Kesetiaan Terabaikan

Kesetiaan Terabaikan
Kebohongan pertama


__ADS_3

Happy reading


🍇🍇🍇


"Abang uda pulang?" Zia yang sedang duduk di bibir kasur menghampiri Abi yang tiba - tiba sudah berada di depan pintu kamar.


"Uda tadi habis selesai makan siang bareng klien abang langsung pulang. Anak - anak mana?"


"Pada tidur siang sama omanya,"


"Ehm,, mungkin abang minggu depan akan ke luar kota."


"Ada pekerjan disana ya?"


"Iya ada urusan yang harus diselesaikan disana hari sabtu dan minggu."


"Ya udah nanti biar adek yang siapin keperluan abang."


"Abang mandi dulu ya..."


Abi dengan perasaan yang berhuru hara memilih berendam di bathup mendinginkan isi kepalanya yang sudah panas mendidih seakan mau pecah.


Kenapa ia tadi harus berbohong kalau sebenarnya ingin bertemu Fanny? Bukannya Zia juga menyuruhnya untuk mendatangin Fanny? Zia selalu terlihat biasa saja saat berbicara tentang Fanny tapi hati Abi yang merasakan kesakitan dan ketidak tegaan takut Zia tersakitin.


Abi tersenyum miris, ia sadar cintanya dengan Zia sudah berlebihan dan ini sungguh akan membuat Abi dilema..antara kewajiban Abi sebagai suami atau perasaan Abi sebagai lelaki.

__ADS_1


"Kenapa aku tadi berbohong? Kalau ia tahu kebohonganku pasti hatinya lebih sakit lagi nanti. Aku harus jujur gimanapun. Tapi apakah aku harus jujur juga dengan perasaanku ? Enggak, itu gak boleh. Kalau sampai Zia tahu ia pasti marah karena aku sudah tidak adil dan akan menyakitin Fanny."


Zia diluar kebingungan sudah lebih dari satu jam Abi belum keluar dari kamar mandi..


"Bang..." Tapi tidak ada sahutan.


Cklek...


Zia mencoba membuka pintu kamar mandi yang ternyata tidak terkunci. Zia terkejut melihat Abi tertidur sambil berendam. Apakah segitu nyamannya didalam air hingga tertidur? Itu yang Zia pikirkan.


"Maafkan abang dek...." Abi menginggau didalam tidurnya.


Zia berpikir untuk apa suaminya meminta maaf?


"Abang sudah sayang dan jatuh cinta sama adek, jangan tinggalin abang..." Abi melanjutkan gumaman dalam tidurnya.


"Maafkan adek bang, belum bisa menerima semua cinta abang, Adek sadar udah ada yang tumbuh dihati adek, tapi ntah kenapa adek belum bisa percaya dengan semua keadaan ini."


Zia hanya merasa masih harus menjaga diri karena masih banyak hal yang Zia tidak tahu dan terkesan ditutupin antara Abi dan Fanny.


"Bang,, bangun bang nanti masuk angin."


Abi membuka matanya berlahan, ia baru tersadar jika tertidur saat sedang memikirkan Zia.


Abi tersenyum tipis. Dengan gerakan cepat Abi menarik Zia hingga jatuh kepelukannya dan Zia ikut basah.

__ADS_1


"Kok ditarik bang? Jadi basahkan?" Rengek Zia,Abi menatap dalam mata Zia, Zia bisa melihat disana begitu banyak cinta untuknya berada disana, mata yang selalu mendamba namanya.


"Temanin abang mandi dulu, baru abang udahan mandinya." Abi dengan sigap melepas hijab Zia dan melemparnya dengan asal..


"Maukan temanin abang mandi?" Abi mengatakan sambil berbisik ditelinga Zia memberi gigitan kecil hingga menelusurin leher Zia dengan kecupan hingga Zia ikut terhanyut dan bermandi peluh bersama.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Disisi lain, Fanny menyempatkan diri melakukan perawatan dan olahraga Full untuk seminggu kedepan. Ia ingin terlihat segar, cantik dan makin molek saat bertemu dengan suaminya.


Bagi Fanny merawat tubuh adalah yang terpenting dan utama agar suami tidak bosan dan memgeluh dengan perubahan tubuh istri yang dimakan umur.


Fanny mematut dirinya di cermin tempat ia melakukan aerobik.


"Sempurna, tinggal bagian betis agak dikecelin lagi."


Fanny memandang bangga tubuhnya yang sudah terlihat berlekuk layaknya seorang model.


"Aku yakin, mas Abi nanti pasti tidak bisa berpaling lagi..."Fanny tampak tersenyum senang " Aku akan mencoba ikhlas mas, aku hanya harus selalu memastikan hatimu hanya untukku nanti dan aku tidak perduli jika harus ada yang kedua karena ini memang kesalahanku. Aku yakin aku yang selalu ada dihatimu mas."


"Aku tidak akan menyakitin Zia mas, tapi aku hanya ingin nanti dia tahu bahwa tiada kesempatan untuk ada Zia dihatimu. Biar ia yang mundur sendiri nantinya, kalau ia memilih bertahan, biar ia sendiri merasakan sakit hidup bersama tanpa dicintai."


Fanny meyakinin dirinya bahwa ia akan berjalan dengan dirinya sekarang, karena ia hanya tahu cinta Abi untuknya, jadi apa yang harus ia khawatirkan?


Membagi sedikit perhatian Abi tidak apakan? Asal cinta itu untuknya....

__ADS_1


#Abi jangan mulai dengan kebohongan donk#


#Bantu like,comment and vote dears#


__ADS_2