Kesetiaan Terabaikan

Kesetiaan Terabaikan
Bibit pelakor


__ADS_3

Walau Zia terkenal baik tapi semenjak Farhan meninggal banyak wanita sebayanya seperti memasang tembok besar dengan Zia.


Zia sendiri bingung apa ada yang salah dengan diri dia? kayaknya gak ada deh, tetep Zia yang dulu.


"Zia yang sabar ya nak?" Bu camat menatap iba pada Zia yang pada hari ini ikut membeli sayur sebentar sebelum mengantar anaknya sekolah.


"Sabar kenapa Bu?" Kening Zia berkerut kelihatan bingung.


"Zia, kamu sih kebanyakan dirumah jadi gak up to date gosip terkini." Bu dimas ikut turun tangan berbicara


"He eh, Aku juga uda lacak dan mengintrogasi siapa yang buat berita kegaduhan itu." Bu Karti mulai membuka buku catatan gosipnya.


"Kenapa sih bu?" Zia mulai penasaran


"Biar ibu jelasin, kemarin ada gosip kalau bakal ada bibit pelakor. Nah yang dituduh jadi bibit pelakor ya kamu."


"Loh kok Zia bisa dibawa - bawa?" Bingung Zia lagi


"Iya gara - gara bulan kemarinkan ada tuh pak Sobur yang jandai istrinya buat nikahin janda,jadi istri baru pak sobur yang capek digosipin itu nyebar gosip ke ibu muda disini buat hati-hati sama kamu neng, kan kamu termasuk janda muda yang paket komplit pakek plus 2 anak lagi.


jadi ibu muda disini jadi takut jadi janda karena suaminya mau nikahin janda." Jelas bu Karti


"Astaghfirullah, ada aja ya.. Niat nikah lagi aja gak ada gimana mau ada niat jadi pelakor. naudzu billa minjalik." Ucap Zia

__ADS_1


"Tapi kamu tenang aja Zia kami uda klarifikasi dan situasi sudah adem ayem." Imbuh bu cici ikut nimbrung.


"Makasih ya ibu-ibu memang the best. kalau kata boboiboy tur, Terbaiiik." Dengan dua jempol yang Zia rentangkan.


"Kebanyakan nonton kartun kamu mah. " Bu camat geleng geleng kepala.


"He..he , namanya anak - anak tuh penguasa tv buk. Saya yah hanya ngikut aja. Jangan kan gosip terkini dikomplek, gosip tv juga saya gak tahu.


kalau gitu saya permisi antar anak dulu ya buk. Takut telat , assalamualaikum."


"Waalaikumsalam." jawab ibu-ibu berbarengan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sebuah pesan masuk dari Fanny, akhirnya iatrinya pulang juga setelah beberapa hari dinas luar kota.


Abi harus bisa membujuk istrinya untuk berhenti bekerja agar bisa selalu bersama dengan icha dirumah.


"Okey ntar mas jemput." Balas Abi.


Abi mulai menimang-nimang apa saja yang akan ia bicarakan dengan Fanny nanti agar semua cepat terselesaikan. Abi juga capek barus bertengkar terus.


"Untung hari ini Fanny balik, kalau tidak aku bingung bagaimana menghadapai Icha yang terus meminta ke runah Zia untuk bermain dengan kakak baik.

__ADS_1


Begitu kurangnya perhatian yang didapat oleh icha sehingga saat mendapatkan perhatian kecil dia langsung kecanduan?


Hal itu membuat Abi lebih memilih kerja dari 7 hari masa cuti menjadi 6 hari dari pada dirumah mendengar icha merengek dan bingung cara menolak ke anaknya.


"Sudah pukul 5" Ucap Abi sambil melirik jam di pergelangan tangannya.


Abipun segera beranjak dari kursinya untuk menjemput Fanny di bandara.


"Mas, maaf sepertinya aku telat balik, habis dari bandara ada kumpul dengan Ketua direksi untuk merayakan kemenangan kami mas." Seketika langkahnya terhenti disaat ingin membuka pintu ruangannya.


Dengan amarah memuncak Abi langsung menghantamkan sebuah pekulan ke dinding disamping pintu ruangan hingga memar tapi sakitnya tidak terasa, karena kini hatinya yang lebih sakit.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Lampu ruang tamu yang tadi mati kini hidup tiba - tiba..


"Masih ingat jalan pulangnya kamu?"


#Abi jangan suka emosi dong...#


#zia gak niat nikah lagi ya?#


#abizia#

__ADS_1


#like,comment and vote ya dearss#


__ADS_2