
Happy reading
🍇🍇🍇
"Kenapa dia bertanya seperti itu? "
Zia bingung dengan pesan yang masuk dari Abi dan ia tidak tahu mau membalas apa, jam sudah menunjukkan jam 10 malam, apaka ia harus membalasnha sekarang?
"Besok aja aku balas, uda malam."
Akhirnya Zia memilih mengabaikan pesan dari Abi..
"Kalau kalian tahu mama akan menikah lagi gimana? Apa kalian bisa menerima atau menolak?" Zia sampai sekarang belum memberitahukan ke anaknya, ia bingung dan masih menyusun mata yang terbaik agar hati anaknya tidak terluka.
Seorang ibu selalu memikirkan anak dan keluarganya, karena sejatinya menikah bukan hanya menyatukan dua hati tapi juga dua keluarga.
Zia tiba - tiba menangis ingat dengan Farhan, Zia ingat Farhan pernah berkata,
"Jangan pernah berdoa untuk memiliki karena semua hanya milik Allah tapi berdoalah untuk bisa menjaga titipanNya agar bisa dikembalikan dengan keadaan baik, begitu juga dengan cinta, hanya sebuah titipan, maka jagalah dan apabila suatu saat Allah mengambilnya berlapanglah melepasnya."
"Mas Farhan apakah aku harus rela melepaskan cintamu sekarang, Apakah aku sudah harus menjaga cinta yang lain, begitu berat melepaskan yang telah dititip sekian lama.."
"Mas Farhan, bantu aku ikhlas melepaskan cintamu."
Lelehan air mata menyelimuti pipi Zia hingga tanpa sadar Zia tertidur dalam tangisnya....
"Kenapa susah banget dia balas pesan?" Keluh Abi..
"Uring - uringan terus loe nunggu pesan masuk kayak anak SMA aja loe." Tegur Wira
"Udah tunggu aja besok mana tahu dia udah tidur." Rudi mencoba menenangkan Abi.
"Kalau gitu gue balik dulu takut ntar mama permaisuri marah."
"Parah loe, biasa yang marah itu istri, ini emak." Jawab Wira.
"Gue balik ya,,"
"Oke, kami bentar lagi juga balik."
__ADS_1
Abi sekarang menuju lobi parkir apartemennya. Tapi dia tidak kunjung menghidupkan mobilnya, Abi meletakkan kepalanya di sandaran kursi.
"Apa dirimu masih belum bisa menerima keadaan Zia? Padahal aku sudah membuka hatiku untukmu.. dan mungkin aku sudah merasakan cinta itu.." Lirih Abi dengan mata yang nanar merasakan miris akan setiap cinta yang dia rasa tidak pernah dibalas penuh..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Zia seperti biasa selalu menyiapkan pesanan kemarin sore di subuh hari dan mengantarkan anaknya sekolah, saat sedang menerima pesan masuk dari langganannya ia teringat dengan pesan Abi yang belum dibalas.
"Kalau gak dibalas nanti ngambek lagi.. Bismillah semoga jawabannya bisa menenangkan hatinya..."
"Assalamualaikum Abang Abi, semoga selalu dalam lindungan dan keridhoan Allah, maaf baru bisa balas pesannya semoga bisa membuat hati abang lega..
Hatii..
Ia akan tahu dimana akan berada
Saat sang pemilik hati telah memberi tihtaNYa
Tiada yang tahu hari ini,esok atau nanti
Hati...
Saat ijab kabul menggema ke arsyi
Cinta akan tertitip tanpa dipilih
Hati..
Saat cinta sudah dihati..
Akan dijaga dengan sepenuh hati
Tidak peduli waktu akan berhenti
Zia langsung mengirim pesannya ke Abi tanpa ingin melihat sudah terkirim apa belum, selain ada hati yang meminta pasti, ada orderan juga yang menanti...
"Mungkin nanti malam harus bicara ke anak - anak semoga nanti mereka mengerti."
"Assalamualaikum ."
__ADS_1
"Waalaikumsalam, Mama?" Zia melihat mama Abi didepan pintu rumahnya.
"Mama bosen dirumah jadi kemari deh, mama ganggu gak?"
"Gak kok ma, hanya lgi selesai orderan."
"Mama bantu boleh?
"Ya udah mama yuk ke dapur, Icha mana ma?"
"Tadi sama opanya ke minimarket bentar, ntar lagi mereka kesini juga kok."
Zia dan Rani menuju dapur,
"Ma tadi malam mas Abi minta berkas buat persiapan nikah."
"Gak kecepatan kok, mama malah ntar mau ajak kamu fitting baju dan lain lain."
"Ma, Zia gak mau pesta kumpul keluarga aja, kayak buat barbequean juga seru ma, biar habis ijab langsung bakar-bakar jadi ada kehangatan waktu kumpul keluarga,
Zia gak nyaman kalau pesta, apalagi dengan status Zia, Zia gak mau jadi pusat perhatian ma."
"Baiklah,tapi yang lain-lain kamu harus terima dengan ikhlas ya?"
"Asal gak memberatkan bang Abi dan keluarga ma"
"Gitu kan enak panggilannya, kalau Bapak serasa tua banget anak saya. Pulang anak-anak sekolah nanti kita ajak fitiing baju. Ada tiga bidadari kecil pasti ngegemesin."
"Mba Fanny gak ikut ma?"
"Dia masih diluar kota ikut seleksi pemilihan manager."
"Mba fanny hebat ya ma."
"Kamu umur berapa sih Zia?"
"Eh itu..."
#Berapa ya umur zia?#
__ADS_1
#Bantu like,comment and vote ya?#