Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Long Qe Menikmati Pembantaian


__ADS_3

"serahkan saja padaku penguasa muda, jika hanya soal ilusi, aku hanya menganggap itu kecil," ucap Long Qe sambil menepuk dada menyombongkan diri.


Qin Fan yang melihat sikap Long Qe itu hanya tersenyum dan menggeleng kepala.


sementara Long Qe, setelah mengatakan itu, Long Qe membuat suatu gerakan yang menurut Qin Fan cukup rumit, lalu dari telapak tangan Long Qe, muncul sebuah pusaran angin.


"teknik pelahap ilusi,"


teriak Long Qe, lalu pusaran angin itu mulai menyerap ilusi itu, perlahan ilusi itu terserap kedalam pusaran angin yang berada di telapak tangan Long Qe.


tidak berapa lama, ilusi yang ada itu menghilang, lalu berganti dengan pemandangan sebuah lembah yang cukup besar, didasar lembah itu juga ada banyak siluman dari berbagai jenis.


baik siluman harimau, siluman kera, siluman serigala, siluman singa, siluman elang dan masih banyak lagi, mereka sedang berkumpul didasar lembah dan sedang melakukan suatu ritual.


"lihat penguasa muda! mereka adalah siluman yang aku maksudkan," ucap Long Qe menunjuk para siluman di dasar lembah.


"mari kita beri mereka pelajaran Long Qe!" balas Qin Fan.


"baik penguasa muda," jawab Long Qe.


keduanya pun melayang turun ke dasar lembah, tidak berapa lama, keduanya sampai didasar lembah, bahkan keduanya turun tepat di tengah tengah lautan siluman itu.


para siluman yang sedang fokus dalam ritual pun terkejut dengan kemunculan Qin Fan dan Long Qe, tapi segera mereka bersikap siaga.


"siapa kalian?" tanya salah satu siluman harimau menatap tajam Qin Fan dan Long Qe.


"kami adalah dua dewa kematian yang akan mencabut nyawa kalian semua," balas Long Qe dengan membusungkan dada nya.


lagi lagi Qin Fan tersenyum dan menggeleng kepala dengan sikap Long Qe itu.


"dewa kematian? kalian? hahaha.. apa kamu bercanda?" balas siluman harimau.


"beri kami alasan yang tepat untuk tidak melenyapkan kalian semua! kenapa kalian mencemari sungai dengan racun? apa kalian sadar? perbuatan kalian itu membuat para penduduk desa kelaparan karena tidak bisa bertani dan juga menangkap ikan di sungai," ucap Qin Fan menatap tajam siluman harimau itu.


"kami tidak perlu membuat alasan, justru kami suka melakukan itu," balas siluman harimau.

__ADS_1


"jadi begitu? baiklah, aku juga dengan senang hati melenyapkan kalian," balas Qin Fan.


selesai berkata, Qin Fan membuat formasi penjara, lalu formasi penjara itu mengurung semua siluman yang ada didasar lembah itu.


"bajingan, apa yang kamu lakukan hah?" bentak siluman singa yang melihat formasi penjara sudah mengurung mereka.


"seperti yang aku katakan tadi, aku tidak akan membiarkan kalian hidup lebih lama lagi," balas Qin Fan.


"Long Qe, sisakan siluman harimau dan singa itu untuk ku!" perintah Qin Fan.


"baik penguasa muda," jawab Long Qe, lalu dia menerjang puluhan ribu siluman itu dengan serangan bola bola api yang dia keluarkan dari mulut nya.


Booooomm Booooomm Booooomm..


ledakan terjadi disaat bola bola api yang dilepaskan Long Qe itu mengenai dan meledakkan para siluman.


para siluman pun mencoba melakukan perlawanan, tapi karena perbedaan kekuatan yang sangat jauh, para siluman itu hanya menjadi daging panggang dan daging cincang bagi bola bola api yang dilepaskan Long Qe.


Booooomm Booooomm Booooomm..


ledakan terus terjadi, Long Qe juga terus mengeluarkan bola bola api dari mulut nya dan melepaskan pada puluhan ribu siluman itu.


"hahaha.. sudah sangat lama aku tidak melakukan pembantaian seperti ini, aku sangat suka, aku suka," seru Long Qe dengan kegembiraan yang hanya dia sendiri rasakan.


Qin Fan yang melihat Long Qe sangat menikmati pembantaian itupun hanya tersenyum, dia sama sekali tidak ikut membantai, Qin Fan membiarkan Long Qe melakukan pembantaian itu sendirian.


Booooomm Booooomm Booooomm..


ledakan demi ledakan terus bersahutan, Long Qe terus membantai dengan senang hati, tapi tidak dengan siluman harimau dan siluman singa, kedua siluman itu sangat marah dengan apa yang dilakukan Long Qe.


meski begitu, kedua siluman itu juga tidak bisa melakukan apa apa, karena mereka sudah melihat sendiri kekuatan yang dimiliki Long Qe, bertarung dengan nya? itu tidak mungkin, melarikan diri? itu tidak bisa, karena mereka sudah terkurung.


yang bisa dilakukan kedua siluman itu hanyalah menunggu kematian mereka yang sudah dekat itu.


2 jam kemudian.

__ADS_1


dan hari sudah gelap, pembantaian itupun akhirnya selesai, semua siluman dibantai habis oleh Long Qe, Long Qe hanya menyisakan siluman harimau dan siluman singa, karena itu adalah perintah Qin Fan.


"tu-tuan, mohon ampuni kami tuan!" ucap siluman singa dengan tubuh bergidik, dia sudah tidak berani bersikap sombong seperti tadi.


"apa kalian pernah mengampuni penduduk desa yang tidak bersalah? kalian membuat banyak desa yang kelaparan, bahkan membuat ilusi sehingga penduduk desa dan para prajurit menganggap sungai itu hilang, apa kalian pikir aku begitu bodoh sehingga melepaskan kalian?" balas Qin Fan menatap tajam kedua siluman itu.


"kami berjanji akan kembali mengalirkan sungai ke sawah dan ladang penduduk desa tuan, mohon lepaskan kami!" balas siluman harimau.


"kalau begitu, cepat alirkan air ke sawah dan juga ladang mereka, jika kalian tidak melakukan itu, aku sendiri yang akan membuat kalian kehilangan nyawa," ancam Qin Fan.


"ba-baik tuan," balas keduanya.


lalu mereka bergerak ke arah sungai yang memang berada tidak jauh, beberapa saat kemudian, kedua siluman itu menarik kekuatan yang mereka gunakan untuk menghalau air sungai mengalir, dan akhirnya sungai pun kembali hidup seperti biasa.


"bagus, aku harap kalian tidak melakukan hal yang sama dimasa depan, jika aku mendengar aliran sungai ini atau sungai sungai yang lain kembali mengalami hal yang sama, dengan tangan ini, aku akan memotong sedikit demi sedikit kaki dan juga tangan kalian," ancam Qin Fan sambil menunjukkan tangan nya.


"kami tidak berani tuan," jawab kedua siluman itu.


"aku pegang ucapan kalian," balas Qin Fan, lalu dia menoleh pada Long Qe.


"Long Qe, ayo kita kembali ke desa!" ucap Qin Fan.


"baik penguasa muda," jawab Long Qe.


keduanya pun menghilang dari hadapan kedua siluman harimau dan singa itu.


"apa saudara dengan pria paruh baya itu menyebut pemuda itu dengan sebutan penguasa muda?" tanya siluman harimau.


"benar saudara, aku juga mendengarnya." jawab siluman singa.


Qin Fan dan Long Qe saat ini sudah hampir sampai di desa, tidak berapa lama, keduanya sampai di desa itu, karena hari sudah tengah malam, sehingga keduanya memutuskan untuk duduk di depan sebuah pekarangan rumah penduduk desa untuk menunggu pagi.


******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!

__ADS_1


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...


__ADS_2