Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Kekuatan Petir Api & Tewasnya Bao Teng


__ADS_3

Terjadi ledakan besar disaat serangan tapak keenamnya beradu, pasukan yang tadinya ingin saling serang pun bergerak mundur dan menjauh dari pertarungan tingkat tinggi itu.


disaat serangan tapak beradu, terjadi gelombang angin ekstrim yang menyapu seluruh kawasan hutan perbatasan, pepohonan dan bukit bukit kecil yang berada di sekitar situ seketika hancur dan menjadi hutan tandus.


beradunya serangan keenam kultivator tinggi itu juga mengguncang beberapa kota yang berada di perbatasan, baik kota yang berada di kekaisaran Jiao maupun yang berada di kekaisaran Bao.


Whush.. Whush.. Whush..


keenamnya sama sama terpental kebelakang dengan ektrim, lalu tubuh mereka menabrak tanah dengan keras, sehingga tanah yang mana tubuh keenam nya terjatuh pun menjadi kawah.


Qin Fan, Jianjun, Duajie dan ketiga lawan mereka kembali bangkit dan saling melepaskan serangan lagi.


Boom Boom Boom..


serangan tapak kembali beradu, pertarungan mereka semakin sengit, hanya dalam hitungan menit, sudah ada puluhan tapak yang mereka keluarkan.


ledakan demi ledakan terus menggema dan mengguncang hutan perbatasan, jarak pertarungan keenam pun semakin jauh, Qin Fan, Jianjun dan Duajie sengaja membawa lawan lawan mereka menjauh dari pasukan.


setelah berada jauh dari pasukan, Qin Fan mengirim pesan jiwa pada jendral Fu An agar menyerang pasukan kekaisaran Bao, jendral Fu An yang mendapat perintah dari pesan jiwa pun memimpin pasukan dan menyerang pasukan kekaisaran Bao.


********


Ditempat lain.


"ada apa saudara Fu?" tanya jendral Wanli yang melihat jendral Fu An memeriksa cincin penyimpanan nya.


"penguasa muda memberi perintah untuk menyerang pasukan musuh," jawab jendral Fu An.


Long Shan dan yang lainnya yang mendengar jawaban jendral Fu An pun menyeru untuk menyerang.


"Uurraaaa," seru Long Shan memberi semangat.


"Uuurraaaaaaa,"


"Uuurraaaaaaa,"


semua pasukan membalas seruan itu dengan semangat juang yang tinggi, lalu mereka melesat kearah pasukan kekaisaran Bao yang berada dengan jarak 5 kilo meter.


*******


Di tiga tempat yang berbeda.


Qin Fan, Jianjun dan Duajie bertarung sengit dengan lawan lawan mereka, keenamnya bertarung dengan jarak 3 kilo meter.


"Pukulan Api Kekacauan,"


seru Qin Fan, lalu sebuah pukulan muncul dan melesat kearah Bao Teng.


"tapak angin," seru Bao Teng, lalu sebuah tapak transparan terbentuk dari energi angin.


Whush..


Boom Boom..


kembali terjadi ledakan dan mengguncang kawasan hutan perbatasan, namun kali ini Qin Fan dan Bao Teng tidak terpukul mundur, sehingga keduanya kembali saling melepaskan serangan.


Boom Boom..


*******


Ditempat lain.


Jianjun dan lawannya juga bertarung dengan tak kalah seru nya dengan Qin Fan dan Bao Teng, pertarungan keduanya juga sangat ekstrim.


sama sama memiliki kekuatan penguasa alam tingkat 9 tahap puncak, Jianjun dan lawan nya bertarung dengan seru, meski begitu, keduanya masih bertarung dengan kekuatan 70% saja.


3 kilo dari Jianjun dan lawannya bertarung, Duajie dan lawan nya juga bertarung dengan seru, pertarungan keduanya juga tidak kalah seru dan menegangkan dari pertarungan Qin Fan dan Jianjun melawan Bao Teng dan kultivator dari kekaisaran Bao.


"Tapak Naga Hitam,"

__ADS_1


seru Duajie, lalu muncul sebuah tapak naga hitam muncul dari energi hitam.


Whush..


tapak hitam itu melesat dengan ektrim kearah lawannya.


disisi sebrang, lawan Duajie juga membuat sebuah gerakan sulit.


"Tinju Penghancur,"


seru kultivator itu, lalu muncul sebuah tinju dari kekosongan dengan ukuran yang sangat besar, lalu melesat kearah Duajie dengan kecepatan yang ektrim juga.


Whush..


Boom Boom..


terjadi ledakan yang menggema dihutan perbatasan, lalu kembali tercipta angin ektrim yang menganjurkan dan menerbangkan apa saja yang ada dibawah mereka, banyak kawah besar dan kecil yang tercipta disekitar mereka.


Whush.. Whush..


Duajie dan lawannya sama sama terpukul mundur kebelakang.


"Hahaha.., sudah lama aku tidak mendapatkan lawan tangguh seperti ini, ayo keluarkan semua kemampuan mu pak tua!" seru kultivator yang menjadi lawan Duajie dengan gembira.


*******


Disisi lain.


Duajie berpikir jika lawannya itu sudah gila, bertarung hidup dan mati tapi justru dia tertawa.


"kamu terlalu percaya diri pak tua, pertarungan kita masih panjang," balas Duajie datar, lalu dia kembali melepaskan serangan tapak naga hitam.


Boom Boom..


ledakan terus menggema, Duajie dan lawan nya terus saling serang dan mencari kelemahan satu sama lain, tapi setelah satu jam bertarung, belum juga ada yang berhasil menemukan kelemahan masing masing, sehingga mereka hanya bisa meningkatkan sedikit demi sedikit kekuatan mereka.


********


Ditempat lain.


pertempuran yang melibatkan lebih dari 300 ribu pasukan dari kedua kubu itu berlangsung dengan sengit, meski kalah jumlah, tapi dengan kekuatan yang miliki oleh pasukan Qin Fan, mereka dapat menekan pasukan musuh.


apalagi dengan kekuatan ke 950 komandan yang memiliki kekuatan penguasa alam tingkat 8 tahap puncak, serta ke 50 petinggi kerajaan Ning yang memiliki kekuatan penguasa alam tingkat 9 tahap awal.


"jangan biarkan ada yang melarikan diri?" seru jendral Fu An menggema di medan tempur.


"Uurraaaa,"


"Urraaa," seru jendral Wanli dan jendral Shuichi memberi semangat pada pasukan.


"Uuurraaaaaaa,"


"Uuurraaaaaaa,"


balas pasukan Qin Fan yang sedang bertarung dengan musuh, mendengar seruan itu, semangat juang para pasukan semakin meningkat.


"Saudara Qing? saudara dan saudara Kun bawa pasukan dari serang dari belakang! jangan biarkan ada yang melarikan diri!" ucap jendral Fu An yang tidak ingin ada pasukan musuh melarikan diri.


"baik saudara Fu," balas jendral Qing Peng, lalu dia dan jendral Kun membawa 30 ribu pasukan dan melesat ke arah berlawan dan melewati setiap pasukan yang sedang bertempur itu.


******


Qin Fan dan Bao Teng saat ini bertarung dengan kekuatan yang hampir mencapai puncak, keduanya terus saling melepas serangan tapak.


Boom Boom..


ledakan besar kembali menggema dihutan perbatasan, lalu membuat hutan perbatasan semakin terguncang dengan ledakan akibat beradunya kekuatan mereka.


"kita akhiri permainan ini anak muda!" ucap Bao Teng yang ingin menggunakan jurus terakhir serta kekuatan puncaknya.

__ADS_1


"apa kamu yakin pak tua? aku masih ingin bermain main dengan mu, tapi jika kamu ingin menyusul leluhur sekte gurun pasir, aku dengan senang hati mengantarkan mu menyusul mereka," balas Qin Fan datar.


"apa?"


Bao Teng terkejut dengan balasan Qin Fan, Bao Teng tahu leluhur sekte gurun pasir memiliki kekuatan penguasa alam tingkat 9 tahap puncak, tapi pemuda didepannya itu mengatakan jika dia sudah membunuh mereka.


"ada apa pak tua? apa sekarang kamu sudah ketakutan? tapi sayang, sudah terlambat," ucap lanjut Qin Fan, dapat dia lihat wajah keterkejutan dari Bao Teng.


"jangan bermimpi kamu anak muda, baik, mari kita selesaikan permainan ini," jawab Bao Teng yang tidak kalah datar juga.


lalu dia membuat gerakan tangan.


"tinju pemusnah,"


seru Bao Teng, lalu sebuah tinju dengan ukuran yang sangat besar muncul dari energi alam, semakin lama, ukuran itu itu saling besar, bahkan kekuatan nya juga semakin meningkat seiring dengan membesar.


"Petir Api,"


Seru Qin Fan, lalu dia melentangkan kedua tangannya dan mengalirkan elemen api dan petir, kemudian dia menyatukan kedua elemen berbeda itu.


petir surgawi dan api abadi pun menyatu dan membentuk bola bola api dengan ukuran bola pingpong, Qin Fan lalu mendorong bola bola api yang berjumlah 5 bola itu kedepan.


Whush.. Whush.. Whush..


kelima bola bola api itu terdorong kedepan, kemudian berubah menjadi membesar sebesar bola basket, petir surgawi pun berderak derik dan menyelimuti kelima bola bola api itu.


Whush.. Whush..


Qin Fan yang mengendalikan kelima bola bola api itu dan mengayunkan tangannya kearah Bao Teng, kelima bola api itupun melesat dengan cepat.


Bao Teng juga sudah menyiapkan serangan tinju terkuatnya dan melepaskan kearah Qin Fan.


Whush..


tinju dengan ukuran raksasa itu melesat kearah Qin Fan dan beradu dengan 3 bola api yang dilepaskan Qin Fan.


Booooomm Booooomm Booooomm


terjadi ledakan yang lebih besar dari sebelum sebelumnya, disaat beradunya tinju pemusnah yang dilepaskan Bao Teng dan ketiga bola bola api yang dilepaskan Qin Fan, sementara kedua bola bola api lagi melesat kearah Bao Teng dan melewati tinju pemusnah itu.


disaat terjadi ledakan, gelombang angin ektrim menyapu kawasan hutan larangan dengan radius lebih dari 5 kilo meter, sehingga dampak dari ledakan itu juga dirasakan oleh Jianjun dan Duajie serta kedua lawan mereka, seketika pertarungan keempatnya terhenti karena disapu oleh gelombang angin ektrim itu.


selain mereka, pasukan besar yang bertempur pun ada banyak dari mereka yang tersapu dengan gelombang angin ektrim itu, lalu tubuh mereka tersayat sayat dan membuat mereka terbunuh.


Whush...


Bao Teng terlempar ratusan meter kebelakang dengan tubuh yang hangus karena terkena dua bola api yang dilepaskan Qin Fan, bahkan wajahnya saja tidak dikenali lagi karena gosong.


Boom..


sekali lagi terjadi ledakan disaat tubuh gosong Bao Teng menabrak tanah dengan keras dan membuat sebuah kawah.


disisi sebrang, Qin Fan hanya terdorong beberapa pulih meter saja, dia sangat terkejut dengan kekuatan dari jurus kedua kitab naga petir itu, bahkan kultivator ranah penguasa alam tingkat 9 tahap puncak pun langsung tewas setelah terkena serangan itu.


"aku tidak boleh sembarangan menggunakan jurus ini, sangat mengerikan jika aku gunakan ditempat ramai, bisa membunuh banyak orang," gumam Qin Fan yang terkejut dengan imbas dari jurus petir api.


Whush..


Qin Fan melesat kearah Bao Teng yang berada didalam kawah, lalu Qin Fan menatap wajah gosong Bao Teng yang sudah tidak dikenali itu.


"kamu sungguh malang pak tua, kamu salah mencari musuh," ucap Qin Fan tersenyum pada jasad Bao Teng.


Qin Fan lalu melepaskan cincin penyimpanan milik Bao Teng dan memasukkan nya kedalam cincin penyimpanan miliknya.


********


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.

__ADS_1


Terima Kasih...


__ADS_2