
**Happy reading
🍇🍇🍇**
Abi dan Fanny sudah ada di bandara sekarang, Wajah Fanny terlihat sangat bahagia berbeda dengan Abi yang bercampur segala bentuk kegundahan.
"Berapa hari kamu disana?"
"Mungkin seminggu mas, habis itu tinggal menunggu hasilnya, kalau tidak salah gak sampai seminggu hasil akan keluar mas." Fanny menjawabnya dengan semangat karena ia begitu yakin akan lulus dalam seleksi ini.
"Hati - hati disana dan jaga dirimu."
"Baik mas. Aku pergi dulu." Sambil memeluk dan mencium Pipi Abi..
Diperjalanan pulang pikiran Abi tidak hanya tertuju pada fanny tapi lebih ke arah Zia, ia takut Zia akan melakukan hal nekat karena perkataannya tadi.
Abi segera memutar setirnya menuju arah rumah Zia, dia hanya ingin memastikan saja apa Zia baik -baik saja agar hatinya sedikit tenang.
"Gak ada kelihatan sedikitpun, sunyi apa mereka tidak dirumah? tapi ini juga sudah malam."
Karena tidak ada hasil, Abi ingin berbalik pulang kerumahnya..
Ting..
"Nak Abi, besok sepulang kerja langsung kemari ya, ada yang mau dibicarakan masalah Zia." Pesan masum dari pak camat
"Baik pak,besok saya akan langsung kesana."
Walau tidak bisa melihat Zia malam paling tidak besok ia bisa tahu kabar Zia..
Abi tersenyum tipis merasakan kelegaan..
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Abi pulang dari kantor lebih cepat dari biasanya disamping kemudinya Icha terlihat sedang tertidur pulas.
Abi memperhatikan wajah anaknya sekilas, masih banyak sisa guratan tangisan disana, Satu hari ini Abi lelah hati dan pikiran.
Icha tidak mau ditinggal sendiri dirumah terpaksa Abi ajak ke kantor, belum juga jam pulang Icha menangis lagi, tidak tahu kenapa apa karena kecapean atau bosan diruang kerja Abi.
Saat Abi bilang mau bawa Zia kerumah kakak baik wajahnya langsung berubah ceria dan semangat.
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam, masuk nak Abi. sebentar ya,bapak masih dibalakang."
"Iya bu."
"Itu anak nak Abi? sepertinya masih tertidur letakkan aja disofa panjang itu, kasian capek ntar."
"Anak kecil memang gitu ada masanya manja. Sebentar Ibu panggil Bapak dulu."
"Baik bu."
Bu Camat langsung pergi menuju kamarnya..
"Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam" Jawab Abi, ia terkejut bisa bertemu dengan Zia secepat ini, ia kira Zia akan mengurung diri dirumah takut bertemu dengan ibu - ibu yang sudah memfitnahnya.
"Gimana kabarnya pak Abi? Apakah sama tidak bisa tidur seperti saya?" Sindir Zia yang masih merasa kesal lihat sikap Abi semalam.
"Baik Zia."
__ADS_1
"Apa icha sedang tertidur? Lebih baik sama saya aja, biar saya tidurkan dirumah ditemanin anak-anak kasian kalau seperti itu tidurnya."
Abi tidak berani membantah Zia, ia langsung memberikan icha dengan berlahan dan hati- hati ke Zia. Ziapun langsung membawa Icha kerumahnya.
Walau bagaimanapun ia tidak tega melihat Icha tidur tidak nyaman di gendongan Abi. Ia seorang Ibu nuraninya lebih lembut kepada anak - anak.
"Jangan berisik." Zia langsung mengintrupsi anaknya agar tidak mengganggu tidurnya Icha. Direbahkan tubuh icha dengan selembut mungkin.
"Kak Saf dan dek Aif, jaga Icha dirumah ya dan jangan berisik Icha lagi tidur. Mama ada perlu bentar dirumah Bu Camat."
Tanpa suara mereka memberikan tanda hormat ke Zia sebagai tanda mereka siap menjaga Icha.
"Duduk sini nak Zia" Pinta bu Camat saat melihat Zia sudah berada dipintunya.
"Assalamualaikum" Sambil menghampiri Bu Camat.
"Waalaikumsalam." Jawab semua yang ada diruangan.
"Bisa kita mulai sekarang?" Tanya pak camat.
"Gini nak Abi, samalam saya sudah memberitahuman semua maksud nak Abi, Zia menolak menikah dengan nak Abi karena gimanapum Zia tidak mau suatu saat posisinya nanti menjadi luka antara nak Abi dan Fanny, sedangkan Zia juga masih mencintai Farhan."
"Tapi semua orang akan menyudutkan Zia jika kami tidak jadi menikah." Ntah kenapa sekarang Abi merasa ia harus bisa menikahi Zia, Hatinya sangat kuat untuk bisa memiliki Zia.
"Apakah ada cara lain untuk bertanggung jawab? Harusnya ada tanpa harus menikah tapi melihat keadaan sekarang...."
Abi sangat penasaran dengan kata - kata Zia yang menggantung
"Kenapa dengan keadaan sekarang?"
#Ngantuk tapi gak bisa tidur ingat konflik abi dan zia gak kelar-kelar, kasian euy#
__ADS_1
#like,comment anda vote ya dearss biar makin semangat.#