
setelah berada di kamar istana, Qin Fan membersihkan diri nya, selesai membersihkan diri, Qin Fan keluar kamar dan pergi ke kamar Qin Jung, sebab dia ingin membahas strategi yang bagus di peperangan nanti.
beberapa saat kemudian, Qin Fan sampai didepan kamar Qin Jung, lalu dia mengetuk pintu kamar, tapi tidak ada jawaban dari dalam, meski begitu, Qin Fan terus mengetuk pintu kamar Qin Jung, tapi tetap saja tidak ada jawaban, akhirnya Qin Fan kembali ke kamar nya.
sebelum masuk ke dalam kamar, seorang pelayan sudah berada di depan kamar.
"maafkan hamba penguasa agung" ucap pelayan berlutut.
"ada apa?" tanya Qin Fan ramah.
"penguasa agung ditunggu di aula pertemuan oleh penguasa agung Qin Jung" jawab pelayan.
"baiklah, terima kasih" balas Qin Fan, lalu dia pergi ke aula pertemuan.
sesampainya disana, disana sudah ada Qin Jung, Dong Han dan semua pejabat tinggi istana, serta pejabat tinggi istana wilayah selatan, begitu Qin Fan terlihat, semua membungkukkan badan memberi hormat, kecuali Qin Jung.
"hormat kami penguasa agung" ucap mereka serempak, termasuk pejabat tinggi wilayah selatan
"Hemm.."
hanya itu yang keluar dari mulut Qin Fan, lalu dia duduk di singgasana, disamping kanan nya ada Qin Jung, sementara Dong Han tidak berani duduk di sebelah Qin Fan, karena Dong Han berada di tengah tengah aula bersama pejabat tinggi istana.
"ada apa leluhur" tanya Qin Fan penasaran, sebab semua pejabat tinggi istana ada di aula.
"kita akan membahas masalah penyerangan kaisar iblis Gao Ze, Fan'er" jawab Qin Jung serius.
"kita akan ke wilayah timur lebih dulu, disana baru kita membahas rencana dengan saudara Mao dan saudara Lao serta saudara Zheng" jawab Qin Jung lagi.
*****
Di Wilayah Timur.
saat ini kaisar iblis Gao Ze dan pasukan nya terus bergerak maju, tidak ada desa, kota, klan atau sekte yang mereka temukan itu tidak ada yang baik baik saja, semua di hancurkan dan di bunuh, dan hanya sedikit orang saja yang berhasil melarikan diri.
"yang mulia, sebentar lagi kita akan menguasai dunia dewa kuno" ucap senang panglima iblis, atau biasa dipanggil panglima Hu.
"Hahahaha.., kamu benar panglima Hu, kita akan menguasai dunia dewa kuno ini, dan aku akan membunuh Qin Jung untuk membalaskan dendam guru yang tewas ditangan guru Qin Jung" balas kaisar iblis Gao Ze.
dan ternyata, motif dibalik penyerangan yang di lakukan kaisar iblis Gao Ze adalah untuk membalaskan dendam guru nya yang tewas di tangan dewa kuno Yo Ko, karena tidak menemukan keberadaan dewa kuno Yo Ko, kaisar iblis sangat ingin membunuh Qin Jung.
dulu ketika dia menyerang benua suci juga karena bawahan nya melihat Qin Jung disana, sehingga dia menyerang benua suci karena ingin membunuh Qin Jung, tapi karena Qin Jung berhasil selamat, sehingga dia sangat marah.
dan sejak saat itu, kaisar iblis Gao Ze terus mencari cari keberadaan Qin Jung, dan entah dari mana dia mendapatkan informasi jika Qin Jung berada di dunia dewa kuno, sehingga dia melakukan segala cara agar dapat memasuki dunia dewa kuno, dan akhirnya dia berhasil.
dia dapat masuk ke dunia dewa kuno karena ketika gerbang terbuka, ada beberapa jendral nya yang menyamar jadi dewa dengan menggunakan teknik khusus, sehingga aura iblis yang terdapat didalam tubuh mereka tidak dapat di rasakan oleh siapa pun.
dan jendral yang dikirim nya itu dapat merobek ruang, sehingga mereka kembali dan melaporkan tugas mereka, dari situ lah kaisar iblis Gao Ze dapat masuk ke dunia dewa kuno.
"perintahkan pada pasukan agar beristrahat 3 hari, setelah itu terus bergerak maju, jangan sisakan satu dewa pun yang hidup" ucap kaisar iblis Gao Ze memberi perintah.
"baik yang mulia" jawab panglima iblis Hu, lalu dia keluar dari sebuah istana yang merupakan salah satu istana kota yang sudah mereka kuasai.
__ADS_1
"Qin Jung, sebentar lagi kita akan bertemu, sudah jutaan tahun kita tidak bertemu, dan aku berharap kamu tidak mengecewakan ku seperti dulu" ucap kaisar iblis Gao Ze dengan senyum licik.
dia masih ingat betul, dimana dia dan Qin Jung bertarung, dan di pertarungan itu di menangkan oleh nya, hanya saja ketika dia ingin menghabisi nyawa Qin Jung, Qin Jung menggunakan teknik khusus dan melarikan diri.
*****
Disisi lain.
saat ini Qin Fan dan yang lain nya sudah bersiap untuk pergi ke wilayah timur dengan menggunakan dimensi, tapi karena banyak nya pasukan, Qin Fan merasa jika sebaiknya dia merobek ruang saja ke wilayah selatan.
"maaf leluhur, bisakah leluhur mengirimkan gambaran wilayah timur?" tanya Qin Fan, sebab dia ingin merobek ruang dimensi.
"untuk apa Fan'er?" tanya balik Qin Jung penasaran.
"aku rasa akan membutuhkan waktu lama jika kita menggunakan lorong dimensi ini, sehingga aku berpikir jika aku akan merobek ruang kesana" jawab Qin Fan.
Qin Jung pun menganggukkan kepala nya, sebab dia juga bisa melakukan hal itu, hanya saja dia tidak ingin menunjukkan kelebihan nya itu di depan semua orang.
"baiklah" balas Qin Jung, lalu dia mengirimkan gambaran wilayah timur, lebih tepat nya depan ibukota wilayah timur.
setelah menerima gambaran depan istana wilayah timur, Qin Fan menggerakkan tangan nya dan merobek ruang, sejenak pasukan dari dua wilayah itu sedikit terkejut, tapi mereka juga sadar jika Qin Fan adalah keturunan Qin Jung, sehingga tidak mustahil bagi Qin Fan menguasai hukum ruang dan waktu.
"cepatlah, karena waktu terbuka nya ruang hanya 30 menit" ucap Qin Fan memberi perintah, lalu satu persatu pasukan dari dua wilayah itu masuk ke dalam ruang yang begitu besar itu dan menghilang.
setelah semua pasukan sudah masuk, Qin Fan, Qin Jung dan Dong Han juga bersiap untuk masuk, tapi tiba tiba ada yang menghentikan mereka.
"tunggu!!" ucap sebuah suara dari arah belakang, ketiga nya pun menoleh ke asal suara, dan dapat mereka lihat ada banyak sekali murid, tetua, serta Patriak dari sekte dan juga klan.
mereka adalah pasukan dari semua sekte dan klan yang ada di wilayah tengah, karena mendengar ada nya serangan kaisar iblis Gao Ze, semua nya bersatu untuk memerangi kaisar iblis Gao Ze.
lalu mereka semua berlutut memberi hormat pada Qin Fan, sebab semua orang sudah tahu jika saat ini Qin Fan lah yang menjadi penguasa wilayah timur.
"Hormat kami penguasa agung" ucap para Patriak, tetua serta murid murid klan maupun sekte itu, Qin Fan tersenyum pada mereka, lalu menyuruh mereka untuk berdiri.
"maafkan keterlambatan kami penguasa agung" ucap salah satu patriak sekte, yang tidak lain adalah Patriak sekte gunung api, atau Bing Zhehan.
"apa yang Patriak katakan? justru aku berterima kasih pada kalian semua, sebab kalian bersedia untuk membantu kami" balas Qin Fan ramah.
melihat keramahan Qin Fan, Bing Zhehan dan yang lain nya merasa senang, sebab selama ini sikap Dong Han yang bar bar itu membuat mereka agak tidak suka, tapi tidak ada yang berani menyuarakan keberatan itu.
"kami merasa tidak berguna jika kami hanya berdiam diri ketika dunia dewa kuno di usik, apa lagi sampai mengancam nyawa keturunan kami" balas salah satu patriak lain nya, yang tidak lain adalah Patriak sekte bunga lotus, atau biasa dipanggil Patriak Hong.
"sekali lagi aku ucapkan terima kasih" ucap Qin Fan ramah sambil menangkupkan tangan nya, sikap Qin Fan itu sekali lagi membuat semua orang merasa sangat senang, sebab sudah lama mereka menantikan sikap penguasa seperti yang di tunjukkan Qin Fan.
setelah selesai penghormatan dan mengobrol sedikit, Qin Fan menyuruh mereka untuk masuk ke dalam portal, tidak butuh waktu lama, semua orang sudah masuk kedalam portal dan menghilang.
Whush... Whush... Whush...
satu persatu mereka muncul di depan ibukota, lebih tepat nya di sebuah hutan yang tidak jauh, lalu Qin Jung, Qin Fan dan Dong Han lebih dulu berjalan ke gerbang, dan disana sudah banyak prajurit yang berjaga di gerbang.
setelah sampai di depan gerbang, para jendral yang mengenali Qin Jung dan Dong Han pun membungkukkan badan mereka dan mempersilahkan mereka masuk kedalam, lalu salah satu jendral mengantar Qin Fan dan yang lain nya pergi ke istana.
__ADS_1
tidak lama kemudian, mereka sampai di gerbang istana, lalu jendral itu mengantar mereka ke aula pertemuan, sesampainya disana, Zheng Ming dan Min Mao dan Min Lao sudah ada di aula, lalu mereka saling sapa satu sama lain.
"bagaimana dengan rencana kita?" tanya Qin Fan yang sudah duduk, karena saat ini mereka berenam sedang duduk di tengah tengah aula pertemuan.
"aku sendiri masih bingung saudara Fan, karena saat ini kami belum menerima laporan peta kekuatan pasukan kaisar iblis Gao Ze" jawab Min Mao yang memang belum menerima laporan dari para jendral nya, dia juga sudah mengubah panggilan nya menjadi saudara pada Qin Fan.
lalu setelah itu mereka semua terdiam, tampak mereka sedang berpikir untuk membuat rencana, sebab mereka tahu jika kekuatan pasukan musuh itu pasti sangat kuat.
"bagaimana jika kita menyerang mereka secara bergantian?" ucap Qin Fan berpendapat.
"menyerang bergantian? mohon penjelasannya saudara Fan!!" tanya Min Lao.
"benar saudara Lao, kita buat 2 kelompok yang berbeda, kita serang lalu mundur, kemudian di ganti dengan pasukan yang baru, karena dengan begitu, pasukan kita tidak gampang lelah dan dapat memulihkan diri, sehingga pasukan kita lebih kuat lagi" jawab Qin Fan menjelaskan rencana nya, lalu dia melanjutkan.
"tapi sebelum itu, kita buat jebakan untuk mereka, kita arahkan mereka ke jebakan yang kita buat, tapi sebelum itu, apa ada daerah yang memiliki lumpur hidup?" ucap lanjut Qin Fan.
"ada saudara Fan, di hutan panah buru, ada lumpur hidup yang sangat luas disana, luas nya mencapai 20 kilo meter persegi" jawab Min Mao.
"baiklah, kita arahkan mereka ke hutan yang saudara maksudkan, kelompok yang menyerang akan mundur di hutan itu, lalu kelompok yang lain menunggu mereka dengan anak panah beracun, tapi harus racun tingkat tinggi, agar ketika mereka terjebak, kita serang mereka dengan panah beracun itu"
"kita kurung mereka dengan formasi, lalu kita hujani mereka dengan panah beracun, dengan begitu, selain dapat mengurangi jumlah mereka, kita juga tidak menguras tenaga, sehingga kita dapat bertarung dengan kondisi yang terbaik" ucap Qin Fan lagi.
mereka semua sangat takjub dengan rencana Qin Fan, karena meski pun sangat mudah, tapi otak nya sangat cerdas dalam membuat rencana, sementara semua orang menganggukkan kepala, Qin Jung justru menggeleng kepala tidak percaya.
sebab dia tidak menyangka jika salah satu keturunan nya sangat pandai dalam membuat strategi perang.
"aku setuju dengan rencana saudara Fan" ucap Min Lao.
"aku juga setuju" ucap Zheng Ming, lalu satu persatu dari mereka menyetujui rencana Qin Fan.
setelah itu, separuh pasukan di perintahkan untuk membuat anak panah, separuhnya lagi di perintahkan untuk mencari tumbuhan dan hewan yang mengandung racun tingkat tinggi.
seminggu kemudian, semua yang diperlukan sudah mereka kumpulkan, lalu semua pasukan sibuk dengan membuat lebih banyak lagi anak panah dan mengolesi setiap anak panah dengan racun.
keesokan hari nya, semua pasukan sudah siap untuk pergi ke hutan panah buru, setelah semua nya siap, Min Lao memimpin jalan menuju hutan panah buru.
perjalanan ke hutan panah buru membutuhkan waktu 10 hari, sehingga mereka terbang dengan kekuatan penuh agar cepat sampai, dan tidak terasa waktu 10 hari telah berlalu.
Qin Fan dan yang semua penguasa agung dan pasukan pun sampai di hutan panah buru, lalu Min Mao memimpin Qin Fan dan ketiga penguasa agung lain nya serta Dong Han untuk melihat lumpur hidup yang di maksud.
1 jam kemudian.
mereka sampai di lumpur hidup yang dimaksud, "sangat luas" ucap Qin Fan bergumam pelan, tapi dapat di dengar Qin Jung dan yang lain nya.
*****
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...
__ADS_1
dan terima kasih juga buat pihak MT/NT yang sudah mengembalikan level karya seperti semula.
ya meski pun agak kecewa.