanan' tersebut.
"Jangan, aku mohon." Ucap Gadis dengan wajah memelas.
"Sekarang aku sudah tegang, kamu memang tidak merasakan jika si lontong sudah berdiri tegak bak bendera yang dikibarkan." Si bos berucap dengan mata yang sudah berhasrat.
"Aku mohon, yah! Aku janji di rumah setelah kita pulang, aku akan yang memimpin, sungguh. Aku saat ini ingin melihat makhluk-makhluk lucu didalam sana, aku mohon." Ucap Gadis dengan mengatupkan kedua tangannya didepan dadanya juga dengan wajah yang memelas serta jangan lupakan dengan puppy eyes. Menambah imut dan si bos pasti tidak akan menolak permintaan wanitanya tersebut.
"CK, siaaaland. Dia sangat imut, mana tahan aku melihatnya memohon seperti itu," Keluh si bos dalam hati, ia tidak dapat tidak menolak permintaan wanitanya tersebut.
"Baiklah, tapi kau harus janji, Honey. Kau yang akan memimpin pertempuran kita saat di rumah. Cuup," Ucap si bos dengan mencium bibir Gadis dengan sangat dalam dan sangat panas dengan tangan yang tidak bisa dikondisikan lagi.
"Aaaaah, sudah-sudah. Aku ganti cidi dulu," Ucap Gadis disela-sela ciuman tersebut terhenti dan mengambil nafas sebanyak-banyaknya.
__ADS_1
"Sini biar aku bantu," Ucap si bos dengan raut wajah yang sulit untuk ditebak.
"Tidak! Aku saja, aku bisa. Lepaskan tanganmu dulu, Honey." Gadis meminta si bos untuk diturunkan dari pangkuannya.
"Tidak, seperti ini saja,"
"Bagaimana aku bisa ganti cidinya, ish." Keluh Gadis dengan bibir yang masih ia majukan beberapa centi itu.
Hal itu membuat si bos tidak tahan.
"Majukan beberapa centi lagi bibirmu, Honey. Tapi, tapi jangan salahkan aku jika, kita melakukannya disini juga dan saat ini juga!" Sarkas si bos dan otomatis Gadis merapatkan bibirnya.
"Good girl," Ucap si bos mengelus-elus rambut Gadis.
"Aaaargggghhhh, kaahtanyah mauh gantiin cidiiih akuh," Ucap Gadis mendesaah, karena si bos sudah tidak menjalankan tugas mengganti cidinya.
"Hehehehe, lagian aku gemes sekali, Honey. Kacang kecil ini, membuat aku tak tahan memainkannya, tapi kan aku tidak memasukkan si lontong kedalam Goa mu, hanya bermain dengan kacang kecil ini saja," Lagi dan lagi si bos memainkan jarinya di kacang kecil milik Gadis, Gadis hanya bisa pasrah saja dengan yang dilakukan oleh si bos.
Alhasil, hanya mengganti cidinya saja waktu sudah terbuang sia-sia.
"Honey, sudah yah. Aku sudah lemes." Ucap Gadis yang sudah mendapatkan pelepasannya yang entah sudah ke berapa kali saat jari tangan si bos memainkan kacang kecilnya tersebut.
__ADS_1
"Hehehe, kamu sudah mendapatkannya. Tapi, aku belum mendapatkannya, Honey."
"Terserah," Ucap Gadis singkat dengan raut wajah yang sudah merajuk itu.
"Siaaaland, dia merajuk. Bisa bahaya." Keluh si bos dalam hatinya.
"Iya, iya. Maafkan aku, Honey. Ini aku beneran mengganti cidimu,"
Setelah si bos benar-benar mengganti cidi Gadis dengan sebelumnya ia bersihkan dengan tissue basah dan lalu dengan tissue kering yang sudah tersedia di dashboard mobilnya tersebut.
Dengan telaten, layaknya sang ibu yang tengah mengganti cel*ana da*lam sang anak. Si bos sangat kompeten dan terkesan sudah siap menjadi suami dan ayah yang siap siaga.
"Nah, sudah selesai. Kamu sampai berkeringat begini, Honey." Tak lupa ia menghapus jejak-jejak keringat yang ada di kening dan pelipis Gadis dengan tissue kering dengan sangat lembut.
"Ayo kita masuk dan beli lah yang mana kamu suka, aku akan menuruti semua yang kamu mau,"
"Emm," Gadis sungguh-sungguh lemas dibuatnya dan hanya bisa mengeluarkan deheman sebagai jawabannya saja.
Si bos pun membuka pintu mobil dengan Gadis yang masih di pangkuannya dan sesaat setelah keluar dari mobil barulah Gadis diturunkan dengan sangat hati-hati.
...~...
__ADS_1
...HEPİNİZİ SEVİYORUM😘😘...