
"leluhur, dimana kakak kedua berada? karena tidak mungkin kakak kedua masih tetap berada di alam langit" tanya Qin Fan.
saat ini Qin Fan dan Qin Jung sudah berada didalam lorong dimensi ruang dan waktu menuju wilayah selatan, sehingga Qin Fan menggunakan waktu perjalanan ke wilayah selatan yang memakan waktu 2 jam dengan lorong dimensi ruang dan waktu untuk bertanya.
sementara Long Shan, Long Zhan dan San Ding sudah Qin Fan masukkan ke dalam dunia jiwa, sehingga hanya Qin Fan dan Qin Jung saja yang memasuki lorong dimensi ruang dan waktu.
"entahlah Fan'er, terakhir kali kami bertemu 3000 tahun yang lalu di wilayah Utara, hingga saat ini aku tidak tahu dimana adik Xiao berada" jawab Qin Jung.
"adik Xiao? jadi nama kakak kedua adalah Xiao leluhur?" tanya Qin Fan.
"benar Fan'er, nama nya adalah Xiao Chen, dia tidak gila dengan kekuasaan atau semacamnya, sebab dia orang nya suka berpetualangan, tidak suka dengan aturan apa pun" jawab Qin Jung menjelaskan sifat adik seperguruan nya itu.
kedua nya terus berbincang bincang dilorong dimensi ruang dan waktu itu sepanjang jalan, 2 jam kemudian, dari ujung lorong sudah terlihat cahaya putih, tidak lama kemudian.
Whush.. Whush..
Qin Fan dan Qin Jung keluar dari lorong dimensi ruang dan waktu, dan kedua nya keluar tepat di ruang bawah tanah, lalu Qin Jung membawa Qin Fan naik keatas.
setelah naik, Qin Jung membawa Qin Fan untuk memperkenalkan nya pada semua pejabat istana, beberapa saat kemudian, kedua nya sampai di aula pertemuan.
"hormat kami penguasa agung" ucap semua pejabat istana, selain mentri, panglima dan jendral, di aula pertemuan juga ada 2 orang cucu Qin Jung.
"bangunlah!! hormat kalian aku terima" ucap Qin Jung.
"baik penguasa agung" jawab mereka semua, lalu mereka bangkit dari berlutut.
"kenalkan, dia adalah cicit sekaligus adik seperguruan ku, nama nya adalah Qin Fan" ucap Qin Jung memperkenalkan Qin Fan.
semua mentri, panglima dan jendral sedikit terkejut, tapi yang membuat mereka semua bingung adalah bagaimana mereka memanggil Qin Fan, karena Qin Fan adalah cicit sekaligus adik seperguruan Qin Jung.
"maafkan hamba penguasa agung, lalu kami harus memanggil nya apa?" tanya salah satu mentri.
"kalian cukup memanggil ku tuan muda saja" balas Qin Fan ramah.
lalu sekali lagi mereka berlutut dan memberi hormat pada Qin Fan, "hormat kami tuan muda" ucap mereka serempak.
"bangunlah!!" hormat kalian aku terima" balas Qin Fan.
sementara itu, kedua cucu Qin Jung tampak tidak senang dengan kehadiran Qin Fan, sebab dapat mereka lihat jika Qin Jung tidak mempermasalahkan Qin Fan duduk sejajar dengan nya, sementara kedua nya berdiri bersama para petinggi istana, hal itu menimbulkan kecemburuan dari kedua cucu Qin Jung itu.
tapi mereka tidak berani memprotes hal itu, karena mereka tahu apa konsekuensi nya jika memprotes sesuatu yang sudah di putuskan Qin Jung.
"dan aku juga ingin mengumumkan jika Fan'er akan menjadi salah satu peserta yang mewakili wilayah selatan di turnamen nanti" ucap Qin Jung lagi.
sekali lagi semua orang terkejut dengan pemberitahuan itu, kedua cucu Qin Jung semakin tidak suka dengan Qin Fan.
"bagaimana ini adik Jing? pemuda ini akan menggeser posisi kita di hati kakek" ucap seorang cucu Qin Jung atau Qin Jing pada yang lain melalui telepati.
"tenanglah kakak Hou, kita akan menyingkirkan pemuda itu" balas Qin Jing pada Qin Hou.
keduanya terus berbicara melalui telepati, dan mereka berencana mencelakai Qin Fan, atau membuat Qin Fan pergi dari istana.
sementara itu, semua pejabat istana memperkenalkan diri satu persatu pada Qin Fan, Samapi giliran Qin Jing dan Qin Hou, tapi bukan nya mereka memperkenalkan nama, justru kedua pemuda itu meragukan kemampuan Qin Fan.
"maafkan aku kek, tapi bagaimana bisa dia menjadi salah satu peserta yang mewakili kita? kekuatan nya bahkan lebih rendah dari ku" tiba tiba suara Qin Jing memprotes, dan hal itu mewakili pertanyaan semua orang.
sebab saat ini mereka lihat kekuatan Qin Fan hanya berada di dewa giok bintang 3, sementara kedua cucu Qin Jung itu berada di maha dewa emas putih bintang 5.
Qin Jung tersenyum sambil menggeleng kepala nya, sebab dia sudah menduga jika kedua cucu nya itu akan menanyakan hal itu, sebab dia tahu betul watak kedua nya.
"tenanglah Jing'er, kakek tidak akan meminta menjadi peserta jika dia tidak memiliki kekuatan, dan yang perlu kalian semua ketahui adalah, kekuatan Fan'er sebenarnya berada satu ranah di atas Jing'er dan Hou'er, karena kekuatan Fan'er yang sebenarnya berada di maha dewa emas hitam bintang 4" jawab Qin Jung sambil mengatakan yang sebenarnya.
__ADS_1
lalu dia meminta Qin Fan untuk mengeluarkan aura nya, dan benar saja, aura yang di keluarkan Qin Fan adalah maha dewa emas hitam bintang 4, dan hal itu sekali lagi mengejutkan semua orang, bahkan Qin Jing dan Qin Hou muntah darah karena tidak bisa menahan aura itu.
"Hehehe..., bagaimana? apa masih ada yang meragukan kemampuan Fan'er?" tanya Qin Jung sambil terkekeh, lalu dia melanjutkan.
"meski pun kekuatan Fan'er hanya berada di ranah maha dewa emas hitam bintang 4, tapi dia dapat dengan mudah mengalahkan maha dewa emas hitam bintang 6 dan mengimbangi maha dewa emas hitam bintang 7" ucap lanjut Qin Jung.
Gleeek...
Qin Jing dan Qin Hou menelan ludah mereka dengan kasar, tapi kedua nya tidak percaya begitu saja, dan untuk membuktikan nya, Qin Fan harus bertanding dengan seorang jendral yang kekuatan nya berada di ranah maha dewa emas hitam bintang 6.
"bagaimana jika kita uji kekuatan Qin Fan kek?" tanya Qin Jing.
"apa maksud mu Jing'er?" tanya Qin Jung tidak suka.
"bagaimana jika Qin Fan bertarung dengan jendral Jiao kek? karena sangat tidak mungkin dia memiliki kekuatan maha dewa emas hitam bintang 4 di usia yang bahkan belum sampai 30 tahun" jawab Qin Jing yang ingin Qin Fan bertarung dengan salah satu jendral mereka.
"aku tidak keberatan, tapi bagaimana jika aku menang? apa yang aku dapatkan?" jawab Qin Fan menerima tantangan itu sekaligus ingin mendapatkan keuntungan.
Qin Jing dan Qin Hou tidak menjawab, kedua nya tampak berpikir sebentar, karena bagaimanapun juga, kedua nya tidak ingin merugi, tapi setelah kedua nya berpikir sejenak, Qin Jing menjawab.
"jika kamu bisa menang melawan jendral Jiao, maka kamu boleh miliki kedua cincin penyimpanan kami, tapi jika kamu kalah, kamu harus tinggalkan istana" jawab Qin Jing serius.
dia dan Qin Hou sudah membuat kesepakatan, dan kedua nya percaya jika jendral Jiao bisa mengalahkan Qin Fan dengan sangat mudah.
"apa maksud mu Jing'er? apa kamu coba mengusir Fan'er?" bentak Qin Jung.
"tenanglah leluhur!! aku tidak akan kalah" ucap Qin Fan santai.
"kapan kami akan bertarung?" tanya Qin Fan menoleh pada Qin Jing.
"sekarang juga boleh" jawab Qin Jing.
"baiklah, aku setuju, jika jendral yang kamu rekomendasikan itu bisa menahan satu serangan ku dan hanya terpukul mundur 100 meter kebelakang, kamu bisa miliki semua ini" ucap Qin Fan, lalu dia mengeluarkan 90 buah buah abadi dari 9 jenis yang berbeda, dan juga satu juta batu tingkat tinggi.
"bagaimana? apa kamu setuju?" tanya Qin Fan membuyarkan keterkejutan semua orang.
"aku setuju, aku setuju" jawab Qin Jing bersemangat.
lalu Qin Fan kembali bertanya, "mana yang bernama jendral Jiao?" tanya Qin Fan.
"hamba yang bernama Jiao tuan muda" jawab jendral Jiao sambil berlutut.
"jika kamu menang, kamu juga akan mendapatkan 10 buah buah abadi dan 100 ribu batu roh tingkat tinggi" ucap Qin Fan serius.
jendral Jiao yang mendengar itu seperti tertimpa harta Karun, bagaimana tidak, 10 buah buah abadi adalah harta yang tidak ternilai harga nya, di tambah lagi dengan 100 ribu batu roh tingkat tinggi, sungguh keuntungan yang sangat banyak.
"terima kasih tuan muda, hamba tidak akan mengecewakan tuan muda" jawab jendral Jiao.
lalu mereka semua pergi ke belakang istana, dimana tempat latihan prajurit, setelah sampai disana, sekali lagi Qin Fan mengejutkan mereka, karena dia membuat formasi penjara dan menutupi seluruh lapangan latihan yang sangat luas itu.
semua prajurit dan komandan sangat penasaran dengan apa yang terjadi, tapi tidak ada yang berani menanyakan hal itu.
"jendral Jiao, jika jendral menang, jendral juga akan mendapatkan hadiah dari ku" ucap Qin Jing melalui telepati.
"hamba akan berusaha pangeran, hamba tidak akan mengecewakan pangeran" jawab jendral Jiao melalui telepati.
"baiklah, mari kita mulai, dan sesuai kesepakatan Fan'er dan Ning'er, jendral Jiao hanya cukup menahan satu serangan Fan'er saja, jika jendral Jiao dapat menahan serangan itu dan tidak terlempar sejauh 100 meter ke belakang, maka jendral Jiao lah pemenang nya" ucap Qin Jung yang berdiri di tengah tengah.
"sekarang silahkan Fan'er dan jendral Jiao naik ke atas arena" ucap lanjut Qin Jung.
lalu Qin Fan dan jendral Jiao naik ke arena, setelah berada diatas arena, Qin Fan berkata, "keluarkan semua kekuatan jendral untuk menahan serangan ku" ucap Qin Fan.
__ADS_1
lalu dia membuat sebuah tinju yang cukup besar, Qin Fan ingin menggunakan serangan pukulan api kekacauan, dia tidak menggunakan tapak suci karena takut jendral Jiao bisa mati terkena serangan itu, setelah tapak itu terbentuk, Qin Fan melepaskan tapak itu pada jendral Jiao.
Whush...
Booooomm...
bunyi serangan dan terjadi ledakan yang sangat besar disaat pukulan api kekacauan yang dilepaskan Qin Fan itu beradu dengan sebuah perisai yang di buat jendral Jiao.
Whush...
jendral Jiao di kirim terbang lebih dari 200 meter ke belakang dan menabrak perisai pelindung yang dibuat Qin Fan.
"apa?"
semua orang terkejut melihat jendral Jiao di kirim terbang begitu jauh, bahkan Qin Jing tidak percaya akan hal itu.
"tidak mungkin, tidak mungkin, ini pasti ilusi" ucap nya tidak percaya, lalu dia menampar pipi nya sendiri.
Plaaak..
bunyi suara tamparan disaat Qin Jing menampar dirinya sendiri.
"ini bukan ilusi, ini bukan mimpi, ini nyata, tapi bagaimana bisa?" ucap lanjut Qin Jing yang masih tidak percaya.
"aku tidak percaya, dia pasti meminjam kekuatan lain, dia pasti menyimpan kekuatan lain" teriak Qin Jing tidak percaya.
Qin Jung yang mendengar itu menggeleng kepala nya, sebab dia juga sudah menduga jika Qin Jing akan mengatakan hal itu, lalu Qin Jung berkata.
"percaya atau tidak, dia meminjam kekuatan atau tidak, yang jelas jendral Jiao terlempar lebih dari 200 meter, yang artinya jendral Jiao kalah, dan kamu juga kalah taruhan" ucap Qin Jung sambil menggeleng kepalanya.
para jendral yang ada pun bergegas melihat kondisi jendral Jiao, dan betapa terkejut nya mereka ketika mendapati jendral Jiao dalam kondisi yang buruk.
"aku hanya menggunakan 75% kekuatan ku, jika saja aku menggunakan 100% kekuatan ku, aku pastikan jendral Jiao tidak akan selamat" ucap Qin Fan sedikit sombong.
"jangan sombong kamu, aku tahu kamu meminjam kekuatan lain" ucap Qin Jing yang masih tidak terima dia kalah taruhan.
"kamu sudah kalah, sesuai dengan perjanjian kita, kamu dan Qin Hou akan memberikan cincin penyimpanan kalian" balas Qin Fan santai.
Qin Jing dan Qin Jung semakin merah wajah mereka, karena baru kali ini ada yang berani mempermalukan mereka di depan umum, tapi apa mau dikata, nasi sudah menjadi bubur.
dengan terpaksa, Qin Jing dan Qin Hou memberikan cincin penyimpanan mereka pada Qin Fan dengan kekesalan yang amat, tapi mereka masih bisa menahan diri.
"terima kasih saudara Jing, terima kasih saudara Hou, saudara berdua sangat dermawan" ucap Qin Fan mengejek Qin Jing dan Qin Hou.
Qin Jing dan Qin Hou semakin marah, tapi sebisa mungkin kedua nya menahan amarah mereka, mereka berdua berjanji didalam hati akan membalas kekalahan mereka.
"lihat saja nanti, aku akan membalas kekalahan dan penghinaan ini" ucap Qin Hou membatin geram, lalu kedua nya kembali ke istana.
"selamat Fan'er, kamu memenangkan taruhan ini" ucap Qin Jung memberi selamat.
"terima kasih leluhur" balas Qin Fan senang.
sebenarnya Qin Fan sudah tahu jika Qin Jing dan Qin Hou tidak suka dia berada di istana, dan dia juga tahu jika kedua nya mencoba untuk mengusir nya, tapi dia tidak memperdulikan semut seperti mereka.
Qin Fan juga tahu jika kedua nya itu pasti sudah merencanakan sesuatu untuk membalas kekalahan dan rasa malu mereka, tapi Qin Fan memilih menunggu apa yang akan mereka perbuat.
jika yang mereka lakukan itu mengancam nyawa nya, maka dia tidak segan segan melenyapkan Qin Jing dan Qin Hou dari istana, bila perlu dia menculik mereka dan memenjarakan mereka di dunia jiwa.
*****
Tinggalkan Like dan komentar nya ya kak!!!
__ADS_1
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...