
Happy reading
🍇🍇🍇
Hai suamiku sayang....
Kamu ingat gak awal hubungan kita juga berawal dari sebuah surat? Tapi itu bukan surat cinta melainkan surat panggilan SP aku pertama kali saat aku membuat keributan di kampus dengan seorang wanita yang selalu membullyku dan kau menarikku keruangan konseling sebagai bagian dari ketua HUMAS.
Dari situ kita berkenalan, wajahmu yang lembut tidak pantas marah-marah padaku dan kau menceramahi ku habis-habisan. Tidak ada sedikitpun kata - katamu yang meghardikku hingga membuat aku tertarik.
Tapi aku tidak berani mencuri perhatianmu karena aku takut dengan namanya hubungan keluarga yang suatu saat bisa menghancurkan hidupku seperti yang ibuku rasakan.
Saat aku melihat kau banyak didekatin banyak mahasiswi ada kecemburuan yang timbul dihati. Kenapa tidak aku mencobanya? Aku akan berusaha menjadi lebih baik dari ibuku agar dipandang layak dan tidak direndahkan. Itulah pikiran awal dari sebuah ambisi.
Abi menghentikan bacaannya, ia sangat sedih saat membacanya bukan karena apa, awal melihat Fanny yang ia rasakan adalah perasaan empati, kasihan melihat dia dibully temannya, tapi sikap kasarnya yang menampar mahasiswi itu dan ia hampir sudah melukai temannya yang tertolak kebelakang karena tamparannya yang kuat membuat mahasisiwi itu hampir celaka tertabrak mobil yang akan lewat, membuat ia harus menerima hukuman walau tidak sengaja.
__ADS_1
**Aku selalu berusaha menjadi yang terbaik agar bisa kau perhatikan, hingga saat acara kampus untuk kedua kalinya kau ada didekatku tapi kali ini untuk menyelamatkanku dari seorang pria yang bernama Bagas Surya yang selalu mengucilkanku dan menindasku dengan alasan aku tidak pantas ada disana dan dia selalu bilang aku anak orang gila. Saat itu aku tidak tahu dia tahu dari mana tentang ibuku.
Tahukah kau sayang? Dari situ sudah tertumbuh benih kebencian dihatiku dengan orang - orang yang selalu menghinaku tanpa sebab dan ambisiku semakin kuat untuk bisa lebih dari siapapun. Apa salahnya mempunyai seorang ibu yang gila? Dia tetap ibu yang melahirkanku dan membuat aku sekuat ini. Kenapa orang gila selalu dijauhkan? Padahal tidak sedikitpun mereka ingin gila, mereka juga ingin sembuh tapi tidak ada yang peduli, mereka dibuang begitu saja bagaikan sampah yang akan merusak hidup keluarganya**.
Abi menitikkan air matanya, disaat inilah dia mulai tertarik dengan Fanny, ada perasaan ingin melindungin gadis itu dari orang - orang yang selalu menghinanya, dari sinilah ia dekat dengan Fanny hingga ia banyak tahu sisi Fanny yang lain. Fanny selalu mencoba menghindar jika ia tahu ia belum sanggup menghadapi sesuatu tapi tiba - tiba bisa jadi arogan disaat dirinya terdesak dan pingsan secara tiba -tiba.
Dari sini jugalah mereka kenal dengan Dena jurusan psikologi yang mengatakan jika Fanny kejiwaannya dalam tekanan yang sangat berat.
Sayang, aku bahagia ada orang sepertimu yang peduli dan perhatian padaku, selalu bersamaku disaat aku membutuhkanmu. Kau tahu? Baru kali ini aku merasakan sebuah perhatian yang selama ini tidak pernah aku dapatkan kecuali dari ibu asuh di panti asuhanku. Tapi segitu banyaknya anak-anak disana tidak mungkin bisa mendapat perhatian lebih, apalagi semakin beranjak dewasa kami harus sudah bisa mandiri dan membimbing anak - anak yang lain.
Abi terkejut membacanya..berarti bukan ia yang pertama mencintai Fanny? Tapi Fanny sudah mulai mencintainya terlebih dahulu. Abi selalu didekat Fanny karena rasa simpati Abi yang sangat tinggi hingga tanpa sadar dan ntah dimulai dari kapan ia merasakan sudah jatuh cinta kelada Fanny.
**Kau ingatkan saat - saat kita mulai menjadi sepasang kekasih? Aku sangat bahagia saat itu. Aku tidak pernah menyangka akan mendapat pasangan sepertimu. Tapi bayangan papa dan mama yang dulu saling mencinta sebelum menikah tapi berujung penghianatan membuat aku ragu untuk lebih serius denganmu.
Aku juga tidak tahu Bagas Surya tetap selalu mengangguku saat itu, aku tidak ingin mengatakan padamu karena aku tidak mau membawamu dalam masalahku.
__ADS_1
Disaat itu aku tahu kenapa dia selalu menggangguku.. Kau tahu kenapa? Karena dia anak dari papaku Papa yang sudah lama tidak pernah aku lihat wujudnya, tapi kenapa ia menaruh dendam kepadaku? Sedangkan Aku tidak pernah tahu ataupun mencari tahu tentang mereka. Aku selalu menghindar dari keluarga mereka karena aku tidak mau tersiksa seperti ibuku**.
Abi teringat ini juga saat ia terakhir bertemu dengan yang namanya Bagas Surya setelah ia mengancam Orang itu yang selalu membuat Fanny tertekan dan membuka sisi lain Fanny hingga butuh waktu cukup lama juga membuat Fanny kembali tenang.
Tidak terasa lembaran surat pertama sudah habis Abi baca dan ia lipat kembali dengan hati - hati, kini fokusnya beralih kelembar kedua...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Ma, apa abang baik - baik saja selama ini?"
"Mama juga tidak tahu Zia, Awal semua baik - baik saja walau sedikit ada pertikaian saat Fanny hamil tapi akhirnya Fanny menerima kehamilannya san bahagia. Fanny juga dulu masih menghargai mama, ntah sejak kapan sifatnya berubah atau karena kejadian waktu itu membuat ia berubah?".
"Kejadian apa ma?"
#lembaran kedua bacain dong Abi..#
__ADS_1
#Bantu like comment and vote dears...#